Anda di halaman 1dari 9

MANFAAT PEMBANGUNAN EKONOMI :

1. OUTPUT ATAU KEKAYAAN SUATU MASYARAKAT A-


KAN BERTAMBAH.
2. KEBAHAGIAAN PENDUDUK AKAN BERTAMBAH. KE-
SEMPATAN UNTUK MENGADAKAN “PILIHAN” SEMA-
KIN MENJADI LUAS.
3. MEMBERIKAN KEPADA MANUSIA KEMAMPUAN YANG
LEBIH BESAR UNTUK MENGUASAI ALAM SEKITAR-
NYA DAN MEMPERTINGGI TINGKAT KEBEBASANNYA
DALAM MENGADAKAN SUATU TINDAKAN TERTENTU
4. MEMBERIKAN SUATU KEBEBASAN UNTUK MEMILIH
KESENANGAN YANG LEBIH LUAS.
5. DALAM KENYATAAN KAUM WANITA LEBIH BANYAK
MENIKMATI HASIL PEMBANGUNAN EKONOMI DARI
PADA KAUM PRIA KHUSUSNYA DI NEGARA SUDAH
MAJU. DI NEGARA SUDAH MAJU BEBERAPA PEKERJA
AN RUMAH TANGGA DILAKUKAN DENGAN BANTUAN
ALAT-ALAT/MESIN-MESIN SEPERTI MESIN CUCI, LE-
MARI ES, SEHINGGA BEBAN MEREKA TIDAK BERAT.
6. MEMUNGKINKAN ORANG UNTUK MEMIKIRKAN LEBIH
BANYAK SIFAT-SIFAT PERIKEMANUSIAAN. ORANG DAPAT
DIHARAPKAN MENOLONG ORANG LAIN KALAU KEBUTUH-
AN UNTUK DIRINYA SENDIRI TELAH BANYAK TERPENUHI
7. DIHARAPKAN AKAN MENGURANGI JURANG PERBEDAAN
ANTARA NEGARA YANG SEDANG BERKEMBANG DAN NE-
GARA YANG SUDAH BERKEMBANG, ANTARA YANG KAYA
DAN YANG MISKIN.

KERUGIAN/DAMPAK DARI PEMBANGUNAN EKO


NOMI :
1. MENDORONG MANUSIA BERPRILAKU INDIVIDUALISTIK /
LEBIH MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI.
 SIFAT SEMACAM ITU WAJAR DAN HARUS DITERIMA
DALAM SUATU PROSES PEMBANGUNAN.
2. CARA HIDUP GOTONG ROYONG YANG BANYAK TERDAPAT
DI NSB MENJADI SEMAKIN MENYUSUT.
3. SIFAT-SIFAT KEKELUARGAAN DAN HUBUNGAN KEKELU-
ARGAAN SEMAKIN PUPUS.
4. BANYAKNYA PENGGUSURAN DAN BANYAKNYA BERALIH-
NYA FUNGSI SUATU TEMPAT/LOKASI.
 Semula lahan sawah kemudian beralih fungsi untuk di-
buat suatu pabrik.
5. DAPAT TERJADI KERUSAKAN LINGKUNGAN
 Banyaknya pabrik menjadikan polusi udara dan air, dll.
6. DAPAT MENJADI IDEOLOGI POLITIK BAGI PEMERINTAH
YANG BERKUASA UNTUK MENGESAHKAN SEMUA YANG
DILAKUKAN ATAS NAMA PEMBANGUNAN
MUNCULNYA KEBUTUHAN AKAN PEMBANGUN-
AN EKONOMI, DISEBABKAN :
1. ADANYA KENYATAAN BAHWA BANYAK NEGARA YANG ME
NGALAMI PERKEMBANGAN DI DALAM PENDAPATAN NASI
ONALNYA, TETAPI HANYA CUKUP UNTUK SEKEDAR MENG
IMBANGI PERTAMBAHAN PENDUDUK. ADA JUGA NEGARA
YANG MEMPUNYAI SEDIKIT SISA PENDAPATAN UNTUK
INVESTASI GUNA MENAIKAN STANDAR HIDUP BANGSA-
NYA.
2. ADANYA PERBEDAAN TINGKAT HIDUP ANTARA NEGARA-
NEGARA YANG SATU DENGAN YANG LAIN, DAN PERBEDA
AN INI SEMAKIN BESAR.
3. 67 % DARI PENDUDUK DUNIA HANYA MENERIMA KU-
RANG DARI 17 % PENDAPATAN DUNIA.
4. SEKARANG INI BANYAK NEGARA YANG SUDAH SADAR ME
NGENAI TINGKAT PENDAPATANNYA YANG RENDAH. NE-
GARA-NEGARA TERSEBUT BERKEHENDAK UNTUK BERKEM
BANG. USAHA-USAHA DALAM PERKEMBANGAN PEREKO-
NOMIAN MEREKA TERUTAMA MENIMBULKAN MASALAH-
MASALAH POLITIK, MISALNYA INGIN MENJADI NEGARA
YANG MERDEKA.
5. APAKAH PERKEMBANGAN ITU DINYATAKAN DALAM TING
KAT KEMAKMURAN EKONOMI ATAU KESEJAHTERAAN PA-
DA UMUMNYA YANG TERPENTING ADALAH MEREKA
MENGHENDAKI TINGKAT HIDUP YANG LEBIH TINGGI.

ALASAN-ALASAN MENGAPA NEGARA MAJU MEMPERHA-


HATIKAN PEMBANGUNAN DI NEGARA SEDANG BERKEM
BANG KARENA :
1. BERSIFAT POLITIS YAITU UNTUK MENCEGAH MASUKNYA
PENGARUH DARI BLOK LAIN.
2. BERSIFAT EKONOMIS, YAITU UNTUK MEMPERLUAS PER-
TUJUAN PEMBANGUNAN EKONOMI :
1. PENINGKATAN OUTPUT PER KAPITA
 Pengukurannya melalui laju pertumbuhan PDB/PNB per
kapita.
2. PENGENDALIAN JUMLAH PENDUDUK
 NSB harus berusaha keras menekan tingkat pertumbuh-
an penduduk dan meningkatkan kualitas hidup pendu-
duknya.
3. KEMAJUAN TEKNOLOGI
 Kemajuan teknologi dapat memperbaiki cara mempro-
duksi jasa dan barang (kapasiras produksi semakin be-
sar, kualitas produk semakin baik, proses produksi sema
kin efisien dan hemat energi, efisiensi penggunaan in-
put) yang dipacu oleh penerapan berbagai temuan ilmi-
ah dalam proses produksi.
Untuk mencapai kemajuan teknologi, NSB harus mening
katkan kualitas pendidikan dan memperbanyak peneliti-
an ilmiah yang tepat guna.
4. PENINGKATAN CADANGAN MODAL
 Penanaman modal bisa terjadi karena peningkatan ta-
bungan akibat peningkatan pendapatan per kapita akan
memperbsar akumulasi modal. Pembaruan barang mo-
dal berarti mempebesar kapasitas berproduksi.
Bertambahnya modal tidak hanya bertambahnya mesin,
bangunan dan barang persediaan tetapi bertambah ba-
iknya mutu barang modal yang disebabkan kemajuan
teknologi dan penerapan pengetahuan mengenai pro-
ses pembuatannya.
5. PENINGKATAN UPAH NYATA DAN PRODUKTIVITAS
 Pertumbuhan ekonomi menyebabkan kenaikan upah
nyata dan dikarenakan bertambah besarnya produktivi-
tas tenga kerja akibat peningkatan mutu barang modal
dan efisiensi kerja lebih tinggi.
Banyaknya output per tenaga kerja (produktivitas) te-
rus meningkat sehingga balasan jasa riil yang diterima
juga semakin besar.
6. PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI
 Bertambahnya besarnya output merubah sektor pereko
nomian dari sektor pertanian ke sektor industri dan jasa
yang akan diikuti perubahan pola penyerapan tenaga
kerja.
Dengan ini terjadi perpindahan penduduk ke perkotaan
dimana sektor industri berlokasi  perkotaan padat,
timbul masalah tekanan penduduk, kurangnya lahan
perumahan, kurangnya air bersih, banyaknya sampah,
polusi meningkat (air, udara, suara), meningkatnya kri-
minalitas, meningkat masalah transportasi massa, dsb.
7. UNTUK MENINGKATKAN TARAF HIDUP/KESEJAHTERAAN
SUATU BANGSA (MENGEJAR KETINGGALAN EKONOMI
DAN SOSIAL TERHADAP NEGARA YANG SUDAH MAJU).
8. PEMBAGIAN PENDAPATAN AGAR MERATA.
9. MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA YANG LEBIH LUAS DA-
LAM NEGERI SENDIRI.
10. MENENTUKAN KEMISKINAN SECARA ABSOLUT.
 Kemiskinan terjadi apabila Income seseorang (upah/ga
ji) per bulan tidak cukup untuk menghidupi dalam 1
(satu) bulan.

Konsekwensi logis dari pembangunan yang sedang dilakukan


adalah akan menimbulkan perasaan yang bertentangan dalam
menanggapi perkembangan ekonomi, apa yang diharapkan da-
pat dicapai seperti hapusnya angka kemiskinan, buta huruf, dll
tetapi karena kita masih terikat kepada pranata sosial (keperca-
yaan, kebiasaan sera peraturan-peraturan sosial yang dianut ma
ka semangat menghapus kemiskinan dan perkembangan pereko
nomian) an serta yang lainnya menjadi tertunda.