Anda di halaman 1dari 19

EXTRAKSI SILIKA DARI ABU

Disusun oleh SEKAM PADI


1. Aisyah Salsabila
2. Aisyah Ummul
Mukminin
3. Arkan Mudzofar
4. Wafi Ahdillah
5. Yasser
6. Yuliana Ningsih
Latar Belakang
Beberapa peneliti telah melakukan ekstraksi silika
melalui proses ekstraksi dengan pelarut alkali dan
pengendapan silika dengan asam.
Kalapathy mengekstrak silika dari sekam padi menggunakan
NaOH 1 N dengan metode ekstraksi dua siklus dan
menghasilkan rendemen sebesar 91%

Pandiangin et al melakukan ekstraksi silika dari sekam padi


menggunakan larutan KOH pada berbagai variasi konsentrasi
serta larutan HNO3 10% sebagai pengendap, dan mendapatkan
massa rendemen terbesar yaitu 1.869 gram dari 50 gram abu
sekam padi pada konsentrasi larutan KOH 1.5% selama 30
menit
Latar Belakang
Beberapa peneliti telah melakukan ekstraksi silika melalui proses ekstraksi
dengan pelarut alkali dan pengendapan silika dengan asam.

Kalapathy mengekstrak silika dari sekam


padi menggunakan NaOH 1 N dengan
metode ekstraksi dua siklus dan
menghasilkan rendemen sebesar 91%

Pandiangin et al melakukan ekstraksi silika dari sekam padi


menggunakan larutan KOH pada berbagai variasi konsentrasi
serta larutan HNO3 10% sebagai pengendap, dan mendapatkan
massa rendemen terbesar yaitu 1.869 gram dari 50 gram abu
sekam padi pada konsentrasi larutan KOH 1.5% selama 30
menit
Beberapa peneliti telah melakukan ekstraksi silika melalui proses ekstraksi
dengan pelarut alkali dan pengendapan silika dengan asam.
Latar Belakang
Kalapathy mengekstrak silika dari sekam padi menggunakan
NaOH 1 N dengan metode ekstraksi dua siklus dan
menghasilkan rendemen sebesar 91%

Pandiangin et al melakukan ekstraksi silika dari sekam padi


menggunakan larutan KOH pada berbagai variasi konsentrasi serta
larutan HNO3 10% sebagai pengendap, dan mendapatkan massa
rendemen terbesar yaitu 1.869 gram dari 50 gram abu sekam padi
pada konsentrasi larutan KOH 1.5% selama 30 menit
Sedangkan pada
penelitian yang
dilakukan oleh Suka et
al, rendemen terbesar
yaitu 40.8%
didapatkan dengan
penggunaan pelarut
KOH 5% dengan
waktu reaksi satu jam.
Menurut penelitian Agung tahun 2013 dalam mengekstraksi
silika dari sekam padi didapatkan rendemen sebesar
50.97% ketika menggunakan konsentrasi larutan KOH
10% selama 90 menit yang merupakan rendemen terbesar.
Menurut penelitian Agung
tahun 2013 dalam
mengekstraksi silika dari
sekam padi didapatkan
rendemen sebesar 50.97%
ketika menggunakan
konsentrasi larutan KOH 10%
selama 90 menit yang
merupakan rendemen
terbesar.
Sedangkan pada penelitian yang dilakukan oleh Suka et al,
rendemen terbesar yaitu 40.8% didapatkan dengan
penggunaan pelarut KOH 5% dengan waktu reaksi satu
jam.
Tujuan

• Agar mahasiswa mampu mengesktraksi silika dari limbah


sekam padi.
• Mengetahui fungsi variasi pH yang digunakan dalam
praktikum
Manfaat

• Praktikan dapat melakukan ekstraksi silika


dengan metode leaching menggunakan HCl serta
memahami proses-proses yang terjadi dalam
ekstraksi silika berbahan baku limbah sekam
padi.

• Praktikan dapat mengetahui pengaruh variasi pH


terhadap perolehan silika yang bersumber dari
abu sekam padi.
Tinjauan Pustaka

Sekam padi merupakan produk samping dari yang


terdapat industry penggilingan padi. Menurut
penelitian Wannapeera et al kandungan abu sekam
sebesar 17,90% wt. Disetiap daerah komposisi
kimia abu sekam padi bervariasi, menyesuaikan
dengan kondisi geografis wilayah tersebut
Tabel 1. Persentase komposisi kimia abu sekam padi oleh beberapa peneliti.
Komposisi % [XRF] [ICP] [XRF]
SiO2 91,56 91,5 91.2500
K2O 4.76 1.23 3.82900
P2O5 - 0.30 2.4500
CaO 0.78 0.57 0.8750
SO3 0.29 - 0.6610
MgO - 0.30 0.5730
Al2O3 2.36 0.62 0.1800
Fe2O3 0.11 0.42 0.0866
MnO 0.07 0.04 0.0726
Rb2O - - 0.0143
ZnO - - 0.0111
CuO 0.01 - -
Na2O 0.01 0.18 -
LOI - 3.05 -
Silica

Silica adalah bahan yang memiliki


rumus kimia SiO2. Rumus ini
menunjukkan bahwa ada dua kali
lebih banyak atom oksigen bersama
silicon. Silica Kristal dan amorf secara
kimiawi sama, tetapi keduanya
memiliki perbedaan dalam susunan
tiga dimensi
Analisa XRD merupakan contoh analisa yang digunakan
untuk mengindentifikasi keberadaan suatu senyawa dengan
mengamati pola pembiasan cahaya sebagai akibat dari
berkas cahaya yang dibiaskan oleh material yang memilki
susunan atom pada kisi kristalnya.
Analisa XRF merupakan salah satu contoh analisa yang
didasarkan pada perilaku atom yang terkena radiasi.
Interakasi atom dengan dengan cahaya dapat menyebabkan
berbagai fenomena yang dipengaruhi oleh kuatnya intensitas
cahaya yang berinteraksi dengan atom tersebut.
METODE PENELITIAN

 Waktu

Hari / Tanggal : Minggu, 28 April 2019


Pukul : 09.00 – 17.00 WITA
 Tempat Praktikum
Laboratorium Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Teknologi
Sumbawa 
Alat dan Bahan
Alat Bahan
 Gelas ukur  10 gr Abu Sekam Padi
 Gelas kimia • Corong
• Spatula logam  200 mL Larutan HCl 2 M
 Labu ukur • Spatula kaca  100 mL Larutan NaOH 1 N
 Erlenmeyer • Thermometer
• Alu dan mortar  Aquadest
 Botol kaca
• Kertas saring  Aqua demineralisata
 Cawan petri • Hot plate stirrerI
 Pipet tetes • Timbangan analitik
Proses Percobaan

1. Preparasi Sampel Abu Sekam Padi 2. Ekstraksi Silika


PEMBAHASAN
1. Preparasi Sampel Abu Sekam
2. Proses Ekstraksi
3. Karakterisasi Sampel
4. Hasil Pengamatan
Kesimpulan
Berdasarkan data yang diperoleh dari studi literatur
yang dapat mendukung keberhasilan percobaan ini,

diketahui bahwa leaching menggunakan HCl dapat


bekerja efektif dalam menghilangkan atau
mengurangi impurities atau logam pengotor yang
terkandung dalam sampel silika
• Selain itu, berdasarkan penelitian terdahulu bahwa silika yang
diperoleh dari abu sekam padi didukung juga oleh data yang
diperoleh pada hasil pengamatan yang dilakukan melalui studi
literatur. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa silika yang
diperoleh dari silika gel pH 7 memiliki peluang besar untuk
menghasilkan perolehan silica.

Anda mungkin juga menyukai