Anda di halaman 1dari 20

SPESIALITE DAN TERMINOLOGY

(Singkatan dalam Farmasi)


Kelompok 1
A.Nurhidayati
Albren Dariyanto Latelay
Amida Awalia
Anatasya Febiola Geradus
Andi Indar Maysara
Andi Dala Uleng Paradilla
Andi Iyang Suci Maudy Tenri Louseri M.
Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat
dilakukan praktik kefarmasian oleh Apoteker

Instalasi Farmasi adalah unit pelaksana fungsional


yang menyelenggarakan seluruh kegiatanpelayanan
kefarmasian di Rumah Sakit

industri farmasi adalah badan usaha yang memiliki


izin dari Menteri kesehatan untuk melakukan
kegiatan pembuatan obat atau bahan obat.
Pedagang besar Farmasi adalah perusahaan berbentuk badan
hukum yang memiliki izin untuk pengadaan, penyimpanan,
penyaluran obat dan atau bahan obat dalam jumlah
besarsesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Apoteker adalah sarjana farmasi yang telah lulus sebagai


apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan apoteker. 

sertifikat kompetensi adalah surat tanda pengakuan terhadap


kompetensi apoteker untuk dapat menjalankan praktik
profesi seluruh indonesia setelah uji kompetensi
Registrasi adalah pencatatan ulang terhadap tenaga
kefarmasian yang telah diregistrasi setelah memenuhi
pesyaratan yang berlaku

STRA adalah bukti tertulis yang diberikan oleh menteri


kepada apoteker yang telah teregistrasi

STRA khusus adalah bukti tertulis yang diberikan mentri


kepada apoteker warga negara asing lulusan luar negeri yang
akan melakukan pekerjaan kefarmasian
SIKA adalah surat izin praktik yang diberikan kepada
apoteker untuk melaksanakan pekerjaan kefarmasian pada
fasilitas produksi atau fasilitas distribusi atau penyaluran

Tenaga Teknis kefarmasian tenaga yang membantu apoteker


dalam menjalani Pekerjaan kefarmasian ( yang terdiri atas
Sarjana farmasi Ahli madya farmasi, Analis farmasi,
dan Tenaga menengah farmasi/Asisten Apoteker.

STRTTK adalah surat izin praktik yang diberikan kepada TTK


untuk dapat melaksanakan pekerjaan kefarmasian pada
fasilitas kefarmasian
Komite farmasi nasional adalah lembaga yang dibentuk
oleh menkes yang berfungsi meningkatkan mutu
apoteker dan TTK dalam melakukan pekerjaan
kefarmasian pada fasilitas kefarmasian

IAI adalah organisasi profesi farmasi tempat


berhimpunya pada apoteker di Indonesia

Standar Pelayanan kefarmasian adalah tolok ukur yang


dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian
dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian.
Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan
langsung dan bertanggung jawab kepada pasien
yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud
mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu
kehidupan pasien

Resep adalah permintaan tertulis dari dokter


atau dokter gigi kepada apoteker baik dalam bentuk
paper maupun electronic untuk menyediakan dan
menyerahkan obat bagi pasien sesuai peraturan yang
berlaku
Obat adalah bahan atau paduan bahan termasuk produk
biologi yang digunakan untuk mempengaruhi atau
menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam
rangka penetapan diagnosis, pencegahan, penyembuhan,
pemulihan, peningkatan kesehatan dan kontrasepsi untuk
manusia.

Bahan obat adalah bahan baik yang berkhasiat maupun tidak
berkhasiat yang digunakan dalam pengolahan obat dengan
standar dan mutu sebagai bahan baku farmasi termasuk
baku pembanding
Alat kesehatan adalah instrumen, aparatus, mesin dan/
atau implan yang tidak mengandung obat yang digunakan
untuk mencegah, mendiagnosis, menyembuhkan dan
meringankan penyakit, merawat orang sakit, memulihkan
kesehatan pada manusia, dan/atau membentuk struktur
dan memperbaiki fungsi tubuh.

bahan medis Habis Pakai adalah alat kesehatan yang


ditujukan untuk penggunaan sekali pakai + single use,
yang daftar produknya diatur dalam peraturan
perundang-undangan.
Mengenal
Singkatan-Singkatan Dalam
Bidang Farmasi
Singkatan-singkatan dalam bidang
farmasi
Aa : ana : masing2
a.c : ante coenam : sblm mkn
ad : ad : sampai
ad lib : ad libitum : secukupnya
applic : applicandum : dipakai
b.d.d. : bis de die : dua kali sehari
c. : cochlear : sendok makan (15ml)
c.th : cochlear thea : sendok teh (5 ml)
c.p : cochlear parfum/pulvis: sendok bubur (8 ml)
cochleat : cochleatin : sendok demi sendok
Caut : caute : hati hati
cer : cera : malam, lilin
col : cola : menyari
conc : concentratus : pekat
consp. : consperge : taburkan
clysm. : clysma : enema, lavemen
cito : cito/statin/urgen/PIM : segera
collut : collutio : obat cuci mulut
collyr : collyrium : obat cuci mata
d.c. : durante coenam : sewaktu makan
d.i.d. : da in dimidio : berikan separo
d.t.d : da tales dosis : berikan sekian kali
takaran
det : detur : telah diberi
 E.D. : expiration date) : tanggal kadaluarsa
 e.d : eyes drops : obat tetes mata
 ext.ut : externum utendum : untuk dipakai diluar
f : fac, fiat, fiant : buat. Dibuat
 filtr. : filtra : saring
 f.l : flores : bunga
 fol : folia : daun
g : gramma : gram
 gtt. : guttae : tetes
 gutt.ad.aur. : guttae ad aure : tetes telinga
 gutta. : guttatim : tetes demi tetes
h. : hora : jam
h.v : hora vespertina : malam
h.m : hora matutina : pagi pagi
haust : haustus : diminum
sekaligus
h.s   : hora somni : pada waktu mau
pergi tidur
 i.c. : inter cibus : diantara waktu
makan
 i.d. : idem : sama
 I.A. : intra arterium : suntikkan melalui
pembuluh darah arteri
 I.C : intra cutan : suntikkan melalui
lapisan kulit luar
 I.M. : intra muscular : suntikkan
melalui bagian punggung (lumbal)
 i.m.m. : in manum medici : diserahkan dokter
 I.V. : intra venous : suntikkan melalui
pem.darah vena
 instill : instilla : teteskan
 iter : iteratio/iteretur : diulang
 liq. : liquid : cair
 lot. : lotus : dicuci
m : mane, misce : pagi, campur
 m.et v. : mane et vaspere : pagi pagi dan
malam
 m.f : misce fac : campur buat
 merid : meridiem : tengah hari
 mixt. : mixtura : campuran
m.et.v : mane et vespere : pagi dan sore
n.d.e : ne detur est : belum diberi
Nedet : ne detur : belum diberi
n.i : ne iteratur : tidak boleh diulang
o.d.s : oculo dextro et sinestro : pada mata kanan dan
kiri
o.h : omni hora : tiap jam
o.m : omni mane : tiap pagi
o.n : omno noctae : tiap malam
p.c : post coenam : sessudah makan
p.c.c : pro copie comporm : sesuai dengan aslinya
p.r.n : pro re nata : jika perlu
PIM : periculum in mora : berbahaya jika
ditunda
Pulv.adsp : pulvis adservorius : serbuk tabur
q.s : quantum atis : secukupnya
s.n.s : si necesse sit : jika perlu
sum : sumendum : dipakai
supp : suppotoria : suppositoria
TERIMA KASIH