Anda di halaman 1dari 63

Cedera Olahraga

17 Februari 2018 – dr. Wirawan Indra P.


Cedera yang timbul, baik
sebelum latihan,
ketika latihan
atau setelah latihan
Penyebab
 Kecelakaan
 Teknik yang salah
 Pemanasan yang kurang
 Peralatan olahraga yang kurang memadai
 Jenis olahraga dengan resiko cedera yang besar
 Lingkungan yang beresiko
Cedera Muskuloskeletal
SPRAIN - LIGAMEN
Cedera yang disebabkan adanya peregangan
yang berlebihan sehingga terjadi cedera pada
ligamen
Gejala:
Nyeri

Bengkak

Kesulitan menggerakkan sendi dan ekstremitas


STRAIN - OTOT dan TENDON
Cedera yang disebabkan adanya peregangan
yang berlebihan sehingga terjadi cedera pada
otot dan tendon
Gejala:
Nyeri

Bengkak

Kaku
 Lindungi bagian cedera dari cedera yang
lebih parah
 Contoh: penggunaan support atau bidai
 Pindah ke tempat yang lebih aman
 Berhenti dari pertandingan jika diperlukan
 Istirahatkan bagian tubuh yang cedera
selama 2-3 hari (melewati fase akut
cedera)
 Bisa menggunakan bantuan kruk untuk
cedera anggota gerak bawah
 Mulai bergerak secara bertahap agar tidak
kehilangan kekuatan otot
 Membantu proses penyembuhan lebih
cepat
 Kompres dingin menggunakan es,
makanan beku, daging beku, physiogel
 Bungkus dalam kain handuk agar tidak
terjadi luka bakar
 Membantu mengurangi nyeri,
mengurangi bengkak dan memar
 15 menit-20 menit tiap 2-3 jam selama
fase akut (4-6x perhari, selama 2-3 hari)
 Kompresi bagian yang cedera dengan
elastic bandage atau tubular bandage
 Membantu mengurangi bengkak dan
gerakan
 Bisa dikombinasikan dengan es
 Tidak terlalu ketat atau longgar
 Lepas jika sedang tidur
 Digunakan 1-2 hari
 Elevasi/ letakkan bagian yang cedera
lebih tinggi dari level jantung (15-25 cm
di atas jantung)
 Berikan penyangga yang cukup
 Mengurangi aliran darah menuju tempat
cedera sehingga mengurangi bengkak
 Selama mungkin selama fase akut
KRAM OTOT
Kontraksi terus menerus dari otot atau sekelompok otot
sehingga menimbulkan nyeri
Penyebab:
Ketidak seimbangan elektrolit
Kurang pemanasan atau pendinginan
Gangguan sirkulasi
Abnormalitas kontraksi-relaksasi pada serabut otot
Penanganan Kram Otot
 Hindari kompres es
 Regangkan otot sampai kejangnya hilang
 Massage bagian yang kram dengan lembut ke arah jantung
 Rehidrasi cairan dan elektrolit
Cedera Jaringan Keras / Tulang
 Dislokasi : posisi tulang dalam sendi mengalami
pergeseran
 Fraktur : terputusnya kontinuitas tulang
 Gejala : nyeri hebat, abnormalitas bentuk, false movement
 Penanganan : stabilisasi, kontrol perdarahan bila ada,
rujuk ke rumah sakit
Contusio
 Gejala : berjalan pelan-pelan, bisa awalnya sadar, lama
lama terjadi gangguan.
 Gejala paling utama adalah bingung/disorientasi
 Penyebab : coup dari benturan langsung, contra coup
dari akselerasi dan deselerasi
 Terapi : istirahat fisik dan pikiran dan evaluasi follow-up
secara serial
Instruksi Cedera Kepala
Pasien ini telah mengalami cedera pada kepala. Pemeriksaan
yang hati-hati telah dilakukan dan tidak ada tanda-tanda
komplikasi serius yang ditemukan
Cedera seharusnya akan membaik dengan cepat, tapi pada
beberapa kasus tidak demikian.
Jika anda menemukan perubahan perilaku, muntah, pusing,
sakit kepala, penglihatan ganda, cepat mengantuk, segera
menghubungi rumah sakit terdekat.
Tidak boleh mengkonsumsi alkohol, anti nyeri dan tidak boleh
mengemudi.
TIM MEDIS
Persiapan Tim Medis Olahraga
 SDM: Medis, paramedis, awam terlatih
 Koordinasi dengan panitia penyelenggara (detail event,
tim medis lain, jalur evakuasi, RS rujukan)
 Jalur komunikasi
 Obat dan peralatan medis
 Emergency bag : tas untuk dibawa ke dalam lapangan,
berisi emergency kit, alat rawat luka dan bandage, coolant
spray
 Main bag : tas yang lebih lengkap, berisi alat jahit, bidai,
alat medis, cairan infus, obat-obatan.
Medis di Field of Play
 Medis masuk lapangan pertandingan tergantung dari
cabang olahraga
 Lakukan Primary Survey
 Minor injury --> bisa melanjutkan permainan
 Pasien stabil di primary survey dan butuh penanganan
lanjutan --> dibawa ke sisi lapangan/medical room
 Cedera serius --> rujuk
Guidelines AHA 2015
Medis di Field Side
 Lakukan Secondary Survey
 Untuk mengurangi expose dan menjaga privasi atlet
 Cedera serius --> stabilisasi dan imobilisasi kemudian
rujuk
 Evaluasi : TTV, Head to Toe, Penanganan Pertama
 Monitoring
REVIEW
 Resiko cedera olahraga berbeda-beda
 Primary survey --> stabil --> secondary survey
 RICE do no HARM untuk cedera muskuloskeletal
 Persiapan sangat penting disesuaikan dengan event
olahraga
 Endurance --> dehidrasi, heat stroke
Sumber
 Cedera Muskulo First Aid by dr. M. Ikhwan Zein Sp. KO
 On Site Sports Injury Management by dr. M Ikhwan Zein
Sp.KO
TERIMA KASIH