Anda di halaman 1dari 26

SEORANG WANITA 52 TAHUN DENGAN

OSTEOARTHRITIS GENU SINISTRA


Oleh
Aysha Nurin Sharfina / 22010119220174

Pembimbing
dr. Hana Milatieka

Penguji
dr. Lisa Nurhasanah, MKK, Sp. KFR
ILMU KEDOKTERAN FISIK DAN REHABILITASI
FK UNDIP / RSUP DR. KARIADI SEMARANG
2020
IDENTITAS PASIEN

• Nama : Ny. L
• Umur : 52 tahun
• Jenis kelamin : Perempuan
• Alamat : Boja, Kendal
• Agama : Islam
• Pekerjaan : Pembatik
• No. CM : C409092
• Biaya : JKN-Non PBI
• Tanggal Periksa : 18 Februari 2020
ANAMNESIS
(AUTOANAMNESIS ; 18 FEBRUARI 2020 ; PUKUL 13.00)

• Keluhan Utama : Nyeri pada lutut kiri.

• Riwayat Penyakit Sekarang : ±1 tahun yang lalu pasien mengeluh nyeri pada lutut kiri
ketika digunakan untuk beraktivitas namun tidak diperiksakan oleh pasien. Nyeri dirasakan
tidak menjalar. Nyeri memberat ketika pasien melakukan pekerjaannya sebagai pembatik
karena menekuk lutut saat duduk di tempat yang rendah atau saat berubah posisi dari
jongkok ke posisi berdiri. Nyeri berkurang dengan istirahat. Pasien mengeluh nyeri yang
dirasakan tajam disertai bunyi kretek-kretek saat berjalan. Pasien juga mengeluhkan kaku
pada lutut kirinya di pagi hari selama kurang dari 30 menit. Pasien masih dapat melakukan
AKS secara mandiri.
ANAMNESIS
• Riwayat Penyakit Sekarang (lanjutan) : … ±3 bulan yang lalu pasien memeriksakan diri ke Poli
Saraf RSUD dr Kariadi dikatakan mengalami Osteoarthritis Grade II pada lutut kirinya. Dari Poli
Saraf pasien dikonsulkan ke Poli Rehabilitasi Medik dan diberi program berupa pool therapy.
• Saat ini pasien mengeluh lutut kiri masih nyeri. Pasien tidak dapat berjalan jauh (>100 meter) dan
berdiri terlalu lama (>15 menit) karena nyeri akan memberat. Lutut kiri masih bisa digerakkan dan
diangkat namun geraknya terbatas oleh karena nyeri. Tidak terdapat bengkak maupun kelainan
bentuk pada kedua lutut. Pasien masih sering merasa bunyi kretek-kretek saat berjalan. Aktivitas
sehari-hari di rumah masih dilakukan secara mandiri oleh pasien. Saat ini pasien tidak menggunakan
alat bantu jalan. Pasien masih dapat melakukan ibadah shalat namun saat akan sujud kaki kanan
menumpu terlebih terlebih dahulu.. Pasien juga masih dapat mengikuti kegiatan di lingkungan
tetangga seperti pengajian.
• Rumah pasien memiliki 1 lantai. Pasien memiliki WC duduk. Saat ini pasien masih rutin menjalani
program pool therapy selama 3 bulan setiap 2x seminggu di RS dr Kariadi.
ANAMNESIS
• Riwayat Penyakit Dahulu :
 Riwayat trauma/jatuh pada lutut disangkal
 Riwayat operasi pada lutut disangkal
 Riwayat hipertensi disangkal
 Riwayat diabetes mellitus disangkal
 Riwayat asam urat disangkal

• Riwayat Penyakit Keluarga :


Keluarga yang mengalami penyakit seperti ini sebelumnya disangkal
Riwayat hipertensi disangkal
Riwayat diabetes mellitus disangkal
ANAMNESIS
• Riwayat Sosial-Ekonomi : Pasien adalah seorang pembatik yang sehari-harinya beraktivitas
di dalam rumah dan membuat batik. Pasien tinggal bersama suami. Rumah beratap genting,
dinding tembok batu bata, lantai keramik, tidak tingkat, kamar mandi di dalam rumah
menggunakan bak gayung dan kloset duduk. Akses jalan menuju rumah pasien datar dan
tidak ada jalan yang menanjak meupun menurun, pasien berpergian menggunakan
kendaraan. Biaya pengobatan melalui JKN non PBI. Kesan sosial ekonomi cukup.
ANAMNESIS
• Riwayat Hobi dan Gaya Hidup : Pasien tidak memiliki hobi dan tidak rutin berolahraga.
Hubungan pasien dengan warga sekitar rumah baik. Saat ini aktivitas sehari-hari mengikuti
pengajian di lingkungan tempat tinggal pasien.

• Harapan : Pasien berharap tidak merasakan nyeri lagi, dapat jongkok dan berjalan dengan
lancar seperti dahulu. Pasien juga berharap dapat melakukan ibadah shalat secara normal
seperti dahulu.
PEMERIKSAAN FISIK
STATUS GENERALIS
(18 FEBRUARI 2020 ; PUKUL 13.00)
• Kesadaran : komposmentis, aktif, kontak (+)
• Tanda vital : - Tekanan darah : 110/70 mmHg
- HR : 98x/mnt,
- Nadi : isi tegangan cukup
- RR : 20x/menit
-T : 36,5 °C
• Tinggi badan : 155 cm
• Berat badan : 60 kg
• BMI : 25 (Normal)
PEMERIKSAAN FISIK
STATUS GENERALIS

• Postur : - Tampak depan : bahu simetris, pelvis simetris, deformitas genu


(- /- ), deformitas ankle (-/-)
- Tampak samping : kifosis (-), lordosis (-), genu recurvatum (-/-)
- Tampak belakang : bahu simetris, pelvis simetris, skoliosis (-),
deformitas genu valgus (-/-), deformitas ankle
(- /-)
• Gait : normal gait
• Visual Analog Scale: - Lutut kanan : Saat aktivitas: 2, saat tidak beraktivitas: 2
- Lutut kiri : Saat aktivitas: 5, saat tidak beraktivitas: 2
PEMERIKSAAN FISIK
STATUS GENERALIS
• Kepala : Mesosefal
• Wajah : Simetris
• Mata : Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik, pupil bulat,
isokor, Ø 3mm/3mm, strabismus (-/-), reflek cahaya
(+/+)
• Hidung : Deviasi (-), bentuk normal
• Mulut : Bibir tidak sianosis
• Telinga : Discharge (-/-), gangguan pendengaran (-/-)
• Leher : Deformitas (-), tanda radang (-), simetris, pembesaran
kelenjar getah bening (-)
PEMERIKSAAN FISIK
Thoraks
STATUS GENERALIS

1. Pulmo
• Inspeksi : simetris statis dan dinamis, retraksi interkostal (-)
• Palpasi : stem fremitus kanan = kiri
• Perkusi: sonor di seluruh lapangan paru
• Auskultasi : vesikuler, ronkhi (-/-), wheezing (-/-)

2. Jantung
• Inspeksi : iktus cordis tidak tampak
• Palpasi : iktus kordis teraba di SIC V linea midklavikula sinistra
• Perkusi: konfigurasi jantung dalam batas normal
• Auskultasi : BJ I-II reguler, murmur (-) , gallop (-)
PEMERIKSAAN FISIK
STATUS GENERALIS
Abdomen
• Inspeksi : datar
• Auskultasi : bising usus normal
• Perkusi : timpani
• Palpasi : supel, hepar/ lien tidak teraba, nyeri tekan (-), massa (-)

Ekstremitas
Tidak ada oedem pada keempat ekstremitas
PEMERIKSAAN FISIK
1. Status Neurologis
STATUS NEUROMUSKULER
Ekstremitas Inferior
Gerak +/+
Kekuatan Panggul
  Fleksor : 5/5
  Ekstensor : 5/5
  Abduktor : 5/5
  Adduktor : 5/5
   
  Lutut
  Fleksor : 5/5
  Ekstensor : 5/5
   
  Pergelangan Kaki
  Dorsofleksor : 5/5
  Plantarfleksor : 5/5
PEMERIKSAAN FISIK
STATUS NEUROMUSKULER
1. Status Neurologis (Lanjutan)

Ekstremitas Inferior
  Pergelangan Kaki
  Dorsofleksor : 5/5
  Plantarfleksor : 5/5
   
  Tarsal
  Digiti I-V
  Fleksor : 5/5
  Ekstensor : 5/5
   
Tonus Normotonus/Normotonus
Trofi Eutrofi/Eutrofi
RF +2/+2
RP -/-
Klonus -/-
PEMERIKSAAN FISIK
1. ROM Ekstremitas Inferior
STATUS NEUROMUSKULER
Regio Genu Bilateral Dekstra Sinistra
Look :    
Deformitas (-) (-)
Tanda Radang (-) (-)
Atrofi (-) (-)
     
Feel :    
Hangat (-) (+)
Nyeri Tekan (-) (-)
Benjolan di Fossa (-) (-)
Poplitea
Krepitasi (-) (+)
PEMERIKSAAN FISIK
1. Status Lokalis
STATUS NEUROMUSKULER
Ekstremitas Inferior Dekstra Sinistra
Hip    
Ekstensi/Fleksi 30°-0°-120° 30°-0°-120°
Abduksi/Adduksi 45°-0°-30° 45°-0°-30°
Rotasi Ekso/Endo 45°-0°-45° 45°-0°-40°
Genu    
Ekstensi/Fleksi 0°-0°-135° Aktif : 0°-0°-100°
    Pasif : 0°-0°-135°
Ankle    
Dorsofleksi/Plantarfleksi 20°-0°-50° 20°-0°-50°
Eversi/Inversi 20°-0°-30° 20°-0°-30°
PEMERIKSAAN FISIK
1. Status Lokalis (Lanjutan)
STATUS NEUROMUSKULER
Ekstremitas Inferior Dekstra Sinistra
     
Move :    
Nyeri Gerak (-) (+)
     
Tes Provokasi :    
Valgus Stress Test (-) (-)
Varus Stress Test (-) (-)
Anterior Drawer Test (-) (-)
Posterior Drawer Test (-) (-)
Lachmann Test (-) (-)
PEMERIKSAAN PENUNJANG
X-FOTO GENU SINISTRA

Interpretasi :
- Struktur tulang baik
- Tampak multiple osteofit pada condyles
medial os femur dan tibia kiri
- Eminentya intercondylaris kiri tampak
meruncing
- Tak tampak kista maupun sclerosis
subchondral
- Tak tampak penyempitan femorotibial
maupun femoropatella joint
- Tampak fabela pada fossa poplitea kiri
- Tak tampak soft tissue swelling
 
Kesan
Gambaran osteoarthritis grade II
(Kelgreen Lawrence Classification)
DIAGNOSIS
Diagnosis Klinis
Osteoartritis genu sinistra grade II

Diagnosis Fungsional
• Body structure & body functions
1. Body structure :-
2. Body function :
• Nyeri sendi lutut kiri
• Kaku pada sendi lutut kiri
• Keterbatasan lingkup gerak sendi lutut kiri
• Activities :-
• Kesulitan dalam duduk di tempat rendah saat membatik
• Kesulitan melakukan solat
• Kesulitan berubah posisi dari jongkok atau duduk ke posisi berdiri
• Kesulitan berjalan lebih dari 100m
• Kesulitan berdiri lebih dari 15 menit.
• Participation :-
• Environmental :-
• Personal faktor : Geriatri
PROBLEM REHABILITASI MEDIK

1. Nyeri pada sendi lutut kiri


2. Kaku pada sendi lutut kiri
3. Keterbatasan lingkup gerak sendi lutut kiri
4. Keterbatasan ADL vokasional
GOAL REHABILITASI MEDIK
Jangka Pendek :
• Mengurangi nyeri pada lutut kiri
• Meningkatkan lingkup gerak sendi lutut kiri
• Mencegah terjadinya atrofi pada ekstremitas bawah

Jangka Panjang :
• Mencegah progresivitas penyakit
• Mempertahankan kekuatan otot
• Mempertahankan kapasitas fungsional
• Mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup
PROGRAM REHABILITASI MEDIK

• Latihan penguatan daya tahan otot quadriceps dan hamstring kedua kaki dengan pool
therapy.
• Cryotherapy.
EDUKASI

• Menjelaskan kepada pasien tentang penyakit pasien, faktor risiko, dan prognosisnya.
• Joint protection lutut : edukasi melakukan ADL dengan prinsip yang tidak membebani sendi
lutut, seperti :
Menggunakan kursi yang tinggi saat melakukan pekerjaan rumah tangga.
Menghindari aktivitas yang membebani sendi lutut (naik turun tangga atau jalan mendaki, duduk
di kursi pendek, duduk di lantai, jongkok, berdiri dan berjalan terlalu lama).
Melakukan olah raga yang memiliki beban yang ringan terhadap lutut, seperti berenang atau
bersepeda statis.
EDUKASI (LANJUTAN)

• Memberi motivasi agar mengikuti program rehabilitasi medik secara rutin dan teratur.
• Kompres dingin jika lutut teraba hangat, nyeri dan kemerahan.
• Edukasi untuk mempertahankan berat badan ideal.
• Latihan lingkup gerak sendi aktif pada lutut kiri.
PROGNOSIS

• Ad Vitam : ad bonam
• Ad Sanam : dubia ad bonam
• Ad Functionam : ad bonam
Mobilisasi : independen
ADL : independen
TERIMA KASIH