Anda di halaman 1dari 19

Penundaan Pembayaran Utang Dibidang

Kepabeanan

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Dasar Hukum

• UU No10 Tahun 1995 yang telah diubah


dengan UU No 17 Tahun 2007 tentang
Kepabeanan (Pasal 37A)

• PMK-122/PMK.04/2017 tentang Penundaan


Pembayaran Utang Bea Masuk, Bea Keluar,
Dan/Atau Sanksi Administrasi Berupa Denda

2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Penundaan Pembayaran Utang
Dibidang Kepabeanan
Atas utang BM, BK
dan Denda berupa:
- Kurang Bayar BM
atau BK; dan/atau
- Sanksi Denda

Pengunduran
Pembayaran Secara
Jangka Waktu
Bertahap /
Pembayaran / Jatuh
Pengangsuran
Tempo

Pelunasan
Pelunasan dilakukan dilakukan dengan
dengan cara cara dicicil /
pelunasan sekaligus
diangsur paling
paling lambat s.d
tanggal jatuh tempo lambat s.d tanggal
yang telah disetujui jatuh tempo yang
untuk diundur disetujui setiap
bulannya

3 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Objek Penundaan Pembayaran Utang

1. Penetapan Pejabat Bea dan Cukai (SPTNP, SPP, SPSA,


SPPBK)
2. Penetapan Kembali Dirjen atas Penetapan Pejabat Bea dan
Cukai (SPKTNP, SPKPBK)

3. Keputusan Dirjen atas Keberatan (dalam hal keputusan


mengakibatkan nilai tagihan lebih besar dari penetapan yang
diajukan keberatan)

4 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Pengajuan Penundaan

- Surat Permohonan diajukan secara tertulis paling lambat 20


Hari sebelum tanggal jatuh tempo surat penetapan
- Surat Permohonan mengikuti format lampiran huruf A
PMK-122/PMK.04/2017
Kewenangan
pemeriksaan administrasi dan penelitian dokumen

Perbend
Total tagihan No Subdit dengan
KPPBC Yes
monitor tagihan ≤5M tupoksi bidang
penerimaan,
Direktorat
dengan tupoksi
Perbend bidang
Total tagihan No penerimaan dan
KPUBC Yes
monitor tagihan ≤ 10 M penagihan

5 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Kelengkapan Dokumen Permohonan

Surat permohonan yang diajukan wajib dilampiri dengan


dokumen sebagai berikut:
- FC surat penetapan
- Skema rencana penundaan (sesuai lampiran huruf B PMK-
122/PMK.04/2017)
- Surat pernyataan kesanggupan menyerahkan jaminan berupa jaminan bank
/ customs bond (sesuai lampiran huruf C PMK-122/PMK.04/2017)
- *Laporan keuangan tahun terakhir yg sudah diaudit dengan penilaian min
WDP (sepanjang pengecualian tsb tidak terkait kinerja keuangan
perusahaan)
- Laporan keuangan tahun berjalan termasuk laporan kas berjalan

*apabila laporan tahun terakhir belum diaudit, wajib melampirkan laporan keuangan tahun
sebelumnya lagi yang sudah diaudit
*dlm hal pemohon tidak diwajibkan membuat laporan keuangan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, wajib melampirkan pembukuan dan catatan kas perusahaan
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
6 dengan data minimal yang dibutuhkan untuk analisa kinerja keuangan Kementerian Keuangan RI
Tindak Lanjut Permohonan Penundaan

• Penundaan dapat *diberikan dalam hal:


1. Pemohon mengalami kesulitan keuangan
2. Dianggap mampu melunasi utang (berdasarkan
penelitian laporan keuangan & kredibilitas
pemohon)

*Paling lama 12 Bulan (terhitung 1 hari


setelah tanggal jatuh tempo surat penetapan)

7 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Penelitian Kredibilitas Pemohon

Kredibilitas Pemohon
dibuktikan dengan:

Pemohon tidak Pemohon tidak


mempunyai kewajiban memiliki tunggakan
penundaan pembayaran Pemohon tidak dalam
utang
sebelumnya yang tidak status diblokir oleh
(BM, BK, dan Denda
dibayar sesuai dengan DJBC
jumlah dan waktu yang selain yg diajukan
ditetapkan penundaan)

8 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Penelitian Laporan Keuangan Pemohon

Dilakukan untuk menentukan likuiditas keuangan


dan kemampuan pemohon untuk melunasi utang

Aktiva Lancar
≥ 0,50 dalam 1
Rasio Likuiditas
Utang Lancar tahun terakhir

Total Aktiva ≥ 0,50 dalam 1


Rasio Solvabilitas
tahun terakhir
Total Utang

Laba Bersih ≥ -2,00 dalam 1


Rasio Rentabilitas tahun terakhir
Total Ekuitas (hanya berlaku untuk
nilai ekuitas positif)

9 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Perhitungan Bunga atas Penundaan
Atas penundaan yg diberikan, dikenakan bunga sebesar 2% perbulan terhitung
sejak tanggal jatuh tempo tagihan dan bagian dari bulan dihitung satu bulan
penuh.

*Pengunduran Jangka Waktu Pembayaran


Berdasarkan pokok utang (Bea Masuk, Bea Keluar, dan Denda)
Contoh:
SPKTNP-XXX dengan BM 10.000.000 dan denda 10.000.000 disetujui untuk diundur jatuh
temponya dari 30-09-2020 ke 30-11-2020 (2 Bulan)

Jangka waktu Bea Masuk Bea Keluar Sanksi Bunga (2% X Total Tanggal Jatuh
pengunduran Administrasi Jumlah Bulan X Tempo
(Bulan) berupa Denda Jumlah
Tagihan)
2 10.000.000 - 10.000.000 800.000 20.800.000 30-11-2020

10 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Perhitungan Bunga atas Penundaan

*Pembayaran Secara Bertahap


Berdasarkan sisa pokok utang (Bea Masuk, Bea Keluar, dan
Denda)
Contoh:
SPKTNP-XXX dengan BM 10.000.000 dan denda 10.000.000, JT 30-09-2020, disetujui untuk
diangsur selama 4 bulan dengan angsuran pertama disetujui JT pada 30-09-2020

Angsuran Bea Masuk Sanksi Sisa tagihan Bunga Total Tanggal Jatuh
Administrasi (2% X Sisa Tempo
berupa Denda Tagihan)
1 2.500.000 2.500.000 20.000.000 400.000 5.400.000 30-09-2020

2 2.500.000 2.500.000 15.000.000 300.000 5.300.000 30-10-2020

3 2.500.000 2.500.000 10.000.000 200.000 5.200.000 30-11-2020

4 2.500.000 2.500.000 5.000.000 100.000 5.100.000 30-12-2020

11 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Penyelesaian Permohonan Penundaan Pembayaran

- Persetujuan / Penolakan diberikan dalam jangka waktu maksimal 15 hari


sejak permohonan DLB
- Dapat disetujui apabila:
1. Surat permohonan sesuai
2. Lampiran permohonan lengkap
3. Memenuhi jangka waktu yang ditetapkan
4. Pemohon memenuhi persyaratan sesuai penelitian laporan keuangan
5. Pemohon memenuhi persyaratan kredibilitas

Kep. Dirjen atas Penundaan


Disetujui
Sesuai lampiran Huruf D / E

Surat Pemberitahuan Penolakan


Ditolak
Sesuai lampiran Huruf F

12 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Tindak Lanjut Persetujuan Penundaan

- Wajib menyerahkan jaminan senilai pokok tagihan + bunga atas


penundaan (yg dibuktikan dgn tanggal BPJ) maksimal pada saat
tanggal jatuh tempo surat penetapan

- Jaminan yang diserahkan adalah Jaminan Bank / Customs Bond

- Surat Teguran (untuk tagihan BM+Denda) dan Surat Peringatan


(untuk tagihan BK+Denda) ditunda penerbitannya

- Apabila pemohon tidak menyerahkan jaminan senilai yg


ditetapkan atau tidak melunasi PDRI maksimal pada saat
tanggal jatuh tempo surat penetapan, maka dilakukan
pemblokiran sesuai ketentuan yang berlaku

13 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Timeline Penundaan

Periode Proses
Penundaan

14 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Timeline Penundaan

Umur Surat Penetapan


(60 Hari )

Periode pelunasan PDRI + penyerahan jaminan yg ditandai dengan penerbitan


BPJ max s.d tanggal jatuh tempo surat penetapan (jika penundaan disetujui)

Periode pemeriksaan dan penelitian sampai terbit keputusan


(max 15 hari dari permohonan DLB)

Periode pengajuan sejak terbit


penetapan (max sampai hari ke 40)

15 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Saat Tidak Berlakunya Kep. Dirjen Atas Penundaan

Jaminan
1. Seluruh tagihan telah dibayar lunas
Dikembalikan
2. Kep Dirjen Penundaan dicabut

Pencabuta
n
Tidak Tidak melunasi
menyerahkan tagihan sampai
jaminan sampai batas penundaan
jatuh tempo surat ditetapkan
penetapan (pengunduran)

Tidak melunasi
angsuran sesuai Pemohon
jumlah dan waktu dinyatakan pailit
ditetapkan oleh pengadilan
(Pembayaran niaga
Bertahap)

16 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Pencabutan Kep Dirjen Atas Penundaan

Dilakukan max 5 hari kerja sejak terpenuhi ketentuan pencabutan oleh


Penerbit Kep Dirjen atas Penundaan sesuai lampiran Huruf G
Tidak menyerahkan
jaminan sampai
jatuh tempo surat
penetapan

Tidak melunasi
Pencairan jaminan
angsuran sesuai
jumlah dan waktu
ditetapkan
(Pembayaran
Bertahap)

Tidak melunasi
tagihan sampai batas
penundaan ditetapkan
(pengunduran)
Dilakukan penagihan aktif
Pemohon dinyatakan
pailit oleh pengadilan
niaga
17 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Kementerian Keuangan RI
Ketentuan Penundaan Atas Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo

- Hanya dapat diajukan max 1 tahun


terhitung tanggal berlakunya PMK-
122/PMK.04/2017

- Belum diterbitkan Surat Paksa

- Jaminan berupa Jaminan Bank

18 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI
Mari Bersinergi
Membangun
Negeri

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai


Kementerian Keuangan RI