Anda di halaman 1dari 12

PRESENTASI KASUS STASE

OLAHRAGA
Penatalaksanaan Fisioterapi
Pada Kasus Strain Gastrocnemius

Rini Astuti
1710306065

PROGRAM STUDI PROFESI FISIOTERAPI


UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
2018
DEFINISI
STRAIN adalah berupa penguluran atau kerobekan pada sruktur muskulo atau tendon.
CALF MUSCLE STRAIN adalah nyeri tiba – tiba yang terjadi pada otot betis selama kegiatan
akibat tertariknya atau robeknya m. gastrocnemius,.
ETIOLOGI
STRAIN AKUT :
ketika otot keluar dan berkontraksi secara mendadak

STRAIN KRONIS :
terjadi secara berkala oleh karena penggunaan yang berlebihan/tekanan berulang ulang
GRADE STRAIN
Bahr (2003) membagi strain menjadi 3 tingkatan, yaitu:
a) Strain Tingkat I Pada strain tingkat I, terjadi regangan yang hebat, tetapi belum sampai terjadi
robekan pada jaringan otot maupun tendon.
b) Strain Tingkat II Pada strain tingkat II, terdapat robekan pada otot maupun tendon. Tahap ini
menimbulkan rasa nyeri dan sakit sehingga terjadi penurunan kekuatan otot.
c) Strain Tingkat III Pada strain tingkat III, terjadi robekan total pada unit musculo tendineus.
Biasanya hal ini membutuhkan tindakan pembedahan.
PATOFISIOLOGI
Strain adalah kerusakan pada jaringan otot karena trauma langsung (impact) atau tidak langsung
(overloading). Cedera ini terjadi akibat dari peregangan atau kontraksi otot melebihi batas normal
(abnormal stress) dan terjadi pada pembebanan secara tiba – tiba pada otot tertentu
(m.gastrocnemius), atau juga terjadi akibat otot tertarik pada arah yang salah ketika terjadi
kontraksi, otot belum siap. Fleksibilitas otot yang baik bisa menghindarkan daerah sekitar cedera
memar dan membengkak(Benjamin, 2011).
STATUS KLINIS PASIEN
Identitas Pasien
Nama Pasien : A.H
Umur : 17 tahun
Jenis Kelamin : Laki - laki
Alamat : Sinduadi, Depok, Sleman
Pekerjaan : Atlet Sepak bola
Keluhan Utama : Vital Sign :
Pasien mengeluhkan nyeri pada betis sebelah
kanan saat digunakan untuk berlari dan berjinjit.
DN : 82/menit
 
RR : 28/menit
Riwayat Penyakit Sekarang :
TD : 120 mm/hg
Pasien mengeluhkan nyeri pada betis sebelah
kanan saat digunakan untuk berlari dan berjinjit
sejak 2 hari yg lalu.
Riwayat Penyakit Penyerta :
Tidak ada
Pemeriksaan Fisik Palpasi :
-Suhu local meningkat
Inspeksi/Observasi
-Adanya nyeri tekan pada
Statis : m.gastrocnemius kaki kanan.
Posisi berdiri: - Adanya spasme m.gastrocnemius kaki
◦ Tampak m.gastrocnemius kaki kanan.
kanan membesar  
Dinamis Pemeriksaan Khusus
◦ Ekspresi pasien terlihat biasa, Test Nyeri menggunakan VAS
tidak menahan rasa sakit Nyeri VAS = 4
Diagnosis Fisioterapi Fungsional limitation :
Impairment : Pasien terhambat berlari kencang
karena saat berlari terasa nyeri pada
-Adanya nyeri pada m. m.gastrocnemius
Gastrocnemius  
-Adanya spasme m. Partisipation Restriction:
gastrocnemius
Pasien mampu melakukan aktivitas
- Adanya nyeri saat jinjit seperti biasa namun saat berlatih
berlari tersaa nyeri dan saat untuk jinjit
  juga terasa nyeri
 
Tujuan Fisioterapi

Jangka pendek :
Mengurangi Nyeri
Mengurangi spasme

Jangka panjang :
Melanjutkan jangka pendek
Meningkatkan kemampuan fungsional
Intervensi FT Edukasi
- Agar pasien melakukan pemanasan secara
maksimal sebelum latihan.
RICE
- Jika nyeri bisa dicompres ice dilapisi handuk
Myofacial realese
- Lakukan latihan pedal excercise.
Pedal excercise
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai