Anda di halaman 1dari 21

Journal Reading

Divisi Tumbuh Kembang Pediatri Sosial

Children With Language Disorders Or Late Bloomers –


The Problem Of Differential Diagnosis

Presenter : Siti Humairah


Pembimbing : Dr. dr. Hj. Sri Sofyani, M.Ked(ped), Sp.A(K)
Supervisor :Dr. dr. Hj. Sri Sofyani, M.Ked(ped), Sp.A(K)
dr. Lili Rachmawati, Sp.A, IBCLC
dr. Ika Citra Dewi Tanjung,M.Ked(ped), Sp.A(K)
dr. Monalisa Elizabeth, M.Ked(ped), Sp.A
PENDAHULUAN

• Masalah komunikasi sering dianggap sebagai gejala awal gangguan


perkembangan pada anak
• Hadley & Rice : Anak yang mempunyai keterampilan bahasa yang cepat
cenderung mendapatkan pencapaian yang lebih tinggi dibandingkan anak
seusianya

2
GANGGUAN BICARA DAN BAHASA GEJALA DARI SUATU
GLOBAL DEVELOPMENTAL DELAY

• Gangguan bicara dan bahasa : Gejala awal dari gangguan perkembangan


• Merupakan suatu gangguan primer
• Gangguan perkembangan sering terlihat pada pasien dengan disabilitas
intelektual, autisme, cerebral palsy, jenis epilepsi tertentu dan berbagai gangguan
genetik
• Gangguan bicara bisa diawali dengan gangguan aktivitas seperti menggigit dan
mengunyah (Sindrom Prader-Will)
3
• Landau-Kleffner syndrome (LKS) atau Rett syndrome (RS): hilangnya gangguan bicara
didapat secara bertahap, khusus pada LKS (minggu bahkan beberapa hari)
• Kelainan genetik: kehilangan kemampuan memahami dan berekspresi dalam berbicara
yang disertai dengan masalah komunikasi non verbal.
• Fragile X syndrome (FXS): kelainan pada saat anak menjawab pertanyaan dan ekolalia
• Williams syndrome: kelainan saat bersuara ditandai dengan suara yang pelan dan serak

4
ANAK DENGAN KETERLAMBATAN BERBICARA
(LATE TALKERS)

• Perkembangan bicara anak yang tidak khas, ditandai dengan kesulitan dalam
mengekspresikan bicara dan keterlambatan dalam penguasaan bahasa tetapi
pemahamannya relatif baik, tidak memiliki gangguan kognitif, neurologis,
atau kesulitan sosial-emosional
• Dijumpai pada anak usia antara 18 sampai 35 bulan
• Penelitian Rescorla rata-rata jumlah kata yang diucapkan yakni 18 kata (24
bulan), 89 kata (30 bulan), dan 195 kata (36 bulan), sedangkan normalnya
150-180 kata (24 bulan)
5
• Rata-rata anak “Late Talker” sekitar 70-80% pada usia 2 tahun mengalami keterlambatan pada tahun-tahun
berikutnya dalam hidup mereka (Robinson & Zubrick, 2011)
• Dalam kasus ” Late Talkers” membutuhkan tindakan terapeutik yang tepat dan sesegera mungkin untuk
meminimalkan efek gangguan perkembangan bicara di kemudian hari
• Dalam kasus “Late Bloomers” tidak memerlukan tindakan terapeutik karena memaksa anak oleh keluarga
untuk memberikan perhatian berlebihan pada ucapan akan jelas dapat mengganggu proses perkembangan
alamiah
• Beberapa peneliti menyatakan bahwa keterlambatan perkembangan bicara pada usia 18 bulan tidak dapat
digunakan untuk menilai apakah anak akan menderita dari gangguan serius pada usia sekolah (Eriksson, dkk
2006) 6
ANAK DENGAN GANGGUAN BAHASA SPESIFIK
(SPECIFIC LANGUAGE IMPAIRMENT/SLI)

• Disfungsi yang melibatkan kesulitan dalam penguasaan bahasa sedangkan keterampilan


kognitif dan motorik lainnya tidak terganggu.
• Di dalam jurnal ilmiah terdapat istilah Specific Language Disorder, para peneliti
berasumsi SLI tidak termasuk dari bagian gangguan perkembangan lain yang dapat
menyebabkan gangguan pemerolehan bahasa secara tidak sadar (kondisi ini terdapat
pada disabilitas intelektual, autisme, gangguan SSP, tuli, ataupun gangguan anatomi oro
facial)

7
• Beberapa peneliti tidak sependapat dengan istilah “spesifik” pada gangguan bahasa anak ini
karena telah diketahui ada anak yang menunjukkan kesulitan umum berupa adanya gangguan
kemampuan intelektual atau tuli, sudah pasti menyebabkan gangguan perkembangan bahasa
• Reily et al, 2014: mengusulkan istilah spesifik diganti dengan primer
• Sebagian besar penulis pada Journal of Language and Communication Disorders (2014)
menyatakan jika “language disorder” yang diusulkan DSM-V tidak tepat dan menyesatkan
karena istilah spesifik diganti dengan primer ( SLI bagian dari gangguan primer) dan
sekunder (autisme)

8
• SLI memiliki gejala yang tidak homogen
• Ada yang sulit menyerupai konsonan tertentu (Bartolini & Leonard, 2000)
• Kesulitan yang berhubungan dengan menempati wh question
• Sulit membuat who, what yang merupakan kalimat pasif (Bishop, Adams, &
Rosen, 2006)

9
BEDA ”LATE TALKER” DENGAN SPECIFIC
LANGUAGE IMPAIRMENT (SLI)
SLI LATE TALKER
• 4 tahun atau lebih • < 4 tahun (antara 11-35 bulan)
• Tidak disebabkan gangguan neurologis, gangguan sensoris • Tidak memiliki gangguan kognitif,
dan motoris neurologis atau sosial-emosional
• Kecerdasan rata-rata, pemahaman yang baik • Harus mendapatkan terapi segera
• Fungsi memori kerja yang buruk (Im-Bolter) mungkin untuk menimbulkan efek di
kemudian hari
• Gangguan fungsi kognitif yang menurun
• Gangguan kemampuan memori jangka pendek fonologi dan
morfologi 10
EPIDEMIOLOGI ANAK DENGAN GANGGUAN BAHASA
SPESIFIK (SLI)
• Populasi anak dengan SLI sekitar 3- 7%
• Czaplewska, 2015: Pada anak usia 3 -6 tahun di Polandia , didapatkan kira-kira
antara 54-126.000 anak menderita SLI, namun sayang banyak hal yang tidak
terdiagnosa dengan benar
• Sulit mendiagnosa SLI, masalah utama adalah kekurangan alat diagnostik standar
dan yang hanya bisa dipakai yaitu:
- Visual Vocabulary Test – Comprehension”(OTS)
- Test of Language Development (TRJ) 11
04/15/2021
• Desmarais et al, 2008: 15% dari anak yang berusia 2 tahun menunjukkan
tingkat perkembangan bicara yang lebih rendah yang dibandingkan teman
seusianya
• Zubrick, Taylor, Rice & Slegers, 2007 : Anak laki-laki mempunyai
kecenderungan tiga kali lebih rentan mengalami keterlambatan
perkembangan bahasa dibandingkan anak perempuan

12
ETIOLOGI SLI

Kelainan asimetris Kerusakan Genetik 20%-75%


hemisfer (Duvellerory-Hommet neurologis keluarga (Flax et al,
dkk 1995) 2003)

Kelainan di Broca Kelainan


ETIOLOGI ?
korteks& ganglia perkembangan
?
basal (Ullman & Pierpont 2005) korteks serebral

Masalah linguistik Kaitan dengan Fisura sylvius yang


berat keluarga (-) atipikal besar

13
PENANDA KLINIS ANAK DENGAN KETERLAMBATAN
BERBICARA DAN GANGGUAN BAHASA SPESIFIK (SLI)

Gangguan Gangguan kemampuan memori jangka Fonologi (Leonard,


intelektual pendek (Vance 2008, dkk) 2006 )

Morfologi,
Hiperaktifitas KLINIS/MASALAH
Pragmatik

di Polandia, Sulit
Gangguan
- Kurang alat diagnostik mendiagnosa
perhatian
- Terbatas penelitian tentang anak (Czaplewska,2015)

14
• Tantangan utama bagi terapis adalah untuk membedakan mana
anak dengan keterlambatan berbicara (Late Talkers) dengan
anak gangguan bahasa yang spesifik (Specific Language
Impairment)

15
CIRI-CIRI GANGGUAN PERKEMBANGAN BICARA &
BAHASA PADA ANAK, DAN TANDA BAHAYA

Usia 1-2 tahun: Antara usia 2 dan 3 tahun :


• Tidak ada ocehan • Interaksi yang sedikit
• Tidak menanggapi sinyal verbal • Komunikatif (-)
dan suara dari orang dewasa • Kata-kata (-) dalam berbicara yang
• Tidak ada niat untuk aktif
berkomunikasi • Kemunduran perkembangan bicara

16
Antara usia 3 dan 4 tahun :
• Bicara hanya dengan kalimat 2 kata
• Kurangnya pemahaman tentang perintah sederhana
• Ucapan anak sulit dimengerti oleh anggota keluarga (Hawa & Spanoudis,
2014)
• Anak usia < 4 tahun tidak bisa bicara tergolong sebagai anak beresiko
(Caplewska, Kochanska, dkk, 2015)
17
Usia 4- 5 tahun Usia > 5 tahun
• Mudah terdeteksi, tidak bisa bicara sama • Sulit menceritakan kembali cerita/dongeng
sekali atau sangat sedikit yang telah diceritakan sebelumnya
• Cara bicara berbeda dengan anak seusianya • Masalah dalam mengingat instruksi verbal
• Butuh metode dan alat • Kasus pemahaman yang terlalu literal
sehingga kehilangan pesan yang sebenarnya
• Wawancara dengan orang tua dengan cermat
• Keterlibatan yang buruk dalam percakapan
• Laporan yang akurat
timbal balik
18
TERAPI
• Perhatian diberikan terutama pada anak dengan interaksi tidak normal, dan
pemahaman bahasa yang buruk
• Indikator penting adalah pengamatan seberapa cepat seorang anak merespon
pengobatan (Fletcher & Vaughn,2009)
• Diagnosa yang tepat akan mendapat terapi yang sesuai (Bishop et al, 2016)

19
TERAPI

• Semua peneliti setuju bahwa intervensi terapi diperlukan jika gangguan


perkembangan begitu berat dan menyebabkan dampak negatif yang nyata
bagi pendidikan dan perkembangan sosial
• Kerjasama antara speech therapists , psikologis dan dokter spesialis dapat
menentukan penyebab dari masalah gangguan perkembangan bahasa dan
dapat memberikan rencana pengobatan yang optimal pada anak

20
TERIMA KASIH

21