Anda di halaman 1dari 24

PENGERTIAN KEHAMILAN,

PROSES KEHAMILAN DAN


FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI KEHAMILAN

Dita Angaria
Anik Setianingsih
Esti Triastari
Sunariyah
Romelah
Erwin Susanti
Desy Prestiani
Heti Susanti
Puji Astuti
Lia Sartika
KONSEP KEHAMILAN
 Kehamilan adalah suatu keadaan dimana dalam rahim
seorang wanita terdapat hasil konsepsi (pertemuan ovum
dan spermatozoa)
PROSES KEHAMILAN
 PROSES KEHAMILAN
 Ovum (Sel Telur):Pertumbuhan embrional oogonium
yang kelak menjadi ovum terjadi digenital ridge.
 Urutan pertumbuhan ovum (oogenesis):

1)      Oogonia
2)      Oosit pertama
3)      Primary ovarian follicle
4)      Liquar folliculi
5)      Pematangan pertama ovum
6)      Pematangan kedua ovum pada waktu sperma
membuahi ovum
SPERMATOZOA (SEL MANI)
 Berbentuk seperti kecebong terdiri atas 4 bagian yaitu kepala
yang berisi inti (nukleus), leher, bagian tengah dan ekor yang
dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat,
urutan pertumbuhan sperma : spermatogonium membelah dan
spermatosit pertama membelah dua, spermatosit kedua
membelah dua, spermatid tumbuh menjadi spermatozoon.
PEMBUAHAN (KONSEPSI/FERTILISASI)
 Yaitu persatuan antara sel
mani dengan sel telur dituba
fallopi.
 Dalam beberapa jam setelah
pembuahan, mulailah
pembelahan zygot yang
berjalan lancar dan dalam 3
hari sampai dalam stadium
morula. Hasil konsepsi ini
dengan urutan tetap bergerak
ke arah rongga rahim. Hasil
konsepsi sampailah dalam
kavum uteri dalam peringkat
blastula.
 Nidasi (Implantasi)
 Nidasi adalah masuknya atau tertanamnya hasil konsepsi
dalam endometrium.
PLASENTASI
 Pertumbuhan dan perkembangan desidua
sejak terjadi konsepsi karena pengaruh
hormon terus tumbuh sehingga makin
lama menjadi tebal.
 Desidua adalah mukosa rahim pada
kehamilan yang terbagi atas :
 1)   Desidua basalis: Terletak diantara
hasil konsepsi dan dinding rahim, disini
plasenta terbentuk.
 2)   Desidua kapsularis: Meliputi hasil
konsepsi kearah rongga rahim yang lama
kelamaan bersatu dengan desidua vera
kosena obliterasi.
 3)   Desidua vera: Meliputi lapisan dalam
dinding rahim lainnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI KEHAMILAN
FAKTOR FISIK
 Status Kesehatan/ Penyakit
 Penyakit atau komplikasi akibat langsung kehamilan.
(Hyeperemesis gravidarum, preeklampsia dll)
 Penyakit atau kelaianan yang tidak langsung
berhubungan dengan kehamilan. Terdapat hubungan
timbale balik dimana penyakit ini dapat memperberat
serta mempengaruhi kehamilan atau penyakit ini dapat
diperberat oleh karena kehamilan. Contoh: hipertensi,
anemia, varises vulva
GIZI

 Asam folat.
 Menurut konsep evidence bahwa pemakaian asam folat
pada pre dan perikonsepsi menurunkan resiko kerusakan
otak, kelainan neural, spina bifida dan anensepalus
 Dosis pemberian asam folat untuk preventif adalah 5
mikrogram atau 0,5-0,8 mg, sedangkan untuk kelompok
deng faktor resiko adalah 4 mg/hari.
 Energi
 Diit pada ibu hamil tidak hanya difokuskan pada tinggi
protein saja tetapi pada susunan gizi seimbang energi
dan juga protein. Hal ini juga efektif untuk menurunkan
kejadian BBLR dan kematian perinatal. Kebutuhan
energi ibu hamil adalah 285 kalori untuk proses tumbuh
kembang janin dan perubahan pada tubuh ibu.
 Protein

 Pembentukan jaringan baru dari janin dan untuk tubuh


ibu dibutuhkan protein sebesar 910 gram dalam 6 bulan
terakhir kehamilan. Dibutuhkan tambahan 12 gram
protein sehari untuk ibu hamil.
 Zat besi (Fe)
 untuk membangun cadangan besi, sintesa sel darah
merah, dan sintesa darah otot.
 Setiap tablet besi mengandung FeSO4 320 mg (zat besi
30 mg), minimal 90 tablet selama hamil.
 Dasar pemberian: adanya perubahan volume darah atau
hydraemia (peningkatan sel darah merah 20-30%
sedangkan peningkatan plasma darah 50%).
NEXT…
 Kalsium.
 Untuk pembentukan tulang dan gigi bayi. Kebutuhan
Kalsium ibu hamil adalah sebesar 500 mg sehari.
 Pemberian suplemen vitamin D terutama pada kelompok
beresiko penyakit seksual (IMS) dan di negara dengan
musim dingin yang panjang.
 Pemberian Yodium pada daerah dengan endemik
kretinisme
 Tidak ada rekomendasi rutin untuk pemberian Zinc,
Magnesium, dan minyak ikan selama hamil
GAYA HIDUP
 Kebiasaan minum jamu. Minum jamu merupakan salah
satu kebiasaan yang beresiko bagi wanita hamil, karena
efek minum jamu dapat membahayakan tumbuh
kembang janin seperti menimbulkan kecacatan, abortus,
BBLR partus prematurus, kelainan ginjal dan jantung
janin, asfiksia neonatorum , kematian janin dalam
kandungan dan malformasi organ janin
 Mitos, takhayul atau kepercayaan tertentu.
 ada beberapa mitos tertentu yang membahayakan
kehamilan dan ada mendukung terhadap pemeliharaan
kesehatan selama hamil.
 Contoh :mitoni, tidak boleh makan-makanan yang
berbau amis, tidak boleh berkata kotor dsb
 Aktivitas Seksual
 konsep evidence based menyatakan bahwa pengaruh
aktiviitas seksual selama masa hamil tidak terbukti
signifikan berhubungan dengan peristiwa mulainya
persalinan
 Mengenai aktivitas seksual jarang sekali diklarifikasi
ataupun didiskusikan dengan ibu hamil.
 Pekerjaan atau aktivitas sehari-hari
 Contoh aktivitas yang berisiko bagi ibu hamil adalah
aktivitas yang meningkatkan stress, berdiri lama
sepanjang hari, mengangkat sesuatu yang berat, paparan
terhadap suhu atau kelembaban yang ekstrim tinggi atau
rendah, pekerjaaan dengan paparan radiasi.
 Nasehat yang penting disampaikan adalah bahwa ibu
hamil tetap boleh melakukan aktivitas atau pekerjaan
tetapi cermati apakah pekerjaan atau aktivitas yang
dilakukan berisiko atau tidak
 Exercise atau senam hamil
 Senam hamil atau latihan memberi keuntungan untuk
mempertahankan dan meningkatkan kesehatan fisik ibu
hamil, memperlancar peredaran darah, mengurangi
keluhan kram atau pegal-pegal, dan mempersiapkan
pernafasan, aktivitas otot dan panggul untuk menghadapi
proses persalinan.
SUBSTANCE ABUSE
 adalah perilaku yang membahayakan bagi ibu hamil
termasuk penyalahgunaan atau penggunaa obat atau zat-
zat tertentu yang membahayakan ibu hamil.
 Penggunaan obat-obat selama hamil

 Merokok

 Alkohol dan kafein

 Hamil dengan ketergantungan obat/ pengguna


NAPZA
 Sinar rontgen atau radiasi
Nama Obat Kemungkinan Kelainan Pada Bayi

Kloramfenikol Gangguan pernafasan, grey sindrom (sindrom abu-abu)


Tetrasiklin Gangguan pertumbuhan tulang, perubahan warna gigi, gigi rapu

Dihidrosetreptomisin Tuli

Strepromisin Gangguan keseimbangan

Amitriptin Iritabilitas neonates

Amfetamin Iritabilitas, tidak mau menyusus, takhikardi. Malformasi kardiovaskuler dan muskulus keletal

Nitrofurantoin Gangguan dalam darah

Fenasetin Gangguan dalam darah

Anti diabetik per oral Kematian janian dalam kandungan

Anti kanker Trombositopenia, cacat bawaan

Anti malaria Kelainan congenital

Aspirin IUGR
Ibuprofen Kontiksi duktus arteriosus

Parasetamol Diskolasi sendi pahda dan clubfoot


Vitamin dengan dosis Kerusakan ginjal, defek susunan saraf pusat dan kranifasila, skorbut, ketidakmampuan belajar,
tinggi kerusakan hati dan tulang
 Kehamilan diluar nikah dan Kehamilan tidak
diinginkan
 Kehamilan tidak diinginkan biasanya dialami oleh para
remaja yang dikarenakan seks pra nikah atau seks bebas.
Meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa
Kehamilan tidak diinginkan juga dapat terjadi pada ibu
dengan status marital atau pasangan sumi isteri yang
sudah menikah Yang sedang tidak merencanakan
Kehamilan
 Kehamilan dengan kematian janin dalam kandungan
(IUFD)
FAKTOR PSIKOLOGIS/ KELAINAN JIWA
DALAM KEHAMILAN
 Stessor internal, meliputi kecemasan, ketegangan,
ketakutan, penyakit, cacat, tidak percaya diri, perubahan
penampilan, perubahan peran sebagai orang tua, sikap
ibu terhadap kehamilan, takut terhadap kehamilan
persalinan kehilangan pekerjaan.
 Stressor eksternal: status marital, maladaptasi,
relationship, kasih sayang, support mental, broken home.
UNIVERSITAS AISYAH PRINGSEWU
Kelompok 1

Micro Teaching

Konsep Kehamilan dan


Faktor yang
mempengaruhi kehamilan