Anda di halaman 1dari 6

Aspek Keperilakuan pada Pengambilan

Keputusan dan Pengambil Keputusan

Nanik Ermawati,S.E.,M.Si.
Proses Pengambilan Keputusan

Pengertian Pengambilan Keputusan


Mengambil atau membuat suatu keputusan berarti memilih satu dari sekian
alternatif. Proses pengambilan keputusan adalah salah satu mekanisme pemikiran
manusia yang paling kompleks karena berbagai faktor dan tindakan campur tangan
di dalamnya, dengan hasil yang berbeda.
Proses pengambilan keputusan dapat dijabarkan dalam langkah-langkah berikut:
1. Pengenalan atau pengidentifikasian atas suatu masalah atau peluang.
2. Pencarian tindakan alternatif dan kuantifikasi atas konsekuensinya.
3. Pemilihan alternatif yang optimal atau memuaskan.
4. Penerapan dan tindak lanjut.
Cara Pengambilan Keputusan dalam Organisasi

Terdapat berbagai pendekatan dalam pengambilan keputusan, seperti


menggunakan pendekatan rasional dengan menganalisis variabel-variabel terkait,
menggunakan metode tertentu dengan tahapan yang jelas, dan dikerjakan oleh
tenaga profesional. Dengan proses tersebut, maka keputusan rasional memiliki
tingkay keberhasilan yang tinggi, serta dapat membuat akuntabilitas dan
dijelaskan mengapa suatu keputusan dapat diambil. Berdasarkan alasan tersebut,
para pemimpin berupaya mengambil keputusan dengan metode rasional dengan
menggunakan berabagi metode analisis, seperti SWOT,Cause and Effect Analysis,
Value Chain Analysis, dsb.
Pengambilan Keputusan oleh Pendatang Baru vs
Para Pakar

Studi yang dilakukan para ilmuwan mengungkapkan bahwa ada sejumlah


perbedaan yang menarik dalam strategi dan pendekatan yang digunakan, serta
data spesifik yang dipilih para pakar dan pendatang baru ketika mengambil
keputusan berdasarkan informasi akuntansi dan informasi keuangan lainnya.
Walaupun kedua kelompok tersebut menggunakan proses evaluasi yang
sama, perbedaan besar muncul pada pendekatan khusus yang digunakan. Studi
atas sikap pengambilan keputusan pendatang baru mengumpulkan data tanpa
melakukan diskriminasi dan menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi.
Sebaliknya, para pakar mengumpulkan data secara diskriminatif untuk
menindaklanjuti observasi tertentu, mereka secara teratur mengikhtisar data
tersebut dan merumuskan hipotesis.
Peran Kepribadian dan Gaya Kognitif dalam
Pengambilan Keputusan

Kepribadian mengacu pada sikap atau keyakinan individu, sementara gaya


kognitif yang berbeda dengan menggunakan metode yang sama sekali berbeda
ketika menerima, menyimpan, dan memproses informasi. Dalam situasi
pengambilan keputusan, kepribadian dan gaya kognitif saling berinteraksi dan
mempengaruhi (menambah dan mengurangi) dampak dari informasi akuntansi.
Peran Informasi Ankuntansi dalam Pengambilan
Keputusan

 Data Akuntansi sebagai Stimuli dalam Pengenalan Masalah


Akuntansi dapat berfungsi sebagai stimuli dalam pengenalan masalah
melalui pelaporan deviasi kinerja aktual dari sasaran standar anggaran.
 Hipotesis Keperilakuan dari Dampak Data Akuntansi
Informasi akuntansi adalah salah satu input dalam model pengambilan
keputusan.
 Umpan Balik
Pengambil keputusan harus menerima informasi mengenai perubahan atau
menerima umpak balik tidak langsung mengenai perubahan tersebut.
Fiksasi Fungsional