Anda di halaman 1dari 35

DIAGNOSA ORGANISASI

PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS


AGENDA II
AGENDA 2 :
KEPEMIMPINAN PELAYANAN
Kompetensi : Mampu mengaktualisasikan kepemimpinan
pelayanan dalam rangka peningkatan kinerja pelayanan
publik

Diagnosa Berfikir Kreatif


Organisasi Dalam Pelayanan
18 JP 18 JP

Kepemimpinan
Dalam Membangun Tim
Pelaksanaan Efektif
Pekerjaan 9 JP 18 JP
KETERKAITAN ANTAR MP DALAM
AGENDA II
Peserta mampu mengidentifikasikan isu strategis organisasi,
melakukan diagnosa untuk menemukan permasalahan yang
menghambat kinerja organisasi serta merumuskan solusi dalam
bentuk gagasan aksi perubahan

Peserta memiliki kemampuan berpikir kreatif dan menerapkannya


dalam melakukan inovasi pelayanan publik

Peserta mampu membangun tim kerja efektif di lingkungan unit


kerja ASN yang partisipatif dan efektif untuk pelaksanaan kegiatan
pelayanan publik

Peserta mampu mengaktualisasikan kepemimpinan yang melayani


dalam rangka memberikan pelayanan publik yang paripurna
Pemimpin
Perubahan
DIAGNOSA ORGANISASI mendiagnosa

4
A. Ceramah
Diagnosa
Organisasi
B. Diagnosa Organisasi

I I
Pengertian Isu
Strategis
• Isu strategis adalah berita atau informasi
yang
belum jelas, yang relevan dengan tingkat
organisasi/unit organisasi terkait sering
dan dibicarakan.
• Isu menjadi jelas dan dapat disebut masalah, jika
didukung bukti data/informasi yang akurat.
Tingkatan Isu Strategis

- Isu Strategis Nasional/Daerah


- Isu Strategis Organisasi/Instansi
- Isu Strategis unit organisasi peserta PKP
Keterkaitan isu strategis nasional/daerah,
instansi dan unit kerja
Isu Strategis Nasional-Daerah:
Ekonomi/Sosial-Budaya/Politik dan Hukum

Isu Strategis Instansi

Isu Strategis Unit Kerja

Ruang lingkup Proyek Perubahan


Peserta Diklat sesuai unit kerja/ PKA = Program
jabatanny PKP = Kegiatan
a

11
Dua langkah memilih satu isu
strategis
Satu langkah memilih satu isu
strategis
Pertanyaan:
-
Apa saja isu strategis di
unit organisasi saudara?

- Isu-isu apa saja yang


strategis di masyarakat yang
berkaitan dengan unit
organisasi saudara?
Pengertian Diagnosa Organisasi
mendiagnosis atau menilai tingkat fungsi
organisasi saat ini untuk merancang intervensi
perubahan yang tepat

(organizational diagnosis, involves diagnosing


or assessing an organization’s current level of
functioning in order to design appropriate
change interventions)
Tujuan Mendiagnosa Organisasi:

Menemukan secara tepat permasalahan


dalam organisasi/unit organisasi termasuk
mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya
permasalahan tersebut dan merumuskan
solusinya
MENJADI PENDIAGNOSA YANG AKURAT:
Tubuh sebagai organisasi?

1 2 3

44 5 6
• Apa permasalahan pada tiap gambar?
• Apa perbedaan antara gambar 1,2,3 dan 4, dengan gambar 5 dan 6?
• Tanda = data/informasi? 25
MENJADI PENDIAGNOSA YANG
AKURAT:
Birokrasi............

Saat jam kerja

• Apa permasalahannya?

26
PROSES DIAGNOSA
ORGANISASI

Hasil (harapan):
Pemimpin menilai
Kinerja organisasi
yang diharapkan (kinerja
Kinerja
meningkat/OBT)
Kinerja organisasi
organisasi
saat ini
diharapka
n

GAP Implementasi
asa
Menemukan
faktor/unsur/elemen/fungsi2 Solusi
yang bermasalah
Keterkaitan isu strategis dengan
diagnosa organisasi:

• Diagnosa organisasi dimaksudkan untuk


menilai kondisi organisasi yang
semula dianggap isu menjadi masalah
nyata yang harus diselesaikan.
OBT/
HPO
Kinerja
Organisasi

meningka
t

Implemen OBT/HPO:
tasi Organisasi berkinerja
solusi tinggi/
high performance
Rencana organization
Aksi/Perubahan

Diagnosa
Organisasi 29
20

OBT/HPO:

“organisasi yang strategi, tujuan, dan operasi


internalnya terus menerus sejalan dengan tuntutan
lingkungan eksternalnya untuk rangka memaksimal-
kan kinerja organisasi”

(As an organizational system that continually aligns


its strategy, goals, objectives, and internal
operations with the demands of its external
environment to maximize organizational
performance)
Open Sistem
Manfaat mendiagnosa organisasi:

Pemimpin dapat:
 memahami permasalahan organisasi/unit
organisasinya sehingga lebih percaya diri untuk
melakukan perubahan ke arah yang lebih baik
(continous improvement, better performance)
 mempunyai argumentasi yang kuat untuk
menyakinkan para pemangku kepentingan (stake
holders) termasuk pimpinan di atasnya tentang
rencana perubahannya.
Prinsip-prinsip diagnosa organisasi:

 Berdasarkan analisa yang logis


 Menggunakan kemampuan berpikir kreatif
 Belajar dari berbagai pengalaman
 Analisa dalam batas ruang lingkup aktivitas
organisasi/unit organisasi
 Memudahkan penyusunan rencana
perubahan
Penguasaan diri:
refleksi diri sebelum melakukan
diagnosa organisasi

meluruskan dan meneguhkan niat


melakukan diagnosa organisasi untuk
kepentingan organisasi, dan
memberikan kontribusi yang terbaik
bagi kemajuan instansi, bangsa dan
Negara Indonesia.
Resiko jika salah mendiagnosa

• Bukan hanya masalah tidak dapat


diselesaikan, tetapi dapat
memperumit masalah
organisasi/unit organisasi bahkan
menimbulkan masalah baru.
Alur Pikir Sederhana Kondisi yang
diharapkan:
- ................
- ................
Solusi inovatif:
1 .......................
2 .......................
3 .......................
4........................
5 .......................
Kondisi saat ini:
-.................
-.................

38
Alur Pikir Komprehensif Diagnosa Organisasi

39
Contoh Penerapan Alur Pikir Komprehensif:
Diagnosa Penyakit

40
30

Pola Menentukan Kondisi Organisasi


31

Tahapan Melakukan Perubahan


Tahapan Melakukan Perubahan
yang dilakukan Pemimpin Adaptif
33
Beberapa teknik-teknik analisis
manajemen:
1. Weisbord’s Six-Box Model (1976)
2. Congruence Model for Organization Analysis (1977)
3. McKinsey 7S Framework (1981-82)
4. Tichy’s Technical Political Cultural (TPC) Framework (1983)
5. High-Performance Programming (1984)
6. Leavitt’s Model (196
7. Burke-Litwin Model of Organizational Performance dan Change (1992)
8. Force Field Analysis (1951) Malcom Baldrige National Quality Award (MBNQA)
9. Pedoman Mandiri Penilaian Reformasi Birokrasi (PMPRB) - Pemerpan, 2012,
10. Common Asessmen Framework (CAF-Eropa)
11. Soft Systems Methodology (SSM, Chekland and Scholes, 1990)
12. Likert System Analysis (1967)
13 Open Systems Theory (1966)
14. Diagnosing Individual and Group Behavior (1987)
15. Falletta’s Organizational Intelligence Model (2008),
15. Analisa Pohon Masalah
17. Diagram tulang ikan atau fishbone diagram (Dr. Kaoru Ishikawa, 1960an)
18. Analisa SWOT (strengths, weaknesses, opportunity and Threats)
19. Analisa SOAR (strengths, opportunity,aspirations and results)
20. ..... dan sebagaianya..
INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATI PEDULI
F
34

Hasil analisa dengan menggunakan teknik-


teknik analisis manajemen dituangkan dalam
alur pikir komprehensif.

INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATI PEDULI


F
TERIMA KASIH