Anda di halaman 1dari 3

04/20/21

PTJJ telah berevolusi (Taylor, 2001):

Generasi pertama, koprespondensi  bahan ajar tercetak;


the First Generation of Distance Education
Model PJJ yang menggunakan metode korespondensi dan menggunakan bahan ajar mandiri yang memungkinkan terselenggaranya ‘independent study’ (Wedemeyer, 1981) dan the ‘home-based student’ (Lambert, 1983).

Generasi kedua: model Multi-media  , bahan ajar tercetak dan tekonologi audio dan video
the Second Generation of Distance Education
Model PJJ yang menggunakan bahan ajar tercetak dan terekam melalui pemanfaatan multimedia dalam bentuk teknologi audio-video. Generasi kedua ini masih banyak diselenggarakan di institusi PJJ di negara berkembang.

Generasi ketiga: Pembelajaran secara jarak jauh (Telelearning Model) melalui pemanfaatan teknologi telekomunikasi
Yang memungkinkan terselenggaranya komunikasi secara synchronous (audio teleconferencing, videoconferencing, dan broadcasting TV/radio).
the Third Generation of Distance Education
Model PJJ yang menerapkan teknologi komunikasi untuk memberikan kesempatan dosen dan mahasiswa berkomunikasi secara langsung, yang diselenggarakan melalui synchronous communication, audio teleconferencing,
videoconferencing, dan TV/Radio broadcasting.

Generasi keempat: model pembelajaran yang fleksibel (flexible Learning Model) melalui penyampaian materi pelajaran secara online dengan memanfaatkan Internet.
the Fourth Generation of Distance Education
Model PJJ dimana penyampaian bahan ajar dilakukan dengan memanfaatkan teknologi berbasis web dan Internet sehingga memungkinkan mahasiswa belajar secara fleksibel, baik dari segi waktu, tempat, maupun cara memperoleh
pengalaman belajar. Generasi PJJ ini ditandai dengan munculnya online learning atau e-learning yang menggunakan Learnig Management System (LMS).

Generasi kelima: Intelligent Flexible Learning Model


the Fifth Generatin of Distance Education
Model PJJ turunan dari generasi keempat yang lebih bersifat cerdas (intelligent). Generasi kelima PJJ berkembang pesat dengan semakin berkembangnya teknologi digital (misalnya dengan semakin berkembangnya teknologi
smartphone) yang mendukung berlangsungnya aktivitas pembelajaran yang interaktif. Model PJJ ini ditandai dengan munculnya mobile learning, dimana mahasiswa dapat mengakses materi dan portal pembelajaran, di manapun dan
kapanpun, menggunakan smartphone.

Interactif multimedia (IMM) online


Internet-based access to WWW resources
Computer mediated communication, using automated response systems
Campus portal access to institutional processes and resources

1
20/04/21

2
20/04/21