Anda di halaman 1dari 12

:Nama Kelompok

KELAS: X MIA 1
SYAFE’I AL-AZZAMI
RIDWAN SHOHEH
CHAIRUDIN
ERWIN BAGUS SUNTOROGDJDDJ
ALFIANA RIFKA FADILLAH
SEPTIKA FAULIA
RISKA GUSNAWATI
EGIDIA KARINA SIREGAR

PUISI
PENGERTIAN PUISI
PENGERTIAN PUISI MENURUT PARA AHLI:
 Herman Waluyo: Pengertian puisi menurut herman waluyo adalah karya sastra tertulis yang
paling awal ditulis oleh manusia.
 Sumardi: Pengertian puisi menurut sumardi adalah karya sastra dengan bahasa yang
dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata
kias (imajinatif).
 Thomas Carlye: Pengertian puisi menurut thomas carley adalah ungkapan pikiran yang
bersifat musikal. 
 James Reevas: Pengertian puisi menurut James Reevas bahwa arti puisi adalah ekspresi
bahasa yang kaya dan penuh daya pikat.
 Pradopo: Pengertian puisi adalah rekaman dan interpretasi pengalaman manusia yang
penting, diubah dalam wujud yang paling berkesan.
 Herbert Spencer: Pengertian puisi adalah bentuk pengucapan gagasan yang bersifat
emosional dengan mempertimbangkan keindahan. 
Ciri-ciri Puisi •
• Dalam penyusunan puisi, unsur – unsur bhs mesti
dirapikan, diperindah, serta ditata sebaik-baiknya
dengan memerhatikan irama serta bunyi.
• Bhs yang dipakai berbentuk konotatif.
• Dalam puisi ada pemadatan dari seluruh unsur
kemampuan bhs.
• Puisi mengungkap fikiran serta perasaan dari penyair
berdasar pada pengalaman serta berbentuk imajinatif.
Jenis-jenis Puisi
Jenis Puisi lama .)1
:Adapun jenis-jenis puisi lama antara lain
.Mantra yakni ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan ghaib-
Pantun merupakan puisi yang bersajak a-b-a-b, dimana pada tiap bait ada 4 baris,-
dalam tiap baris terdiri dari 8 -12 suku kata, dan 2 baris pertama sebagai sampiran dan
.2 baris setelahnya sebagai isi
Karmina yang merupakan pantun kilat seperti pantun tetapi lebih pendek-
Gurindam ialah puisi dimana pada tiap bait terdiri dari 2 baris, bersajakkan a-a-a-a,-
.dan berisikan nasihat
Seloka yakni pantun berkait yang ditulis menggunakan bentuk syair atau pantun, bisa-
.empat batis atau lebih
Syair yang merupakan puisi dengan ciri-cirinya yakni pada tiap bait ada 4 baris,-
.bersajakkan a-a-a-a, dan berisikan nasehat-nasehat atau cerita
Talibun yaitu pantun genap dimana pada tiap bait terdiri dari 6/8/10 baris-
Jenis Puisi Baru .2
:Berikut adalah jenis-jenis dari puisi baru
.Balada yakni puisi yang berisikan sebuah cerita atau kisah
Himne yaitu puisi pujaan yang ditujukan untuk Tuhan, pahlawan dan
.tanah air
Ode ialah puisi yang berbentuk sanjungan untuk orang-orang yang
berjasa. Menggunakan nada atau irama yang sangat resmi, membahas
.tentang sesuatu yang mulia, dan memiliki sifat yang menyanjung
.Epigram merupakan puisi yang berisikan ajaran ataupun tuntunan
Romansa ialah puisi yang isinya tentang luapan perasaan cinta dan kasih
.sayang
.Elegi yakni puisi tentang kesedihan
.Satire ialah puisi yang isinya berupa sindiran ataupun kritikan
.Distikon merupakan puisi dimana pada tiap baitnya terdiri dari 2 baris
UNSUR-UNSUR PUISI

Unsur Intrinsik Puisi .1 •

Unsur intrinsik puisi dapat dilihat dari dua segi yakni segi isi dan struktur puisi.

a. Unsur intrinsik puisi dilihat dari segi isinya meliputi tema, rasa, nada, dan amanat.

1). Tema
Yang dimaksud tema pada puisi adalah isi keseluruhan puisi yang terdiri atas pikiran, perasaan, sikap, serta
maksud dan tujuan penulisan.
2). Rasa
Rasa adalah tanggapan hati terhadap sesuatu. Jadi puisi harus bisa menyentuh/mempengaruhi perasaan batin
seseorang.
3). Nada
Nada adalah tinggi rendahnya bunyi; ungkapan keadaan jiwa atau suasana hati; makna yang tersembunyi dalam
ucapan dan sebagainya
Amanat .)4
Amanat dalam karya sastra adalah gagasan yang mendasari karya sastra; pesan yang ingin disampaikan
;pengarang kepada pembaca atau pendengar
b. Unsur intrinsik puisi dilihat dari segi strukturnya meliputi diksi, imajinasi, kata-kata •
kongkrit, gaya bahasa, ritme/irama, dan rima/bunyi.

1). Diksi
Diksi adalah pilihan kata yang digunakan dalam sebuah puisi. Dalam puisi, diksi yang
digunakan bisa bermakna denotatif dan konotatif. Untuk jenis puisi anak sebaiknya
menggunakan makna denotatif, adapun jika menggunakan makna konotatif sebaiknya
pilihlah kata yang sederhana.
2). Imajinasi
Imajinasi/daya khayal pada puisi yang merupakan pelukisan suasana, mengandung
maksud tentang bagaimana cara penulis puisi dalam menyuguhkan pengalaman batin
kepada pembaca agar pembaca seolah-olah ikut melihat, mendengar, menyentuh, dan
mengalaminya sendiri peristiwa yang dibacanya melalui puisi tersebut. Ketercapaian
:penulis dalam mempengaruhi pembacanya akan terlihat melalui empat tahapan
;kekuatan penyair dalam melukiskan objek puisinya-
;keakraban hubungan penyair dengan objek tersebut-
penguasaan bahasa yang memadai; dan-
keterampilan serta kelinacahan dalam menggunakan bahasa-
Kata-kata konkrit .)3
Penggunaan  kata-kata harus
jelas/nyata dan padat, agar pelukisan puisi
dengan kata-kata dapat berhasil.
4). Gaya bahasa
Pengiasan dan gaya bahasa nerupakan
unsur puisi yang biasanya ada. Yaitu
Penggunaan bahasa ( kata-kata atau kalimat
) untuk pengertian yang khusus.
5). Ritme/irama
Ritme atau irama merupakan gambaran
suasana hati penyair dalam melafalkan
puisi. Biasanya berupa persamaan bunyi
pada baris tertentu yang kadang-kadang
berpola tetap.
6). Rima/bunyi
Antara bunyi dengan unsur irama saling
mendukung dalam memperindah puisi.
Irama untuk memperindah puisinya,
.sedangkan bunyi untuk persajakannya
Unsur Ekstrinsik Puisi  .2

Unsur ekstrinsik pada puisi meliputi unsur biografi, nilai dalam


cerita, dan sosial

 a. Unsur Biografi


Unsur biografi berkautan dengan  latar belakang atau riwayat hidup
penulis/penyair    

b. Unsur nilai dalam puisi


Unsur nilai berkaitan dengan pendidikan, seni, ekonomi, politik,
sosial,budaya,  adat-istiadat, hukum, dan sebagainya.
 
c. Unsur sosial 
.Unsur sosial berkaitan dengan situasi/kondisi sosial saat puisi dibuat
Langkah-langkah Membaca Puisi
A. Menentukan tema puisi
Tema puisi merupakan pokok permasalahan yang ingin diungkapkan oleh pengarang dalam suatu puisi secara
keseluruhan. Dengan kata lain, tema puisi merupakan dasar cerita atau titik tolak pengarang dalam menyusun
.suatu puisi
 
B.Menentukanbentuk dan struktur puisi
.  Bentuk dan struktur puisi dapat mengintensifkan makna puisi yang ingin diungkapkan pengarang
 
C. Pilihan kata/diksi
  Bagi penyair, kata bukan hanya sekedar mengandung arti, tetapi mengandung nilai. Oleh karena itu, dalam
menulis puisi diperlukan pilihan kata yang tepat. Gunakanlah kata
.kongkret, tidak sekedar nyata atau jelas, tetapi juga padat
 
D. Gunakan daya imajinasi dalam penyajian
  Gunakan daya imajinasi atau daya bayang anda dalam penyajian puisi. Segala sesuatu yang pernah
menyentuh perasaan anda, singgah dan tersimpan dalam pikiran anda, ungkapkan dalam bentuk pilihan kata,
atau susunan kata yang tepat dengan mempertimbangkan nilai rasa atau estetik kata. Kata yang anda pilih
harus dapat mewakili perasaan: senang, sedih, kecewa, marah, dan lain-lain yang terlintas dalam imajinasi
.anda
 
E. Gunakan gaya bahasa atau majas
Untuk menciptakan daya imajinasi yang baik, sehingga pembaca puisi dapat merasakan apa yang dirasakan
,pengarang, dapat dilakukan dengan cara menggunakan gaya bahasa atau majas
Teknik Membaca Puisi
:Ada beberapa tahapan yang harus di perhatikan oleh sang pembaca puisi, antara lain
 
Interpretasi(penafsiran/pemahaman makna puisi)
Dalam proses ini diperlukan ketajaman visi dan emosi dalam menafsirkan dan membedah isi puisi.
Memahami isi puisi adalah upaya awal yang harus dilakukan oleh pembaca puisi, untuk mengungkap
.makna yang tersimpan dan tersirat dari untaian kata yang tersurat
Artikulasi
.Pengucapan kata yang utuh dan jelas, bahkan di setiap hurufnya
Diksi
.Pengucapan kata demi kata dengan tekanan yang bervariasi dan rasa
Tempo
Cepat lambatnya pengucapan (suara). Kita harus pandai mengatur dan menyesuaikan dengan
.kekuatan nafas. Di mana harus ada jeda, di mana kita harus menyambung atau mencuri nafas
Dinamika
Lemah kerasnya suara (setidaknya harus sampai pada penonton, terutama pada saat lomba membaca
puisi). Kita ciptakan suatu dinamika yang prima dengan mengatur rima dan irama, naik turunnya
.volume dan keras lembutnya diksi, dan yang penting menjaga harmoni di saat naik turunnya nada suara

Anda mungkin juga menyukai