Anda di halaman 1dari 22

MEMAKSIMALKAN POTENSI

MENUJU KOMPETITOR TERBAIK


Q.S. Al-Maidah/5: 48
PROFIL
PENYUSUN
Ramdan Juniarsyah, M.Ag
(Ketua MGMP PAI SMK Prov. Jawa Barat)

Contact :
081394900949
081910344522

Sosmed:
Facebook : Ramdan Juniarsyah
Instagram : @ramdanjuniarsyah
MEMAKSIMALKAN POTENSI
MENUJU KOMPETITOR TERBAIK 1 Kompetensi Dasar
Q.S. Al-Maidah/5: 48

2 Alur KBM

3 Peta Konsep

4 Pengantar

5 Bahan Materi

6 Evaluasi

7 Studi Kasus

8 Pengayaan Materi
Kompetensi Dasar

Menganalisis makna Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S. An-


3.1 Nisa/4: 59; Q.S. at-Taubah/9: 105, serta Hadits tentang
taat pada aturan, kompetisi dalam kebaikan, dan etos
kerja.

Membaca Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S. An-Nisa/4: 59; Q.S.


4.1.1 at-Taubah/9: 105 sesuai dengan kaidah tajwid dan
makharijul huruf

Terbiasa membaca al-Qur’an dengan meyakini Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S.
1.1 bahwa taat pada aturan, kompetisi dalam 4.1.2 An-Nisa/4: 59; Q.S. at-Taubah/9: 105 dengan fasih dan
kebaikan, dan etos kerja sebagai perintah agama. lancar

Bersikap taat aturan, tanggung jawab, kompetitif


Menyajikan keterkaitan antara perintah berkompetisi
dalam kebaikan dan kerja keras sebagai 4.1.3 dalam kebaikan dengan kepatuhan terhadap
implementasi dari pemahaman Q.S. al Maidah/5:
2.1 ketentuan Allah sesuai dengan pesan Q.S. al
48; Q.S. An-Nisa/4: 59; Q.S. at-Taubah/9: 105 serta
Maidah/5: 48; Q.S. An-Nisa/4: 59; Q.S. at-Taubah/9: 105.
Hadits yang terkait.
Alur KBM

Pilihan Model
• Peta Konsep • Tutor sebaya • Evaluasi &
Drill
• Pengantar •
• NHT
Refleksi
• Gallery Walk
• Performace
Peta Konsep Materi
8. Contoh Perilaku yang
6. Makna Kompetisi 7. Urgensi Berkompetisi
Menampilkan Kompetisi
dalam Kebaikan dalam Kebaikan
dalam Kebaikan

5. Hadits tentang MEMAKSIMALKAN POTENSI 1. Ayat Quran


Berkompetisi MENUJU KOMPETITOR TERBAIK (Tajwid & Makharijul
Huruf)
dalam Kebaikan
(Q.S. Al-Maidah/5: 48)

4. Asbab al-Nuzul 3. Isi Kandungan 2. Terjemah


PERUBAHAN BEGITU CEPAT,
APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN?
QS. AL-MAIDAH/5:48
(AYAT DAN TERJEMAH)
BACA, HAFAL, KAJI MAKNANYA
TERJEMAH

Artinya: “Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an)


kepadamu (Muhammad) dengan membawa
kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang
diturunkan sebelumnya dan menjaganya,) maka
putuskanlah perkara mereka menurut apa yang
diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti
keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang
telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu,
Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah
menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja),
tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah
diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat
kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu
diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu
perselisihkan Umat Nabi Muhammad saw. dan umat-umat
sebelumnya.”
( Q.S Al-Maidah/5: 48)
Analisis Tajwid yang terdapat dalam Q.S. An-
Nisa/4: 59 !

NO PENGGALAN AYAT HUKUM TAJWID

5
Asbabun Nuzul
Q.S. Al-Maidah/5: 48
Tidak ada sebab khusus dari ayat ini, namun
yang ditekankan dalam ayat ini adalah
mengingatkan umat Islam agar jangan sampai
bersikap dan berperilaku seperti umat
terdahulu misalnya umat nabi Musa A.S dan
umat nabi Isa A.S yang tidak mengamalkan dan
menegakkan apa yang terkandung dalam kitab
suci yang diturunkan kepada mereka. Aspek
yang tidak berubah adalah dasar dan landasan
Agama, yakni Tauhid atau Keimanan. Taurat,
Inji, dan Al-Qur’an memilki ciri khas masing-
masing di bidang syari’at, tetapi ketiganya
memiliki kesamaan di bidang keimanan dan
pengabdian yaitu hanya beriman kepada Allah
SWT.
Isi & Kandungan Ayat
Penegasan bahwa Al-Qur’an adalah kitab samawi terakhir
1 yang membawa kebenaran mencakup isi yang
membenarkan kitab sebelumnya

Setiap umat diberi syari’at yang berbeda dan diperintahkan


2 untuk mentaati dan mengamalkan isinya.

Perintah untuk berkompetisi dan menjadi yang terbaik


3 sesuai dengan petunjuk yang ada dalam kitab suci mereka

4 Peringatan bahwa pada akhirnya manusia akan kembali


kepada Allah SWT.

5 Perintah kepada setiap muslim agar memutuskan perkara


dengan hukum yang telah ditetapkan Allah SWT.
Kajian Hadits

Artinya:
“Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah Saw. Bersabda, segeralah
beramal sebelum datangnya fitnah-fitnah seperti malam yang
gelap gulita. Di pagi hari, seorang laki-laki dalam keadaan
mukmin, lalu kafir di sore harinya. Di sore hari, seorang laki-laki
dalam keadaan mukmin, lalu kafir di pagi harinya. Dia menjual
agamanya dengan kenikmatan dunia” ( H.R Musllim)
PENGUATAN
MATERI
Q.S Al-MAIDAH/5: 45 MEMAKSIMALKAN DIRI MENJADI
KOMPETITOR TERBAIK
KOMPETISI
DALAM
Menurut KBBI: Kompetisi KEBAIKAN
artinya persaingan.

Kebaikan adalah Segala perbuatan yang tidak


merusak atau menghilangkan kerusakan.
Kebaikan dalam Islam disebut sebagai amal
sholeh yaitu perbuatan yang mendatangkan
mashlahat atau sesuatu yang mendatangkan
kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.
URGENSI BERKOMPETISI DALAM
KEBAIKAN
Dianugerahi kehidaupan yang baik sebagaimana
1 firman Allah Swt. Dalam Q.S An-Nahl/16: 97)
Memiliki rasa sayang, sebagai firman Allah Swt.
2 (Q.S Maryam/19: 96)

Memperoleh pahala yang besar sebagaimana


3
firman Allah Swt. (Q.S Al-An’am/6 : 160)

4 Memperoleh kekuasaan atau kesuksesan di muka


bumi sebagaimana firman Allah Swt. (Q.S An-
Nur/24: 55)
Memperoleh ampunan sebagaiman firman Allah
5
Swt (Q.S Al-Hajj/22: 50)

Memperoleh jalan keluar atas permasalahan yang


6
mereka hadapi, dan memperoleh rezeki yang
tidak disangka-sangka (Q.S At Talaq/65: 2-3)
Mendapat tempat yang baik di akhirat (Q.S Ar-
7
Ra’dua/13:29)
Memperoleh petunjuk dari Allah SWT. (Q.S
8 Yunus/10:9)
CONTOH PERILAKU
KOMPETISI DALAM KEBAIKAN
Mampu memiliki lima kecerdasan yaitu
1
kecerdasan spriritual, intelektual,
sosial, emosional, dan fisik

Mampu menjadi model atau


2 uswah, inovator, pemberi inspirasi,
transformator, motivator, dan
edukator dalam kehidupan
Mampu mengambil keputusan yang
3 tepat dan benar

Seseorang yang memiliki kebiasaan


berkata qaulan Sadida ( Q.S An-
4
Nisa/4 :9) Qaulan Kariiman (Q.S Al-
Isra/17 : 23) Qaulan Balagha ( Q.S
An-Nisa /4: 63) Qaulan Maisura ( Q.S
Al-Isra/17: 28) dan Qaulan layyina
(Q.S Thaha/20: 44)
Evaluasi

1 Analisis makna ayat yang terkandung


dalam Q.S Al-Maidah/ 5:48!

Berikan masing-masing 3 contoh


2 berbuat baik (amal Sholeh) pada Allah
SWT, pada diri sendiri dan pada
sesama !

3 Bagaimana menumbuhkan rasa ingin


berkompetisi dalam kebaikan?

Apa manfaat yang didapatkan dari


4 berkompetisi dalam kebaikan?
Studi Kasus

Mana yang Anda pilih dunia atau yang lebih baik dari
dunia?
Kemukakan alasannya!
Studi Kasus
Pandemi Covid-19 telah membuat lesu berbagai
sektor kehidupan baik ekonomi, kesehatan, seni,
tak terkecuali sektor pendidikan. Untuk
membangkitkan kembali semua sektor tersebut
diperlukan semangat gotong royong dalam
berlomba berbuat kebaikan.

Sebagai seorang siswa semangat berbuat baik


seperti apa yang bisa kita tunjukan di masa
pandemi Covid-19 atau pasca pandemi?
Jelaskan!
PENGAYAAN MATERI

1. https://www.youtube.com/watch?v=y-Jpgy
IcKFA
2. https://republika.co.id/berita/dunia-islam
/hikmah/17/01/17/ojvsm2313-berlomba-da
lam-kebaikan