Anda di halaman 1dari 6

Asuhan Keperawatan

Sirosis Hepatis
Kasus
About this template

Seorang pasien dirawat di RS dengan keluhan, bengkak pada sebagian


tubuhnya, tubuh berwarna kuning. Hasil pengkajian didapatkan abdomen
asites, tubuh jaundice, nafas sesak dengan RR 28x/m., terjadi perdarahan
saluran cerna atas. Pasien memiliki riwayat peminum alkohol semenjak 5
tahun yang lalu. Data laboraturium dan pemeriksaan penunjang: yang
didapat: HbsAgPositif; SGOT 140; SGPT 207 ; Alkali posfatase: 112 U/;
Albumin 2,5 d/dL; Hb: 8 g/dL: Hasil USG Abdomen : Chirosis Hepatis;
Endoscopi: Varices Oesophagus. Klien mendapat tranfusi darah FFP sebanyak
2 bag @200 cc; Albumin 1 flash 100 cc; diberikan propanolol 1x1 tablet,
impepsa syrup 3 x 1cth, transamin inkeksi 3 x1 ampul Rencana jika Hb sudah
normal akan dilakukan Ligasi pada daerah varises esovagus ; Clisma dengan
Gliceryn setiap pagi dan sore sampai melena tidak ada. Pasien bertanya
bagaimana bisa terkena penyakit ini .Pasien didiagnosa Sirosis hepatis.

2
Data Fokus
Data subjektif Data objektif
• Klien mengatakan bengkak pada • Abdomen asites
sebagian tubuhnya • Nafas sesak dengan RR 28x/mnt
• Klien mengatakan tubuhnya berwarna • Tubuh jaundice (berwarna kuning)
kuning • Perdarahan disaluran cerna atas
• Klien mengatakan ia peminum alkohol • HbsAgPositiif
semenjak 5 tahun yang lalu • SGOT 140
• Klien mengeluh sesak napas • SGPT 207
• Alkali posfatase: 112 U
• Albumin 2,5 d/dL
• Hb: 8 g/dL
• Hasil USG Abdomen: Chirosis Hepatis
• Hasil Endoscopi: Varices Oesophagus
• Transfusi darah FFP sebanyak 2 bag
@200 cc
• Albumin 1 flash 100 cc
• Propanol 1x1 tablet
• Impepsa syrup 3x1cth
• Transamin inkeksi 3x1 ampul

3
Data Masalah Etiologi

DS: Ketifakefektifan Pola Nafas Keterbatasan ekspansi paru


• Klien mengatakan bengkak
pada sebagian tubuhnya
• Klien mengeluh sesak napas
DO:
• Nafas sesak dengan RR
28x/mnt
• Klien tampak mengalami
pernapasan dangkal
• Klien terlihat tidak gelisah dan
tidak nyaman
• Abdomen asites

4
Diagnosa Keperawatan

1. Ketidakefektifan pola napas berhubungan dengan


Keterbatasan ekspansi paru
2. Kelebihan volume cairan berhubungan dengan
3. Risiko perdarahan berhubungan dengan

5
No Tujuan dan Kriteria Hasil Rencana Tindakan
Dx.

1 Setelah dilakukan tindakan Kep Intervensi keperawatan yang disarankan


selama 3x24 jam masalah untuk menyelesaikan masalah:
Ketidakefektifan pola napas b.d 1. Monitor kecepatan, irama, kedalaman dan
Keterbatasan ekspansi paru kesulitan bernafas
dapat teratasi yang dibuktikan 2. Monitor pola nafas (mis, bradipneu,
dengan: takipneu, hiperventilasi, dll)
• Memperlihatkan frekuensi 3. Monitor jumlah pernapasan
respirasi yang normal (12- dengan observasi TTV
20x/mnt) 4. Monitor kondisi yang mengindikasikan
• Memperlihatkan irama perlunya dukungan ventilasi (mis,
pernafasan yang normal kelelahan otot pernafasan, asidosis
• Memperlihatkan pengembangan respirasi refratorik, dll)
toraks yang penuh tanpa gejala 5. Berikan posisi semi fowler
pernapasan dangkal. 6. Kolaborasi dengan tim medis dalam
• Tidak mengalami gejala sianosis pemantauan perkembangan pasien