Anda di halaman 1dari 34

TUTORIAL

MATEMATIKA/ PDGK4801

LOGIKA
Logika

Merupakan dasar dari semua penalaran (reasoning).

PERNYATAAN adalah kalimat deklaratif, umumnya mempunyai


pola S-P-O-K

PROPOSISI adalah pernyataan yang sudah dapat dipastikan benar


atau salah tetapi tidak keduanya sekaligus

NILAI KEBENARAN suatu pernyataan didasarkan pada fakta ilmiah atau


kesepakatan umum

BENAR (T=True) dan SALAH (F=False).


“Singa lebih besar daripada semut.”

Apakah ini sebuah pernyataan? YA

Apakah ini sebuah proposisi? YA

Apakah nilai kebenaran


BENAR
dari proposisi ini?

3
“999 < 111”

Apakah ini sebuah pernyataan? YA

Apakah ini sebuah proposisi? YA

Apakah nilai kebenaran


SALAH
dari proposisi ini?

4
“x > 9”

Apakah ini sebuah pernyataan? YA


Apakah ini sebuah proposisi? TIDAK

Nilai kebenaran dari pernyataan tersebut


bergantung pada x, tapi nilainya belum
ditentukan.
Pernyataan jenis ini kita sebut sebagai fungsi
proposisi atau kalimat terbuka.
5
“Sekarang tahun 2013 dan 99 < 13.”

Apakah ini sebuah pernyataan? YA

Apakah ini sebuah proposisi? YA

Apakah nilai kebenaran


SALAH
dari proposisi ini?

6
“Tolong untuk tidak tidur selama kuliah”

Apakah ini sebuah pernyataan? TIDAK


Ini adalah sebuah permintaan.

Apakah ini sebuah proposisi? TIDAK

Hanya pernyataanlah yang bisa menjadi


proposisi.
7
“x < y jika dan hanya jika y > x.”

Apakah ini pernyataan ? YA

Apakah ini proposisi ? YA


… karena nilai kebenarannya tidak
bergantung harga spesifik x maupun y.

Apakah nilai kebenaran


dari proposisi ini ? BENAR

8
Contoh 1.

Semua pernyataan di bawah ini adalah proposisi:


(a) 13 adalah bilangan ganjil
(b) Ika adalah alumnus UM
(c) 1 + 1 = 2
(d) 8  akar kuadrat dari 8 + 8
(e) Ada monyet di bulan
(f)  Hari ini adalah hari Rabu
(g) Untuk sembarang bilangan bulat n  0, maka
2n adalah bilangan genap
(h) x + y = y + x untuk setiap x dan y bilangan
riil 
9
Contoh 2.

Semua pernyataan di bawah ini bukan proposisi


(a) Jam berapa kereta api Argo Bromo tiba
di Gambir?
(b) Isilah gelas tersebut dengan air!
(c) Siapa nama dia?
(d) Masukkan 30 gram gula dalam adonan kue itu! 

Kesimpulan: Proposisi adalah kalimat berita

10
Proposisi dilambangkan dengan huruf kecil p, q, r, ….

Contoh:
p : 13 adalah bilangan ganjil.
q : Ika adalah alumnus UM.
r: 2+2=4

11
Mengkombinasikan Proposisi

• Misalkan p dan q adalah proposisi.


1. Konjungsi (conjunction): p dan q
Notasi p  q,
2. Disjungsi (disjunction): p atau q
Notasi: p  q
3. Ingkaran (negation) dari p: tidak p
Notasi: p
4. Implikasi (implication): jika p maka q
Notasi: p  q
5. Biimplikasi (biimplication): p jika dan hanya jika q
Notasi: p q
 
12
Misalkan p dan q adalah proposisi. Proposi “p dan q” ditulis p  q
adalah proposisi yang bernilai benar jika kedua p dan q benar dan
bernilai salah untuk kasus lainnya. Proposisi p  q disebut konjungsi
dari p dan q.

Misalkan p dan q adalah proposisi. Proposi “p atau q” ditulis p  q


adalah proposisi yang bernilai salah jika kedua p dan q salah dan
bernilai benar untuk kasus lainnya. Proposisi p  q disebut disjungsi
dari p dan q.

Misalkan p suatu proposisi. Proposisi yang menyatakan “bukan p”


disebut NEGASI atau ingkaran dari pernyataan p, dan disimbolkan
oleh  p
Contoh 3.

Diketahui proposisi-proposisi berikut:


p : Hari ini hujan
q : Murid-murid diliburkan dari sekolah

p  q : Hari ini hujan dan murid-murid diliburkan


dari sekolah
p  q : Hari ini hujan atau murid-murid diliburkan dari
sekolah
p : Tidak benar hari ini hujan
(atau: Hari ini tidak hujan) 
 
14
15
Misalkan p dan q adalah proposisi. Proposi “jika p maka q” ditulis
p  q adalah proposisi yang bernilai salah jika p benar tetapi q
salah dan bernilai benar untuk kasus lainnya.  IMPLIKASI
Misalkan p dan q adalah proposisi. Proposi “p jika hanya jika q”
ditulis p q adalah proposisi yang bernilai benar jika p dan q
keduanya benar atau keduanya bernilai salah.  BIIMPLIKASI

IMPLIKASI

BIIMPLIKASI
IMPLIKASI
Konvers, Invers dan Kontraposisi

Dari sebuah implikasi, dapat diturunkan pernyataan yang disebut


Konvers, Invers dan Kontraposisi.

Jika diketahui p  q, maka

Konversnya adalah q  p

Inversnya adalah ~p  ~q

Kontraposisinya adalah ~q  ~p
Pernyataan Berkuantor

Merupakan pernyataan yang mengandung ukuran kuantitas:

Kuantor Universal atau Kuantor Umum (menggunakan kata


1 “semua”, “seluruhnya”, atau “setiap”)

Kuantor Eksistensial atau Kuantor Khusus (menggunakan kata


2 “ada”, “beberapa”, “terdapat” atau “sebagian”)
Kuantor Universal atau Kuantor Umum (menggunakan kata
1 “semua”, “seluruhnya”, atau “setiap”)

Semua artis cantik


Semua mahasiswa PGSD pandai
Setiap mahasiswa FIP merupakan siswa-siswa pilihan

2 Kuantor Eksistensial atau Kuantor Khusus (menggunakan kata


“ada”, “beberapa”, “terdapat” atau “sebagian”)

Ada artis cantik


Terdapat mahasiswa PGSD pandai
Beberapa mahasiswa FIP merupakan siswa-siswa pilihan
Penarikan Kesimpulan

Penarikan Kesimpulan dilakukan dari beberapa pernyataan yang


diketahui nilai kebenarannya yang disebut premis.

1 Modus Ponens

2 Modus Tollens

3 Silogisme
1 Modus Ponens

Premis 1 : p  q
Premis 2 : p
Kesimpulan : q

Jika diketahui p  q dan p maka bisa ditarik kesimpulan q

Premis 1 : Jika Ronny rajin berlatih vokal, maka suaranya bagus


Premis 2 : Ronny rajin berlatih vokal
Kesimpulan : Suara Ronny bagus
2 Modus Tollens

Premis 1 : p  q
Premis 2 : ~q
Kesimpulan : ~p

Jika diketahui p  q dan ~q maka bisa ditarik kesimpulan ~p

Premis 1 : Jika uang Vinna banyak, maka Vinna membeli tas


Premis 2 : Vinna tidak membeli tas
Kesimpulan : Uang Vinna tidak banyak
3 Silogisme

Premis 1 : p  q
Premis 2 : q  r
Kesimpulan : p  r

Jika diketahui p  q dan q r maka bisa ditarik kesimpulan p  r

Premis 1 : Jika hari hujan, maka kuliah libur


Premis 2 : Jika kuliah libur, maka mahasiswa senang
Kesimpulan : Jika hari hujan, maka mahasiswa senang
Latihan Soal
Latihan Soal
Latihan Soal
Latihan Soal
Latihan Soal
Latihan Soal
Latihan Soal
Latihan Soal
Latihan Soal
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai