Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
UNDANG-UNDANG DASAR 1945

Kelompok 1 : Muh. Fachry syarif 200404502043


: Nindah Nurul Mentari 200404502035
: Sherli Arnianza 200404502031
: Khairun Natasya Mukhtar 200404501049
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Undang-undang dasar 1945 memiliki peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan
ketatanegaraan di Indonesia. Peranannya dapat dilihat dari kandungan yang terdapat di
dalamnya. UUD 1945 mengandung cita- cita dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, yang
tertuang dalam pembukaan UUD 1945 dan diikat oleh pasal dan ayat yang dijelaskan didalam
batang tubuh UUD 1945.
Dalam perkembangannya, batang tubuh UUD 1945 telah diamandemen sebanyak empat
kali. Amandemen yang dilakukan bertujuan untuk memperjelas hukum-hukum yang
terkandung di dalamnya, atau untuk membentuk suatu hukum yang belum dijelaskan, demi
penyempurnaan UUD 1945. Dengan dilakukannya amandemen UUD 1945 diharapkan dapat
memenuhi kebutuhan hukum dalam pelaksanaan ketatanegaraan. Sehingga tidak ada celah
untuk melakukan pelanggaran terhadapnya.
Pemikiran untuk melaksanakan amandemen didasarkan pada kenyataan yang terjadi
selama masa pemerintahan orde lama dan baru, sehingga kehidupan ketatanegaraan berjalan
secara sentralisasi kekuasaan sepenuhnya ditangan presiden. Karena latar belakang inilah, UUD
1945 menjadi suatu peraturan dasar yang tidak dapat diganggu gugat.
B. RUMUSAN MASALAH

1. APA PENGERTIAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945?


2. BAGAIMANA FUNGSI UNDANG-UNDANG DASAR 1945?
3. BAGAIMANA PERUBAHAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945?
4. BAGAIMANA TUJUAN PERUBAHAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945?

C. TUJUAN PEMBAHASAN

1. UNTUK MENGETAHUI PENGERTIAN,KEDUDUKAN DAN FUNGSI UNDANG-UNDANG DASAR 1945


2. MENDESKRIPSIKAN PERUBAHAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945
3. MENDESKRIPSIKAN TUJUAN PERUBAHAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Undang-Undang Dasar 1945

Sebagai negara yang berdasarkan atas hukum, tentu saja Indonesia memiliki suatu
konstitusi yang dikenal di Indonesia dikenal dengan Undang-Undang Dasar 1945. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
atau disingkat dengan UUD 1945 adalah Hukum dasar tertulis, dan juga konstitusi pemerintahan Negara Republik Indonesia saat ini. Undang-
Undang Dasar 1945 adalah hukum dasar lembaga Negara yang mengikat pemerintah, lembaga-lembaga Negara, lembaga masyarakat, dan juga
mengikat setiap penduduk yang berada di wilayah Negara Republik Indonesia.
B. KEDUDUKAN UUD 1945
SEBAGAI HUKUM DASAR, UUD 1945 MERUPAKAN SUMBER HUKUM TERTINGGI DARI KESELURUHAN PRODUK HUKUM DI INDONESIA. PRODUK-PRODUK HUKUM SEPERTI UNDANG-UNDANG, PERATURAN
PEMERINTAH, ATAU PERATURAN PRESIDEN, DAN LAIN-LAINNYA, BAHKAN SETIAP TINDAKAN ATAU KEBIJAKAN PEMERINTAH HARUS DILANDASI DAN BERSUMBER PADA PERATURAN YANG LEBIH TINGGI,
YANG PADA AKHIRNYA HARUS DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN SESUAI DENGAN KETENTUAN UUD 1945.
TATA URUTAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERTAMA KALI DIATUR DALAM KETETAPAN MPRS NO. XX/MPRS/1966, YANG KEMUDIAN DIPERBAHARUI DENGAN KETETAPAN MPR NO. III/MPR/2000,
DAN TERAKHIR DIATUR DENGAN UNDANG-UNDANG NO.10 TAHUN 2004 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN, DIMANA DALAM PASAL 7 DIATUR MENGENAI JENIS DAN HIERARKI
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YAITU ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

1. UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945,


2. UNDANG-UNDANG/PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG,
3. PERATURAN PEMERINTAH,
4. PERATURAN PRESIDEN
5. PERATURAN DAERAH
C. FUNGSI UUD 1945
TELAH DIJELASKAN BAHWA UUD 1945 ADALAH HUKUM DASAR TERTULIS YANG MENGIKAT PEMERINTAH, LEMBAGA-
LEMBAGA NEGARA, LEMBAGA MASYARAKAT, DAN JUGA MENGIKAT SETIAP WARGA NEGARA INDONESIA. SEBAGAI
HUKUM DASAR, UUD 1945 BERISI NORMA-NORMA DAN ATURAN-ATURAN YANG HARUS DITAATI DAN DILAKSANAKAN
OLEH SEMUA KOMPONEN TERSEBUT DIATAS. UUD 1945 BUKANLAH HUKUM BIASA, MELAINKAN HUKUM DASAR, YAITU
HUKUM DASAR TERTULIS. SEBAGAI HUKUM DASAR, UUD 1945 MERUPAKAN SUMBER HUKUM TERTULIS.
UUD 1945 JUGA MEMPUNYAI FUNGSI SEBAGAI ALAT CONTROL, DALAM PENGERTIAN UUD 1945 MENGONTROL APAKAH
NORMA HUKUM YANG LEBIH RENDAH SESUAI ATAU TIDAK DENGAN NORMA HUKUM YANG LEBIH TINGGI. UUD JUGA
BERPERAN SEBAGAI PENGATUR BAGAIMANA KEKUASAAN NEGARA DISUSUN, DIBAGI, DAN DILAKSANAKAN. SELAIN ITU
UUD 1945 JUGA BERFUNGSI SEBAGAI PENENTU HAK DAN KEWAJIBAN NEGARA, APARAT NEGARA, DAN WARGA NEGARA.
D. PERUBAHAN (AMANDEMEN) UUD 1945
UUD 1945 MEMILIKI KEDUDUKAN YANG TETAP, DAN MELEKAT BAGI NEGARA REPUBLIK INDONESIA. OLEH SEBAB ITU, PEMBUKAAN UUD 1945 TIDAK DAPAT DIUBAH OLEH
SIAPAPUN,TERMASUK DPR DAN MPR SESUAI DENGAN SIFAT KONSTITUSINYA PASAL 3 DAN PASAL 37 UUD 1945 BERARTI MENIADAKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA. HAL INI DISEBABKAN
PEMBUKAAN UUD 1945 MERUPAKAN:
1. SUMBER DARI MOTIVASI DAN INSPIRASI PERJUANGAN DAN TEKAD BANGSA INDONESIA.
2. SUMBER DARI CITA-CITA HUKUM DAN CITA-CITA MORAL YANG INGIN DITEGAKKAN DALAM LINGKUNGAN INTERNASIONAL DAN NASIONAL
PADA TAHUN 1999-2002 UUD 1945 MENGALAMI PERUBAHAN AMANDEMEN YANG KEEMPAT PERUBAHAN DALAM BENTUK AMANDEMEN, YAITU PENAMBAHAN DAN PENGURANGAN
BEBERAPA HAL YANG SELAMA INI BELUM DIMUAT DALAM UUD 1945, PERUBAHAN DIFOKUSKAN PADA BATANG TUBUH UUD 1945 DAN BUKAN PADA PEMBUKAAN UUD 1945. MAKA DARI ITU
UUD 1945 SUDAH TIDAK BISA LAGI DIRUBAH, JIKALAU ADA SUATU PERMASALAHAN YANG BERKEMBANG SESUAI PERUBAHAN ZAMAN, JALAN SATU-SATUNYA IALAH REVISI UUD 1945
SALAH SATU TUNTUTAN REFORMASI 1998 IALAH DILAKUKANNYA PERUBAHAN (AMANDEMEN) TERHADAP UUD 1945. LATAR BELAKANG TUNTUTAN PERUBAHAN UUD 1945, YAKNI:

1. Pada masa Orde Baru kekuasaan tertinggi ditangan MPR dan bukan pada rakyat
2. kekuasaan yang sangat besar pada Presiden
3. Adanya Pasal-pasal yang terlalu luwes (dapat menimbulkan multitafsir).
E. TUJUAN AMANDEMEN UUD 1945

1. UNTUK MENYEMPURNAKAN ATURAN DASAR MENGENAI TATANAN NEGARA AGAR DAPAT LEBIH MANTAP DAN MENCAPAI TUJUAN NASIONAL SERTA
MENYEMPURNAKAN ATURAN DASAR MENGENAI JAMINAN DAN PELAKSANAAN KEKUATAN RAKYAT.
2. MEMPERLUAS PARTISIPASI RAKYAT AGAR SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN PAHAM DEMOKRASI.
3. MENYEMPURNAKAN ATURAN DASAR MENGENAI JAMINAN DAN PERLINDUNGAN HAK AGAR SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN HAM DAN PERADABAN
UMAT MANUSIA YANG MENJADI SYARAT NEGARA HUKUM.
4. MELENGKAPI ATURAN DASAR DALAM PENYELENGGARAAN NEGARA YANG SANGAT PENTING BAGI EKSISTENSI NEGARA DAN PERJUANGAN NEGARA
MEWUJUDKAN DEMOKRASI.
5. MENYEMPURNAKAN ATURAN DASAR MENGENAI KEHIDUPAN BERNEGARA DAN BERBANGSA SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN ASPIRASI KEBUTUHAN
DAN KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA INDONESIA SEKALIGUS MENGAKOMODASI KECENDERUNGANNYA UNTUK KURUN WAKTU YANG AKAN DATANG
BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN
SEBAGAI NEGARA YANG BERDASARKAN ATAS HUKUM, TENTU SAJA INDONESIA MEMILIKI SUATU KONSTITUSI. KONSTITUSI YANGDIKENAL DI INDONESIA DIKENAL DENGAN UUD 1945. EKSISTENSI UUD 1945 SEBAGAI
KONSTITUSI DI INDONESIA MENGALAMI SEJARAH YANG SANGAT PANJANG HINGGA AKHIRNYA DITERIMA OLEH
SELURUH RAKYAT SEBAGAI LANDASAN HUKUM BAGI PELAKSANAAN KENEGARAAN DI INDONESIA.
UNDANG-UNDANG DASAR 1945 DIRANCANG SEJAK 29 MEI 1945 SAMPAI 16 JULI 1945 OLEH BADAN PENYELIDIK USAHA-USAHA PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA (BPUPKI) ATAU DALAM BAHASA JEPANG DIKENAL
DENGAN DOKURITSU ZYUNBI TYOOSAKAI YANG BERANGGOTAKAN 62 ORANG, DIKETAHUI MR.RADJIMAN WIDYODININGRAT. UUD 1945 MEMILIKI KEDUDUKAN YANG TETAP DAN MELEKAT
BAGI NEGARA REPUBLIK INDONESIA. OLEH SEBAB ITU,PEMBUKAAN UUD 1945 TIDAK DAPAT DIUBAH OLEH SIAPAPUN,TERMASUK DPR DAN MPR SESUAI DENGAN SIFAT KONSTITUTIFNYA PASAL 3 DAN PASAL 37 UUD 1945.
MENGUBAH UUD 1945 BERARTI MENIADAKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA. HAL INI DISEBABKAN PEMBUKAAN UUD 1945 MERUPAKAN:

1. SUMBER DARI MOTIVASI DAN INSPIRASI PERJUANGAN DAN TEKAD BANGSA INDONESIA.
2. SUMBER DARI CITA-CITA HUKUM DAN CITA-CITA MORAL YANG INGIN DITEGAKKAN DALAM LINGKUNGAN INTERNASIONAL DAN NASIONAL.
SESI TANYA JAWAB