Anda di halaman 1dari 43

Tips Mengatasi GTM

Oleh : dr. Anggia Farrah


Rizqiamuti, SpA. Mkes
PENDAHULUAN
 Gerakan tutup mulut ( GTM)  anak menolak
makan
 Umumnya terjadi pada saat fase awal penyapihan/
memulai MP – ASI
 Paling sering usia 6 bulan -2 tahun
Perilaku Khas Anak saat GTM

Menyembur Melepeh

Menutup rapat
mulut
Dampak yang terjadi ??
Berat tidak naik

Tumbuh kembang
Kekurangan gizi
terganggu
Pilihan Perilaku ibu
Marah

Permisif

Menambah sufor/
multivitamin
 Menurut penelitian multisenter Ikatan Dokter
Anak Indonesia (IDAI) :

Inapropriate Feeding Practice

 Perilaku makanan tidak benar


- Pemberian makanan tidak sesuai usia
Innapropriate feeding practice
 Primer:
 Kurangnya pengetahuan orangtua  pemberian
makan yang benar

 Sekunder :
 Respon terhadap Small eaters, parental
misperception dan food preference
 Ketidak mampuan orang tua  masalah makan
 Orang tua kurang memiliki pengetahuan mengenai
4 aspek cara pemberian makan yang benar :
 1. Tepat waktu 2. Kuantitas dan kualitas
makanan 3. Penyiapan dan penyajian yang
higienis 4. Pemberian makan yang sesuai dengan
tahap perkembangan anak
Terapkan Feeding Rules

Jadwal

Lingkungan

Prosedur
Feeding Rules
Jadwal Lingkungan
 Jadwal makanan utama  Ciptakan lingkungan

dan snack : 3x makanan menyenangkan


utama dan 2x selingan
 Tidak memaksa
 Susu : 2 atau 3 x per hari
 Tidak ada distraksi L TV,
Gawai, mainan)
 Waktu makan : < 30  Jangan memberikan
menit makanan sebagai hadiah
Feeding Rules
PROSEDUR
-Dorong anak makan sendiri

- Anak tidak mau makan ( mengatup mulut,


memalingkan kepala, menangis)  tawarkan
makanan 10-15 menit kemudian
Pilih-Pilih Makan ( food preference)
Sering terjadi pada anak usia 1-3 tahun

Memiliki spektrum luas : dari picky eater


hingga selective eater

Neofobia : food preference normal


( penolakan makanan batu)
Neofobia
 Mekanisme evolusi pertahanan anak  bersifat
menguntungkan, mengapa?
1. Membantu menghindari anak terhadap makanan
beracun
2. Anak aman memilih makanan sendiri tanpa
pengawasan

Bila menetap food preverence


Spectrum Food Preverence

Picky eater

Selective eater
Picky eater
 Anak mau mengkonsumsi berbagai jenis makanan
( baik yang sudah/ belum dikenalnya) menolak
dalam jumlah yang cukup
 Umumnya berhubungan dengan rasa/tekstur
makanan
 Anak masih mau mengkonsumsi minimal 1
macam makanan ( contoh : menolak nasi, namun
masih mau makan mie/roti)
Selective Eater
 Menolaksegala jenis makanan dalam kelompok
makanan tertentu

 Contoh : sama sekali tidak mau makan karbohidrat


baik nasi maupun mie
Picky eater Selective eater

Berisiko mengalami
Merupakan fase normal
malnutrisi

Risiko defisiensi zat gizi


tertentu
Penyebab Food Preference
 Paparan makanan pada usia dini
 Tipe kepribadian anak
 Pengaruh lingkungan
 Parental Feeding Styles
 Tekanan dalam proses makan

 Kuncinya : Hadapi dengan sabar,bila ortu marah


akan memperparah kondisi food preference
 Kunci mencegah picky eater 

Intervensi perilaku  pengenalan makanan baru


sejak usia dini

Tatalaksana picky eater/selective eater


 Mengatasi ketidaksukaan terhadap makanan
pengenalan sistematik terhadap makanan baru
Prinsip tatalaksana picky eater dan
selective eater
 1. Sajikan makanan dalam  3.Paparkan makanan
porsi kecil baru sebanyak 10-15x
 4.Sajikan makanan di
 2. Orang tua menyajikan
berbagai jenis makanan meja pada jarak yang
walaupun bukan kesukaan terjangkau oleh anak
orang tua
 5.Orang tua  6.Jikapaparan tersebut
memberikan contoh  anak ingin
makanan yang muntah pilih
menyenangkan tanpa makanan yang lebih
menawarkan sampai mendekati makanan
anak tertarik yang disukai anak
 7.Campurlah sedikit  8.Orang tua tetap
makanan baru dengan bersikap dan berpikir
makanan yang sudah netral dan tenang
disukai anak
perlahan0lahan
tingkatkan proporsi
makanan baru
Food chaining
Pengenalan makan secara sistematik

Bersifat individual meningkatkan


khasanah makanan dengan gambaran
yang samas
Contoh : pemberian modifikasi olahan
kentang ( progresifitas dari french fries
ke pai ayam)
Picky Eater
 Sudah seminggu ini anak saya sulit makan nasi.
Hanya beberapa suap saja langsung dilepeh lagi.
Tapi kalau ngemil biskuit dia mau. Minum susu
pun tidak banyak. Apakah tidak masalah kalau
tidak makan nasi?
Bagaimana trik mengatasinya
 Sebelum makan ajaklah beraktivitas keluar rumah
 Variasikan makanan :
 Potongan kecil apel dicampur keju dalam wadah
kotak mini
 Sereal jagung utuh dicampur susu murni
 - Pisang diris tipis
 Alpukat utuh dikupas
 Tawarkan anak untuk makan saat lapar
 Ciptakan rutinitas berikan minum setelah anak
makan
 Bersabar dalam mengenalkan jenis makanan
 Jadilah panutan
 Kreatif dalam menyajikan makanan
 Hindari kegiatan saat makan
Bagi Anak Berusia di Atas 1 Tahun ,
Apakah susu Perlu?

Susu Hanyalah pelengkap

Tidak dapat menggantikan makanan utama

Tidak lebih dari 500i


Apakah bila anak tidak mau makan
boleh diberikan susu saja?
 Boleh namun jangan berlebihan  pastikan anak
mendapatkan makanan utama di waktu makan
yang tepat jangan sampai anak merasa kenyang
 Konsumsi susu jangan melebihi 500 ml/hari
 Alternatif :
 Perbanyak olahan makanan yang mengandung
susu
Bila Anak Sulit Makan Perlukah
Vitamin?
 Vitamin hanya diberikan pada kondisi khusus :
 Anak yang sangat pemilih dalam hal makan (picky
eater)
 Anak yang mengalami kondisi medis tertentu
( alergi, asma, kekurangan zat besi,diare)
 Anak yang menjalani diet tertentu ( vegetarian)
Vitamin A
 Membantu mengoptimalkan pemulihan tulang dan
jaringan ikat tubuh, kulit, mata dan sistim imun

 Terdapat dalam : Sayur dan buah berwarna kuning


oranye : wortel, labu kuning, kentang, mangga,
bayam, brokoli
Vitamin B
 Terdiriatas vitamin B1, B2, B6 dan B12
 Berperan dalam metabolisme tubuh, produksi
energi dan penting untuk kesehatan syaraf dan
peredaran darah

 Terdapatdalam : Ayam, ikan, keju, susu, kacang-


kacangan , dan daging sapi
Vitamin C
 Mengoptimalkan kesehatan otot, jaringan ikat dan
kulit, mempercepat penyembuhan
 Terkandung dalam : buah-buahan, stroberi,kiwi,
jeruk, tomat, dan brokoli
Vitamin D
 Menunjang pertumbuhan tulang dan gigi
 Terkandung dalam : paparan sinar matahari,
minyak ikan, telur, susu
Vitamin E
 Melindungisel-sel dan jaringan tubuh dari
kerusakan dan menjaga fungsi sel darah merah

 Terkandungdalam : gandum, oat, sayuran hijau,


minyak sayur, kuning telur dan kacang-kacangan
Vitamin K
 Berperan dalam proses pembekuan darah

 Terkandung dalam : sayuran hijau, susu, yoghurt,


dan brokoli
Apakah anak sulit makan efektif
diberikan multivitamin?
 Sesuaikan dengan kebutuhan
 Harus atas rekomendasi dokter
 Kandungan vitamin masih dapat dipenuhi

dengan mengkonsumsi makanan sehari-hari


- Hati-hati hipervitaminosis
Gejala hipervitaminosis

Sakit kepala Diare muntah

Gangguan
Ruam kulit
ginjal
 Satu jenis vitamin
dapat dipenuhi dari 1
jenis atau beberapa
jenis makanan

 Vitamin  diperlukan
hanya atas indikasi
Ringkasan
 Gerakan tutup mulut  membuat ibu khawatir
 GTM bisa merupakan gejala anak sakit atau anak
merasa bosan terhadap variasi makanan tertentu
 Solusi tepat : ketahui penyebab GTM dan atasi
penyebabnya
 Pemberian susu formula / vitamin berlebihan 
efek samping