Anda di halaman 1dari 12

KEALKHAIRAATAN

Dosen Pengasuh:
Dr. Ali Aljufrie,Lc.MA.

Mata Kuliah Semester Genap 2011/2012


Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan
Universitas Alkhairaat - Palu
Definisi Alkhairaat
• Dari segi bahasa Alkhairaat bentuk jamak (plural) terambil
dari bahasa Arab “Kheir” bentuk masdar (infinitif) yang
berarti kebaikan.
• Dalam al-Qur’an kata Alkhairaat terulang sebanyak 9 kali
di dalam 7 surah, yaitu:
1. Al-Baqarah [2]: 148
2. Al-Imran [3]:114
3. Al-Maidah [5]: 48
4. Al-Taubah [9]: 88
5. Al-Anbiya’ [21]: 73 & 90
6. Al-Mu’minun [23]: 56 & 61
7. Fathir [35]: 32
Sejarah Berdirinya Alkhairaat
• Alkhairaat merupakan lembaga
Pendidikan yang didirikan oleh
Almarhum al-’Allamah Al-Sayyid
Idrus Bin Salim Bin Alwi Aljufri
pada tahun 1349 H/ 1930 M.
• Almarhum “Guru Tua” sapaan
akrab beliau, dilahirkan di kota
Taris- Hadramaut (Yaman
Selatan) tahun: 1309 H/ 1880
M dan wafat di Palu Hari Senin
12 Syawal 1389 H bertepatan
22 Desember 1969
• 2 tahun sebelumnya beliau merekrut santri &
mendidik mereka di sebuah rumah di kampung
baru tepatnya di depan Masjid Jami’, rumah tsb
dipinjamkan oleh Madika
• Kemudian santri dipindahkan di sebuah toko
milik H. Quraisy yg kemudian hari toko tsb
menjadi pabrik lemon, lokasinya di sebelah
Timur pasar tua Palu.
• Madrasah pertama dibangun terletak 200 m
kira2 dari Mesjid Alkhairaat Jln SIS Aljufri yg
sekarang menjadi ruko milik Yay. Alkhairaat.
• Kemudian di bangun
Madrasah kedua yg
berada tepat di samping
Mesjid Alkhairaat (yg
masih ada sekarang)
pada tanggal/tahun: 19
Dzulhijjah 1372 M
bertepatan 26 Juli 1953
M.
• Adapun Kampus
Alkhairaat sekarang yg
terletak di jalan raya SIS
Aljufri dibangun dengan
biaya BanPres dan
diresmikan pada tahun
1974 oleh Menteri
Agama RI atas nama
Presiden Suharto.
Asas & Aqidah, serta Tujuan didirikan
Alkhairaat
• Perhimpunan ini berazaskan ISLAM, berhaluan
AHLUSUNNAH WAL JAMAAH, berfaham
AS’ARIYYAH, dan bermazhab AL-SYAFI’I.
• Perhimpunan ini bertujuan: Membentuk insan
yang beriman dan bertakwa, cerdas, arif,
bijaksana, dan bertanggung jawab terhadap
pembangunan agama, bangsa, Negara Kesatuan
Republik Indonesia guna terwujudnya masyarakat
yang aman, adil dan makmur yg diridhai Allah swt
Kepengurusan Tingkat pusat
• Kepengurusan Tingkat pusat terdiri dari:
1. Pengurus Besar Alkhairaat (PB)
2. Dewan Ulama Alkhairaat
3. Dewan Pengawas
4. Dewan Pakar
5. Badan Otonom
6. Lembaga
Kepengurusan di Tingkat Provinsi,
Kab/Kota, Kecamatan dan desa/kelurahan
1. Di daerah tingkat I : Komisaris Wilayah
Alkhairaat (KomWil)
2. Di daerah tingkat II : Komisaris daerah/kota
(KomDa)
3. Di tingkat Kecamatan: Pengurus Cabang
Alkhairaat (PengCab)
4. Di desa/ Kelurahan : Pengurus Ranting
Susunan Pengurus Besar Alkhairaat
Pengurus Besar Alkhairaat (PB) terdiri dari:
1. Ketua Utama Alkhairaat
2. Ketua Umum PB Alkhairaat
3. Ketua-ketua yg membantu ketua umum PB
4. Sekretaris Jenderal (SekJen)
5. Wakil-wakil Sekjen
6. Bendahara Umum
7. Majelis Pendidikan
8. Majelis Dakwah
9. Majelis Organisasi
Ketua Utama Alkhairaat
• Al-Habib Saggaf Bin
Muhammad Bin Idrus
Aljufri, Lc.MA.
• Di Lahirkan di Pekalongan
Jawa Tengah tanggal: 17
Agustus 1937
• Alumni Universitas Al –Azhar
Kairo tahun
• Sekaligus menjabat sebagai
ketua umum majelis Ulama
Indonesia (MUI) tingkat
provinsi Palu
KEDUDUKAN KETUA UTAMA ALKHAIRAAT

• Ketua Utama Alkhairaat adalah Pemimpin


Tertinggi dalam perhimpunan ini
• Ketua Utama Alkhairaat mempunyai hak
Prerogatif
• Ketua Utama Alkhairaat tidak dipilih di dalam
Muktamar, akan tetapi ditunjuk oleh ketua
utama sebelumnya, atau berdasarkan wasiat.