Anda di halaman 1dari 18

Liabilitas

Bagian
1 Jangka
Panjang

MLM 2021
Pokok Bahasan

1 Definisi dan Klasifikasi Liabilitas

2 Klasifikasi Liabilitas Keuangan

3 Akuntansi Liabilitas Keuangan

4 Definisi dan Jenis Obligasi

5 Penerbitan dan Penilaian Obligasi


1. Definisi dan Klasifikasi Liabilitas
o Liabilitas : kewajiban kini entitas untuk
Kriteria liabilitas jangka pendek (PSAK 1)
mengalihkan sumber daya ekonomik a. entitas memperkirakan akan menyelesaikan liabilitas tersebut
sebagai akibat peristiwa masa lalu. dalam siklus operasi normal;
b. entitas memiliki liabilitas tersebut untuk tujuan diperdagangkan;
c. liabilitas tersebut jatuh tempo untuk diselesaikan dalam jangka
waktu 12 bulan setelah periode pelaporan; atau
Jangka Pendek d. entitas tidak memiliki hak pada akhir periode pelaporan untuk
menangguhkan penyelesaian liabilitas selama sekurang-kurangnya
12 bulan setelah periode pelaporan.
Liabilitas jangka panjang: liabilitas yang tidak memenuhi kriteria liabilitas
Jangka Panjang jangka pendek (PSAK 1)
Liabilitas jangka panjang: kewajiban kini yang timbul dari peristiwa masa
lalu yang tidak dibayarkan dalam jangka waktu satu tahun atau selama satu
siklus operasi perusahaan, mana yang lebih lama (Kieso et al., 2018)

Liabilitas
Liabilitas keuangan adalah setiap liabilitas yang berupa:
o kewajiban kontraktual:
 untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada entitas
lain; atau
Liabilitas Keuangan  untuk mempertukarkan aset keuangan atau liabilitas keuangan
dengan entitas lain dengan kondisi yang berpotensi tidak
menguntungkan entitas;
Liabilitas Non o kontrak yang akan atau mungkin diselesaikan dengan menggunakan
instrumen ekuitas yang diterbitkan entitas dan merupakan suatu:
Keuangan  nonderivatif; atau
 derivatif

Pada bab ini, pembahasan liabilitas jangka panjang difokuskan pada liabilitas jangka panjang yang merupakan liabilitas keuangan
(financial liabilities), terutama dalam bentuk obligasi (bonds payable), wesel bayar (notes payable).
2. Klasifikasi Liabilitas Keuangan
Seluruh liabilitas keuangan diklasifikasikan
sebagai amortized cost, kecuali:
Amortized Cost o Liabilitas keuangan FVTPL, termasuk derivatif
Liabilitas o Kontrak jaminan keuangan
Keuangan o Komitmen penyediaan pinjaman dengan suku
Fair Value through
(PSAK 71) Profit/Loss (FVTPL) bunga di bawah pasar
o Imbalan kontinjensi yang diakui pengakuisisi

Liabilitas keuangan FVTPL: Menggunakan FV Option karena:


o Dimiliki untuk diperdagangkan o Mengeliminasi atau mengurangi
o Jika risiko kredit liabilitas keuangan dikelola terjadinya accounting mismatch, atau
dengan derivatif kredit yang di-FVTPL o Sekelompok liabilitas keuangan atau aset
o Diperoleh/dimiliki untuk tujuan dijual/dibeli keuangan dan liabilitas keuangan dikelola
kembali dalam waktu dekat; dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan
o Bagian dari portofolio instrumen keuangan nilai wajar.
tertentu yang memiliki pola ambil untung
dalam jangka pendek
o Ditetapkan karena FV Option
3. Akuntansi Liabilitas Keuangan
Pengakuan
Entitas mengakui liabilitas keuangan pada posisi keuangan, jika dan hanya jika: entitas menjadi salah
satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut

Pengukuran Awal

Amortized Cost Nilai Wajar – Biaya Nilai Wajar ≠ Selisih ditangguhkan &
Liabilitas Transaksi Harga Transaksi diamortisasi ke laba rugi
Keuangan
Fair Value through Nilai Wajar (FV) Nilai Wajar ≠ Selisih diakui ke laba rugi
Profit/Loss (FVTPL) Harga Transaksi

1. Level 1 adalah harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
Hirarki Nilai yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
Wajar (PSAK 2. Level 2 adalah input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk 
68) aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
3. Level 3 adalah input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas  menggunakan valuasi
seperti menghitung PV arus kas atau menggunakan jasa penilai.

Pengukuran Selanjutnya

Amortized Cost Amortized Cost 1. Perubahan Carrying Amount (CA) karena risiko
Liabilitas kredit seperti berubahnya rating  Selisih Nilai
Wajar dan Amortized Cost dicatat pada OCI
Keuangan
Fair Value through 2. Perubahan CA karena faktor lain, selisih Nilai
Nilai Wajar (FV)
Profit/Loss (FVTPL) Wajar dan Amortized Cost dicatat pada laba rugi
4. Definisi dan Jenis Obligasi
Obligasi (Bonds Payable): salah satu jenis kewajiban jangka panjang yang merupakan
komitmen atau janji untuk membayar sejumlah uang pada tanggal jatuh tempo yang
telah ditentukan dan membayar bunga secara periodik sejumlah nilai nominal
obligasi dikalikan dengan suku bunga yang telah dinyatakan sebelumnya.

No Aspek Kategori Jenis Obligasi


1 Keamanan (Jaminan) Obligasi Secured Bonds
Unsecured (Debenture) Bonds)
2 Periode Jatuh Tempo Obligasi Term Bonds
Serial Bonds
Callable bonds
3 Obligasi Penarik Investor Convertible Bonds
Commodity-Backed Bonds
Deep-Discount Bonds
4 Pencatatan Nama Pemilik Obligasi Registered Bonds
Bearer (Coupon) Bonds
5 Pembayaran Bunga Obligasi Income Bonds
Revenue Bonds
6 Penerbit Obligasi Government Bonds
Municipal Bonds
Corporate Bonds
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Dijual/Diterbitkan
Obligasi
Harga Jual Investor
(Bonds Payable)

o Waktu yang diperlukan Harga jual bonds ditentukan oleh:


Bonds Indenture (Kontrak) o supply & demand
cukup lama (bulanan).
o Perusahaan penerbit o risiko terkait  penilaian

o Komitmen Membayar Pokok dan harus (rating),


 Menunjuk penjamin o Kondisi pasar, &
Bunga.
o Perekonomian negara.
o Pokok = Principal = Face Value = emisi
Par Value = Nominal Value = (underwriters).
Maturity Value  Mendapatkan izin
Komunitas investor menilai harga jual bonds sebesar:
o Bunga = Coupon Rate, Nominal regulator, o PV Pokok + PVA bunga  pakai market rate,
Rate, Stated Rate melakukan audit, & yield, effective rate
o Bunga dibayar semiannual atau menerbitkan o Harga bonds = nilai par = at par
annual prospektus. o Harga bonds < nilai par = diskon
o Periode jatuh tempo  Mencetak sertifikat. o Harga bonds > nilai par = premium

Assume Stated Rate of 8%

Market Interest Bonds Sold At

6% Premium

Price as a Interest rate


8% Par Value
Company Name Interest rate paid as a
% of par based on price
% of par value
Creditworthiness 10% Discount
Di pasar obligasi, harga jual obligasi biasanya dinyatakan dengan angka seperti 100,
101, 104, dst. Misalnya harga obligasi 101, ini berarti harga obligasi adalah 101%
dikalikan nilai nominal (face value) obligasi tersebut. Sumber: Kieso, Weygandt, Warfield (2018)
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Amortisasi Diskon atau Premium
o Untuk obligasi yang diterbitkan dalam kondisi diskon atau premium, maka obligasi tersebut perlu
diamortisasi selama periode obligasi sampai dengan jatuh tempo sehingga nilai tercatat obligasi tersebut
pada saat jatuh tempo sama dengan face value-nya.
o Adapun obligasi yang diterbitkan sesuai dengan face value tidak perlu dilakukan amortisasi.
o Terdapat dua metode yang digunakan untuk mengamortisasi diskon atau premium obligasi, yaitu metode
garis lurus (the straight-line method) dan metode bunga efektif (the effective-interest method).
o Dalam metode garis lurus, jumlah diskon atau premium obligasi dibagi sama rata selama periode obligasi.
o Dalam metode bunga efektif, besarnya amortisasi diskon atau premium dihitung dengan mencari selisih
antara beban bunga (interest expense) dengan bunga yang dibayar oleh penerbit obligasi kepada
pemegang obligasi.
o Metode suku bunga efektif menghasilkan beban bunga periodik sebesar persentase tetap (menggunakan
bunga pasar awal) dikalikan dengan nilai tercatat (carrying value) obligasi.
o Nilai tercatat (carrying value) = jumlah nominal dikurangi diskon yang belum diamortisasi atau ditambah
premi yang belum diamortisasi. Nilai tercatat (carrying value) disebut juga nilai buku (book value).
o Metode amortisasi yang digunakan/disyaratkan oleh standar adalah metode bunga efektif (the effective-
interest method).

Perhitungan Amortisasi dengan Effective Interest-Method


Sumber: Kieso,
Weygandt,
Warfield (2018)
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi Sesuai Nilai Par
1. Harga jual bonds = Face Value bonds
2. Tidak perlu mencari PV bonds karena PV bonds = Face Value bonds
3. Tidak perlu amortisasi
4. Bunga kupon = bunga pasar  Beban Bunga (Interest Expense) = Bunga
yang dibayar (Interest Paid)

Jurnal Penerbitan Obligasi


Contoh: pada tanggal 1 Januari
1 Jan Cash 100.000
2019 PT Satelit menerbitkan 2019 Bonds Payable 100.000
obligasi dengan face value sebesar
Jurnal Pengakuan Beban dan Utang Bunga
$100.000, coupon rate 8%, dan
31 Des Interest Expense 8.000
tanggal jatuh tempo 1 Januari 2019 Interest Payable 8.000
2024. Bunga dibayar setiap tanggal
Jurnal Pembayaran Bunga
1 Januari. Diketahui market rate
1 Jan Interest Payable 8.000
saat itu sebesar 8%. 2020 Cash 8.000
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi dengan 1. Harga jual bonds (PV bonds) < Face Value bonds
2. Bunga pasar > bunga kupon  Beban Bunga (Interest Expense) >
Harga Diskon Bunga yang dibayar (Interest Paid)
3. Amortisasi bonds dilakukan menggunakan effective-interest
Face value 100.000
method
n 5 4. Amortisasi bonds akan menambah nilai bonds (dikredit)
Coupon 8% 5. Jumlah interest expense per tahun semakin lama semakin besar
Market rate 9% 6. Jumlah nilai amortisasi per tahun semakin lama semakin besar
PV pokok 100.000 0,64993 64.993
PVA bunga 8.000 3,88965 31.117 Contoh Bunga Annual: pada tanggal 1 Januari 2019 PT Star
menerbitkan obligasi dengan face value sebesar $100.000, coupon
PV bonds 96.110
rate 8%, dan tanggal jatuh tempo 1 Januari 2024. Bunga dibayar setiap
tanggal 1 Januari. Diketahui market rate saat itu sebesar 9%.

Cash Interest Carrying Jurnal Penerbitan Obligasi


Date Amort.
Paid Expense Amount 1 Jan Cash 96.110
01-Jan-19 9% x Carrying Amount 96.110 2019 Bonds Payable 96.110
01-Jan-20 8.000 8.650 650 96.760 Jurnal Pengakuan Beban dan Utang Bunga
01-Jan-21 8.000 8.708 708 97.469
Interest Expense 8.650
01-Jan-22 8.000 8.772 772 98.241 31 Des
Bonds Payable 650
01-Jan-23 8.000 8.842 842 99.083 2019
Interest Payable 8.000
01-Jan-24 8.000 8.917 917 100.000
Jurnal Pembayaran Bunga
40.000 43.890 3.890
1 Jan Interest Payable 8.000
Cash paid = bunga kupon x nilai nominal (pokok) 2020 Cash 8.000
Interest expense =bunga pasar x carrying amount
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi dengan Harga Diskon
Contoh Bunga Semi Annual: pada tanggal 1 Januari 2019 PT Star menerbitkan obligasi dengan face
value sebesar $100.000, coupon rate 8%, dan tanggal jatuh tempo 1 Januari 2024. Bunga dibayar setiap
tanggal 1 Januari dan 1 Juli. Diketahui market rate saat itu sebesar 9%.
Karena bunga dibayar setiap semester (semi annual), maka periode pembayaran (n) menjadi 10 (5x2),
dan bunga kupon serta bung pasar per periode masing-masing menjadi 4% (8%/2) dan 4,5% (9%/2).

Cash Interest Carrying Jurnal Penerbitan Obligasi


Date Amort.
Paid Expense Amount 1 Jan Cash 96.044
01-Jan-19 4,5% x Carrying Amount 96.044 2019 Bonds Payable 96.044
01-Jul-19 4.000 4.322 322 96.366 Jurnal Pembayaran Bunga Pertama
01-Jan-20 4.000 4.336 336 96.702 1 Jul Interest Expense 4.322
01-Jul-20 4.000 4.352 352 97.054 2019 Bonds Payable 322
01-Jan-21 4.000 4.367 367 97.421 Cash 4.000
01-Jul-21 4.000 4.384 384 97.805
Jurnal Penyesuaian Akhir Periode
01-Jan-22 4.000 4.401 401 98.206
31 Des Interest Expense 4.336
01-Jul-22 4.000 4.419 419 98.626
2019 Bonds Payable 336
01-Jan-23 4.000 4.438 438 99.064 Interest Payable 4.000
01-Jul-23 4.000 4.458 458 99.522
01-Jan-24 4.000 4.478 478 100.000 Jurnal Pembayaran Bunga Kedua
40.000 43.956 3.956 1 Jan Interest Payable 4.000
2020 Cash 4.000
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi dengan 1. Harga jual bonds (PV bonds) > Face Value bonds
2. Bunga pasar < bunga kupon  Beban Bunga (Interest Expense) <
Harga Premium Bunga yang dibayar (Interest Paid)
3. Amortisasi bonds dilakukan menggunakan effective-interest method
Face value 100.000 4. Amortisasi bonds akan mengurangi nilai bonds (didebit)
n 5 5. Jumlah interest expense per tahun semakin lama semakin kecil
6. Jumlah nilai amortisasi per tahun semakin lama semakin besar
Coupon 8%
Market rate 7% Contoh: pada tanggal 1 Januari 2019 PT Star menerbitkan
PV pokok 100.000 0,71299 71.299 obligasi dengan face value sebesar $100.000, coupon rate 8%,
PVA bunga 8.000 4,10020 32.802 dan tanggal jatuh tempo 1 Januari 2024. Bunga dibayar setiap
tanggal 1 Januari. Diketahui market rate saat itu sebesar 7%.
PV bonds 104.100

Cash Interest Carrying Jurnal Penerbitan Obligasi


Date Amort.
Paid Expense Amount 1 Jan Cash 104.100
01-Jan-19 7% x Carrying Amount 104.100 2019 Bonds Payable 104.100
01-Jan-20 8.000 7.287 713 103.387
Jurnal Pengakuan Beban dan Utang Bunga
01-Jan-21 8.000 7.237 763 102.624
01-Jan-22 8.000 7.184 816 101.808 Interest Expense 7.287
31 Des
Bonds Payable 713
01-Jan-23 8.000 7.127 873 100.935 2019
Interest Payable 8.000
01-Jan-24 8.000 7.065 935 100.000
40.000 35.900 4.100 Jurnal Pembayaran Bunga

Cash paid = bunga kupon x nilai nominal (pokok) 1 Jan Interest Payable 8.000
Interest expense =bunga pasar x carrying amount 2020 Cash 8.000
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi dengan Harga Premium
Contoh Bunga Semi Annual: pada tanggal 1 Januari 2019 PT Star menerbitkan obligasi dengan face
value sebesar $100.000, coupon rate 8%, dan tanggal jatuh tempo 1 Januari 2022. Bunga dibayar setiap
tanggal 1 Januari dan 1 Juli. Diketahui market rate saat itu sebesar 7%.
Karena bunga dibayar setiap semester (semi annual), maka periode pembayaran (n) menjadi 6 (3x2),
dan bunga kupon serta bunga pasar per periode masing-masing menjadi 4% (8%/2) dan 3,5% (7%/2).

Cash Interest Carrying Jurnal Penerbitan Obligasi


Date Amort.
Paid Expense Amount 1 Jan Cash 104.158
01-Jan-19 3,5% x Carrying Amount 104.158 2019 Bonds Payable 104.158
01-Jul-19 4.000 3.646 354 103.804 Jurnal Pembayaran Bunga Pertama
01-Jan-20 4.000 3.633 367 103.437 1 Jul Interest Expense 3.646
01-Jul-20 4.000 3.620 380 103.057 2019 Bonds Payable 354
01-Jan-21 4.000 3.607 393 102.664 Cash 4.000
01-Jul-21 4.000 3.593 407 102.258
Jurnal Penyesuaian Akhir Periode
01-Jan-22 4.000 3.579 421 101.837
31 Des Interest Expense 3.633
01-Jul-22 4.000 3.564 436 101.401
2019 Bonds Payable 367
01-Jan-23 4.000 3.549 451 100.950 Interest Payable 4.000
01-Jul-23 4.000 3.533 467 100.483
Jurnal Pembayaran Bunga Kedua
01-Jan-24 4.000 3.517 483 100.000
40.000 35.842 4.158 1 Jan Interest Payable 4.000
2020 Cash 4.000
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi Antara Tanggal Pembayaran Bunga
o Perusahaan biasanya menerbitkan obligasi pada tanggal yang sama dengan tanggal
pembayaran bunga.
o Pada saat perusahaan menerbitkan obligasi pada tanggal yang berbeda dengan
tanggal pembayaran bunga, maka selain menerima kas sejumlah harga jual (PV)
obligasi, penerbit obligasi juga menerima pembayaran bunga dari
pembeli/investor sejumlah bunga dari tanggal pembayaran bunga terakhir sampai
dengan tanggal penerbitan obligasi.
o Pada tanggal pembayaran bunga, investor obligasi akan menerima pembayaran
bunga secara penuh (bisa per semester atau per tahun).
o Pada saat perusahaan menerbitkan obligasi pada tanggal yang berbeda dengan
tanggal pembayaran bunga, maka penghitungan harga jual atau present value
obligasi (khusus obligasi yang diterbitkan secara diskon atau premium) dapat
ditentukan dengan cara sebagai berikut.
1) Menghitung nilai PV obligasi pada tanggal pembayaran bunga pertama sesuai
dengan periode pembayaran bunga (periode dimulai dari pembayaran bunga
pertama setelah penerbitan obligasi).
2) Hasil PV obligasi pada tanggal pembayaran bunga pertama selanjutnya di PV kan
pada tanggal penerbitan obligasi menggunakan bunga pasar yang telah
disesuaikan periode/fraksinya.
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi Antara Tanggal Pembayaran Bunga
Contoh Perhitungan Harga Jual Obligasi Antara Tanggal Pembayaran Bunga
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi Antara Tanggal Pembayaran Bunga – Harga Sesuai Pokok (at Par)
Contoh: pada tanggal 1 April 2019 PT Star menerbitkan obligasi (tertanggal 1 Januari 2019) dengan face value
sebesar $100.000, coupon rate 8%, dan tanggal jatuh tempo 1 Januari 2024. Bunga dibayar setiap tanggal 1
Januari. Diketahui market rate saat itu sebesar 8%.

Cash 100.000 1. Harga jual bonds = Face Value bonds


1 Apr
2019 Bonds Payable 100.000 2. Tidak perlu mencari PV bonds karena PV
Cash (3/12 x 8.000) 2.000 bonds = Face Value bonds
Interest Expense 2.000 3. Tidak perlu amortisasi
4. Saat penerbitan, selain menerima kas
31 Des Interest Expense 8.000 sejumlah pokok (face value), penerbit bonds
2019 Interest Payable 8.000 menerima kas dari pembeli sejumlah bunga
dari periode tanggal bonds sampai tanggal
penerbitan bonds.
1 Jan Interest Payable 8.000
2020 Cash 8.000 5. Beban bunga (Interest Expense) = Bunga yang
dibayar (Interest Paid)

Keterangan
1. Jumlah interest expense yang dilaporkan pada laporan laba rugi 2019 adalah sebesar 6.000 atau
(8.000-2.000).
2. Jumlah interest payable per 31 Desember 2019 adalah jumlah bunga terutang dari 1 Januari 2019 – 31
Desember 2019 karena bunga akan dibayarkan secara penuh 1 tahun.
3. Jumlah kas (net) yang dibayar sebagai bunga kepada pembeli bonds adalah sebesar 6.000 (terima kas
di awal 2.000, bayar bunga penuh 8.000)
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi Antara Tanggal Pembayaran Bunga – 1 April 19
Harga Diskon
Contoh: pada 1 April 2019 PT Star menerbitkan obligasi (tertanggal 1
Januari 2019) dengan face value sebesar $100.000, coupon rate 8%, dan Keterangan Perhitungan Jumlah
jatuh tempo 1 Januari 2024. Bunga dibayar setiap 1 Januari. Diketahui
market rate saat itu sebesar 9%. PV Pokok (i=9%, n=4) 100.000 x 0,70843 70.843
Cara untuk menentukan harga jual bond per 1 April 2019: PVA bunga (i=9%, 8.000 x 3,23972 25.918
1. Hitung PV bond per 1 Januari 2020 menggunakan suku bunga pasar n=4)
9% dan n = 4  1 Jan 2020-1 Jan 2024 PV Obligasi 1-1-2020 96.761
2. Selanjutnya PV bond per 1 Januari 2020 di PV kan ke tanggal 1 April 1 April 2019 – 1 Januari 2020 = 9 bulan
2019 dengan menggunakan suku bunga yang telah disesuaikan Tarif bunga (i) = (9/12) x 9% = 6,75%  factor PV = 1/1,0675 = 0,93677

Cash 96.263 Keterangan Perhitungan Jumlah


1 Apr
2019 Bonds Payable 96.263 PV Pokok (i=9%, n=4) 70.843 x 0,93677 66.364
Cash (3/12 x 8.000) 2.000
Interest Expense 2.000 PVA bunga (i=9%, n=4) 25.918 x 0,93677 24.279
PV bunga 1 April 19 – 1 6.000 x 0,93677 5.621
Interest Expense 8.498 Jan 20 (9/12 x 8.000)
31 Des
2019 Bonds Payable (6.498-6.000) 498
Interest Payable 8.000 PV Obligasi 1-4-2019 96.263

1 Jan Interest Payable 8.000 Cash Interest Carrying


Date Amort.
2020 Cash 8.000 Paid Expense Amount
01-Apr-19 (2.000) 9% x 96.263 x (9/12) 96.263
Keterangan
01-Jan-20 8.000 6.498 498 96.761
1. Jumlah interest expense yang dilaporkan pada laporan laba rugi 2019 adalah sebesar
6.498 atau (8.498-2.000) 01-Jan-21 8.000 8.708 708 97.469
2. Jumlah interest payable per 31 Desember 2019 adalah jumlah bunga terutang dari 1 01-Jan-22 8.000 8.772 772 98.241
Januari 2019 – 31 Desember 2019 karena bunga akan dibayarkan secara penuh 1 tahun. 01-Jan-23 8.000 8.842 842 99.083
3. Jumlah amortisasi per 31 Desember 2019 (kredit bonds payable) adalah amortisasi dari 1 01-Jan-24 8.000 8.917 917 100.000
April – 31 Desember 2019  6.498 – 6.000 (8% x 100.000 x 9/12) = 498 40.000 41.738 3.738
5. Penerbitan dan Penilaian Obligasi
Penerbitan Obligasi Antara Tanggal Pembayaran Bunga – 1 April 19
Harga Premium
Contoh: pada 1 April 2019 PT Star menerbitkan obligasi (tertanggal 1
Januari 2019) dengan face value sebesar $100.000, coupon rate 8%, dan Keterangan Perhitungan Jumlah
jatuh tempo 1 Januari 2024. Bunga dibayar setiap 1 Januari. Diketahui
market rate saat itu sebesar 7%. PV Pokok (i=7%, n=4) 100.000 x 0,76290 76.290
Cara untuk menentukan harga jual bond per 1 April 2019: PVA bunga (i=7%, 8.000 x 3,38721 27.098
1. Hitung PV bond per 1 Januari 2020 menggunakan suku bunga pasar n=4)
9% dan n = 4  1 Jan 2020-1 Jan 2024 PV Obligasi 1-1-2020 103.387
2. Selanjutnya PV bond per 1 Januari 2020 di PV kan ke tanggal 1 April 1 April 2019 – 1 Januari 2020 = 9 bulan
2019 dengan menggunakan suku bunga yang telah disesuaikan Tarif bunga (i) = (9/12) x 7% = 5,25%  factor PV = 1/1,0525 = 0,95012

Cash 103.931 Keterangan Perhitungan Jumlah


1 Apr
2019 Bonds Payable 103.931 PV Pokok (i=7%, n=4) 76.290 x 0,95012 72.484
Cash (3/12 x 8.000) 2.000
Interest Expense 2.000 PVA bunga (i=7%, n=4) 27.098 x 0,95012 25.746
PV bunga 1 April 19 – 1 6.000 x 0,95012 5.701
Interest Expense 7.456 Jan 2020 (9/12 x 8.000)
31 Des
2019 Bonds Payable (5.456-6.000) 544
Interest Payable 8.000 PV Obligasi 1-4-2019 103.931

1 Jan Interest Payable 8.000 Cash Interest Carrying


Date Amort.
2020 Cash 8.000 Paid Expense Amount
01-Apr-19 (2.000) 7% x 103.931 x (9/12) 103.931
Keterangan
01-Jan-20 8.000 5.456 544 103.387
1. Jumlah interest expense yang dilaporkan pada laporan laba rugi 2019 adalah sebesar
01-Jan-21 8.000 7.237 763 102.624
5.456 atau (7.456-2.000)
2. Jumlah interest payable per 31 Desember 2019 adalah jumlah bunga terutang dari 1 01-Jan-22 8.000 7.184 816 101.808
Januari 2019 – 31 Desember 2019 karena bunga akan dibayarkan secara penuh 1 tahun. 01-Jan-23 8.000 7.127 873 100.935
3. Jumlah amortisasi per 31 Desember 2019 (kredit bonds payable) adalah amortisasi dari 1 01-Jan-24 8.000 7.065 935 100.000
April – 31 Desember 2019  5.456 – 6.000 (8% x 100.000 x 9/12) = 544 40.000 34.069 3.931

Anda mungkin juga menyukai