Anda di halaman 1dari 17

PERILAKU BIAYA

• Pengertian perilaku biaya


• Jenis perilaku biaya
• Manfaat pengelompokan biaya menurut perilakunya serta
metode yang digunakannya
• Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan
jenis perilaku biaya
SIKLUS AKUNTANSI BIAYA
Penentuan Harga Pokok
Bahan Baku yang Dibeli

Biaya Tenaga Biaya Overhead


Penentuan Harga Pokok Pabrik
Kerja Langsung
Bahan baku yang dipakai

Pengumpulan Biaya
Produksi

Penentuan Harga Pokok


Produk Jadi
PENGERTIAN
PENGERTIAN PERILAKU
PERILAKU
BIAYA
BIAYA
 Perilaku biaya adalah istilah umum untuk
menggambarkan apakah biaya berubah seiring
dengan perubahan output. Kemungkinan yang paling
sederhana mengenai reaksi biaya terhadap perubahan
output adalah biaya tetap, biaya variabel dan biaya
campuran.
JENIS
JENIS PERILAKU
PERILAKU
BIAYA
BIAYA
 Berdasar perilakunya dalam hubungannya dengan perubahan
volume kegiatan, biaya dapat dibagi menjadi tiga golongan :
biaya tetap, biaya variabel dan biaya semi variable.
 Untuk keperluan perencanaan dan pengendalian, baik biaya tetap
maupun biaya variabel harus dipecah lagi sebagai berikut : 

Biaya Tetap Biaya Variabel


a. Commited Fixed Cost a. Engineered Variable Cost
b. Descretionary Fixed Cost b. Discretionary Variable Cost
JENIS
JENIS PERILAKU
PERILAKU
BIAYA
BIAYA
1. Variable Cost; Biaya variabel mengasumsikan hubungan linear antara
biaya aktifitas tersebut. Biaya variabel yaitu biaya yang jumlah
totalnya berubah secara sebanding dengan perubahan volume kegiatan,
semakin besar volume kegiatan maka semakin besar pula jumlah total
biaya variabel. Biaya variabel adalah biaya yang dalam jumlah total
bervariasi secara proporsional terhadap perubahan output. Biaya
Variabel adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan
perubahan volume kegiatan. Biaya variabel per unit konstan (tetap)
dengan adanya peru- bahan volume kegiatan.
1) Engineered Variable Cost adalah biaya yang memiliki hubungan fisik
tertentu dengan ukuran kegiatan tertentu. Merupakan biaya yang antara
masukan dan keluarannya mempunyai hubungan erat dan nyata. Contoh :
biaya bahan baku.
2) Discretionary Variable Costs; Yakni merupakan biaya yang masukan dan
keluarannya memiliki hubungan yang erat namun tidak nyata (bersifat artifi
sial). Jika keluaran berubah maka masukan akan berubah sebanding dengan
perubahan keluaran tersebut. Namun jika masukan berubah, keluaran belum
tentu berubah dengan adanya perubahan masukan tersebut. Contoh biaya
iklan.
JENIS
JENIS PERILAKU
PERILAKU
BIAYA
BIAYA
2. Fixed Cost; biaya yang jumlah tidak dipengaruhi oleh perubahan
volume kegiatan sampai pada tingkatan tertentu. Biaya tetap perunit
berubah berbanding terbalik dengan perubahan volume kegiatan. Biaya
tetap adalah suatu biaya yang dalam jumlah total tetap konstan dalam
rentang yang relevan ketika output aktivitas berubah. Biaya Tetap
adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran perubahan
volume kegiatan tertentu. Besar kecilnya biaya tetap dipengaruhi oleh
kondisi perusaha an jangka panjang, teknologi dan metode serta strategi
manajemen.
1) Commited fixed cost sebagian besar berupa biaya tetap yang timbul dari
pemilikan pabrik, ekuipmen, dan organisasi pokok. Perilaku biaya ini
merupakan semua biaya yang tetap dikeluar kan, yang tidak dapat dikurangi
guna mempertahankan kemampuan perusahaan di dalam memenuhi tujuan
jangka panjangnya. Contoh : biaya depresiasi, pajak bumi dan bangunan,
sewa, asuransi dan gaji karyawan utama.
2) Descretionary Fixed Cost (Disebut juga : managed atau programmed
Cost); Yakni merupakan biaya : (a) yang timbul dari keputusan penye diaan
anggaran secara berkala (biasanya tahunan) yang secara langsung
mencerminkan kebijakan manajemen puncak mengenai jumlah maksimum
biaya yang diizinkan untuk dikelu arkan, dan (b) yang tidak dapat
menggambarkan hubungan yang optimum antara masukan dengan keluaran
(yang diukur dengan volume penjualan, jasa atau produk) Contoh biaya ini
adalah biaya riset dan pengembangan, biaya iklan, biaya promosi penjualan,
biaya program latihan karyawan, biaya konsultas. Discretionary fixed cost
dapat dihentikan sama sekali penge luarannya atas kebijakan manajemen.
JENIS
JENIS PERILAKU
PERILAKU
BIAYA
BIAYA
3. Semi Variable Cost; Yaitu biaya dimana jumlah totalnya berubah
sesuai dengan perubahan volume kegiatan, akan tetapi sifat
perubahannya tidak sebanding/proporsional. Biaya campuran adalah
biaya yang memiliki komponen tetap dan variabel. Biaya Semi
Variabel; Yakni biaya yang memiliki unsur tetap dan variabel di
dalamnya. Unsur biaya yang tetap merupakan jumlah biaya minimum
untuk menyediakan jasa, sedangkan unsur variabel merupakan bagian
dari biaya semivariabel yang dipengaruhi oleh perubahan volume
kegiatan.
BIAYA VARIABEL

Biaya variabel adalah biaya yang


bila dikaitkan dengan volume
secara per unit akan selalu tetap
meskipun volume produksi
berubah-ubah,akan tetapi secara
total biaya tersebut jumlahnya
akan berubah sesuai dengan
proporsi perubahan aktivitas.
BIAYA
BIAYA VARIABEL
VARIABEL
GRAFIK
GRAFIK BIAYA
BIAYA VARIABEL
VARIABEL
BIAYA
BIAYA TETAP
TETAP

Biaya Tetap adalah biaya


yang secara total tidak
berubah jumlahnya
meskipun jumlah produksi
berubah.
BIAYA
BIAYA TETAP
TETAP
BIAYA
BIAYA TETAP
TETAP
BIAYA
BIAYA SEMI
SEMI VARIABEL
VARIABEL
Biaya (Y)

Y=a+bX

0
Aktivitas (unit) X
PENGELOMPOKAN
PENGELOMPOKAN BIAYA
BIAYA
MENURUT
MENURUT PERILAKUNYA
PERILAKUNYA
Mengklasifikasikan Biaya Sesuai dengan Perilaku:
 Dalam menilai perilaku biaya, pertama-tama harus
dipertimbangkan batasan waktu, kemudian harus diidentifikasikan
sumber-sumber daya yang dibutuhkan dan output aktivitas.
Terakhir harus diukur input dan output, dan ditentukan pengaruh
perubahan output pada biaya aktivitas.
 Batasan waktu, menentukan apakah suatu biaya merupakan
biaya tetap atau variabel bergantung pada batasan waktu.
Menurut ilmu ekonomi, dalam jangka panjang, semua biasanya
adalah variabel; dalam jangka pendek, paling tidak satu biaya
adalah tetap.
FAKTOR-FAKTOR
FAKTOR-FAKTORYANG
YANGPERLU
PERLU
DIPERHATIKAN
DIPERHATIKAN DALAM
DALAMPERILAKU
PERILAKU
BIAYA
BIAYA

Ada 3 faktor yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan


pola perilaku suatu biaya :
1. Pertama, harus dipilih biaya yang akan diselidiki pola perilakunya.
Biaya ini merupakan variabel tidak bebas (dependent variable)
dan biasanya dinyatakan dengan simbol y.
2. Kedua, harus dipilih variabel bebas (independent variable), yaitu
sesuatu yang menyebabkan biaya tersebut berfluktuasi. Secara
matematis, fungsi tersebut dinyatakan, y = f(x).
3. Ketiga, harus dipilih kisaran kegiatan yang relevan (relevant range
of activity), dimana hubungan antara variabel bebas dan tidak
bebas yang dinyatakan dalam fungsi biaya tersebut berlaku.
METODE
METODE PENAKSIRAN
PENAKSIRAN LINIER
LINIER
 METODE PENAKSIRAN LINIER; Ada dua pendekatan dalam
memperkirakan fungsi biaya :
(a) pendekatan historis (historical approach) dan
(b) pendekatan analitis (analytical approach). 
 Pendekatan historis ; Terdapata 3 metode dalam pendekatan
historis yakni :
 metode titik tertinggi dan terendah (High and Low Point Method);
 metode biaya berjaga ( Standby Cost Method) dan
 metode kuadrat terkecil ( Least Squares Method).