Anda di halaman 1dari 13

Kerusakan Lingkungan Pesisir

dan Penyebabnya

D. A. Suriamihardja & M.A. Hamzah


PPLH Universitas Hasanuddin
Pandangan umum tentang kerusakan lingkungan
Beberapa penyebab kerusakan
lingkungan dan sumberdaya lautan dan
pesisir di Indonesia

Pencemaran
Degradasi fisik habitat
Over-eksploitasi sumberdaya alam
Abrasi pantai
Konversi kawasan lindung
Bencana alam

Dahuri dkk. (1996) Pengelolaan sumberdaya wilayah pesisir dan lautan secara terpadu
Hubungan antara faktor ekonomi dan ekologi
dan dampak terhadap lingkungan hidup

Faktor Ekonomi Faktor Ekologi

n h id u p
Li n g ku ng a

Pemuasan material Keberlanjutan


Dampak krisis finansial pada pertumbuhan
industri dan kualitas lingkungan di Indonesia

Kecederungan produksi Kecederungan intensitas polusi

Shakeb Afsah (1998): Impact of Financial Crisis on Industrial Growth and Environmental
Performance in Indonesia
Siklus hidrologi
Proses terjadinya erosi tanah dari hutan sampai ke laut
Lapis an Sedimen
Hutan pada Karang

Erosi Oleh Hujan Terumbu Ketergantungan Makanan


Karang Karang
Ik an Terumbu
Kerang Mati / Pasir Ik an Pelagis
JUMLAH TOTAL EROSI Karang Biomassa
Contoh : Tuna
dan
Erosi Permukaan Erosi Lembah Pencucian Massa Penutupan Kerang Hidup (Larva dan Juveni)
Keanekaragaman
dan Selokan (Lahan Miring) Langsung
Deposisi Tak langsung
Re-Erosi Transportasi Sedimen
Deposisi
Deposisi
Lapis an Pinggir
Sedimen tak Terlarut Aktiv itas Bakteria
Tanah baru Sungai
Masuk ke Sungai
Erosi
Resuspensi Transportasi

Deposisi Karang Mati


Lapis an Dasar
Sungai Lumpur Berkonsentr asi
(Salinitas) Rendah di Telu k Induksi Reduksi
Keanekaragaman Penutupan
Percampuran (Arus dan
Gelombang)
Kerang Mati / Pasir /Pasir Lumpur
Produksi
Sedimen Lautan Penutupan Kerang Hidup
Suspensi Pengangkutan

Sedimen Tak Terlarut Masuk Pinggir Makanan


ke Teluk Sungai Ketergantungan
Karang
Deposisi Sedimen Ik an Terumbu
Ik an Pelagis
Pada Terumbu Karang
Resuspensi Karang

Dampak
Terhadap Dahuri dkk. (1996) Pengelolaan
Terumbu
Karang sumberdaya wilayah pesisir dan lautan
secara terpadu
Beberapa penyebab erosi garis pantai

Fluktuasi atau penyusutan suplai sedimen pada


muara sungai
Penghalangan transpor pasir susur pantai yang
diakibatkan oleh keberadaan penghalang alami
atau buatan
Transpor sediment ke arah lepas pantai secara
terus menerus
Penambangan/pengerukan pasir
Peristiwa badai, dll.
Beberapa penyebab kerusakan ekosistem
terumbu karang

Suplai air tawar yang berlebihan


Sedimentasi/pengerukan
Suhu ekstrim
Polusi (limbah padat/cair, biosida)
Beban nutrien yang berlebihan
Penambangan karang, penangkapan ikan dengan
zat racun/bom, dll.
Badai
Beberapa penyebab kerusakan ekosistem
mangrove

Tebang habis
Konversi lahan mangrove menjadi lahan
pertanian dan perikanan
Pembuangan limbah padat/cair
Sedimentasi yang berlebihan
Suplai air tawar yang berlebihan, dll.
Beberapa penyebab kerusakan ekosistem
estuaria

Pengerukan/pengurugan
Pembuangan limbah padat/cair
Pembuangan limbah logam berat
Pencemaran minyak, dll.
Salah satu penyebab kerusakan lingkungan adalah karena
kesalahan sistem perindustrian/perdagangan ?

Pemerintah

Pasar Komunitas

SHAKEB AFSAH, BENOIT LAPLANTE, DAVID WHEELER (1997): CONTROLLING INDUSTRIAL


POLLUTION:A NEW PARADIGM
Bencana alam
Secara fisis ‘(mara) bahaya’ sebagai potensi ‘(mala) petaka
merupakan suatu tandon fisis energi dan/atau materi yang
setiap saat siap menunggu picu:
1. Konversi energi menjadi emisi energi dan/atau massa
sehingga lingkungan serba berkelimpahan baik energi
maupun massa
2. Menyerap (atau melesap) energi dan/atau materi, sehingga
lingkungan serba berkekurangan baik energi dan/atau massa
(DAS, 2000)

Proses alam itu senantiasa berlangsung jujur dalam


kebiasaan dan sejarahnya
Petaka alam itu bersifat sebagai peringatan terhadap hiruk-
pikuk peradaban manusia, dan selalu muncul pada saat
manusia sendiri melupakannya
T. Terada & Y. Tsuchiya (1994)