Anda di halaman 1dari 5

Perekonomian Terbuka

Oleh:
Sriyanto
Minggu ke-8
Pasar Luar Negeri
 Perekonomian terbuka membawa masuk “pasar luar
negeri” ke dalam proses keseimbangan umum.
 3 konsep pokok yang terpengaruh;
1. Konsep permintaan agregat mempunyai unsur tambahan,
yaitu neraca perdagangan, sehingga menjadi Z = C + I + G +
X – M.
2. Permintaan uang dan penawaran uang harus mencakup
hubungan keuangan dengan luar negeri: tingkat bunga luar
negeri (iF) harus diperhitungkan dan pada sisi penawaran,
penciptaan uang inti yang berasal dari defisit atau surplus
neraca pembayaran harus juga diperhitungkan.
3. Harga luar negeri barang ekspor dan impor (P$F) dan kurs
devisa (E) merupakan variabel baru yang akan
mempengaruhi proses keseimbangan umum.
Kebijakan Makro Perekonomian Terbuka

 Bagaimana membawa perekonomian ke arah (atau


mempertahankan) pada posisi keseimbangan intern
dan keseimbangan ekstern secara simultan.
 Kaum klasik beranggapan bahwa posisi tersebut
bisa dicapai secara otomatis tanpa campur tangan
pemerintah.
 Keadaan nyata yang sekarang ada tidak lagi sesuai
dengan anggapan-anggapan dasar kaum klasik.
Semuanya harus diusahakan untuk dicapai secara
sadar, melalui kebijaksanaan fiskal/moneter.
Instrumen-instrumen Kebijaksanaan
Fiskal dan Moneter
 Digolongkan menjadi 2 kelompok;
1. Expenditure increasing/reducing policies, yang
mempengaruhi tingkat Z,
2. Expenditure switching policies, yang mempengaruhi
komposisi Z.
 Untuk mencapai posisi internal dan external
balance biasanya diperlukan kombinasi dari
masing-masing kelompok instrumen.
 Kombinasi yang tepat antara keduanya sangat
ditentukan oleh posisi awal (posisi sekarang) dari
perekonomian dalam pemulihan.
Pertanyaan diskusi:

1. Apa perbedaan model perekonomian tertutup


dengan perekonomian terbuka?
2. Bagaimana bentuk interaksi (kegiatan ekonomi)
yang terjadi antara dua negara pada
perekonomian terbuka?
3. Bagaimana terjadinya Expor dan Impor?
4. Apakah yang dimaksudkan dengan Net Expor dan
Neraca Perdagangan?
5. Bagaimana dengan neraca perdagangan yang
surplus, defisit dan seimbang?