Anda di halaman 1dari 13

Piutang

Bab : 8
PENDAHULUAN
 Piutang adalah klaim perusahaan atas uang,
barang dan jasa terhadap pihak lain.
 Klasifikasi piutang:
1. Tagihan yang tidak didukung dengan janji tertulis
disebut piutang.
a. Piutang dagang
b.Piutang lain-lain (piutang bukan dagang dan
piutang penghasilan)
2. Piutang yang didukung dengan janji tertulis
disebut dengan piutang wesel.
Piutang Dagang
 Piutang dagang (piutang usaha)
menunjukkan piutang yang timbul dari
penjualan barang-barang atau jasa-jasa yang
dihasilkan oleh perusahaan.
 Penilaian piutang, disajikan dalam neraca
berdasarkan nilai realisasi/penyelesaian.
Dasar pengukurannya dinyatakan sebesar
jumlah bruto tagihan dikurangi dengan
taksiran jumlah yang tidak dapat diterima.
Penyajian Dalam Neraca

Piutang usaha Rp 2.000.000,-


Dikurangi:
Cadangan kerugian piutang (120.000,-)
Rp 1.880.000

Nilai kas bersih yang bisa direalisasi dari piutang


usaha

4
1. Saat timbulnya piutang
a. Karena menjual barang atau jasa
b. Karena memberikan pinjaman
2. Saat pelunasan piutang
3. Saat piutang tidak tertagih dan penghapusan
piutang
4. Menerima piutang yang telah dihapus
5. Menyesuaikan saldo cadangan kerugian
piutang

5
Metode Pencatatan Piutang
Tak Tertagih
 Metode penghapusan langsung
Kerugian piutang xx
Piutang dagang xx
 Metode cadangan
Kerugian piutang xx
Cadangan kerugian piutang xx
Metode Penghitungan Piutang Tak
Tertagih
1. Jumlah Penjualan/Prosentase penjualan
(pendekatan pendapatan – biaya), yaitu:
a. Penjualan netto xx%
b. Penjualan total xx%
c. Penjualan kredit xx%
2. Prosentase (%) piutang dagang, yaitu:
a. Saldo piutang
b. Analisa umur piutang
Contoh soal:
Pada tanggal 31 desember 2009 PT “X”
memiliki informasi sebagai berikut:
Piutang dagang 400 juta, penjualan bersih
2M cadangan kerugian piutang 1.250.000
Buatlah:
1. Jurnal piutang tak tertagih 2% dari
penjualan bersih.
2. Jurnal piutang tak tertagih 4% dari piutang
dagang
Piutang Wesel
 Wesel adalah surat perintah membayar.
 Promes adalah surat kesanggupan membayar.
 Transaksi kemungkinan terjadinya piutang wesel:
1. Transaksi penjualan kredit
Piutang wesel xx
Penjualan xx

2. Transaksi pemberian pinjaman


Piutang wesel xx
Kas xx
3. Transaksi perubahan piutang dagang
Piutang wesel xx
Piutang dagang xx
Penentuan Tanggal Jatuh Tempo
 Atas penagihan
 Tanggal Tertentu
 Akhir masa tertentu
Contoh soal:
Tgl 7 oktober 2015 dijual barang dagangan secara
kredit kepada tuan Tono seharga 20 juta dengan
termin n/30. Pada saat tanggal jatuh tempo tuan Tono
menandatangi wesel dengan tarif 10% berjangka 90
hari senilai 20 juta untuk melunasi kewajibannya.
Diminta: 1. Buat jurnal transaksi tgl 7 oktober
2. Buat jurnal penandatanganan wesel
3. Penyesuaian tgl 31 desember 2015
4. Jurnal pelunasan wesel
Mendiskontokan Wesel
 Adalah meminjam uang ke bank dengan
menggunakan wesel sebagai jaminan atau
penjualan piutang wesel sebelum jatuh tempo
 Diskonto adalah bunga yang diperhitungkan
selama jangka waktu diskonto
Harga jual wesel = nilai jatuh tempo – diskonto
Nilai jatuh tempo = nilai nominal + bunga
Bunga(diskonto)= nilai jatuh tempo x tarif diskonto x periode diskonto
Contoh soal:
Tgl 7 januari 2009 dijual barang dagangan
secara kredit kepada tuan tono seharga 20
juta dengan termin n/30.Pada saat jatuh
tempo tuan Tono menandatangani wesel
10% berjangka 90 hari. Pada tanggal 1 april
wesel tersebut didiskontokan pada bank
ABC dengan tingkat diskonto 12%.
Jangan Lupa…….

1. Kerjakan latihan 2-6 dan 2-7.


Dasar-dasar akuntansi jilid 2,
Al Haryono Jusup, Hal. 87
2. Pelajari Materi utang jangka
pendek

Anda mungkin juga menyukai