Anda di halaman 1dari 24

bismillahirohmanirrohim

Assalamu’alaikum Wr. WB
PENGEREMAN MAGNETIK

Kelompok 8:

 Handi Pandriantama /1209703013


 Norman Swarzkop Reynaldi / 1209703029
 Yuni Karlina / 1209703046
Pendahuluan
• Teori dasar
Ketika magnet bergerak di dekat konduktor
non magnetik seperti tembaga dan aluminum,
ia akan mengalami gaya disipasi yang disebut
gaya pengereman magnetik (magnetic
breaking force).
Secara empiris dituliskan sebagai :
Fpm (1)k0 d vp n
Gaya pengereman magnetik bergantung
pada
kekuatan magnet
(momen magnet
μ)

kecepatan magnet
konduktivitas
relatif terhadap
konduktor (v) konduktor ( c σ )

jarak antara magnet ukuran dan geometri


dan permukaan magnet jy32maupun
konduktor (d) konduktor
Hukum paraday

Hukum lenz
ELEKTROMAGNETIC BRAKE
APLIKASI ARUS EDDY
• Ketika rem diinjak, arus akan mengalir pada
elektromagnet sehingga menjadi magnet
yang kuat dan timbul medan magnetik yang
besar.
• Karena kereta bergerak, terjadi perubahan
medan magnetik dari elektromagnetik pada
rel.
• Perubahan medan magnetik ini akan
menimbulkan arus Eddy pada rel yang
selanjutnya menimbulkan gaya yang
memperlambat gerak kereta.
• Karena arus Eddy berkurang secara teratur,
maka gaya perlambatannya pun berkurang
secara teratur akibatnya kereta dapat
dberhenti dengan mulus.
Momen Magnetik?
Tujuan

Menentukan besar gaya Menentukan ketergantungan gaya


Mempelajari sifat-sifat gaya pengereman magnetik pada jarak dan
pengereman magnetik pada jarak kecepatan relatif
pengereman magnetik dan kecepatan yang berbeda terhadap konduktor nonmagnetik
Metode percobaan 1
“Ketergantungan gaya terhadap kecepatan”

• letakan kedua batang alumunium


dengan jarak d=2,5 cm dihitung dari
pusat magnet, lepaskan magnet
sehingga menggelinding tunggu
sampai mencapai kecepatan tetap,
catat waktu yang ditempuh dengan
jarak tertentu, percobaan tersebut
dilakukan 20 kali penggelindingan
dan dilakukan lagi untuk sudut
7°;9°;15,5°;17°;20°
Metode percobaan 2
“ketergantungan gaya terhadap jarak”
• Ulangi langkah yang
sama, dengan sudut tetap
dan jarak d yang berbeda
beda sebanyak 5 kali
(3cm;3.5cm;4cm;4.5cm;5
cm) lakukan percobaan
ini sebanyak 20 kali
menggelindingkan
magnet.
Data dan pengolahan ketergantungan gaya
terhadap kecepatan
• Data 1
 Massa magnet = 34.56 gr = 0,03456 kg
 S = 9 cm = 0,9 m

θ t s v ln v ln sinθ sinθ
0.54861 0.12186
7 1.6405 0.9 3 -0.60036-2.10481 9
0.57434 0.15643
9 1.567 0.9 6 -0.55452-1.85512 4
0.68912 0.26723
15.5 1.306 0.9 7 -0.37233-1.31962 8
0.81447 0.29237
17 1.105 0.9 9 -0.20521-1.22973 1
0.90817
20 0.991 0.9 3 -0.09632-1.07289 0.34202
• Graik ln sinѳ terhadap ln v

0
-0.7 -0.6 -0.5 -0.4 -0.3 -0.2 -0.1 0

-0.5

-1
f(x) = 1.94 x − 0.81
Linear ()
-1.5

-2

-2.5
Pengolahan data 1
 V  0,70695
 sin   0,236
d  2,5cm k
sin   Vn
n  1,936 mg
sin  mg
k 
Vn

0 , 236 X 0 , 03456 X 9 ,8

0 , 70695 1 , 936
0 , 0799

0 , 510995
 0 ,1564
Gaya pengereman magnetik

FPM   KV n
 0,1564  0,70695
1, 936

 0,0799
Data dan pengolahan ketergantungan gaya
terhadap jarak
• Data 2
Massa magnet = 34.56 gr = 0,03456 kg
S = 9 cm = 0,9 m

d t s v ln d ln v

3 1.349 0.9 0.667161 1.098612 -0.40472

3.5 1.29 0.9 0.697674 1.252763 -0.36

4 1.3185 0.9 0.682594 1.386294 -0.38186

4.5 1.3255 0.9 0.678989 1.504077 -0.38715

5 1.28 0.9 0.703125 1.609438 -0.35222


• Grafik – ln v terhadap ln d

-0.32
1 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7
-0.33
-0.34
-0.35
-0.36
f(x) = 0.06 x − 0.46 Linear ()
-0.37
-0.38
-0.39
-0.4
-0.41
 V  0,6859
Pengolahan data 2
  10
sin   0,17365
d  4
p  0,061 V  n mg sin 
k p
d
n  1,936
0,68591,936  0,03456  9,8  0,1737

40,061
0,12208
 0, 061
4
 0,11217
Gaya pengereman magnetik
• Ketergantungan gaya pada jarak d

FPM  k0 d V p n

 0,11217 4 0, 061
 0,6859
1,936

 0,059
Analisis Data

Dari grafik hubungan ln sinθ terhadap ln v didapat nilai


n sebesar 1,936

Dan dari grafik hubungan –lnv terhadap ln d


didapat nilai P sebesar 0,061
Analisis Data
Maka dari percobaan
pertama dapat dihitung
nilai dimensi dari
persamaan
adalah 0.1564

Dari
per
cob
aan
ked K0
sin  mg
ua
dap
at
K 
Vn
dihi
tun
g
nilai
dim
ensi

dari
per
sam
aan

K0
ada
lah
V n
mg sin 
0,1
K 
d p
121
7
Analisis Data

Gaya pengereman magnetik yang didapat untuk ketergantungan gaya pada


kecepatan V dengan menggunakan persamaan
adalah -0,0799 FPM   kv n

Gaya pengereman magnetik yang didapat untuk ketergantungan gaya pada jarak
dengan menggunakan persamaan
Adalah -0,059 F PM   k 0 d p n
v
Simpulan
• Sebuah magnet yang bergerak didekat
konduktor nonmagnetik maka akan
mengalami gaya pengereman magnetik.
• Ketergantungan gaya pengereman magnetik
pada jarak dan kecepatan relatif tehadap
konduktor nonmagnetik, dapat diperoleh nilai
konstanta n dan p dari hasil regresi linier Ln sin
θ terhadap ln v dan –lnv terhadap ln d
Daftar Pustaka
 Modul Eksperimen Fisika 2, Laboratorium
Fisika. Fakultas Sains dan Teknologi UIN
Bandung,2011.
 Tippler jilid 2 “physics for scientists and
engineer”. Erlangga, 1996.
 www.wikipedia.com (diakses pada 18 februari
2011)
Hatur Nuhun

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Anda mungkin juga menyukai