Anda di halaman 1dari 22

BARANG SWASTA

DAN BARANG PUBLIK


BARANG PUBLIK

Adalah barang yang


mempunyai sifat non rival
dan non eksklusif.
Non Rival (Non Rivalry)
adalah barang yang dapat
dikonsumsi bersamaan pada
waktu yang sama, tanpa
saling meniadakan manfaat.
Misal: Alun-alun Malang,
dapat dinikmati puluhan
orang sekaligus
Non Eksklusif (Non
Exclusive) adalah jika
seseorang tidak perlu
membayar untuk
menikmati manfaat
barang publik.
Misal: jalan raya propinsi.
JENIS BARANG

• Barang swasta (private goods)


Barang yang dihasilkan dengan alokasi
sumberdaya swasta dan tidak dapat diperoleh
tanpa pengorbanan (rival goods)
• Barang publik
Barang yang dihasilkan dengan/tanpa alokasi
sumber daya dan dapat diperoleh tanpa
pengorbanan.

Barang publik mempunyai dua karakteristik:


nonrival dan nonexclusive.
Pertanyaan? Apakah semua barang publik pasti
mempunyai sifat non rival dan non eksklusif.

 Rival artinya suatu barang tidak


dapat dinikmati secara bersama
tanpa saling meniadakan manfaat.
 Eksklusif artinya untuk dapat
mengkonsumsi barang tersebut
diperlukan syarat, misalnya harus
membayar.
 barang yg mempunyai sifat
tersebut disebut privat (private
goods),
• Rival tetapi non eksklusif
artinya barang ini tidak dapat dikonsumsi
secara bersamaan (rival), namun untuk
menikmatinya tidak harus membayar (non
eksklusif).
Misal: konsultasi psikologi mahasiswa
• Non rival tetapi eksklusif
artinya barang ini dapat dikonsumsi
bersamaan (non rival), tetapi untuk
menikmatinya harus membayar.
Misal: Bis kota
RIVALRY EXCLUDABILITY
(PERSAINGAN) (PENGKHUSUSAN)

TINGKAT PERSAINGAN TINGKAT PENGKHUSUSAN


ANTAR INDIVIDU UNTUK BAGI INDIVIDU DALAM
MEMPEROLEH MANFAAT MEMANFAATKAN SUATU
DARI SUATU BARANG BARANG

1. RIVAL (PERSAINGAN) 1. EXCLUDABLE (DAPAT


2. NON-RIVAL (TANPA DIKHUSUSKAN)
PERSAINGAN) 2. NON-EXCLUDABLE (TIDAK
DAPAT DIKHUSUSKAN)
RIVAL EXCLUDABLE
MANFAAT ATAS KONSUMSI PROSES KONSUMSI /
SUATU BARANG PEMANFAATAN SUATU BARANG
BERKURANG DAPAT DIKHUSUSKAN
BILA DIKONSUMSI BAGI NDIVIDU
BEBERAPA INDIVIDU

NON-RIVAL NON-EXCLUDABLE
MANFAAT ATAS KONSUMSI PROSES KONSUMSI /
SUATU BARANG PEMANFAATAN SUATU BARANG
TIDAK BERKURANG TIDAK DAPAT
WALAUPUN DIKONSUMSI DIKHUSUSKAN BAGI
BEBERAPA INDIVIDU NDIVIDU
RIVAL
RIVAL NON-RIVAL
NON-RIVAL

BARANG BARANG
EXCLUDABLE
EXCLUDABLE SWASTA SEMI-SWASTA
(Private goods) (Club goods)

BARANG BARANG
NON-EXCLUDABLE SEMI-PUBLIK PUBLIK
NON-EXCLUDABLE (Common goods /
(Public goods)
Common pool resources)
KLASIFIKASI BARANG

SIFAT BARANG EKSKLUSIF NON EKSKLUSIF

RIVAL Barang Privat Barang Publik


(Private Goods) Semu (Quasy
Public Goods)

Barang Publik Barang Publik


NON RIVAL Semu (Quasy (Public Goods)
Public Goods)
KLASIFIKASI BARANG PUBLIK
Tingkat ekslusif
1

TINGKAT EXCLUSIF TINGGI TINGKAT EXCLUSIF TINGGI


tinggi TINGKAT RIVALRY RENDAH TINGKAT RIVALRY TINGGI
Internet, Telp selular, Lapangan Golf, Cabel TV,
jalan bebas hambatan

TINGKAT EXCLUSIF RENDAH TINGKAT EXCLUSIF RENDAH


TINGKAT RIVALRY RENDAH TINGKAT RIVALRY TINGGI
rendah Pengunaan udara, radio, Jalan raya di Jakarta
sistem pertahanan, Tempat parkir di pertokoan
Jalan raya di kota kecil Jakarta
Tingkat
0 1 rivalry
rendah tinggi
Barang Publik – barang privat
Produk , komoditi

Public goods Privat Goods

Hankam Pendidikan Sepatu


Hukum Rumah sakit Pakaian
Ad. negara Transportasi Makanan
Dsb. Energi/listrik Dsb
Telekomunikasi
Dsb.

05/03/2021 Ekonomika-2008 13
Barang Pribadi vs Barang Publik

Barang Publik
Barang Pribadi (Langka)
Sumber Milik Bersama (Bebas)

1. Ada kepemilikan (hak milik) 1. Tidak ada kepemilikan (milik semua


orang)
2. Jumlah terbatas 2. Jumlah tidak terbatas
3. Gratis
3. Dibutuhkan pengorbanan untuk 4. Tidak ada pasar yang menyeimbangkan
memilikinya permintaan dan persediaan, sehingga
permintaan >> persediaan
4. Ada kelembagaan (pasar) yang
Terjadi kondisi:
menyeimbangkan permintaan dan
persediaan dengan harga sebagai - Daya dukung
indikator penyeimbang - Daya asimilasi
- Daya memperbaharui dilampaui,
sehingga menimbulkan:
o Pencemaran
o Kerusakan lingkungan
JENIS
KARAKTER
PASAR

PERSAINGAN PENJUAL
PENJUAL
PERSAINGAN
SEMPURNA
SEMPURNA
BARANG
BARANG
PERSAINGAN
PERSAINGAN
MONOPOLISTIK
MONOPOLISTIK
HAMBATAN
HAMBATAN
PASAR
PASAR
OLIGOPOLI
OLIGOPOLI
INFORMASI
INFORMASI

MONOPOLI
MONOPOLI
EFISIENSI
EFISIENSI
KEBUTUHAN BARANG PUBLIK
• Barang publik merupakan barang, jasa, atau sistem yang
harus disiapkan oleh pemerintah dalam rangka
memberikan pelayanan kepada warga negaranya

• Contoh barang publik:


– infrastruktur, seperti jalan raya, jembatan,
pelabuhan, dll
– sistem pertahanan keamanan
– sistem peradilan
– dll
KEBUTUHAN BARANG PUBLIK
• Pengadaan barang publik dapat dilakukan oleh pemerintah atau
perusahaan

• Sifat-sifat barang publik:

– Tidak eksklusif. Pemilik barang tidak bisa mencegah seseorang


untuk menggunakan barang tersebut. Pengguna barang tidak
bisa dipaksa untuk membayar. Misalnya Taman Monas, jalan
raya, masjid, dll

– Tidak ada persaingan dalam penggunaan barang publik.


Penggunaan barang publik oleh seseorang tidak menyebabkan
kepuasan orang lain untuk menggunakan barang tersebut
menjadi berkurang. Contoh: kepuasan seseorang yang
menghirup udara segar di taman kota tidak berkurang karena
adanya orang lain yang melakukan hal yang sama.
KEBUTUHAN BARANG PUBLIK

• Terdapat barang publik yang tidak eksklusif, tetapi kepuasan


penggunanya akan turun karena banyaknya pengguna pada suatu
waktu tertentu.

– Misalnya, karena banyaknya mobil yang menggunakan jalan


raya sehingga menjadi macet. Dalam hal ini, walaupun
penggunanya tidak dipungut bayaran, namun kepuasan
pengguna menjadi berkurang.

• Sebaliknya, terdapat juga barang-barang publik yang eksklusif,


namun tidak ada persaingan bagi penggunanya.

– Misalnya penggunaan internet dan fasilitas telekomunikasi.


Untuk menggunakan barang tersebut tidak gratis, namun
seorang pengguna tidak terganggu kepuasannya karena adanya
orang lain yang menggunakan produk yang sama.
Kasus 1: Penyediaan Barang Publik yang
Telah Dilaksanakan oleh Kabupaten/Kota

• Identifikasi barang-barang publik yang ada


dilingkungan pemerintah Kabupaten/Kota di
mana anda tinggal
• Identifikasi siapakah penyedia barang-barang
publik tersebut, apakah pemerintah atau swasta
(perusahaan/individu)
• Menurut anda apakah penyediaan barang-barang
publik tersebut sudah tepat (efisien bagi
pemerintah)? Jelaskan mengapa demikian?
19
Kasus 2: Penyediaan Barang Publik yang
Belum Dilaksanakan oleh Kabupaten/Kota

• Identifikasi barang-barang publik yang seharusnya ada


dilingkungan pemerintah Kabupaten/Kota di mana anda
tinggal, namun barang publik tersebut saat ini belum
tersedia
• Menurut anda, siapakah sebaiknya menyediakan barang-
barang publik tersebut, apakah pemerintah atau swasta
(perusahaan/individu)
• Kendala-kendala apakah yang dihadapi sehingga
penyediaan barang-barang publik tersebut sampai saat ini
belum terealisasi?
20
PERLU DIINGAT !!!!!!!
A. Suatu barang dikatakan publik bukan karena
wujudnya melainkan sifatnya pada saat
dikonsumsi.
B. Dalam dunia nyata jarang sekali barang yang
bersifat publik atau privat 100%,
kebanyakan bersifat publik semu dengan
derajad kesemuan yang berbeda-beda.
MASALAH-MASALAH DALAM
PENYEDIAAN BARANG PUBLIK
• Pengukuran permintaan barang publik
• Pendanaan
• Penyediaan dan produksi barang publik