Anda di halaman 1dari 77

PENGANTAR AKUNTANSI 2

—ADAPTASI INDONESIA
Carl S. Warren EDISI 4
James M. Reeve
Jonathan E.Duchac
Ersa Tri Wahyuni
Amir Abadi Jusuf
BAB 11
LIABILITAS JANGKA PENDEK
DAN PENGGAJIAN
Menjelaskan dan
memberikan contoh
Tujuan Pembelajaran
mengenai liabilitas jangka
pendek yang terkait dengan
utang usaha, bagian utang Setelah mempelajari Bab ini,
jangka panjang yang jatuh
tempo dalam jangka
Anda diharapkan mampu:
pendek, dan wesel bayar.
Menjelaskan dan
Menghitung liabilitas
memberi contoh
penggunaan rasio cepat pemberi kerja atas gaji,
termasuk liabilitas yang
dalam menganalisis
kemampuan perusahaan timbul dari penghasilan
untuk membayar karyawan maupun
potongan dari
liabilitas pendeknya.
penghasilan tersebut.
TUJUAN
PEMBELAJARAN

Menjelaskan sistem
Menjelaskan perlakuan
akuntansi untuk
akuntansi untuk
penggajian yang
liabilitas kontinjensi
menggunakan register
dan membuat ayat
gaji, catatan penghasilan
jurnal untuk garansi
karyawan, dan jurnal
produk.
umum.
Membuat ayat jurnal
untuk tunjangan
karyawan, termasuk cuti
berbayar perusahaan dan
dana pensiun.
www.penerbitsalemba.com
Liabilitas

o Saat sebuah perusahaan atau bank


memberikan fasilitas kredit, sama Liabilitas Liabilitas
artinya dengan memberikan pinjaman. jangka jangka
o Perusahaan atau bank yang panjang pendek
memberikan pinjaman disebut kreditor
(atau pemberi pinjaman). Liabilitas
o Individu atau perusahaan yang
menerima kredit disebut debitur (atau
peminjam).
o Utang merupakan kewajiban untuk o Liabilitas jangka panjang adalah utang
membayar yang dicatat sebagai dengan periode jatuh tempo lebih dari
liabilitas (liability) oleh debitur. satu tahun.
www.penerbitsalemba.com
Liabilitas Jangka Pendek

Liabilitas jangka pendek


merupakan kewajiban yang
akan dibayarkan dari aset
Bagian utangWesel
Utangbayar
jangka usaha yang jatuh
panjang
lancar dan jatuh tempo dalam
tempo dalam jangka pendek waktu singkat (biasanya
dalam satu tahun atau satu
siklus akuntansi).

www.penerbitsalemba.com
Utang Usaha (slide 1 dari 2)

o Utang usaha meliputi berbagai pembelian yang


dilakukan secara kredit, termasuk pembelian
barang dagangan dan perlengkapan.
o Bagi kebanyakan perusahaan, utang usaha
biasanya merupakan liabilitas jangka pendek
terbesar.

www.penerbitsalemba.com
Tampilan 1: Persentase Utang Usaha terhadap
Total Liabilitas Jangka Pendek (slide 2 dari 2)

Total Liabilitas Jangka Persentase Utang Usaha terhadap


Perusahaan Utang Usaha Total Liabilitas Jangka Pendek
Pendek
PT Astra International Tbk. 25,25%
22.489 miliar rupiah 89.079 miliar rupiah
PT Pertamina (Persero) 3.330.151 ribu dollar AS 8.10 7.156 ribu dollar 41,07%
AS
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. 3.330.151 ribu dollar AS 1.563.576 ribu dollar AS 14,09%
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. 13.518 miliar rupiah 39.762 miliar rupiah 34,07%
PT Pupuk Kujang 43 miliar rupiah 2.775 miliar rupiah 1,5%
PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. 10 miliar rupiah 18 miliar rupiah 56,65%
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. 5.661 miliar rupiah 11.420 miliar rupiah 49,57%

www.penerbitsalemba.com
Bagian Utang Jangka Panjang yang Segera
Jatuh Tempo (slide 1 dari 2)
o Liabilitas jangka panjang sering kali dibayarkan dalam
pembayaran periodik, yang disebut angsuran atau
cicilan.
o Angsuran liabilitas jangka panjang yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun mendatang setelah tanggal
neraca harus diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
pendek.
o Total jumlah angsuran yang jatuh tempo setelahnya akan
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.
www.penerbitsalemba.com
Bagian Utang Jangka Panjang yang Segera
Jatuh Tempo (slide 2 dari 2)
 PT Mayora Indah Tbk., sebuah perusahaan yang memproduksi permen Kopiko dan biskuit
Roma melaporkan jadwal pembayaran utang sebagai berikut.
Akhir Tahun Fiskal dalam Miliaran Rupiah Liabilitas Jangka
Pendek
2013 Rp 145

2014 328

2015 155
Rp2.837 miliar (Rp2.982 miliar – Rp145
2016 563 miliar) dilaporkan sebagai Liabilitas
Jangka Panjang
2017 467

Setelahnya 1.324

Total pembayaran
Rp2.982
pokok
www.penerbitsalemba.com
Wesel Bayar Jangka Pendek (slide 1 dari 10)

Wesel bayar dapat diterbitkan untuk


membeli barang dagangan atau aset
lainnya

Wesel bayar juga dapat diterbitkan


untuk kreditor guna melunasi utang
usaha si penerbit wesel untuk
sementara waktu

www.penerbitsalemba.com
Contoh 1: Wesel Bayar Jangka Pendek
(slide 2 dari 10)

1 Agustus 2015
PT Sinar Abadi menerbitkan wesel bayar 90 hari,
dengan bunga 12% sebesar Rp1.000.000 untuk PT
Spektrum guna membayar utang usaha yang telah
lewat jatuh tempo sebesar Rp1.000.000.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh 1 (slide 3 dari 10)

 Pencatatan Penerbitan Wesel Bayar

Agt. 1 Utang Usaha – PT Spektrum Rp1.000.000


2015 Wesel Bayar Rp1.000.000
Ayat Jurnal
Menerbitkan wesel bayar 90 hari dengan
bunga 12%.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh 1 (slide 4 dari 10)

 Pencatatan Pembayaran Pokok + Bunga

Okt. 30 Wesel Bayar Rp1.000.000


2015 Beban Bunga 30.000
Ayat Jurnal Kas Rp1.030.000

Membayar pokok dan bunga yang telah jatuh


tempo.

Beban bunga Rp30.000 (Rp1.000.000 × 12% × 90/360) dilaporkan di


bagian “Beban Lainnya” di laporan laba rugi untuk tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2015. Akun beban bunga ditutup pada 31 Desember.

www.penerbitsalemba.com
Contoh 2: Wesel Bayar Jangka Pendek
(slide 5 dari 10)
PT Prisma (Peminjam) PT Kencana Mulia (Kreditor)

1 Mei. PT Prisma membeli barang secara Persediaan 10.000.000 Piutang Usaha 10.000.000
kredit dari PT Kencana Mulia sebesar Utang Usaha 10.000.000 Penjualan 10.000.000
Rp10.000.000, dengan syarat 2/10, n/30.
Beban pokok penjualan yang dicatat PT Beban Pokok Penjualan 7.500.000
Kencana Mulia adalah Rp7.500.000.
Persediaan 7.500.000

31 Mei. PT Prisma menerbitkan wesel bayar Utang Usaha 10.000.000 Wesel Tagih 10.000.000
60 hari dengan bunga 12% senilai Wesel Bayar 10.000.000 Piutang Usaha 10.000.000
Rp10.000.000 untuk PT Kencana Mulia secara
kredit.

30 Juli. PT Prisma membayar jumlah yang Wesel Bayar 10.000.000 Kas 10.200.000
jatuh tempo dari wesel bayar tertanggal 31 Beban Bunga 200.000 Pendapatan Bunga 10.000.000
Mei kepada PT Kencana Mulia. Bunga:
Rp10.000.000 × 12% × 60/360. Kas 10.200.000 Wesel Tagih 200.000

www.penerbitsalemba.com
Contoh 3: Wesel Bayar Jangka Pendek
(slide 6 dari 10)

19 September 2015
PT Maya Buana meminjam uang sebesar
Rp4.000.000 dari Bank Cipta Karya dengan
memberikan wesel bayar 90 hari dan bunga 15%.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh 3 (slide 7 dari 10)

 Pencatatan Penerimaan Kas dan Penerbitan Wesel Bayar


Sep. 19 Kas Rp4.000.000
2015 Wesel Bayar Rp4.000.000
Ayat Jurnal
Menerbitkan wesel bayar 90 hari dengan
bunga 15% untuk Bank Cipta Karya.

 Pencatatan Pelunasan Wesel Bayar


Des. 18 Wesel Bayar Rp4.000.000
2015 Beban Bunga 150.000
Ayat Jurnal Kas Rp4.150.000

Membayar pokok dan bunga pinjaman yang


telah jatuh tempo.

www.penerbitsalemba.com
Wesel Bayar Jangka Pendek (slide 8 dari 10)

Kadang kala peminjam akan menerbitkan wesel bayar yang didiskonto


(discounted notes)—dan bukan wesel bayar yang dikenakan bunga—dengan
karakteristik sebagai berikut:
1. Tingkat bunga wesel bayar diskonto disebut tingkat diskonto (discount
rate).
2. Bunga dari wesel bayar yang didiskonto, yang disebut diskon atau diskonto
(discount), dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto dengan nilai yang
tercantum pada wesel bayar.
3. Peminjam (debitur) menerima nilai yang tercantum dikurangi diskonto,
yang disebut hasil diskonto (proceeds).
4. Peminjam harus membayar kembali nilai sebesar nilai yang tercantum
dalam wesel bayar pada tanggal jatuh tempo.
www.penerbitsalemba.com
Contoh 4: Wesel Bayar Jangka Pendek
(slide 9 dari 10)

10 Agustus 2015
PT Ekakarsa menerbitkan wesel bayar diskonto 90 hari
sebesar Rp20.000.000 untuk Bank Nusa Bakti. Tingkat
diskonto yaitu sebesar 15%, jadi nilai diskontonya sebesar
Rp750.000 (yaitu Rp20.000.000 × 15% × 90/360). Dengan
demikian, hasil diskonto yang diperoleh adalah sebesar
Rp 19.250.000.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh 4 (slide 10 dari 10)

 Pencatatan Transaksi oleh PT Ekakarsa


Agt. 10 Kas Rp19.250.000
2015 Beban Bunga 750.000
Wesel Bayar Rp20.000.000
Ayat Jurnal
Menerbitkan wesel bayar 90 hari untuk Bank
Nusa Bhakti yang didiskontokan dengan
bunga 15%.

 Pencatatan Pembayaran Wesel Bayar


Nov. 8 Wesel Bayar Rp20.000.000
Ayat Jurnal 2015 Kas Rp20.000.000

Membayar wesel bayar yang jatuh tempo.

www.penerbitsalemba.com
Gaji dan Pajak Penghasilan

Mengapa Masalah
Istilah gaji (payroll) Gaji Penting?

mengacu pada
jumlah yang Karyawan sensitif terhadap
kesalahan dan

dibayarkan kepada ketidakteraturan dalam hal


pembayaran gaji

karyawan atas jasa-


jasa yang telah
disediakan selama
Pembayaran gaji Gaji dan pajak penghasilan
periode tertentu. bergantung pada berbagai
peraturan pemerintah
terkait
terkait memiliki
memiliki pengaruh
pengaruh
signifikan terhadap laba neto
pusat dan lokal bagi kebanyakan perusahaan

www.penerbitsalemba.com
Liabilitas untuk Penghasilan Karyawan (slide 1
dari 3)

Istilah gaji (salary) biasanya mengacu pada pembayaran untuk tenaga kerja bagian
manajerial dan administrasi yang besarannya dinyatakan dalam satu bulan atau satu tahun

Istilah upah (wage) biasanya mengacu pada pembayaran tenaga kerja buruh pabrik, baik
yang memiliki keahlian ataupun tidak yang besarannya dinyatakan dalam basis per jam atau
per minggu

Perusahaan di Indonesia mengikuti ketentuan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP. 102/MEN/ VI/2004 yang mengharuskan
perusahaan untuk membayar upah kerja lembur pada batas waktu tertentu dan memberikan
tingkat upah kerja yang lebih tinggi bagi karyawan yang bekerja pada hari istirahat mingguan

www.penerbitsalemba.com
Contoh Liabilitas untuk Penghasilan Karyawan
(slide 2 dari 3)

 Diasumsikan Bapak Juna Mulyadi adalah seorang tenaga


penjual PT Mega Selatan. Upah per bulan Juna Mulyadi
mencakup tunjangan tetap sebesar Rp3.000.000.
Penghasilan kerja lemburnya selama 3 jam kerja
lembur pada hari kerja dihitung sebagai berikut.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh (slide 2 dari 3)
 Perhitungan Penghasilan Kerja Lembur Karyawan
Perhitungan Upah per Jam
Upah Bulanan × 1/173 = Upah Kerja Lembur per Jam
Rp3.000.000 × 1/173 = Rp17.341

Perhitungan Lembur pada Hari Kerja


1,5 × Upah Normal 1 Jam = Jam Kerja Lembur Pertama
1,5 × Rp17.341 = Rp26.011 (1 jam pertama)
Total penghasilan kerja lembur =
Rp26.011 + Rp34.682 + Rp34.682
2 × Upah Normal 1 Jam = Jam Kerja Lembur Berikutnya = Rp95.375
2 × Rp17.341 = Rp34.682 (1 jam kedua)
2 × Rp17.341 = Rp34.682 (1 jam ketiga)

Total gaji sebulan = Rp3.000.000 + Rp95.375 = Rp 3.095.375


www.penerbitsalemba.com
Potongan atas Penghasilan Karyawan
o Penghasilan bruto (gross income) adalah total
penghasilan seorang karyawan untuk satu
periode gaji, termasuk upah dan gaji,
tunjangan, tunjangan hari raya keagamaan,
upah kerja lembur, iuran BPJS atau iuran Pajak
Penghasila
asuransi lainnya yang dibayarkan oleh pemberi n
kerja (untuk lembaga pengelolaan dana
pensiun yang disahkan oleh Menteri Keuangan Iuran BPJS
(Jaminan
dalam Pasal 10 Paragraf (3) PER 32/PJ/2015). Sosial
Tenaga
o Pengurangan dari penghasilan karyawan Kerja)

biasanya termasuk biaya jabatan/biaya pensiun


dan iuran BPJS yang dibayar oleh karyawan. Biaya Penguranga
Jabatan n Lainnya

www.penerbitsalemba.com
Pajak Penghasilan (slide 1 dari 7)

o Pemberi kerja umumnya langsung memotong penghasilan yang


diterima oleh karyawan untuk diserahkan kepada otoritas pajak sebagai
pajak penghasilan.
o Pajak penghasilan di Indonesia diatur dalam Pajak Penghasilan Pasal 21
(PPh 21) yang membahas secara detail tarif, ketentuan, dan
perhitungan pajak penghasilan (lihat Tampilan 4).
o Perusahaan akan membuat SPT 1721 (Surat Pajak Tahunan) kepada
karyawan sebagai bukti bahwa perusahaan telah memotong
penghasilan karyawan yang diserahkan kepada otoritas pajak sebagai
pajak penghasilan (lihat Tampilan 2).
www.penerbitsalemba.com
Tampilan 2: Contoh Formulir SPT di Indonesia
(slide 2 dari 7)
SPT TAHUNAN FORMULIR
PAJAK PENGHASILAN
WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI 1770 S
(SEDERHANA)* TAHUN PAJAK :
l ISI DENGAN HURUF CETAK
DEPARTEMEN KEUANGAN RI
l BERI TANDA ” X ” DALAM (KOTAK) YANG SESUAI
2 0 0 6
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK l ISILAH DENGAN BENAR, LENGKAP DAN JELAS SESUAI PETUNJUK PENGISIAN

IDENTITAS WAJIB PAJAK


NPWP :

NAMA WAJIB PAJAK : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

PEKERJAAN : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

PERUBAHAN DATA : ADA, PADA LAMPIRAN TERSENDIRI TIDAK ADA

DALAM RUPIAH DALAM RUPIAH

BUKTI
POTONG
PPH 21
1721 A1/A2
www.penerbitsalemba.com
PerhitunganPENGHITUNGAN
Pajak Penghasilan
PPh PASAL (slide
21 3 dari 7)
PENGHASILAN BRUTO

PEGAWAI TETAP PENERIMA PENSIUN PEG. TIDAK TETAP, MULTILEVEL MARKETING


PEMAGANG, CAPEG

GAJI, TUNJANGAN UANG PENSIUN HONORARIUM D KOMISI


TERKAIT DGN GAJI BULANAN,TUNJANGAN I
K
DIKURANGI:
DIKURANGI: U
• BIAYA JABATAN, 5% DARI
PENGHASILAN BRUTO MAKSIMAL
• BIAYA PENSIUN, 5% DARI R
PENGHASILAN BRUTO (UANG
Rp1.296.000/THN ATAU
PENSIUN) MAKSIMAL Rp432.000/THN A
Rp108.000/BLN
• IURAN YANG TERIKAT DENGAN
ATAU Rp36.000/BLN N
PENGHASILAN TETAP G
I
PENGHASILAN NETO DIKURANGI PTKP
PENGHASILAN KENA PAJAK
TARIF Pasal 17 UU PPh www.penerbitsalemba.com (dibulatkan ke bawah hingga ribuan penuh)
Tampilan 4: Perhitungan Pajak Penghasilan (slide 4
dari 7)
Komponen Dalam Rupiah
Penghasilan:
Gaji Tahunan (12 × 20.000.000) 240.000.000
Tunjangan Hari Raya (gaji 1 bulan) 20.000.000
Bonus (gaji 2 bulan) 40.000.000
Premi asuransi jiwa (dibayar oleh pemberi kerja) 2.000.000
Penghasilan Bruto per Tahun 302.000.000
Pengurangan:
Biaya Jabatan (5% dari penghasilan bruto atau maksimum 6.000.000) (6.000.000)
Iuran BPJS (dibayar oleh karyawan, total 3% dari penghasilan bruto, 2% untuk BPJS
(9.060.000)
Tenaga Kerja dan 1% untuk BPJS kesehatan)
Penghasilan Neto per Tahun 286.940.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP):
Untuk wajib pajak pribadi (54.000.000)
Wajib pajak kawin (4.500.000)
Tiga orang tanggungan (3 × 4.500.000) (13.500.000)
Total Penghasilan Tidak Kena Pajak (72.00.000)

Penghasilan Kena Pajak (PKP) 214.940.000

Utang Pajak
50.000.000 × 5% 2.500.000
164. 940.000* × 15% 24.741.000
(*214.940.000 – 50.000.000) www.penerbitsalemba.com
Tarif Pajak di Indonesia (slide 5 dari 7)

TARIF PASAL 17 UU PPh

LAPISAN PENGHASILAN TARIF TARIF


KENA PAJAK DENGAN NPWP TANPA NPWP

SAMPAI DENGAN Rp 50 JUTA 5% 6%

>Rp 50 JUTA – Rp 250 JUTA 15% 18%

>Rp 250 JUTA – Rp 500 JUTA 25% 30%

>Rp 500 JUTA 30% 36%

www.penerbitsalemba.com
Tarif PTKP Terbaru (slide 6 dari 7)

BESARNYA
PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP)

Rp54.000.000 UNTUK DIRI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

Rp 4.500.000 TAMBAHAN UNTUK WAJIB PAJAK KAWIN

Rp54.000.000 TAMBAHAN UNTUK SEORANG ISTRI YG PENGHASILANNYA


DIGABUNG DENGAN PENGHASILAN SUAMI
Rp 4.500.000 TAMBAHAN UNTUK SETIAP ANGGOTA KELUARGA SEDARAH
SEMENDA DALAM GARIS KETURUNAN LURUS SERTA ANAK
ANGKAT YG MENJADI TANGGUNGAN SEPENUHNYA
MAKSIMAL 3 ORANG
www.penerbitsalemba.com
Kriteria Tanggungan untuk PTKP (slide 7 dari 7)

Kriteria

Subjek Tanggungan Tidak Bekerja

www.penerbitsalemba.com
Biaya Jabatan

Biaya jabatan adalah persentase asumsi


pihak perpajakan bahwa sebagai seorang
karyawan pasti memiliki pengeluaran(biaya)
dalam hubungannya dengan pekerjaannya.

www.penerbitsalemba.com
Iuran BPJS (Jaminan Sosial Tenaga Kerja)

Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial (BPJS) ●
Jaminan

adalah sebuah lembaga


BPJS Kecelakaan Kerja
BPJS
Ketena
Ketena
ga-

Jaminan Kematian
ga- ●
Jaminan Hari Tua
kerjaan
kerjaan ●
Jaminan Pensiun

yang didirikan untuk BPJS


BPJS
Kese
Kese
hatan
hatan

menyelenggarakan
program jaminan sosial di
Indonesia berdasarkan UU
Nomor 40 Tahun 2004 dan
UU Nomor 24 Tahun 2011.

www.penerbitsalemba.com
Pengurangan Lainnya

Karyawan mungkin memilih untuk memiliki jumlah


tambahan yang dikurangi dari penghasilan bruto
mereka. Contoh: karyawan mungkin memberikan
hak kepada perusahaan untuk memotong simpanan
pensiun, sumbangan untuk kemanusiaan, asuransi
jiwa, atau potongan atas iuran serikat pekerja.

www.penerbitsalemba.com
Menghitung Penghasilan Neto Karyawan

Penghasi
Potonga Penghasi
lan
n Gaji lan Neto
Bruto

Penghasilan neto
disebut juga
penghasilan yang
dibawa pulang
(take home pay).
www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 11-2: Penghasilan Neto
Karyawan (slide 1 dari 2)

 Penghasilan bruto per minggu Karina Diana untuk


satu bulan adalah Rp10.000.000. Dia didaftarkan
oleh PT Maju Kreatif Persada dalam Jaminan Sosial
Tenaga Kerja, BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan
Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan
Jaminan Kecelakaan Kerja). Berapa penghasilan neto
yang diperoleh oleh Karina Diana?

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh Latihan 11-2 (slide 2 dari 2)

Gaji per tahun termasuk tunjangan tetap per bulan Rp120.000.000


Iuran BPJS yang dibayarkan oleh pemberi kerja:
Jaminan kecelakaan kerja (1,27%) Rp 1.524.000
Jaminan kematian (0,3%) Rp 360.000
Penghasilan bruto Rp121.884.000

Pengurangan:
Biaya jabatan (5% dari penghasilan bruto, jumlah maks. Rp6.000.000) Rp 6.000.000
Iuran BPJS yang dibayar oleh karyawan:
Jaminan hari tua (2%) Rp 1.400.000
Jaminan pensiun (1%) Rp 1.200.000
Total pengurangan Rp 8.600.000
Pengurangan neto Rp113.284.000
www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 11-3: Penghasilan Pajak
(slide 1 dari 2)

 Arif Hendra adalah karyawan di PT Maju Kreatif


Persada. Arif menikah dan memiliki tiga orang anak.
Istri dan anaknya tidak bekerja. Dia memiliki Nomor
Pokok Wajib Pajak (NPWP). Penghasilan neto Arif
adalah sebesar Rp295.896.000 (dari perhitungan
sebelumnya). Berapa pajak penghasilan Arif?

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh Latihan 11-3 (slide 2 dari 2)

Penghasilan neto Rp295.896.000


Penghasilan tidak kena pajak:
Untuk karyawan (wajib pajak) Rp54.000.000
Tambahan wajib pajak kawin Rp 4.500.000
Tambahan tanggungan wajib pajak (3 × Rp4.500.000) Rp 4.500.000
Total penghasilan tidak kena pajak (Rp 72.000.000)
Penghasilan kena pajak Rp223.896.000

Pajak penghasilan:
Rp50.000.000 × 5% Rp 2.500.000
Rp173.896.000* × 15% Rp 26.084.400
Pajak penghasilan Rp 28.584.400

*Rp223.896.000 – Rp50.000.000
www.penerbitsalemba.com
Liabilitas Perusahaan Terkait dengan Penggajian

Karyawan


BPJS Jaminan Sosial
BPJS Jaminan Kesehatan
Pemerintah Perusahaan
• Pajak yang dipotong
oleh pemerintah

• BPJS Jaminan Sosial


• BPJS Jaminan Kesehatan

www.penerbitsalemba.com
Sistem Akuntansi untuk Penggajian dan Pajak
Penghasilan

Sistem penggajian harus


dirancang untuk:
1. membayar gaji karyawan
secara teratur
2. memenuhi peraturan
pemerintah mengenai
penggajian
3. menyediakan data yang
berguna untuk keperluan
pengambilan keputusan oleh
manajemen
www.penerbitsalemba.com
Register Gaji (slide 1 dari 3)
Register gaji (payroll register) adalah laporan dengan banyak kolom yang Kolom Gaji
digunakan untuk merangkum data untuk setiap periode pembayaran gaji. Neto

Kolom
Kolom Nama Kolom PPh
Iuran JHT Kolom Lain-lain
Karyawan Ps. 21

Kolom Akun
yang
Didebit
(Distribusi
Kolom Jml Penggajian)
Hari/Jam Kerja Kolom Iuran Kolom Iuran Kolom Total
Pensiun www.penerbitsalemba.com
Kesehatan Potongan
Mencatat Penghasilan Karyawan (slide 2 dari 3)

 Pencatatan Gaji Karyawan*


Des.
27 Beban Gaji Penjualan Rp6.860.000
Beban Gaji Kantor 8.650.000
Utang Iuran JHT Rp 304.200
Utang Iuran Pensiun 190.125
Utang PPh Pasal 21 173.900
Ayat Jurnal Utang Dana Koperasi 250.000
Piutang Karyawan—Destiana Putri 100.000
Utang Iuran Kesehatan 680.000
Utang Gaji 14.456.775

Gaji untuk periode 27 Desember.

*Data diambil dari tampilan Register Gaji pada halaman sebelumnya.

www.penerbitsalemba.com
Mencatat dan Membayar Pajak Gaji Karyawan (slide 3
dari 3)

Diasumsikan pada tanggal 31 Desember, PT Bakti Karya memiliki utang gaji


sebesar Rp260.000.000 kepada para karyawannya dengan komposisi
sebagai berikut: Jumlah
Pajak yang berkaitan
Iuran JHT (3,7%) Rp9.620.000 dengan penggajian
Iuran JKK (0,24%) 624.000 menjadi kewajiban
pemberi kerja ketika
Iuran JKM (0,3%) 780.000 gaji sudah dibayarkan.

 Pencatatan dan Pembayaran Pajak Gaji Karyawan


Des.
31 Beban Gaji Lainnya Rp11.024.000
Utang Iuran JHT Rp 9.260.000
Ayat Jurnal Utang Iuran JKK 624.000
Utang Iuran JKM 780.000

Gaji untuk periode 31 Desember.

www.penerbitsalemba.com
Catatan Penghasilan Karyawan (slide 1 dari 2)
Catatan penghasilan
karyawan adalah
catatan perincian gaji
tiap karyawan yang
harus tersedia pada
setiap akhir periode
penggajian guna
menghitung iuran
karyawan untuk
jaminan hari tua dan
pensiun serta
kewajiban perusahaan
atas gaji karyawan.
www.penerbitsalemba.com
Catatan Penghasilan Karyawan (slide 2 dari 2)

LANJUTAN

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 11-4: Jurnal Gaji Bulanan

Register gaji milik PT Panca Sentosa menunjukkan iuran JHT sebesar


Rp900.000 dan iuran JPK sebesar Rp225.000, yang dipotong dari total gaji
sebesar Rp15.000.000 untuk bulan ini. PPh Pasal 21 untuk periode tersebut
berjumlah Rp2.925.000. Siapkan ayat jurnal untuk mencatat gaji bulan ini.

 Pencatatan dan Pembayaran Pajak Gaji Karyawan


Des.
31 Beban Gaji Rp15.000.000
Utang Iuran JHT Rp 900.000
Utang Iuran JPK 225.000
Ayat Jurnal Utang PPh Pasal 21 2.925.000
Utang Gaji 10.950.00

Gaji untuk periode 31 Desember.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 11-5: Menjurnal Pajak atas Gaji

Register gaji PT Buana Abadi mengindikasikan Jaminan Hari Tua sebesar


Rp283.500 dan Jaminan Keselamatan Kerja Rp225.000 dengan total gaji sebesar
Rp15.000.000 untuk periode tersebut. Asumsikan PPh Pasal 21 yang dipotong
sebesar Rp900.000 dan dana koperasi sebesar Rp42.000. Buat ayat jurnal untuk
mencatat beban gaji periode tersebut.

 Pencatatan Beban Gaji Karyawan


Des.
31 Beban Gaji Rp1.450.500
Utang Iuran JHT Rp283.500
Utang Iuran JKK 225.000
Ayat Jurnal Utang PPh Pasal 21 900.000
Utang Iuran Dana Koperasi 42.000

Gaji untuk periode 31 Desember.

www.penerbitsalemba.com
Cek Gaji (slide 1 dari 2)

Total gaji neto untuk Perusahaan mengotorisasi


Kebanyakan periode berjalan dihitung
transfer dana elektronik dari
akun bank reguler ke akun
dengan menggunakan bank khusus penggajian
perusahaan register gaji sebesar total gaji neto

menerbitkan cek gaji


dengan menggunakan Cek gaji individual
ditulis dari akun
akun bank khusus penggajian
untuk penggajian
dengan proses sebagai Nomor cek gaji
dimasukkan ke
berikut: dalam register gaji

www.penerbitsalemba.com
Tampilan 9: Contoh Cek Gaji (slide 1 dari 2)

www.penerbitsalemba.com
Sistem Penggajian Terkomputerisasi

Input

Konstanta Variabel
Contoh: nama karyawan, nomor jaminan Contoh: Jumlah jam atau hari kerja
sosial, status, pendapatan yang tidak setiap karyawan, jumlah hari cuti sakit,
dikenakan pajak, gaji, tarif pajak, dan cuti libur, jumlah penghasilan, dan total
tabel potongan pajak yang dipotong

www.penerbitsalemba.com
Pengendalian Internal untuk Sistem Penggajian

1. Jika mesin penandatanganan cek digunakan, penting bahwa cek gaji kosong dan
akses penggunaan mesin tersebut dikendalikan dengan hati-hati untuk mencegah
pencurian atau penyalahgunaan uang gaji.
2. Pengangkatan dan pemberhentian karyawan harus diotorisasi secara benar dan
disetujui secara tertulis.
3. Sangatlah penting untuk mengesahkan dan menyetujui secara tertulis dalam
penambahan dan potongan serta perubahan besar gaji.
4. Karyawan harus diawasi pada saat datang untuk mulai bekerja untuk memastikan
bahwa karyawan mencatat kehadiran (presensi) hanya satu kali dan untuk diri
sendiri. Karyawan bisa mencatat kehadiran dengan menggunakan kartu waktu
atau dengan menggesek kartu penanda karyawan.
5. Cek gaji harus dibagikan oleh pihak selain pengawas karyawan.
6. Akun bank khusus penggajian harus digunakan.
www.penerbitsalemba.com
Tunjangan Tambahan bagi Karyawan

o Banyak perusahaan menyediakan


berbagai tunjangan sebagai
tambahan atas gaji atau upah yang
diperoleh kepada para
karyawannya. Tunjangan Cuti
Tunjangan
Tambaha
o Saat perusahaan membayar n
sebagian atau seluruh biaya
tunjangan karyawan, biaya-biaya
Kesehatan
Pensiun
tersebut dicatat sebagai beban
untuk menandingkan/mengaitkan
pendapatan dan beban dengan
benar. www.penerbitsalemba.com
Cuti Berbayar

Sebagai ilustrasi, diasumsikan para karyawan mendapat cuti


satu hari setiap bulan bekerja. Diasumsikan pula estimasi
cuti berbayar untuk periode penggajian yang berakhir pada
tanggal 31 Desember adalah Rp325.000.000. Cuti berbayar
menjadi kewajiban
perusahaan saat
karyawan menerima
hak cuti.
 Pencatatan Cuti Berbayar
Des.
31 Beban Cuti Berbayar Rp325.000.000
Utang Cuti Berbayar Rp325.000.000
Ayat Jurnal
Penangguhan cuti berbayar untuk satu
periode.

www.penerbitsalemba.com
Pensiun (slide 1 dari 4)
o Pensiun (pension) mencerminkan
pembayaran tunai untuk karyawan
yang telah pensiun.
o Hak untuk mendapatkan uang
pensiun diperoleh karyawan selama
Program Pensiun masa kerja, berdasarkan program
dengan Iuran Pasti
pensiun yang ditetapkan oleh
perusahaan.

Dari PSAK:
Pemberi kerja harus mematuhi
Program Pensiun Undang-Undang Tenaga Kerja.
PSAK 24 Imbalan Kerja mengadopsi
dengan Manfaat Pasti IAS 19 Employee Benefit,
memberikan pedoman perhitungan
www.penerbitsalemba.com tunjangan karyawan termasuk pensiun.
Pensiun (slide 2 dari 4)
Program Pensiun Karakteristik Contoh

• Perusahaan menginvestasikan iuran atas nama karyawan • Program 401k (seperti reksadana)
selama masa kerjanya dengan keuntungan berikut:
Program Pensiun • Pembayar iuran: perusahaan dan karyawan 1. Kontribusi karyawan dipotong
dengan Iuran Pasti • Jumlah akhir dari dana pensiun bergantung pada jumlah sebelum pajak.
(Defined Contribution iuran dan imbal hasil investasi yang diperoleh atas 2. Kontribusi dan penghasilan terkait
Plan) seluruh iuran selama masa kerja karyawan tidak dipotong pajak sampai kontribusi
• Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan didebit ke diambil pada saat pensiun atau
Beban Pensiun berhenti bekerja

• Tunjangan pensiun yang dibayarkan oleh perusahaan


ditetapkan berdasarkan rumus dengan faktor-faktor
masa kerja karyawan, umur, dan gaji sebelumnya
• Perusahaan diwajibkan untuk membayar uang pensiun
Program Pensiun
tahunan karyawan
dengan Iuran Pasti
• Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan didebit ke
(Defined Benefit Plan)
Beban Pensiun
• Jumlah yang didanai dikredit ke Kas dan sisa jumlah
yang tidak didanai (unfunded pension liability) dikredit ke
Liabilitas Pensiun yang Tidak Didanai
www.penerbitsalemba.com
Contoh Program Pensiun dengan Iuran Pasti
(slide 3 dari 4)
Diasumsikan program 401k untuk Perusahaan Wangi Bunga
mengharuskan iuran perusahaan sebesar 10% dari gaji bulanan
karyawannya dan dibayarkan setiap bulan. Ayat jurnal untuk
mencatat transaksi ini jika diasumsikan gaji per bulan adalah
Rp500.000.000 adalah sebagai berikut.

 Pencatatan Program Pensiun Iuran Pasti


Des.
31 Beban Pensiun Rp50.000.000
Kas Rp50.000.000
Ayat Jurnal
Iuran 100% dari gaji bulanan untuk
program dana pensiun.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Program Pensiun dengan Manfaat Pasti
(slide 4 dari 4)
Diasumsikan program dana pensiun untuk PT Makmur Jaya
memerlukan biaya pensiun tahunan sebesar Rp80.000.000,
berdasarkan estimasi kewajiban pembayaran tunjangan di masa
mendatang. Asumsi lebih lanjut adalah pada 31 Desember PT
Makmur Jaya membayar Rp60.000.000 untuk dana pensiun.

 Pencatatan Program Pensiun Manfaat Pasti


Des.
31 Beban Pensiun Rp80.000.000
Kas Rp60.000.000
Ayat Jurnal Liabilitas Pensiun yang Tidak Didanai 20.000.000

Untuk mencatat biaya pensiun tahunan


dan iuran untuk program dana pensiun.
www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 11-6: Cuti Berbayar dan
Tunjangan Pensiun (slide 1 dari 2)
PT Perdana Sentosa memberikan tunjangan cuti dan program
pensiun dengan iuran pasti untuk karyawannya. Jumlah cuti berbayar
untuk periode tersebut Rp44.000.000. Program pensiun
mengharuskan iuran dibayarkan kepada pengelola pensiun setara
dengan 8% dari gaji karyawan. Jumlah gaji untuk periode tersebut
adalah Rp450.000.000.

Buatlah ayat jurnal untuk:


(a) cuti berbayar; dan
(b) tunjangan pensiun.
www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh Latihan 11-6 (slide 2 dari 2)

a) Pencatatan Cuti Berbayar


xxx xx Beban Cuti Berbayar Rp44.000.000
Utang Cuti Berbayar Rp44.000.000
Ayat Jurnal

Cuti berbayar yang diakru untuk periode


tersebut.

b) Pencatatan Tunjangan Pensiun

xxx xx Beban Pensiun Rp36.000.000


Kas Rp36.000.000
Ayat Jurnal

Iuran untuk pensiun, 8% dari gaji


Rp450.000.000.

www.penerbitsalemba.com
Tunjangan Pascakerja selain Pensiun
o Karyawan bisa memperoleh hak imbalan
pascakerja lainnya dari perusahaan.

o Akuntansi untuk tunjangan pascakerja


lainnya mirip dengan program dana Perawatan Gigi
Perawatan Mata
Perawatan Kesehatan
Asuransi Jiwa
Bantuan Uang Kuliah
Pelayanan Pajak
Pelayanan Hukum

pensiun dengan manfaat pasti.

o Laporan keuangan harus mengungkapkan


sifat dari liabilitas tunjangan pascakerja
dalam catatan atas laporan keuangan.
www.penerbitsalemba.com
Liabilitas Jangka Pendek pada
Laporan Posisi Keuangan
Penyajian liabilitas jangka pendek dalam laporan posisi keuangan untuk
Kedai Kopi ditunjukkan sebagai berikut.
Kedai Kopi
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2016
Liabilitas Jangka Pendek:
Utang usaha Rp133.000.000
Wesel bayar (porsi bayar) 200.000.000
Utang upah dan gaji 42.000.000
Utang iuran gaji (payroll taxes) 16.400.000
Utang bunga 40.000.000
Total liabilitas jangka pendek Rp431.400.000

www.penerbitsalemba.com
Liabilitas Diestimasi atau Provisi (slide 1 dari 4)
o Liabilitas diestimasi (provisi) adalah liabilitas yang waktu dan jumlahnya
belum pasti.
o Liabilitas diestimasi diakui jika:
1. entitas memiliki kewajiban kini baik bersifat hukum atau konstruktif
sebagai akibat peristiwa masa lalu;
2. kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
arus keluar sumber daya; dan
3. estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat
dibuat.
o Liabilitas diestimasi diakui, dicatat, dan diungkap sebagai liabilitas yang
dicatat dengan mendebit beban dan mengkredit liabilitas.
www.penerbitsalemba.com
Contoh Liabilitas Diestimasi (slide 2 dari 4)

Diasumsikan selama bulan Juni sebuah perusahaan menjual produk


senilai Rp60.000.000 dengan garansi perbaikan selama 36 bulan.
Biaya perbaikan rata-rata adalah 5% dari harga jual dalam masa
garansi. Ayat jurnal untuk mencatat estimasi biaya garansi produk
untuk bulan Juni adalah sebagai berikut.

 Pencatatan Estimasi Biaya Garansi Produk

Jun. 30 Beban Garansi Produk Rp3.000.000


Provisi Garansi Produk Rp3.000.000
Ayat Jurnal
Untuk mencatat beban garansi bulan Juni,
5% × Rp60.000.000.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Liabilitas Diestimasi (slide 3 dari 4)

Jika produk diperbaiki dengan menggunakan garansi, biaya perbaikan


dicatat dengan mencatat Provisi Garansi Produk dan mengkredit Kas,
Perlengkapan, Utang Gaji, atau akun lain yang sesuai. Jadi, jika ada
penggantian komponen senilai Rp200.000 pada tanggal 16 Agustus,
ayat jurnal yang dicatat adalah sebagai berikut.

 Pencatatan Penggantian Komponen Rusak yang Dilindungi Garansi

Agt. 16 Provisi Garansi Produk Rp200.000


Perlengkapan Rp200.000
Ayat Jurnal
Mengganti komponen rusak yang
dilindungi garansi.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Pengungkapan Provisi PT Holcim
Indonesia Tbk. (slide 4 dari 4)

Perhitungan provisi didasarkan pada


estimasi biaya untuk restorasi per Provisi atas Restorasi
meter persegi (m2) dengan Akun ini merupakan cadangan untuk restorasi
memperhitungkan berbagai asumsi sehubungan dengan aktivitas kuari. Perubahan
cadangan untuk restorasi adalah sebagai berikut.
seperti tingkat inflasi dan suku bunga
diskonto. Provisi diekspektasikan akan 31 Desember 2016 (Diaudit)—dalam Jutaan Rupiah)
dikeluarkan dalam bentuk kas Saldo awal tahun Rp43.887
Akuisisi bisnis Rp 4.952
ataupun bentuk kegiatan restorasi
Penambahan Rp 665
pada saat area tertentu sudah selesai Pembalikan dan penggunaan Rp (1.417) Saldo
kegiatan ekstraksinya dari waktu ke akhir tahun Rp48.087
waktu sampai dengan hak-hak
tersebut berakhir tahun 2016–2023.
www.penerbitsalemba.com
Liabilitas Kontinjensi (slide 1 dari 2)
o Berdasarkan PSAK 57, liabilitas kontinjensi adalah:
1. kewajiban potensial yang timbul dari peristiwa masa lalu dan
keberadaannya menjadi pasti dengan terjadi atau tidak terjadinya satu
peristiwa atau lebih pada masa datang yang tidak sepenuhnya berada
dalam kendali entitas; atau
2. kewajiban kini yang timbul sebagai akibat peristiwa masa lalu, tetapi
tidak diakui karena:
• (i) tidak terdapat kemungkinan besar entitas mengeluarkan sumber
daya yang mengandung manfaat ekonomis (selanjutnya disebut
sebagai “sumber daya”) untuk menyelesaikan kewajibannya; atau
• (ii) jumlah kewajiban tersebut tidak dapat
diukur secara andal. Dari PSAK:
PSAK 57 mengatur akuntansi untuk
provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset
www.penerbitsalemba.com kontinjensi.
Contoh Kasus Liabilitas Kontinjensi
(slide 2 dari 2)

Liabilitas kontinjensi ●
Sebuah perusahaan yang mungkin kalah atas gugatan
yang PERLU diakui penggunaan hak paten perusahaan lain. Akan tetapi,
dan diungkap dalam putusan ini sedang dalam proses banding dan pengacara
catatan atas laporan perusahaan merasa bahwa keputusan akan terbalik atau
keuangan berkurang secara signifikan.

Liabilitas kontinjensi ●
Sebuah resor ski dituntut atas adanya kecelakaan yang dialami oleh
yang TIDAK PERLU pengunjung. Dalam kebanyakan kasus, pengadilan menemukan
bahwa pengunjung bisa menerima risiko terjadinya kecelakaan pada
diakui dan diungkap saat melakukan kegiatan. Jadi, resor ski tidak memiliki kewajiban
dalam catatan atas atas terjadinya kecelakaan, kecuali resor ski memang benar-benar
laporan keuangan tidak bertanggung jawab.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 11-7: Liabilitas Garansi
Terestimasi (slide 1 dari 2)
Selama bulan Agustus, PT Oritama menjual peralatan dapur seharga
Rp140.000.000 dengan garansi 6 bulan. Biaya untuk memperbaiki
kerusakan yang masih bergaransi diperkirakan sebesar 6% dari harga
jual. Pada 12 September, seorang pelanggan memerlukan
penggantian komponen senilai Rp200.000, ditambah biaya tenaga
kerja sebesar Rp90.000, yang masih berada dalam masa garansi.
Buatlah ayat jurnal untuk:
(a) estimasi beban garansi pada tanggal 31 Agustus, dan
(b) pekerjaan yang masih dilindungi garansi pada tanggal 12
September.
www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh Latihan 11-7 (slide 2 dari 2)

a) Pencatatan Estimasi Beban Garansi


Agt. 31 Beban Garansi Produk Rp8.400.000
Provisi Garansi Produk Rp8.400.000
Ayat Jurnal

Untuk mencatat beban garansi bulan


Agustus, 6% × Rp140.000.000.

b) Pencatatan Pekerjaan yang Masih Dilindungi Garansi

Sep. 12 Provisi Garansi Produk Rp290.000


Perlengkapan Rp200.000
Ayat Jurnal Utang Gaji 90.000

Mengganti komponen rusak yang masih


dilindungi garansi.

www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Rasio Cepat
(slide 1 dari 2)
o Analisis posisi lancar (current position analysis) membantu kreditor
mengevaluasi kemampuan perusahaan untuk membayar liabilitas lancarnya.

Modal Kerja Aset Lancar — Liabilitas Jangka Pendek

www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Rasio Cepat
(slide 2 dari 2)

Aset Lancar
Rasio Lancar
Liabilitas Jangka Pendek

Aset Cepat
Rasio Cepat
Liabilitas Jangka Pendek

www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Rasio Cepat
(slide 2 dari 2)

Rasio Cepat (Quick Ratio)


Mengatasi keterbatasan ini dengan mengukur kemampuan perusahaan untuk
membayar utang secara “instan”.

Aset Cepat (Quick Assets)


Kas atau aset lancar lainnya yang dapat dengan mudah untuk diubah menjadi kas,
seperti kas, investasi temporer, dan piutang usaha.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 11-8: Rasio Cepat (slide 1 dari
2)
PT Candra melaporkan aset lancar dan liabilitas lancar untuk tahun
yang berakhir pada Desember 2016 dan 2015 berikut.
2016 2015
Kas Rp1.250.000 Rp1.000.000
Investasi temporer 1.925.000 1.650.000
Piutang usaha 1.775.000 1.350.000
Persediaan 1.900.000 1.700.000
Utang usaha 2.750.000 2.500.000

a) Hitung rasio cepat untuk tahun 2016 dan 2015.


b) Interpretasikan rasio cepat perusahaan selama dua tahun.
www.penerbitsalemba.com
Jawaban Contoh Latihan 11-8 (slide 2 dari 2)

a. 31 Desember 2016:
Rasio Cepat = Aset Cepat ÷ Liabilitas Jangka Pendek
Rasio Cepat = (Rp1.250.000 + Rp1.925.000 + Rp1.775.000) ÷ Rp2.750.000
Rasio Cepat = 1,8
31 Desember 2015:
Rasio Cepat = Aset Cepat ÷ Liabilitas Jangka Pendek
Rasio Cepat = (Rp1.000.000 + Rp1.650.000 + Rp1.350.000) ÷ Rp2.500.000
Rasio Cepat = 1,6
b. Rasio Cepat PT Candra telah meningkat 1,6 pada 2015 dan 1,8 pada 2016. Peningkatan ini
adalah hasil peningkatan yang signifikan dalam tiga tipe aset cepat (kas, investasi
temporer, piutang usaha) dibandingkan ke peningkatan yang relatif lebih kecil pada
peningkatan utang lancar dan utang usaha.

www.penerbitsalemba.com
Kunjungi

www.penerbitsalemba.com
Fan Page
www.facebook.com/penerbit.salemba
Follow Us On
@penerbitsalemba
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai