Anda di halaman 1dari 24

PENGEMBANGAN

SUMBER DAYA AIR ( PSDA )

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA 2021
CPL
(Capaian Pembelajaran Lulusan)
 Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI)
1. Menjunjung tinggi Nilai Kemanusiaan dalam menjalankan Tugasnya yang dilandasi Agama Etika dan Moral
2. Memahami dan mampu serta bertanggungjawab dibidang keahliannya secara mandiri .
3. Mampu menjelaskan definisi PSDA dan penggunaannya dalam bidang teknik sipil,
4. Mampu menjelaskan, menganalisis kuantitas dan kualitas air dari berbagai sumber air yang ada.
5. Mampu menjelaskan , memahami fungsi dan usaha konservasi Daerah Aliran Sungai.
6. Mampu menjelaskan, memahami pengendalian banjir dan kekeringan.
7. Mampu dan memahami tentang infrastruktur keairan dan dapat menerapkannya dalam perencanaan
Pengembangan sumber daya air ( PSDA ),
8. Mampu Memahami dan menganalisis penerapan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air
9. Mampu Memahami tentang konsep pengelolaan sumber daya air secara terpadu,

KKNI Level 6
Lingkup Materi
 Pendahuluan
 Ruang Lingkup Pengembangan dan Pengelolaan Sumber
Daya Air KEHADIRAN 5%
 Siklus Hidrologi
 Air Permukaan dan Air Tanah
 Sumber-Sumber Air TUGAS 30%
 Kuantitas dan Kualitas Air
UTS
 Konservasi Daerah Aliran Sungai ( DAS ) UTS 32,5%
 Pengendalian Banjir dan Kekeringan
 Infrastruktur Keairan
 rencana pengelolaan sumber daya air Secara Terpadu
UAS 32,5%

UAS

Kehadiran minimal 75%

Pengabdian
SMA/SMK ≠ MAHASISWA Pendidikan Penelitian
Masyarakat
PENDAHULUAN

 Umum
 Ruang Lingkup PSDA
 Siklus Hidrologi
 Air Permukaan dan Air Tanah
 Sumber – Sumber Air
 Kuantitas dan Kualitas Air
 Soal Latihan
PENDAHULUAN

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR ( PSDA )

Pengertian PSDA :
Ilmu yang mempelajari tentang Teknik Sumber Daya Air yaitu
tentang cara-cara memahami kuantitas kualitas , ketersediaan dan
kebutuhan sumber daya air serta penanggulangannya, sehingga
dapat dikembangkan dan dimanfaatkan serta dilestarikan. Dengan
tujuan untuk kesejahteraan kehidupan manusia serta keseimbangan
alam.
PENDAHULUAN

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR ( PSDA )

 Pengembangan adalah pembinaan dan pengaturan air atau sumber air yg


meliputi aspek pembangunan , perlindungan dan pemanfaatan ( susela dkk 1992
)
 Pengelolaan adalah mengatur suatu kesatuan system dengan melibatkan pihak-
pihak terkait sehingga dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada.
 Penyediaan adalah Proses atau cara penyediaan air yang mengandung makna
usaha menjaga berkelanjutan dari segi manfaat,fungsi ,nilai, mutu dan jumlah
yang berkaitan dengan skala ruang dan waktu.
 Sumber daya Air adalah Air , Sumber Air , Daya Air yang terkandung di
dalamnya. segala sesuatu sarana yang berwujut untuk menunjang
pembangunan/atau kemaslahatan manusia.
PENDAHULUAN

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR ( PSDA )

 Konservasi Sumber Daya Air adalah Upaya memelihara keberadan dan berkelanjutan
fungsi SDA agar tersedia dalam Kuantitas maupun Kualitas yg memadai untuk memenuhi
kebutuhan makluk hidup baik sekarang maupun yang akan dating. Pengendalian daya
rusak air adalah upaya untuk mencegah dan menanggulangi serta memulihkan kerusakan
lingkungan yang disebabkan oleh daya rusak air.
 Operasi Sumber Daya Air adalah : Kegiatan pengaturan pengalokasian serta penyediaan
air untuk mengoptimalkan prasarana sumber Air
 Pemeliharaan Sumber Daya air adalah kegiatan merawat memelihara Sumber Daya air
yang ditujukan untuk menjamin kelestarian fungsi dan prasarana Sumber Daya air
 Daerah Pengaliran Sungai ( DPS ) adalah suatu kesatuan wilayah tata air yang terbentuk
secara alami dimana air meresap dan mengalir melalui sungai dan anak sungai yang
bersangkutan ( PP RI No 22 Th 1982 .tentang pengaturan air )
PENDAHULUAN

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR ( PSDA )

Pengertian Hidrologi bahwa Daerah Pengaliran Sungai ( DPS ) Bassin Versant,Bassin River,
Cathment Area ) dapat didekati secara Geografis dan Geologis. Kedua pendekatan ini
masing2 mempunyai keterbatasan dan kelebihan dalam menyelesaikan masalah Dinamika
Air ( Roche M, 1963 )

Dan 5 (lima) hal yang saling terikat sebagai pembatas pertumbuhan pembangunan :
1. Produksi Pertanian / Perikanan
2. Penduduk
3. Produksi Industri
4. Sumber Daya Alam
5. Pencemaran / Polusi.
PENDAHULUAN

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR ( PSDA )

Potensi Air biasanya dikendalikan lebih dahulu, kemudian baru


dimanfaatkan, seperti untuk :
a. Irigasi pertanian / perikanan
b. Air Baku
c. Tenaga Listrik
d. Navigasi
e. Pengendalian banjir.
PENDAHULUAN

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR ( PSDA )

Permasalahan Dan Unsur Pokok PSDA diantaranya :


1. Pengendalian Banjir ( Flood Control )
2. Irigasi dan Drainase
3. Penyediaan Air untuk Rumah tangga
4. Pembangkit Listrik
5. Pengaturan Daerah Aliran Sungai ( DAS ) yg menyangkut pencegahan Erosi
6. Sedimentasi
7. Lalu-lintas Air
8. Perikanan Satwa
9. Penggunaan Sumber Daya air
10. Pencemaran
11. Penjagaan Keseimbangan ( Ekosistem )
12. Pengendalian kadar Garam
13. Pembuatan hujan ( hujan buatan )
SIKLUS HIDROLOGI

Atmosfer

transpirasi
Evapo-

Presipitasi

Presipitasi
Presipitasi
Vegetasi

Evaporasi
Evaporasi
Permukaan Tanah

Evaporasi
Aliran

Infiltrasi
Permukaan Sungai
Danau
Aliran
Tanah Antara

Aliran
Aliran Permuk
Perkolasi
Perkolasi Air Tanah aan
Aliran
Air Tanah
Air Tanah Laut
SIKLUS HIDROLOGI
SIKLUS HIDROLOGI

Siklus Hidrologi :
1. Transpirasi ( penguapan dari tumbuhan )
2. Evaporasi ( penguapan dari tanah , sungai/danau , laut )
3. Awan / mendung ( rain Cloud )
4. Hujan ( precipitation )
5. Limpasan ( run off )
6. Infiltrasi ( infiltration )
7. Perkolasi ( percolation )
8. Aliran air tanah ( ground water flow )
9. Intrusi air asin ( salt water intrution )
SIKLUS HIDROLOGI

Siklus Hidrologi sangat dipengaruhi oleh factor – factor


diantaranya :
1. Angin dan iklim ( angin muson ) atau geografis
2. Suhu udara dan gerak udara naik
3. Angin laut dan angin darat
4. Kondisi dan lapisan struktur tanah
5. Kontur tanah
6. Faktor hunian di daerah tersebut
Distribusi Global Air pada Bumi

AIR

Air Laut ( 97 % ) Air Tawar ( 3 % )

Es di Kutup dan Glacier Sungai , Danau dan Air


( 75 % ) tanah ( 25 % )

Air Permukaan ( 1,2 % ) Air Tanah ( 98,8 )


NILAI AIR

Air terlalu banyak Banjir

Air terlalu sedikit Kering


MASALAH
AIR
Mutu air menurun Polusi

Energi terbuang Tdk dimanfaatkan


NILAI AIR

JUMLAH MUTU Skala ruang dan


AIR AIR Waktu

SKALA RUANG :
Air tidak merata secara Kuantitas/kualitas
Hujan tdk merata dalam satu Kawasan ( daerah )

SKALA WAKTU :
Musim hujan kondisi basah dan pada waktu musim kemarau ( kering ) .
Hujan tidak serentak
NILAI AIR

NILAI AIR ( NA )
Keberadaan Air dilihat dari segi jumlah ( kuantitas ) , mutu ( kualitas ) ekonomi ( harga )
dan social ( manfaat )
Akibat kekurangan air secara kuantitas dan kualitas , maka akan timbul konflik kepentingan
antar pemakai ( individu atau kelompok )

NILAI AIR ( NA ) = f ( t , S ) KETIDAKPASTIAN


NA = Nilai Air
F ( t ) = fungsi waktu ( time / temporer )
= pagi, siang sore , malam , jam,hari bulan , tahun dan peride
F ( S ) = fungsi ruang
= daerah ( zonase ) , kota , propinsi , negara ,DAS dan Daerah Irigasi
NILAI AIR

KETIDAKPASTIAN NILAI AIR ( NA )


NA = KD + KK + KS + KR
KD = Komponen deterministic / kondisi /peristiwa
KK = Komponen kecenderungan
KS = Komponen siklus
KR = Komponen random

ANALISIS KETERSEDIAAN NILAI AIR ( NA )


Statistik Penentuan parameter rerata
Probabilitas ( teori kemungkinan )
Stokatis Perkiraan berdasarkan nilai parameter statistik
NILAI AIR
SUMBER-SUMBER AIR

Sumber Air dan Ketersediaan Air :


Sumber dari segala Air adalah Presipitasi ( Hujan )
Kemudian sebagian dari air itu masuk ke dalam / ke bawah tanah ( under ground )
dan sebagian lainnya mengalir ke permukaan tanah ( over ground surface ), maka
sumber air tersebut sering dibagi atas dua klas, yaitu :

a. Air diatas tanah, disebut air-permukaan ( over ground


atau surface water )
b. Air bawah tanah, disebut air-tanah ( under ground atau ground water ).
SUMBER-SUMBER AIR

Sumber Air Permukaan terdiri dari : Air sungai, danau yang merupakan sumber air
yang utama dan sangat penting dalam menunjang kegiatan masyarakat / penduduk,
mulai dari sumber air baku , air untuk kediatan rumah tangga , perkotaan , irigasi ,
industry , perikanan ,pertanian serta pembangkit Listrik
Sedangkan air-permukaan dapat dibagi lagi atas :
a. Air sungai dan Air Saluran - 2 ( mengalir )
b. Air di Danau -2 Alam dan Waduk Buatan ( menggenang )

Untuk air-tanah menurut cara memperoleh atau Sumbernya dapat dibagi atas :
a. Air Sumber Alam ( Natural Srings )
b. Air Sumber Artesis ( Artesian Wells )
c. Air Galeri atau Terowongan ( Galleries, Karazes, Khanats )
d. Air Sumur-sumur Dangkal dan Dalam ( Shallow and Deep / Tube Wells )
SUMBER-SUMBER AIR

Usaha Penyediaan Air :


 Phisik
 Manusia Ekplorasi Sumber Phisik, agar lebih optimal maka perlu
 Finansial diperhatikan :
 Informasi
 Skala waktu ( t ) Musim,lama terjadinya, bulan , harian
 Skala Ruang ( I ) Penyebaran, proporsional, luasan, jarak
 Tempat sebagai acuan Orientasi Hulu, tengah , Hilir lahan
kering, persawahan, perkebunan , kehutanan sesuai Topografi
 Kejadian ( derajat ) Probabilitas ,kejadian ,intensitas kejadian
,tingkat kerusakan
 Sumber bencana ( penyebab bencana ) Banjir, kekeringan ,
longsoran , kebakaran hutan , hama ,penyakit dll
SEKIAN
TERIMA KASIH

"Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa digunakan untuk mengubah dunia."  (Nelson Mandela)