Anda di halaman 1dari 47

BAB 6

ACTIVITY BASED COSTING (ABC)

BUKU BALDRIC SIREGAR


BIAYA PRODUK
 Perhitungan biaya produk dilakukan dengan
menjumlahkan semua komponen biaya:
 biaya bahan baku, biaya TKL, dan biaya
overhead.
 Karena biaya overhead tdk jelas proporsi
penggunaannya dlm produk, maka biaya
overhead dibebankan pada produk dengan
menggunakan alokasi
PENDEKATAN ALOKASI BIAYA OVERHEAD

1. PENDEKATAN KONVENSIONAL
(TARIF TUNGGAL DAN DEPARTEMENTAL)

2. PENDEKATAN KONTEMPORER
(ACTIVITY BASED COSTING)
PENENTUAN BIAYA PER UNIT PRODUK

Bi. bhn baku+Bi.TKL+BOP


 Biaya/unit = --------------------------------------
 Total unit produksi

 Misal:
Perusahaan menghasilkan 15.000 unit dengan
biaya bahan baku Rp 100 jt, biaya TKL Rp 150 jt,
dan biaya overhead Rp 50 jt.
Biaya per unit ?
PENTINGNYA PENENTUAN BIAYA PER UNIT
PRODUK

1. Dasar Penentuan Harga


2. Dasar pembuatan keputusan –
membandingkan dengan harga jual pesaing
(menaikkan/tdk harga jual; meneruskan
atau menghentikan produksi)
METODE TARIF TUNGGAL
 Berdasarkan pendekatan tarif tunggal, biaya
overhead diasumsikan hanya dipicu oleh satu
pemicu pd semua fasilitas produksi (pabrik) dan
Produk

Penelusuran langsung Tahap 1 Pemicu Level Unit Tahap 2

BOP Pembebanan
PabrikPembebanan
Pabrik Produk
Produk
Biaya Biaya
METODE TARIF TUNGGAL
 Terdapat 2 tahap penentuan biaya overhead:
1. Penentuan tarif pembebanan overhead
Anggaran Bi.Overhead
Tarif Overhead = -------------------------------
Anggaran aktivitas

2. Pembebanan biaya overhead


Overhead dibebankan :
= tarif overhead x aktivitas sesungguhnya
Contoh Perusahaan Petrogas

 Produk yg dihasilkan Nozle Premium & Nozle Solar. Perusahaan memiliki data
anggaran dan sesungguhnya untuk th 2012 sbb:

 Anggaran Biaya . Overhead Rp 720.000.000


 Aktivitas dianggarkan (JKL) 200.000 JKL
 Aktivitas yang sesungguhna (JKL) 200.000 JKL

BOP sesungguhnya Rp 760.000.000..
 *) tarip overhead………………………….
 Data produksi:

Keterangan Pemium Solar


Biaya Utama Rp 156.000.000 Rp 1.476.000.000
Unit produksi 20.000 200.000
JKL 20.000 180.000
 anggaran biaya overhead
 Tarip overhead = --------------------------------
 Anggaran penggunaan aktivitas.
 Tarip overhead = Rp 720.000.000/200.000
 = Rp 3.600 per JKL.

 Overhead yang dibebankan = tarip overhead X


aktivitas sesungghnya.
 Rp 3.600 X 200.000 JKL = Rp 720.000 .000
 Perhitungan biaya per Unit produk Metode
Tarif Tunggal.

 Keterangan Premium Solar


 Biaya Utama Rp 156.000.000 Rp 1476.000,000
 Biaya overhead dibbnkan :
 20.000 x Rp 3.600 …… Rp 72.000.000
 180.000 x Rp 3.600……………….. Rp 648.000.000
 Biaya manufaktur Rp 228.000.000 Rp 2.124.000.000
 Dibagi unit diprod = 20.000 200.000
 Biaya per unit Rp 11.400 Rp 10.620,-
METODE TARIF DEPARTEMENTAL
 Pembebanan BOP dilakukan pada setiap departemen
dlm pabrik
 Pembebanan dilakukan dg asumsi bhw setiap
departemen memiliki pemicu BOP yg berbeda dg
departemen lain

 Tahap penentuan tarif departemental:


1. BOP di seluruh pabrik dibagi & dimasukkan ke dlm
kelompok2 departemen produksi shg didapatkan
kelompok biaya dept
2. BOP dibebankan ke produk dg cara mengalikan
antara tarif & jumlah pemicu yg digunakan oleh
produk dept tsb
Tahap Pembebanan BOP dg Tarif Departemental

BOP

Alokasi
Pembebanan Biaya Penelusuran
Penelusuran Langsung Pemicu

Kelompok Tahap 1: Kelompok


Dept 1 Dept 2
Penentuan Kelompok

Pembebanan Biaya Pemicu Level Unit Pembebanan Biaya

Produk
Tahap 2: Produk
Pembebanan Biaya
Lanjutan Perusahaan Petrogas…
Informasi tambahan untuk Perusahaan Petrogas:
 Di Dept Pembentukan, tarif overhead dihitung berdasar
Jam mesin
 Di Dept Perakitan, tarif overhead dihitung berdasar JKL

Keterangan Pembentukan Perakitan

Anggaran Overhead Rp 504.000.000 Rp 216.000.000

Aktivitas yg dianggarkan: 80.000 JM 160.000 JKL

Aktivitas yang sesungguhnya:

Premium 8.000 JM 6.000 JKL

Solar 72.000 JM 154.000 JKL


 Departemen Pembentukan tarif overhead dihitung jam
Mesin, Departemen Perakitan berdasarkan JKL….
 maka tarip overhead dihitung sbb:

 Tarip overhead dept pembentukan =


 Rp 504.000.000/80.000 jam mesin =Rp6.300/JM.

 Tarip overhead dept.perakitan =


 Rp 216.000.000/160.000 JKL = Rp 1.350./JKL
 Perhitungan Biaya tarip Departemen.

 Keterangan Premium Solar


 Biaya Utama……………… Rp 156.000.000 Rp 1.476.000.000
 Biaya overhead dibbkan:
 Dept. Pembentukan :
 8.000 X Rp 6.300……………… Rp 50.400.000 --
 72.000 X Rp 6.300…………………. -- Rp 453.600.000
 Dept. Perakitan :
 6.000 X Rp 1.350…………………Rp 8.100.000 --
 154.000 X Rp 1.350……………….. -- Rp 207.900.000
 Biaya Manuf. Total ……….Rp 214.500.000 Rp 2.138.100.000
 Dibagi unit produksi……………… 20.000 200.000
 Biaya per unit………… Rp 10.725,- Rp 10.690,-
Kelemahan Sistem Berbasis Unit
1. Asumsi biaya hanya berdasarkan aktivitas
pemicu dari level unit saja
2. BOP dibebankan terlalu besar pd produk
tertentu (produk yg tdk terlalu banyak
menggunakan aktivitas dlm proses produksi,
dan sebaliknya
3. Produk yg proses produksinya rumit, biaya
produksinya terlalu rendah, shg harga jualnya
rendah; dan sebaliknya
Activity Based Costing (ABC)
 Mrp suatu pendekatan perhitungan biaya yg
membebankan biaya sumber daya ke dlm
obyek biaya, spt produk, jasa, atau konsumen
berdasarkan aktivitas yg dilakukan oleh
obyek biaya
 Dg menggunakan ABC, biaya yg dibebankan
ke produk secara langsung dpt dilihat
hubungannya dg aktivitas2 yg dilakukan
berkaitan dengan produk
Tahap Pembebanan Biaya Overhead dlm
ABC
Biaya Sumber Daya

Penentuan Pemicu Pembebanan Biaya Pemicu Sumber


Biaya Daya

Tahap 1: Kelompok
Aktivitas
Aktivitas

Penentuan Pemicu Pembebanan Biaya Pemicu Aktivitas


Aktivitas
Tahap 2: Pmbebanan
Biaya
Produk
Langkah pembebanan Bi.Overhead dg pendekatan
ABC

1. Mengidentifikasi biaya sumber daya dan


aktivitas

2. Mengalokasikan biaya ke dalam obyek biaya

3. Mengalokasikan biaya aktivitas ke dalam obyek


biaya
Lanjutan Perusahaan Petrogas…
 Informasi tambahan Perusahaan Petrogas
 Terdapat 4 aktivitas yg menyebabkan biaya:

Aktivitas Biaya
Penggunaan kelistrikan Rp 240.000.000
Pengujian 120.000.000
Pengesetan 200.000.000
Penanganan bahan 160.000.000
Lanjutan Perusahaan Petrogas…
PENGUKURAN PENGGUNAAN AKTIVITAS
KETERANGAN PREMIUM SOLAR TOTAL
Unit Produksi 20.000 200.000
Biaya Utama Rp 156.000.000 Rp 1.476.000.000
JKL 20.000 180.000 200.000
Jam Mesin 10.000 90.000 100.000
Production Run 40 20 60
Pemindahan Bahan 120 60 180
 Cara menghitung biaya produk di Petrogas, (1)mengidentifikasi
aktivitas, (2)mencocokan dgn pemicu biaya aktivitas tsb.
Pendidentifikasi biaya dan aktivitas sbb:

 Aktivitas Pemicu Biaya


 Kelistrikan jam mesin Rp 240.000.000,-
 Pengujian JKL Rp 120.000.000,-
 Pengesetan Production run Rp 200.000.000,-
 Penanganan bahan Pemindahan bhn Rp 160.000.000,-

 Dalam identifikasi aktivitas dikelompokkan dalam pool dgn


menggunakan rasio konsumsi dlm tabel sbb;
 Perhitungan rasio konsumsi sbb:
Kemudian dari rasio konsumsi tsb, aktivitas dapat
dikelompokkan menjadi dua kelompok sbb:

Keterangan aktivitas Biaya biaya total


per kelompok.
Kelompok 1 kelistrikan Rp240.000.000
pengujian 120.000.000 Rp360.000.000
Kelompok 2 pengesetan Rp200.000.000
penanganan bhn 160.000.000 Rp360.000.000,-

Selanjutnya untuk pembebanan biaya ke objek, tarip


pembebanannya harus dihitung lebih dahulu dengan cara
sbb:
Tarip overhead yang dibebankan=
anggaran biaya overhead per pool aktivitas
-------------------------------------------------------
aktivitas diestimasi per pool.
 Aktivitas yg dipilih boleh sembarang aktivitas, tetapi manajemen
cenderung memilih aktivitas yang dominan dalam satu kelompok.

 Rp 360.000.000
 Tarip kelompok 1 = ----------------------- = Rp 180.000/JKL.
 200.000 JKL.

 Rp 360.000.000.
 Tarip kelompok 2 = ---------------------------- = Rp 2.jt./pmdh bhn.
 180 pemindahan bahan.

Perhitungan biaya per unit produk dg metode ABC.
Latihan PT Dhan
 Tentukan pengelompokan aktivitas berikut ini

RASIO KONSUMSI
AKTIVITAS BIAYA

Pengesetan 0,2 0,8 $10.000

Mesin 0,8 0,2 20.000

Kontrol kualitas 0,4 0,6 4.000

Perawatan 0,4 0,6 6.000


3. Pengelompokan Aktivitas

 Aktivitas diestimasi perkelompok dapat dipilih salah


satu dari aktivitas yg ada di kelompok tsb
 Aktivitas yg dipilih boleh sembarang aktivitas, tetapi
perusahaan cenderung memilih aktivitas yg dominan dl
1 kelompok

Keterangan Aktivitas Biaya Biaya per


Kelompok
Total
Kelompok 1 Kelistrikan Rp 240 juta
Pengujian 120 juta Rp 360 juta
Kelompok 2 Pengesetan Rp 200 juta
Penanganan bahan 160 juta Rp 360 juta
Perhitungan tarif
 Tarif Kelompok 1:

 Tarif Kelompok 2
Perbandingan Biaya Produk Konvensional &
Kontemporer (ABC)
Pada pendekatan konvensional:
 Pembebanan BOP utk Premium < dibanding ABC

 Pembebanan BOP utk solar > dibanding ABC

 Hal ini disebabkan krn aktivitas pemicu yg dipilih

pd metode konvensional lbh banyak utk Solar


dibanding utk Premium
 Sehingga, pembebanan BOP utk solar terlalu besar

sedang utk Premium terlalu kecil


 Hal ini mengarah kpd kebijakan harga menjadi

tidak tepat
Perbandingan Biaya Produk Konvensional & Kontemporer

Metode Alokasi
Keterangan
Tarif Tunggal Departemental ABC

Overhead Premium Rp 72 juta Rp 58.500.000 Rp 276 juta


dibebankan
Solar 648 juta 661.500.000 434 juta

Biaya per unit Premium 11.400 10.725 21.600

Solar 10.620 10.690,50 9.600


Latihan PT Alam
Aktivitas Printer Fax Total
Unit produksi 30.000 50.000
Biaya utama Rp 15 juta Rp 20 juta Rp 35 juta
JKL 10.000 20.000 30.000
JM 5.000 45.000 50.000
Production Run 30 15 45
Pemindahan bahan 15 30 45

Aktivitas Biaya
Pengesetan Rp 4.500.000
Penanganan bahan 9.000.000
Kelistrikan 3.000.000
Pengetesan 1.200.000
Tugas
 PT Udang Emas memproduksi 2 macam
produk Tas dan Dompet

Tas Dompet
Unit Produksi 1.000 2.000
Biaya utama per unit Rp 20.000 Rp 10.000
Penerimaan bahan (banyak order) 200 300
JKL (pengujian) 4.000 4.000
Pengesetan (production run) 400 600
Pemeliharaan (jam pemeliharaan) 1.200 1.800
Penanganan bahan (number of moves) 50 50
Jam Mesin (penggunaan mesin) 60 400
Lanjutan tugas…
Biaya
Penggunaan mesin Rp 1.800.000
Pengujian 2.000.000
Penerimaan bahan 3.500.000
Penanganan bahan 4.000.000
Pemeliharaan 6.500.000
Pengesetan 2.200.000
Lanjutan tugas…
 Pertanyaan:
1. Hitung tarif biaya overhead pabrik jika
perusahaan menggunakan tarif tunggal dg
pemicu Jam Mesin
2. Dengan menggunakan Activity Based Costing:
a. Hitung rasio konsumsi utk masing2 aktivitas
b. Kelompokkan aktivitas berdasar rasio
konsumsi
c.Hitung tarif per pool
d. Hitung biaya produk per unit
 Latihan 6-3 halaman 216 ,buku Baldric dkk.
 Perusahaan Alam Makmur mempunyai 2 jenis produk yaitu produk printer
(A)dan produk fax (B). Tahun ini persh.Alam Makmur mempunyai data data sbb:

 Penggunaan aktivitas. Produk A Produ B total


 Unit prod per thn 30.000 50.000
 Biaya Utama (Total) Rp15. jt. Rp20.jt. Rp35 jt.
 Jam TKL. 10.000 20.000 30.000
 Jam mesin 5.000 45.000 50.000
 Production run(kegiatn prod) 30 15 45.
 Pemindahan bahan 15 30 45.

 Aktivitas Biaya aktivitas.


 Pengesetan Rp 4.500.000.,-
 Penaganan bhn. 9.000.000,-
 Kelistrikan. 3.000.000,-
 Pengetesan 1.200.000,-
 Total 17.700.000,-
 Pertanyaan:
 1.hitunglah tarif biaya overhead pabrik jika perusahaan
menggunakan tarif tunggal dengan pemicu jam mesin.

 Dengan menggunakan Activity BasedCosting?


 1.Hitunglah rasio konsumsi untuk masing masing
aktivitas!
 2.Kelompokan aktivitas berdasarkan rasio konsumsi dan
level aktivitas!
 3.Hitunglah tarif per pool!
 4.Hitunglan biaya produksi per unit.

 Baca : SOAL REVIEW BUKU HANSEN MOWEN,


 HALAMAN 419 SD. 422. TENTANG ABC.
 Review: Buku Hansen Mowen p.418.
 1.Tarip pabrik.
 Gee Company memproduksi dua jenis stereo yaitu
delux dan reguler.Untuk tahun terakhir,Gee
melaporkan data sbb:
 Overhead dianggarkan………………..$ 180.000
 Aktivitas yang diharapkan (JTKL)…. 50.000.
 Aktivitas aktual (JTKL)…………………51.000
 Overhead aktual………………………..$ 200.000
 Delux Reguler.
 Jml unit yg diprod. 5.000 50.000.
 Biaya utama $40.000 $300.000
 JTKL 5.000 46.000.
 BDiminta :
 1.Hitunglah tarip overhead yang telah
ditentukan sebelumnya berdasarkan JTKL.
 2.Berapakah nilai overhead yang diterapkan?
 3.Berapakah nilai overhead underapplied atau
overapplied ?
 4.Hitunglah biaya perunit dari setiap stero?
 Jawab:
 1.Tarip overhead =$180.000/50.000=$3,6/JTKL
 2.Ovhd.dibebankan=$3,60 X 51.000=$183.600.
 3.Varian overhead =$200.000-$183.600= $16.400
under applied.
 4.Biaya per unit:
 delux Reguler.
 Biaya utama…………...$ 40.000 $ 300.000.
 Biaya overhead:
 $3,60 X 5.000 18.000.
 $3,60 X 46.000……………. 165.000
 Total biaya produksi …… $58.000 $465.000.
 Jumlah yang diproduksi : 5000 :5000
 ---------- --------
 Biaya per unit $ 11,60 $ 9,31.
 II. TARIP Departemental ( p .420).
 Gee Company mengumpulkan data departemen
berikut untuk tahun kedua. Dua jenis stereo yang
diproduksi adalah delux dan reguler.
 Pabrikasi Prerakitan
 Overhead yg dianggarkan $ 120.000 $ 60.000
 Pemakaian yg diharapkan
 Dan aktual (JTKL).
 Delux……………………………… 3.000 2.000
 Reguler……………………………... 3.000 43.000
 6.000 45.000
 pabrikasi perakitan
 Pemakaian yg diharapkan
 Dan jam aktual (Jam mesin)
 Delux……………………………2.000 5.000
 Reguler 18.000 5.000
 20.000 10.000
 Diminta :
 1.hitung tarf overhead departemental dg
menggunakan jam mesin untuk fabrikasi dan JTKL
untuk perakitan.
 2.Hitung overhead yg diterapkan per dept.
 3 hitung overhead yg diterapkan per produk.
 4.Hitunglah biaya perunit.
TERIMA KASIH

TERUS DIBACA DAN DIPELAJARI LAGI SERTA


MENCOBA LATIHAN, SEHINGGA DAPAT
MEMUDAHKAN MEMAHAMINYA

Anda mungkin juga menyukai