Anda di halaman 1dari 13

PE R HITU NG A N K A D A R

KELOMPOK 5 :
MARFRIEND EFRI HENDRA
KHAIRUL ANAS
WINDA NURFITRI
AT I K A A Z Z A H R A
DINDA MARISA
RAHMAD RAFI I
I D A AY U S A F I T R I
R I X FA R I Z K I P
ALFIA DONA
R AT N A AY U M I S S I TA W I L L I S
FITRI AFRINA
MUHTIAH NUR SAADAH
NAFISAH
PENGERTIAN TITRASI

Titrasi yaitu sebuah metode yang dapat digunakan untuk


menentukan suatu konsentrasi sebuah larutan. Caranya
adalah dengan menetesi (menambahi sedikit demi sedikit)
larutan yang akan dicari konsentrasinya (analit) dengan
sebuah larutan hasil standarisasi yang sudah dapat
diketahui konsentrasi dan volumenya (titrant).
PENGERTIAN TITRASI ASAM BASA

Titrasi Asam Basa yaitu merupakan penentuan kadar


suatu larutan basa dengan larutan asam yang ingin
diketahui kadarnya atau sebaliknya, kadar suatu larutan
asam dengan larutan basa yang ingin diketahui, dengan
didasarkan pada reaksi netralisasi.
PRINSIP PERHITUNGAN

Prinsip dari perhitungannya yaitu berdasarkan jumlah mol masing


masing zat yang bereaksi dalam satu titrasi. Prinsipnya yaitu dalam
satu reaksi yang telah selesai, jumlah zat dari satu reaktan yang
digunakan sama dengan jumlah zat reaktan lain yang bereaksi. Maka,
pada titrasi asam basa hal ini dapat dituliskan sebagai mol asam dan
mol basa.
PERHITUNGAN DALAM TITRASI
1. Pengenceran
Faktor yg digunakan untuk mengalikan hasil perhitungan penentuan
kadar zat dalam suatu sampel jika sampel tersebut diencerkan dari
keadaan awal menjadi konsentrasi yang lebih rendah melalui teknik
analisa titrimetri.
Ma.Va=Mb.Vb

2. Kenormalan (Normality = N)
Sedangkan dalam titrasi ada juga mengenai normalitas
N = GR larutan/BE X 1000/ ml Larutan
3. Perhitungan Kadar Analit (%)
Penentuan kadar suatu zat pada umumnya dinyatakan dalam
persen (%), yaitu :
CONTOH SOAL
1. Sebanyak 5 mL larutan HCl yang tidak diketahui konsentrasinya dititrasi dengan
NaOH 1 M. Pada titrasi dibutuhkan 10 mL NaOH sehingga indikator PP berubah
warna menjadi merah muda. Tentukan konsentrasi HCl

2. Tentukan jumlah larutan HCl 0.105M yang digunakan untuk menitrasi 22.5 mL
larutan NH3118M

3.  Terdapat Larutan HCl 0,3 M, akan dititrasi dengan larutan NaOH, pada titik akhir
titrasi tercapai bila 10 ml larutan HCl dan memerlukan 75 ml larutan NaOH :
a. Tentukan molaritas NaOH tersebut !
b. Tentukan Konsentrasi 20 ml Ca(OH)2 yang dititrasi dengan 100 ml larutan HCI 0,1
M!
4. Bagaimana cara menentukan PH larutan sebelum titrasi dan setelah titrasi jika
diketahui sebanyak 50 ml larutan HCL 0,4 M dititrasi dengan 50 ml NaOH 0,2 M

Data hasil titrasi 10 mL larutan asam H2SO4 dengan larutan NaOH 0,1 M
sebagai berikut ini.
Titrasi ke- Volume LArutan NaOH yang ditambahkan
1 5,0 mL
2 4,9 mL
3 5,1 mL

a.Hitung molaritas asam yang bereaksi?


b. Tulis persamaan reaksi tersebut?
c. Indikator apakah yang akan digunakan pada titrasi tersebut?
5.Perhatikan data titrasi asam basa berikut!

Volume larutan
No
HCl 0,2 M Ba(OH)2 X M
(1) 25 19,8
(2) 25 20
(3) 25 20,2

Jika massa jenis larutan Ba(OH)2 = 1,2 g/mL, kadar (% massa) Ba(OH)2 yg terdapat
dalam larutan Ba(OH)2 tersebut adalah....... (Mr Ba(OH)2 = 171)

6.Pada suatu pabrik pupuk dilakukan pengujian sampel. Kadar asam fosfat (H3PO4)
dalam pupuk dikontrol tidak lebih dari 85%. Diketahui 0,5 gram sampel yang dilarutkan
dalam 10 ml akuades kemudian dititrasi dengan NaOH 0,5 M tepat membutuhkan 25 ml.
Apakah sampel tersebut masuk ke dalam standar yang telah ditentukan? (Mr H 3PO4 = 98)
7. Berikut kurva Titrasi larutan Asam Klorida dengan larutan NaOH

Jika 15 ml larutan HCl diteteskan dengan larutan NaOH 0,1 M , maka


konsentrasi larutan HCl yang dititrasi ialah.... M

8. Sebanyak 0,5 gr cuplikan KOH ( Mr KOH = 56 ) dilarutkan ke dalam air dan


memerlukan 25 ml larutan H2SO4 0,1 M untuk menetralkanya. Kadar KOH
dalam cuplikan tersebut adalah....
9.  Sebanyak 2 gram cuplikan NaOH ( Mr = 40 ) dialrutkan ke dalam air dan
memerlukan 100 ml larutan H2SeO4 0,4 M untuk menetralkanya. Kadar NaOH dalam
cuplikan tersebut adalah.... %

10. Berapakah volume 0,2 M HBr untuk mentitrasi larutan berikut sampai pada titik
ekuivalen ?
A. 30 ml larutan NaOH 0,15 M
B. 25 ml larutan NH3 0,5 M

11. Ahmad mengikuti praktikum titrasi di sekolahnya. Ia melakukan titrasi 25 mL HCL


0,25 M dengan larutan NaOH o,1 M. Soba sobat bantu ahmad untuk menentukan:
a. Berpakah volume NaOH minimal yang diperlukan untuk mencapai titik ekuivalen?
b. Berapakah pH campuran pada saat lautan NaOH ditambahkan sebanyak 0 mL, 10 mL,
25 mL, dan 50 mL?
c. Ketika bromtimol biru atau BTB dipakai sebagai indikator dalam titrasi,
bagaimanakah perubahan warna dari asam ke basa dan warna pada saat titik ekuivalen?
12. Sebanyak 1,5 gram sampel batuan mengandung kalsium karbonat (CaCO3)
dipanaskan hingga hanya terdapat 1 gram padatan. Padatan ini kemudian
dilarutkan ke dalam air sehingga terbentuk 20cm3 larutan yang kemudian
dititrasi dengan 1,25 M larutan HCℓ ternyata diperlukan 20 cm3cm3. Tentukan
persen CaCO3CaCO3
 yang terdapat dalam sampel batuan tersebut.

13. x gram padatan NaOH dilarutkan dalam air sehingga volume larutan 500 mL.
Diperlukan sejumlah 25 mL larutan HCℓHCℓ 0,1 M
untuk menetralkan 20 mL larutan NaOH tersebut. Berapakah nilai xx ?
THANK YOU