Anda di halaman 1dari 46

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF TERHADAP NY.

A PADA
KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS, BAYI BARU LAHIR,
DAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK
RUMAH SEHAT ZAM-ZAM
KOTA PALOPO 2021

DISUSUN OLEH:
KELOMPOK IV
BAB I
PENDAHULUAN
b. Tujuan
Umum
Melaksanakan Asuhan Kebidanan secara
Komprehensif kepada Ny. A di Rumah Sehat Zam-
Zam Kota Palopo
a. Latar Belakang
Tujuan Khusus
Bidan merupakan care provider (penyedia layanan
kesehatan) yang memiliki peran strategis dan sangat unik
1. Melakukan Pengkajian pada ibu hamil,
dengan memposisikan dirinya sebagai mitra perempuan di
bersalin, bayi baru lahir dan nifas
masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan
2. Menganalisa masalah, diagnosa kebidanan
perempuan
pada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir dan
nifas.
Sedangkan data angka kematian ibu di Provinsi Sulawesi
3. Menarik diagnosa kebidanan potensial pada
Selatan masih tergolong rendah, dimana angka kematian
ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir dan nifas.
ibu di Sulsel mencapai 149 per 100.000 kelahiran hidup
4. Melakukan tindakan segera pada ibu hamil,
(Kementrian Kesehatan RI, 2015). Berdasarkan data dari
bersalin, bayi baru lahir dan nifas.
Dinas Kesehatan Palopo jumlah angka kematian ibu tahun
5. Merencanakan tindakan pada ibu hamil,
2017 sebanyak 2 jiwa (0,06%) jiwa dari 3226 ibu hamil
bersalin, bayi baru lahir dan nifas.
yang teregister, sedangkan pada tahun 2018 jumlah angka
6. Melaksanakan rencana tindakan pada ibu
kematian ibu tercatat 3 jiwa (0,09%) dari 3004 ibu hamil
hamil, bersalin, bayi baru lahir dan nifas.
yang teregister (Sri Devi Syamsudin,2019)
7. Melaksanakan evaluasi pada ibu hamil,
bersalin, bayi baru lahir dan nifas.
8. Melakukan pendokumentasian dengan
metode SOAP.
c. Waktu dan tempat pengambilan
kasus

1. 06 Oktober 2020 : ANC yang pertama (di puskesmas)

2. 08 Desember 2020 : ANC yang kedua (periksa dokter)

3. 13 Februari 2021 : ANC yang ketiga (di posyandu )

4. 29 Maret 2021 : ANC yang keempat (Rumah Sehat Zam- zam)

5. 2 April 2021 : ANC yang kelima (di Rumah Sehat Zam-zam)

6. 8 April 2021 : Pertolongan Persalinan

7. 9 April 2021 : Kunjungan Neonatal dan Nifas 6 jam

8. 09 April 2021 : Kunjungan Neonatal dan Nifas 14 jam

9. 09 April 2021 : Kunjungan Neonatal dan Nifas 15 jam


TINJAUAN
TEORI
KEHAMILAN

Asuhan Kehamilan (Trimester III)

Kehamilan terbagi dalam 3 trimester, di mana trimester pertama


berlangsung dalam 1-3 bulan . Trimester kedua 3-6 bulan. Dan trimester 3
pada saat 6-9 bulan
ASUHAN KEBIDANAN
KEHAMILAN

Tanggal Pengkajian : 08 April 2021 jam : 15.00 wita Riwayat Kesehatan


Tempat Pengkajian : Rumah Sehat Zam-zam

Data Subjektif a. Riwayat Kesehatan Sekarang


 
Identitas Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit
Nama : Ny A Nama Suami : Tn S menahun, menurun, dan menular.
Umur : 33 Tahun Umur : 38 Tahun
Nikah :1x nikah : 1x b. Riwayat Kesehatan Dahulu
Suku : luwu suku : luwu Ibu mengatakan tidak pernah menjalani operasi apapun
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan : S1 Pendidikan : S1 serta tidak pernah menderita penyakit Jantung, DM,
Pekerjaan : wirausaha Pekerjaan : Wirausaha Hipertensi, TBC, Hepatitis, HIV/AIDS, PMS, dan ibu
Alamat : Benteng Raya
pernah menderita sakit Maag.
Alasan Berkunjung c. Riwayat Kesehatan Keluarga
Ibu mengatakan hamil anak ke 3, usia kehamilan 36
minggu ingin memeriksakan kehamilannya. Keluarga ibu maupun suami tidak ada yang memiliki
riwayat kehamilan kembar serta tidak pernah menderita
Keluhan Utama
Ibu mengatakan tidak ada keluhan penyakit menahun, menurun dan menular
Lanjutan……
Trimester I
Riwayat Pernikahan Berapa kali periksa : 1x di puskesmas wara selatan
Usia Menikah : 23 tahun di usia kehamilan 12 minggu
Lama Pernikahan : 10 Tahun Keluhan : Pusing dan mual
Status Pernikahan : Sah Terapi :Antasid, Calcifar, Tablet Fe,
Menikah 1 kali Vitonal
Penyuluhan :istirahat cukup, nutrisi.
Riwayat Kebidanan  
Trimester II
Menarche : 13 Tahun Berapa Kali periksa :3x periksa di posyandu ambe nona
Bau : Amis pertama kali merasakan gerakan janin pada usia kehamilan 5
Lama : 7 hari bulan
Siklus : 28 Hari Keluhan : Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Warna : Merah Segar apapun
Jumlah : 2-3 x ganti pembalut dalam sehari Terapi : Tablet Fe, Calcifar
Disminorhea : Kadang kadang merasa nyeri saat haid Penyuluhan : pola istirahat, pola nutrisi,
perawatan payudara
Konsistensi : Encer terkadang ada gumpalan  
Trimester III
Riwayat kehamilan sekarang Berapa kali periksa : 2 x periksa di dokter pada usia
HPHT : 10 juli 2020 kehamilan 7 bulan dan 2 x di Rumah Sehat Zam-zam pada
HPL : 17 April 2020 usia kehamilan 8 dan 9 bulan
UK : 36 Minggu Keluhan : tidak ada keluhan
Ibu mengatakan hamil ketiga Terapi : senam ibu hamil
Penyuluhan : tanda bahaya hamil, tanda-tanda
persalinan dan gerakan yoga
Status Imunisasi TT : TT5
Lanjutan…
Aktivitas
Riwayat Keluarga Berencana
Sebelum hamil : ibu mengatakan sebagai ibu rumah tangga
dan melakukan aktivitas rumah yaitu mencuci, menyapu
Ibu mengatakan ia merupakan askseptor kb suntik 3 bulan
dan memasak
Selama hamil : ibu mengatakan melakukan aktivitas rumah
Pola Kebiasaan sehari hari
seperti biasa menyapu dan memasak dan mengurangi
Nutrisi
aktivitas berat dan kegiatan yang berbahaya dan kadang
Sebelum hamil : ibu mengatakan makan teratur 3x sehari,
dibantu suami.
dengan komposisi nasi,sayur, lauk dengan porsi sedang dan
minum air 6-8 gelas sehari dan tidak minum susu.
Personal Higiene
Selama hamil : ibu mengatakan makan teratur 3x sehari
Sebelum hamil : ibu mengatakan mandi 2x sehari,gosok
dengan porsi sehari, dengan komposisi nasi,sayur, lauk
gigi 2x sehari,dan keramas 3x seminggu serta mengganti
dengan porsi kecil tidak ada pantangan makanan dan minum
pakaian setiap selesai mandi.
air putih 6-8 gelas sehari dan tidak minum susu.
Selama hamil : ibu mengatakan mandi 2x sehari gosok gigi
2x sehari,dan keramas 3x seminggu serta mengganti
Eliminasi
pakaian setiap selesai mandi.
Sebelum hamil : ibu mengatakan BAB teratur 1x sehari
,konsistensi lunak, warna kuning tidak ada keluhan saat BAB
Seksual
dan BAK 3-4x seahari warna jernih dan tidak ada keluhan
Sebelum hamil : ibu mengatakan melakukan hubungan
saat BAK
seksual 2x seminggu dan tidak ada keluhan saat
Selama hamil : ibu mengatakan BAB teratur 1x sehari
berhubungan
,konsistensi lunak, warna kuning tidak ada keluhan saat BAB
Selama hamil : ibu mengatakan melakukan hubungan
dan BAK 3-4x seahari warna jernih dan tidak ada keluhan
seksual kadang kadang dan tidak ada keluhan selama
saat BAK
berhubungan.
Istirahat
Riwayat Ketergantungan
Sebelum hamil : ibu mengatakan tidur siang teratur ± 2 jam
Ibu mengatakan sebelum hamil dan selama hamil ibu dan
dan tidur malam ± 6-8 jam
suami tidak memiliki ketergantungan terhadap rokok,
Selama hamil : ibu mengatakan tidur siang ± 1-2 jam dan
minuman beralkohol maupun obat obatan terlarang serta
tidur malam ± 7-9 jam sehari.
jamu jamuan.
Lanjutan…..
Latar belakang sosial budaya
Pemeriksaan Fisik
Ibu mengatakan tidak pernah melakukan pijat perut,minum
jamu jamuan dan tidak ada pantangan terhadap makanan
Kepala
tertentu seperti telur, daging, ikan dan ada kebiasaan tingkepan
Inspeksi : Bersih simetris, rambut lurus,warna rambut
7 bulanan.
hitam,penyebaran rambut merata dan tidak ada benjolan
abnormal
Psikososial dan spiritual
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan
Ibu mengatakan bahwa hubungan dengan suami baik, suami
dan keluarga sangat mendukung atas kehamilannya. Dan ibu
Muka
berharap kehamilannya lancar sampai bayinya lahir pengambil
Inspeksi : Simetris,bersih,tidak sembab,tidak odema,dan
keputusan dalam keluarga adalah suami, ibu suami dan
tidak ada cloasma gravidarum.
keluarga selalu berdoa agar diberi kesehatan dan keselamatan
sampai proses persalinan nanti.
Mata
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada sekret, sklera berwarna
Data Objektif
putih, konjungtiva merah muda,
pupil isokor, tidak menggunakan alat bantu penglihatan
Pemeriksaan umum
fungsi penglihatan baik.
Keadaan Umum : Baik
Hidung
Kesadaran : Composmentis
Inspeksi : Simetris,tidak ada sekret dan polip dan tidak ada
TTV
pernafasan cuping hidung
TD : 110/70 mmHg N: 80 x/menit
R : 22x/menit S: 36 °C
Telinga
Antropometri
Inspeksi : Simetris,bersih,tidak ada sekret,tidak ada
BB Sekarang : 50 kg
serumen,tidak ada perdarahan, fungsi pendengaran baik.
BB Sebelum hamil : 60 kg
Kenaikan berat badan ibu selama hamil 10 kg
Mulut dan Gigi
TB : 160 cm
Inspeksi :Simetris,bersih,mukosa bibir lembab,tidak ada
LILA : 23 cm
stomatitis,tidak ada perdarahan gusi,tidak ada caries gigi
 
dan lidah bersih
Leher
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada benjolan
abnormal, dan tidak ada hiperpigmentasi Lanutan………
Palpasi : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan
tyroid dan tidak ada bendungan vena jugularis.
Abdomen
Aksila Inspeksi: Simetris, pembesaran perut kedepan,
Inspeksi : Bersih, tidak ada pembesaran kelenjar pembesaran perut sesuai usia kehamilan, tidak ada
limfe, bekas luka operasi caesar, terdapat linea nigra, dan
Palpasi : tidak ada nyeri tekan strie livide

Dada Genetalia
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada retraksi Inspeksi : bersih, tidak ada bekas luka pada perineum,
dinding dada tidak ada odema dan varises, tidak ada condiloma
Palpasi : tidak ada nyeri tekan akuminata, tidak ada flour albus dan tidak ada
Auskultasi : paru paru : tidak ada suara wheezing perdarahan pervaginam.
dan ronchi
Jantung : suara antung normal lup dup Anus
Perkusi : Jantung : pekak Inspeksi : Tidak ada hemoroid,tidak ada perdarahan
dari anus.
Payudara
Inspeksi: Simetris, bersih, kedua putting Ekstremitas
menonjol,terdapat hiperpigmentasi pada areola Inspeksi : Simetris, kuku bersih, tidak ada gangguan
dan papila gerak, jumlah jari tangan dan kaki lengkap
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan ,tidak ada benjolan Palpasi : Pada ektremitas bawah tidak ada odema,
abnormal, konsistensi keras, colostrum sudah tidak ada varises Perkusi : refleks patella +/+
keluar.
Analisa

Pemeriksaan khusus Ny.A G3P2A0 usia 33 tahun, umur kehamilan 36


minggu hari, kehamilan fisiologis, janin tunggal hidup
Palpasi  
Leopod 1 : TFU pertengahan pusat prosessus Penatalaksanaan pukul : 16.30 WIB
1. Memberikan edukasi kepada ibu untuk makan
xyphoideus, pada fundus teraba bagian
makanan bergizi dan minum air minimal 1 liter pe
bundar, lunak, kurang melenting (bokong). hari. /Ibu bersedia melakukan anjuran yang
diberikan bidan
Leopod 2 : Pada perut bagian kanan teraba
bagian lurus, keras dan memanjang seperti 2. Menganjurkan kepada ibu untuk mengurangi
papan (punggung). pada perut bagian kiri pemanis seperti gula dan minuman cepat saji
teraba bagian kecil janin (ekstremitas janin). misalnya thai tea dsb/Ibu bersedia dan
mendengarkan apa yang disampaikan bidan
Leopod 3 : Pada perut ibu bagian bawah
3. Mengajarkan kepada ibu gerakan yoga seperti
teraba bagian janin yang bulat, keras (kepala), rotasi bahu, menekuk pergelangan kaki, pose kupu
sulit digerakkan. kupu, pose setengah kupu-kupu, berbaring satu
sisi, posisi warior untuk otot kaki, bridge melatih
Leopod 4 : kedua ujung jari tangan otot paha./Ibu bersedia melakukan yoga dan telah
pemeriksa tidak saling bertemu (divergen). paham gerakan yang telah dicontohkan
TFU 30 cm
TBJ (30-12) X 155 = 2.790 gram 4. Menganjurkan kepada ibu untuk berkunung
kembali ketika ada keluhan./Ibu bersedia dating
kembali jika ada keluhan
 
TEORI
PERSALINAN

Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan: (sarwono,2016)


1. Jalan lahir
2. Passenger
3. Power

Tahapan persalinan (Depkes,2013)


4. Kala 1 (pembukaan)
2. Kala II (Kala Pengeluaran Janin)
3. Kala III (Kala Pengeluaran Plasenta)
4. Kala IV (Pemantauan)
ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN
Tempat : Rumah Sehat Zam-zam Riwayat Kesehatan
Tanggal masuk : 8 April 2021 a. Riwayat Kesehatan Sekarang

Kala I Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit


Tanggal Pengkajian : 8 April 2021 Pukul : 03.00 menahun, menurun, dan menular.
WITA
  b. Riwayat Kesehatan Dahulu
Data Subjektif Ibu mengatakan tidak pernah menjalani operasi
Identitas
Nama : Ny A Nama Suami : Tn S apapun serta tidak pernah menderita penyakit
Umur : 33 Tahun Umur : 38 Tahun Jantung, DM, Hipertensi, TBC, Hepatitis, HIV/AIDS,
Nikah :1x Nikah : 1x
Suku : Luwu Suku : Luwu
Agama : islam Agama: : Ialam Riwayat Kesehatan Keluarga
Pendidikan : S1 Pendidikan : S1
Pekerjaan : wirausaha Pekerjaan : Wirausaha Keluarga ibu maupun suami tidak ada yang memiliki
Alamat : Benteng Raya riwayat kehamilan kembar serta tidak pernah

Alasan Berkunjung menderita penyakit menahun, menurun dan menular


Ibu mengatakan hamil anak ke 3, usia kehamilan 36
minggu ingin memeriksakan kehamilannya. Riwayat Pernikahan
Usia Menikah : 23 tahun
Keluhan Utama Lama Pernikahan : 10 Tahun
Ibu mengatakan nyeri perut bagian bawah dan Status Pernikahan : Sah
kenceng-kenceng serta adanya pengeluaran cairan Menikah 1 kali
dari vagina
Riwayat Kebidanan Lanjutan…
Menarche : 13 Tahun Pemeriksaan Fisik
Bau : Amis Kepala
Lama : 7 hari Inspeksi : Bersih simetris, rambut lurus, warna
Siklus : 28 Hari rambut hitam, penyebaran rambut merata dan tidak
Warna : Merah Segar ada benjolan abnormal
Jumlah : 2-3 x ganti pembalut dalam sehari Palpasi : Tidak ada nyeri tekan
Disminorhea : Kadang kadang merasa nyeri saat haid
Konsistensi : Encer terkadang ada gumpalan Muka
Riwayat kehamilan sekarang Inspeksi : Simetris bersih tidak sembab tidak odema
HPHT : 10 juli 2020
HPL : 17 April 2021 Mata
UK : 36 minggu Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada sekret, sklera
Ibu mengatakan hamil ketiga berwarna putih, konjungtiva merah muda, pupil
isokor, tidak menggunakan alat bantu penglihatan
Data Obyektif fungsi penglihatan baik.
Pemeriksaan umum
Keadaan umum : Baik Hidung
Kesadaran : Composmentis Inspeksi : Simetris, tidak ada sekret dan polip dan
BB : 60 kg tidak ada pernafasan cuping hidung
TTV : TD :110/70 mmHg
N : 80x/menit Telinga
S : 36,7°C Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada sekret, tidak
RR : 20x/menit ada serumen, tidak ada perdarahan, fungsi
  pendengaran baik.
Payudara
Inspeksi : Simetris bersih kedua puting menonjol
Mulut dan Gigi terdapat hiperpigmentasi pada areola dan papila
Inspeksi : Simetris, bersih, mukosa bibir lembab, tidak Palpasi : Tidak ada nyeri tekan , tidak ada benjolan
ada stomatitis, tidak ada perdarahan gusi, tidak ada abnormal, konsistensi keras, colostrum sudah keluar.
caries gigi dan lidah bersih
Abdomen
Leher Inspeksi : simetris, pembesaran perut kedepan sesuai
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada benjolan usia kehamilan, tidak ada bekas luka,terdapat linea
abnormal, dan tidak ada hiperpigmentasi nigra dan strie livide, tampak gerakan janin.
Palpasi : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan
tyroid dan tidak ada bendungan vena jugolaris. Genetalia
Inspeksi : Terdapat pengeluaran darah bercampur
Aksila lendir dari jalan lahir tidak ada odema dan varises
Inspeksi : Bersih, tidak ada pembesaran kelenjar limfe, tidak ada condiloma akuminata dan matalata
Palpasi : tidak ada nyeri tekan Palapasi : tidak terdapat pembesaran kelenjar skene
dan bartholin,perineum kaku.
Dada
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada retraksi dinding Anus
dada Inspeksi : Tidak ada hemoroid, tidak ada perdarahan
Palpasi : tidak ada nyeri tekan dari anus.
Auskultasi : paru paru : tidak ada suara wheezing dan Ekstremitas
ronchi Inspeksi : Simetris, kuku bersih, tidak ada gangguan
Jantung : suara jantung normal lup dup gerak, jumlah jari tangan dan kaki lengkap.
Perkusi : jantung : pekak Palapasi : Pada ekstremitas bawah tidak ada
odema, tidak ada varises.
Perkusi : Refleks patella +/+
 
Analisa
Pemeriksaan Khusus
Ny A usia 23 tahun, umur kehamilan 36 minggu,
Palpasi
persalinan fisiologis, inpartu kala 1 fase aktif dan
Leopod 1 : TFU 30 cm. Pada fundus teraba bagian
janin tunggal hidup.
bundar lunak tidak melenting (bokong).
Leopod 2 : pada bagian kanan perut teraba bagian
Penatalaksanaan pukul : 15.00 WITA
keras, memanjang seperti papan (punggung janin)
Menjelaskan hasil pemeriksaan pada ibu dan keluarga
pada bagian kiri perut ibu teraba bagian kecil kecil
bahwa kondisi ibu dan janin baik
janin (ekstremitas).
ibu dan keluarga merasa senang dengan hasil
Leopod 3 : pada bagian bawah perut ibu teraba
pemeriksaan
bagian bundar, keras (kepala), tidak bisa di
goyangkan, Bagian terbesar kepala sudah masuk
Memberitahukan kepada ibu untuk melakukan teknik
panggul (sudah masuk PAP).
relaksasi saat ada kontraksi yaitu dengan mengambil
Leopod 4 : kedua ujung jari tangan pemeriksa tidak
nafas dalam dari hidung dan mengeluarkannya
saling bertemu (divergen)
melalui mulut
Penurunan kepala hodge 1
ibu bisa mempraktekan teknik relaksasi yang
TFU 30 cm
diajarkan
TBJ (30-12) x 155 =2.790 gram
DJJ 137x/menit terdengar di bawah pusat sebelah
Memberitahu ibu tentang proses persalinan dan
kanan.
kemajuan persalinan.
His 3 x/10 menit lamanya 40 detik
ibu mengerti dan kooperatif terhadap proses dan
VT tanggal 8 April 2021 jam 15.00 WITA : terdapat
kemajuan persalinannya.
lendir tidak varises, vulva tidak odema, vagina tidak
ada masa, porsio lunak, pembukaan 5 cm, ketuban
Mengajari bagaimana posisi dan cara meneran yang
(+), presentasi belakang kepala, penurunan kepala
baik untuk meneran.
hodge II, UUK kanan depan, tidak ada molase.
ibu bersedia mempraktekkan.
 
Meminta ibu untuk tidak mengejan dulu sebelum
Kala II
pembukaan lengkap
Tanggal Pengkajian : 08 April 2021 pukul :
Ibu mau mengikuti anjuran bidan
20.25 WITA
 
Memberitahukan kepada ibu untuk makan dan
Data Subektif
minum saat tidak ada kontraksi dan segera ke kamar
Ibu mengatakan kenceng-kenceng semakin sering
mandi jika merasa ingin BAK.
serta semakin sakit dan merasakan adanya dorongan
Ibu mau mengikuti anjuran bidan
untuk mengejan seperti ingin BAB yang tidak dapat
ditahan.
Melakukan induksi alami seperti pijat akupresur pada
titik yang diperlukan untuk merangsang pengeluaran
Data obyektif
hormone oksitosin
Ibu tampak kesakitan dan cemas
Ibu bersedia dan telah dilakukan
Perineum menonjol, vulva membuka dan adanya
tekanan yang kuat pada anus dan vagina dan terdapat
Melakukan rileksasi dengan beberapa gerakan yoga
pengeluaran darah dan cairan semakin banyak dari
Ibu bersedia melakukanya
jalan lahir
Penurunan kepala 0/5 bagian
Melakukan gymball dengan duduk di atas bola
Auskultasi DJJ 142 x/menit terdengar di bawah pusat
dengan gerakan memutar dan maju mundur dan
sebelah kanan.
gerakan atas kebawah jika terdapat kontraksi
His 4x/10 menit lama 42 detik
Ibu bersedia melakukanya
VT 20.25 : terdapat lendir bercampur darah tidak
varises, vulva tidak odema, vagina tidak ada masa,
Melanjutkan observasi his,DJJ,nadi, tiap 30 menit
porsio lunak, pembukaan 10 cm, ketuban (-) jernih,
tekanan darah tiap 4 jam dan pembukaan tiap 4 jam
presentasi belakang kepala, penurunan kepala hodge
atau sewaktu waktu bila ada indikasi dan Mencatat
IV, UUK kanan depan, tidak ada molase.
hasil ke partograf
Analisa 7. Melakukan vulva hygien dengan menggunakan
Ny. A umur 33 tahun usia kehamilan 36 minggu Inpartu kapas atau kasa yang dibasahi air DTT.
kala II KU ibu dan janin baik. 8. Melakukan periksa dalam (hati-hati) untuk
  memastikan pembukaan sudah lengkap.
Penatalaksanaan Pukul : 20.25 WITA 9. Melakukan Dekontaminasi sarung tangan dengan
1. Mendengar dan melihat tanda gejala kala II. Tanda cara mencelupkan tangan yang masih memakai
gejala kala II yaitu ibu merasakan ada dorongan sarung tangan ke dalam larutan klorin 0,5%,
ingin meneran, tekanan pada anus, dan terlihat kemudian lepaskan dan rendam dalam keadaan
kondisi vulva yang membuka dan perineum yang terbalik dalam larutan klorin 0,5% selama 10
menonjol. terdapat tanda gejala kala II menit. Cuci kedua tangan setelah sarung tangan
2. Memastikan perlengkapan peralatan, bahan dan dilepaskan.
obat-obatan esensial untuk menolong persalinan 10. Memeriksa denyut jantung janin (DJJ) setelah
dan menatalaksana komplikasi ibu dan bayi baru kontraksi/saat relaksasi uterus untuk memastikan
lahir. bahwa DJJ dalam batas normal (120 – 160
3. Memakai celemek plastik. x/menit). Didapat DJJ 142x/menit dalam batas
4. Melepaskan dan menyimpan semua perhiasan yang normal.
dipakai, cuci tangan dengan sabun dan air bersih 11. Memberitahukan bahwa pembukaan sudah lengka
mengalir dan kemudian keringkan dengan tissue dan keadaan janin baik dan bantu ibu dalam
atau handuk yang bersih dan kering. menemukan posisi yang nyaman dan sesuai denga
5. Memakai sarung tangan DTT pada tangan yang keinginannya. ibu memilih posisi setengah dudu
akan digunakan untuk periksa dalam. 12. Meminta keluarga untuk membantu menyiapkan
6. Masukkan oksitosin ke dalam spuit (gunakan posisi meneran (bila ada rasa ingin meneran dan
tangan yang menggunakan sarung tangan DTT dan terjadi kontraksi yang kuat, bantu ibu ke posisi
steril dan pastikan tidak terjadi kontaminasi pada setengah duduk atau posisi lain yang diinginkan
alat suntik). dan pastikan ibu merasa nyaman).
13. Melaksanakan pimpinan meneran pada saat ibu 20. Memeriksa kemungkin adanya lilitan tali pusat
merasa ada dorongan kuat untuk meneran. dan ambil tindakan yang sesuai jika hal itu
14. Menganjurkan ibu untuk berjalan, berjongkok terjadi, dan segera lanjutkan proses kelahiran.
atau mengambil posisi yang nyaman, jika ibu tidak terdapat lilitan tali pusat.
belum merasa ada dorongan untuk meneran 21. Menunggu hingga kepala janin selesai
dalam 60 menit. ibu memilih posisi setengah melakukan putaran paksi luar secara spontan.
duduk. 22. Setelah kepala melakukan putaran paksi luar,
15. Meletakkan handuk bersih (untuk mengeringkan pegang secara biparietal. Anjurkan ibu untuk
bayi) di perut ibu, jika kepala bayi telah meneran saat kontraksi. Dengan lembut gerakkan
membuka vulva dengan diameter 5-6 cm. kepala ke arah bawah dan distal hingga bahu
16. Meletakkan kain yang bersih dan kering yang depan muncul di bawah arkus pubis dan
dilipat 1/3 nya di bawah bokong ibu. kemudian gerakan arah atas dan distal untuk
17. Membuka tutup partus set dan perhatikan melahirkan bahu belakang.
kembali kelengkapan alat dan bahan. 23. Setelah bahu lahir, geser tangan bawah untuk
18. Memakai sarung tangan DTT pada kedua tangan. kepala dan bahu. Gunakan tangan atas untuk
19. Setelah tampak kepala bayi dengan diameter 5 – menelusuri dan memegang lengan dan siku
6 cm membuka vulva maka lindungi perineum sebelah atas.
dengan satu tangan yang dilapisi kain bersih dan 24. Setelah tubuh dan lengan lahir, penelusuran
kering. Tangan yang lain menahan kepala bayi tangan atas berlanjut ke punggung, bokong
untuk menahan posisi defleksi dan membantu tungkai dan kaki. Pegang kedua mata kaki
lahirnya kepala. Anjurkan ibu untuk meneran (masukkan telunjuk diantara kaki dan pegang
perlahan atau bernapas cepat dan dangkal. masing-masing mata kaki dengan ibu jari dan
Kemudian lakukan episiotomi untuk membuka jari-jari lainnya).
jalan lahir. 25. Melakukan penilaian bayi baru lahir. Bayi lahir
spontan, tangis kuat, gerak aktif, cukup bulan.
26. Mengeringkan bayi mulai dari muka, kepala dan
bagian tubuh lainnya kecuali bagian tangan tanpa
membersihkan verniks. Ganti handuk basah dengan Lanjutan….
handuk/kain yang kering. Biarkan bayi di atas
perut ibu. Kala III
27. Periksa kembali uterus untuk memastikan tidak ada Tanggal Pengkajian : 8 April 2021 pukul: 21.00
lagi bayi dalam uterus . hamil tunggal WITA
28. Beritahu ibu bahwa akan di suntik oksitosin agar
uterus berkontraksi baik. ibu bersedia untuk Data Subyektif
disuntik oksitosin Ibu mengatakan lega karena bayinya sudah lahir dan
29. Dalam waktu 1 menit setelah bayi lahir, suntikkan Ibu mengatakan perutnya masih mules.
oksitosin 10 unit intramuskuler (IM) di 1/3 paha
atas bagian lateral (tidak ada pendarahan) Data obyektif
30. Jika menggunakan APN lama dalam waktu 2 menit Keadaan umum : baik
namun ika menggunakan APN terupdet atau Kesadaran : composmentis
terbaru setelah 1 jam bayi lahir, jepit tali pusat Kandung kemih : kosong.
dengan klem kira-kira 3 cm dari pusat bayi. Kontraksi uterus : baik.
Dorongan isi tali pusat ke arah distal (ibu) dan jepit TFU setinggi pusat.
kembali tali pusat pada 2 cm distal dari klem Tali pusat nampak di depan vulva.
pertama. Darah keluar tiba-tiba.
31. Lakukan pemotongan dan pengikatan tali pusat.
32. Letakkan bayi agar ada kontak kulit ibu ke kulit Analisa
ibu. Inpartu Kala III KU ibu baik
33. Selimuti ibu dan bayi dengan kain hangat dan
pasang topi di kepala Rengganis Fendy H.
Penatalaksanaan pukul : 21.00
WITA
Lanjutan…
34. Memindahkan klem pada tali pusat hingga berjarak
Kala IV
5-10 cm dari vulva.
Tanggal Pengkajian : 8 April 2021 pukul
35. Meletakkan satu tangan di atas kain pada perut ibu,
21:10 WITA
di tepi atas simfisis, untuk mendeteksi. Tangan lain
 
menegangakan tali pusat.
Data Subyektif
36. Setelah uterus berkontraksi, tegangkan tali pusat ke
Ibu mengatakan merasa lega dan senang plasenta telah
arah bawah sambil tangan yang lain mendorong
lahir.
uterus ke arah belakang-atas (dorso-kranial) secara
 
hati-hati. Jika plasenta tidak lahir setelah 3040
Data Obyektif
detik, hentikan penegangan tali pusat dan tunggu
Keadaan Umum baik
hingga timbul kontraksi berikutnya dan ulangi
TTV TD: 110/70 Mmhg
prosedur di atas.
N: 80 X/Menit
37. Melakukan penegangan dan dorongan dorso-
RR: 23 X/menit
kranial hingga plasenta terlepas, minta ibu meneran
S: 36 C
sambil penolong menarik tali pusat dengan arah
TFU 2 jari dibawah pusat.
sejajar lantai dan kemudian ke arah atas, mengikuti
Kontraksi uterus baik.
poros jalan lahir (tetap lakukan tekanan dorso-
Kandung kemih kosong.
kranial).
Perdarahan ±150 cc
38. Saat plasenta muncul di introitus vagina, lahirkan
 
plasenta dengan kedua tangan. Pegang dan putar
Analisa
plasenta hingga selaput ketuban terpilin kemudian
Inpartu kala IV
lahirkan dan tempatkan plasenta pada wadah yang
telah disediakan.
Penatalaksanaan Lanjutan…
pukul : 21:10 WITA
45. Mengajarkan ibu cara menilai kontraksi dan
39. Memeriksa kedua sisi plasenta baik bagian ibu melakukan massase
maupun bayi dan pastikan selaput ketuban lengkap
dan utuh. Masukkan plasenta ke dalam kantung 46. Memeriksa nadi ibu dan memastikan keadaan bai
plastik atau tempat khusus. 47. Mengevaluasi dan mengestimasi jumlah
40. Plasenta lahir spontan, pada sisi maternal selaput
ketuban utuh, kotiledon 20, lengkap, diameter 20 kehilangan darah
cm, tebal 2 cm, sisi fetal tidak ada pembuluh darah 48. Memantau keadaan bayi, memastikan bayi
yang putus panjang tali pusat 40 cm..
41. Mengevaluasi kemungkinan laserasi pada vagina bernafas dengan baik (40-60 x/ menit)
Perineum Terdapat laserasi derajat 2 pada mukosa 49. Membersihkan ibu dari paparan darah dan cairan
vagina, otot perenium dan kulit perenium,
melakukan hecting menggunakan jarum segitiga tubuh menggunakan air DTT.
dan bulat dan benang kromik 50. Memastikan ibu merasa nyaman, dan membantu
42. Memastikan uterus berkontraksi dengan baik dan
tidak terjadi perdarahan pervaginam. Uterus ibu memberikan asi serta menganjurkan keluarga
berkontraksi dengan baik. untuk memberikan ibu makan dan minum
43. Memastikan kandung kemih kosong. Jika penuh
lakukan kateterisasi . kandung kemih kosong 51. Menempatkan semua peralatan bekas pakai dalam
44. Mencelupkan sarung tangan pada larutan klorin larutan klorin 0,5% selama 10 menit
0,5%, bersihkan noda darah dan cairan tubuh, bilas
dengan air DTT tanpa melepas sarung tangan dan 52. Membuang bahan – bahan yang terkontaminasi k
keringkan tempat sampah medis
53. Mendekontaminasi tempat bersalin dengan larutan klorin 0,5%
54. Mencelupkan sarung tangan ke dalam larutan klorin 0,5% dan melepaskan sarung tangan
secara terbalik
55. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir kemudian keringkan
56. Memakai sarung tangan DTT untuk memberikan vitamin k1 (1mg) intramuskular di paha kiri
bawah lateral dan salep mata profilaksis infeksi dalam 1 jam pertama kelahiran
57. Melakukan pemeriksaan fisik lanjutan, dan memastikan kondisi bayi tetap baik
58. Memberikan imunisasi hepatitis B di paha kanan bawah lateral. Dan letakkan bayi dalam
jangkauan ibu
59. Melepaskan sarung tangan dalam keadaan terbalik dan rendam dalam larutan klorin 0,5%
selama 10 menit Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan keringkan
60. Melengkapi partograf
TINJAUAN
TEORI
NIFAS

Masa nifas atau puerperium dimulai sejak 2 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan
6 minggu (42 Hari) setelah itu. . (Sarwono, 2016) Fase-fase yang akan dialami oleh ibu
pada masa nifas antara lain:

Fase taking in
Fase taking go
Fase leting go
ASUHAN KEBIDANAN NIFAS

4. Ibu sudah dapat berdiri dan berjalan jalan


Tanggal : 9 april 2021 Pukul : 06.30 WITA (6
di sekitar ruangan pada 6 jam post partum
Jam post patum)
5. Ibu sudah dapat menyusui bayinya dengan
Tempat : Rumah Sehat Zam-Zam
posisi duduk
6. Riwayat psikologis ibu keluarga dan
suami mengatakan senang dengan
Data Subjektif
kelahiran bayinya
Keluhan utama :
1. ibu mengatakan masih merasa mules pada
Data Objektif
perutnya
Keadaan umum : baik
2. Ibu mengatakan sudah dapat BAK
Kesadaran : composmentis
spontan dan belum BAB
Tanda tanda vital
3. Ibu dapat miring kanan dan kiri dan ibu
TD : 100/60 mmHg
dapat duduk pada 2 jam post partum
N : 80x/menit
S : 36,5°C
 
RR : 22x/menit
Pemeriksaan fisik Payudara
Inspeksi : Simetris bersih kedua puting menonjol terda
Kepala hiperpigmentasi pada areola dan papila
Inspeksi : bersih, rambut tebal tidak rontok tidak Palpasi : Tidak ada nyeri tekan , tidak ada benjolan
berketombe abnormal, konsistensi keras, colostrum sudah keluar.
Abdomen
Mata Inspeksi : simetris, tidak ada bekas luka operasi, terda
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada sekret, sklera linea nigra dan strie livide
berwarna putih, konjungtiva merah muda, pupil isokor, Palpasi : TFU 2 jari di bawah pusat, kontraksi uterus
tidak menggunakan alat bantu penglihatan fungsi teraba keras dan bundar, kandung kemih kosong
penglihatan baik. Genetalia
Inspeksi : tidak bersih, terdapat pengeluaran cairan
Mulut berwarna merah (lochea rubra) 1 pembalut, terdapat
Inspeksi : Simetris, bersih, mukosa bibir lembab, tidak jahitan di jalan lahir tidak ada odema dan tidak varises
ada stomatitis, tidak ada perdarahan gusi, tidak ada tidak ada condiloma akuminata dan matalata.
caries gigi dan lidah bersih Palapasi : tidak terdapat pembesaran kelenjar skene d
bartholin, perineum kaku.
Dada Anus
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada retraksi dinding Inspeksi : Tidak ada hemoroid, tidak ada perdarahan d
dada anus
Palpasi : tidak ada nyeri tekan Ekstremitas
Auskultasi : paru paru : tidak ada suara wheezing dan Inspeksi : Simetris, kuku bersih, tidak ada gangguan
ronchi gerak, jumlah jari tangan dan kaki lengkap.
Jantung : suara jantung normal lup dup Palpasi : Pada ekstremitas bawah tidak ada odema, ti
Perkusi ada varises.
jantung : pekak  
paru paru : sonor
Analisa
Ny A P3 A0 Umur 33 tahun 6 jam postpartum
5. Menjelaskan pada ibu untuk mencegah perdaraha
fisiologis.
masa nifas karena atonia uteri dengan mengajari
 
menilai kontraksi uterus dan melakukan masase
Penatalaksanaan pukul : 06.30 WITA
findus /ibu paham dan bisa melakukan masase
fundus
1. Menjelaskan pada ibu hasil pemeriksaan bahwa ibu
6. Menganjurkan ibu menyusui bayinya maksimal
dalam keadaan baik/Ibu senang dan mengucapkan
setiap 2 jam atau setiap bayi menangis /Ibu
alhamdulillah
bersedia mengikuti anjuran bidan
2. Menjelaskan tentang perubahan fisiologis pada
7. Memberikan KIE tentang pengetahuan KB atau
masa nifas /Ibu mengerti dengan penjelasan bidan
penggunaan KB jika Ibu siap menggunakan KB
3. Menjelaskan pada ibu tentang kebutuhan dasar ibu
8. Memberitahu ibu jadwal kontrol ulang 1 minggu
nifas /ibu mengerti dan bisa mengikuti nya
lagi atau sewaktu waktu jika ada keluhan /ibu
4. Menjelaskan pada ibu tentang tanda bahaya pada
bersedia kembali lagi 1 minggu atau sewaktu
masa nifas /ibu paham dan segera datang ke
waktu jika ada keluhan.
petugas kesehatan apabila terjadi masalah seperti
tanda tanda tersebut
TEORI
ASUHAN
KEBIDANAN
BBL

Definisi (Depkes RI, 2010)


Menurut WHO, bayi baru lahir, atau neonatus, adalah anak di bawah
usia 28 hari. Selama 28 hari pertama kehidupan ini, anak berada pada
risiko kematian tertinggi, dengan berat badan lahir 2500 - 4000 gram.
ASUHAN KEBIDANAN BBL

Lanjutan..
Riwayat Kesehatan
a. Riwayat Kesehatan Sekarang
Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit
Tanggal : 9 April 2021 pukul : 14.00 WITA
Tempat : Rumah Sehat Zam-Zam menahun, menurun, dan menular.
b. Riwayat Kesehatan Dahulu
Ibu mengatakan tidak pernah menjalani operasi
Data Subjektif
apapun serta tidak pernah menderita penyakit
Biodata Jantung, DM, Hipertensi, TBC, Hepatitis,
Nama : Bayi Ny “A”
HIV/AIDS, PMS, dan ibu pernah menderita sakit
Tanggal Lahir : 8 April 2021
Umur : 15 jam Maag.
Jenis Kelamin : Perempuan
c. Riwayat Kesehatan Keluarga
Anak Ke : 3 (ketiga)
Ibu mengatakan bayinya dalam keadaan sehat Keluarga ibu maupun suami tidak ada yang
memiliki riwayat kehamilan kembar serta tidak
pernah menderita penyakit menahun, menurun dan
menular
Riwayat Kebidanan
Riwayat Antenatal Riwayat Natal
Status Imunisasi TT : T5 Ibu mengatakan telah melahirkan bayinya pada tangga
Trimester I 8 April 2020 pukul 20.25 WITA bayi lahir spontan
Berapa kali periksa : 1x di Puakesmas Wara Selatan menangis kuat dan gerak aktif jenis kelamin perempua
pada usia 12 minggu BB 3800 gram PB 49 cm tidak ada kelainan bawaan,
Keluhan : Tak Ada Keluhan tidak ada benjolan di kepala tidak ada perdarahan ibu
Penyuluhan : nutrisi, pola istrahat mengatakan segera setelah bayi lahir langsung
Trimester II disusukan dan melakukan IMD.
Berapa kali periksa : 3 x di Posyandu Ambe Nona
pertama kali merasakan gerakan janin pada usia Pola kebiasaan sehari hari
kehamilan 5 bulan Nutrisi
Keluhan : ibu mengatakan tidak ada keluhan apapun Ibu mengatakan bayi diberi ASI saja, frekuensi sering
Penyuluhan : perawatan payudara , pola istirahat, setiap 2 jam sekali.
nutrisi Eliminasi
Trimester III Ibu mengatakan BAB 2 kali konsistensi lunak, warna
Berapa kali periksa : 1x di Dokter dan 2 kali di Rumah feses kehitaman bayi BAK 2 kali warna kuning jernih
Sehat Zam-zam tidak ada keluhan saat BAK dan BAB
Keluhan : ibu mengatakan nyeri perut bagian Istirahat/tidur
bawah Ibu mengatakan bayi lebih banyak tidur , tidak rewel,
Terapi : makanan bergizi dan minum minimal 1 menangis ketika lapar BAK dan BAB
liter air, gerakan yoga Aktivitas
Penyuluhan : tanda bahaya hamil, tanda-tanda Ibu mengatakan Bayi menangis kuat dan gerak aktif
persalinan.
Posisi janin : Presentasi Kepala
Personal hygiene Pemeriksaan Fisik
Ibu mengatakan selalu mengganti pakaian bayinya
setiap basah dan kotor, mengganti popok setiap BAB Kepala
dan BAK. Inspeksi : rambut warna hitam, penyebaran merata,
Latar belakang sosial budaya Palpasi : ubun ubun teraba datar, tidak ada caput
Ibu mengatakan setelah pulang nanti bayi akan dirawat succadaneum, tidak cephal hematoma dan tidak ada
dan tinggal bersama orang tuanya, dalam keluarga tidak tanda hidrosefalus dan tidak ada molase.
ada kebiasaan merawat tali pusat dengan ramuan
tradisional. Muka
Psikososial dan spiritual Inspeksi : simetris, tidak pucat, tidak sembab, tidak
Ibu, suami dan keluarga sangat senang dengan ikterik, tidak sianosis dan warna kemerahan.
kelahiran bayinya.
  Mata
Data Objektif Inspeksi : kedua mata simetris, konjungtiva merah
Pemeriksaan Umum muda, sklera putih, tidak ikterus, tidak ada pengeluaran
Keadaan umum baik dan kesadaran composmentis sekret berlebih dan tidak ada kelainan.
Tanda tanda vital
Suhu 36,6 °C RR 40x/menit Hidung
Nadi : 138x/menit Inspeksi : simetris, tidak ada sekret pada hidung,
Pengukuran antropometri tidak ada polip dan tidak pernafasan cuping hidung
BB : 3800 gram
PB : 49 cm Mulut
LK : 33 cm Inspeksi : bibir kemerahan, tidak ada labio palato
LD : 33 cm skisis, mukosa bibir lembab, ada reflek rooting dan
  sucking serta reflek swallowing kuat mulut tampak
seperti ingin minum.
Telinga
Inspeksi : simetris, tidak ada pengeluaran serumen
Palpasi : daun telinga kembali cepat kembali Genetalia
Inspeksi : jenis kelamin perempuan, terdapat labia
Leher mayora menutupi labia minora, terdapat lubang uretra
Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid, kelenjar limfe dan klitoris.
dan bendungan vena jugolaris.
Anus
Dada Inspeksi : terdapat lubang anus
Inspeksi : bentuk simetris,tidak ada tarikan dinding
dada kedalam saat bayi menangis Auskultasi : Ekstremitas
pernafasan teratur, tidak ada suara wheezing dan Atas : simetris, normal, jumlah jari lengkap, tidak ad
ronchi, tidak ada kelainan irama jantung. kelainan dan gerak aktif
Perkusi : suara paru sonor dan suara jantung pekak Bawah : simetris, normal, jumlah jari jari lengkap, tida
ada kelainan, gerak aktif.
Abdomen
Inspeksi : dinding abdomen simetris, tali pusat masih Kulit
basah, tidak ada perdarahan pada tali pusat, tidak Inspeksi : warna kemerahan, tidak pucat kulit halus
berbau busuk, tali pusat dibungkus dengan kasa kering lembut, tidak ada pengelupasan kulit, torgor kulit baik
dan steril
Perkusi : suara perut tympani.
Pemeriksaan neurologik
Analisa
Neonatus Cukup Bulan, Sesuai Masa Kehamilan, Us
1. Reflek sucking
15 jam, fisiologis.
Baik. bayi mampu menghisap puting dengan kuat
 
2. Reflek rooting
Penatalaksanaan pukul:
Baik. bayi bereaksi jika Mendapat rangsangan pada bibir
14.00 WITA
atau pipi bayi
1. Menjelaskan kepada ibu hasil pemeriksaan bahw
3. Reflek morro
keadaan bayinya baik /Ibu mengetahuai keadaan
Baik. saat dikagetkan bayi bergerak seperti memeluk
bayinya dan merasa senang
4. Reflek swallowing
2. Menjelaskan mengenai perawatan bayi sehari ha
Baik. bayi dapat menelan dengan baik
meliputi menjaga kehangatan bayi, perawatan tal
5. Reflek grasping
pusat dengan menggnati kasa steril tiap setelah
Baik. saat bayi jari pemeriksa diletakkan pada telapak
mandi, mengganti popok setelah selesai BAB da
tangan bayi, bayi merespon dengan baik saat jari
BAK dan memandikan bayi /ibu mengerti dan bi
pemeriksa mengusap bagian bawah telapak kaki bayi
mengulangi penjelasan bidan
jari bayi membuka.
3. Menjelaskan tentang tanda bahaya bayi /Ibu
6. Reflek tonic neck
mengerti dengan penjelasan bidan
Baik. kepala bayi di miringkan ke kiri dan lengan
4. Memberitahu ibu untuk membawa anaknya ke
kirinya melipat sementara siku lengan kanannya
bidan jika ibu menjumpai tanda bahaya pada
meregang lurus
bayinya /Ibu mengerti dan akan melaksanakanny
7. Reflek glabela
5. Menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya deng
Baik ketukan halus pada glabela (bagian dahi antara dua
adekuat dan memberikan ASI ekslusif pada
alis mata) menyebabkan mata bayi berkedip
bayinya /ibu selalu menyusui bayinya setiap 2 ja
8. Reflek staping
sekali dan akan memberikan ASI ekslusif kepada
Baik ketika bayi di gendong berdiri kaki bayi akan
bayinya.
menapak seperti berjalan dan melangkah.
6. Mengajarkan pada ibu cara tekhnik menyusui yang benar /ibu paham dan bisa mengulang kembali
penjelasan bidan
7. Menganjurkan ibu untuk merawat dan selalu memperhatikan kebutuhan bayinya serta memantau
pertumbuhan dan perkembangan bayinya. /ibu mengerti
8. Memberitahu ibu untuk tetap menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat /ibu paham dan mau
membedong bayinya
9. Menyepakati kunjungan neonatus pada usia 7 hari tanggal 22 april 2019 atau sewaktu waktu jika ada
keluhan atau tanda bahaya pada bayi. /ibu mengerti dan mau melakukan kunjungan ulang atau kembali
jika ada masalah.
TEORI ASUHAN
KEBIDANAN
KB

Asuhan Kebidanan KB Pascasalin

1. Pill
2. Implan
3. Iud
4. Suntik kb
5. Kondom
ASUHAN KEBIDANAN
KELUARGA BERENCANA

Lanjutan…
Tanggal pengkajian : 9 April 2021
Waktu pengkajian : 15.00 WITA Riwayat Kesehatan Sekarang
Tempat pengkajian : Rumah Sehat Zam-zam
Ibu tidak sedang menderita kanker payudara
Data subyektif atau riwayat kanker payudara, DM, penyakit
Keluhan Utama hati akut, jantung dan stroke, anemia, TBC,
Ibu berencana melanjutkan untuk kb suntik 1 hepatitis, PMS, DM, jantung dan asma.
bulan
Ibu menyusui secara on demand
Riwayat kesehatan Riwayat kesehatan keluarga
Riwayat kesehatan yang lalu
Ibu tidak pernah menderita kanker payudara Dalam keluarga ibu dan suami tidak
atau riwayat kanker payudara, DM, penyakit sedangatau pernah menderita kanker
hati akut, jantung dan stroke, anemia, TBC, payudara atau riwayat kanker payudara, DM,
hepatitis, PMS, DM, jantung dan asma, ibu penyakit hati akut, jantung dan stroke,
pernah menderita maag. anemia, TBC, Hepatitis, PMS, DM, jantung
dan asma.
• Eliminasi
BAB 1 kali sehari konsistensi lunak, warna kuning,
BAK 6-8 kali sehari warna kuning jernih. Tidak ada
Riwayat kebidanan
keluhan saat BAB ataupun BAK.
• Istirahat dan tidur
Riwayat haid
Tidur malam ± 6-7 jam antara pukul 21.30–04.30 WI
Ibu sedang dalam masa nifas.
tidur siang ± 1 jam antara pukul 13.00–14.00 WIB.
Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas
• Personal hygiene
Ibu melahirkan bayi Perempuan cukup bulan tanggal 8
Setiap hari mandi 2x, keramas seminggu 2-3 kali, go
April 2021 pukul 20.25 WITA, lahir spontan, ditolong
gigi tiap mandi, ganti pakaian dan celana dalam tiap
bidan di Rumah Sehat Zam-Zam, bayi lahir langsung
habis mandi, kotor ataupun basah. Setiap selesai
menangis, gerak aktif dilakukan IMD, BB 3800 gram,
BAB/BAK selalu cebok dari arah depan ke belakang
PB 49cm, plasenta lahir spontan dan lengkap, tedapat
dengan sabun dan air.
laserasi
• Aktifitas
Ibu melakukan aktifitas seperti biasanya seperti
Riwayat KB
menyapu, mengepel, memasak, mencuci dan setrika.
Ibu mengatakan bahwa ibu merupakan akseptor kb
• Kehidupan seksual
suntik 1 bulan
Ibu belum melakukan hubungan seksual setelah
bersalin.
Pola kehidupan sehari-hari
• Riwayat ketergantungan
• Nutrisi
Ibu tidak mempunyai kebiasaan merokok, tidak ada
Makan 3-5x sehari porsi sedang komposisi nasi, lauk
kebiasaan minum-minuman alkohol maupun
bergantian (tahu, tempe, ayam, telur), sayur bergantian
ketergantungan pada obatobatan tertentu.
(wortel, bayam, kangkung), buah bergantian (pisang,
• Latar belakang sosial budaya
jeruk). Minum air putih 8-9 gelas sehari.
Di dalam keluarga ibu maupun di masyarakat semua
 
orang menerima adanya penggunaan alat kontrasepsi
dan tidak ada larangan bagi yang ingin menggunakan
Data obyektif hidung
Pemeriksaan Umum Inspeksi : Simetris, tidak ada sekret dan polip,
Keadaan umum baik, kesadaran komposmentis tidak ada pernafasan cuping hidung.
TD : 110/80 mmHg Suhu : 36,8oC
Nadi : 82 x/menit RR : 20 x/menit telinga
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada sekret, tid
Pemeriksaan fisik ada serumen, tidak ada perdarahan. Fungsi
Kepala pendengaran baik.
Inspeksi : Bersih, simetris, rambut lurus, warna
rambut hitam, persebaran rambut merata, tidak Mulut dan gigi
ada benjolan abnormal Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada labioskisi
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan. tidak ada labiopalatoskisis, mukosa bibir lemba
tidak cyaosis, tidak ada stomatitis, tidak ada
Muka perdarahan gusi, tidak ada caries gigi, lidah
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak odema, tidak bersih.
terdapat cloasma gravidarum.
leher
Mata Inspeksi : Simetris, tidak tampak benjolan
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada sekret, abnormal.
sklera berwarna putih, konjungtiva merah muda, Palpasi : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe
tidak menggunakan alat bantu penglihatan. Fungsi tyroid.
penglihatan baik. Tidak ada bendungan vena jogularis.
 
Dada
Inspeksi : Simetris, bersih, tidak ada retraksi Lanjutan….
dinding dada.
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan. Anus
Perkusi : Paru-Paru : tidak ada wheezing dan Inspeksi : Tidak ada hemoroid, tidak ada
ronchi. perdarahan dari anus.
Jantung : suara jantung normal lup dup.  
Ekstremitas
Payudara Inspeksi : Simetris, kuku bersih tidak cyanosis,
Inspeksi : Simetris, bersih, kedua puting susu tidak ada gangguan gerak, jumlah jari tangan dan
menonjol, terdapat hiperpigmentasi pada areola kaki lengkap, tidak ada sindactyl dan polidactyl.
mamae. Palpasi : Tidak ada nyeri tekan, tidak adaPalpasi : Pada ekstermitas bawah tidak ada
benjolan abnormal, konsistensi keras, ASI keluar.odema, tidak ada varises.

Abdomen
Inspeksi : Simetris, tidak ada bekas luka, terdapat
linea nigra. Analisa
Palpasi : TFU tidak teraba Ny. A P3A0 umur 30 tahun calon akseptor KB
Suntik 3 bulan
Genetalia
Inspeksi : Terdapat pengeluaran darah lochea
rubra
 
enatalaksanaan Pukul : 16.00 WITA

. Menjelaskan hasil pemeriksaan pada ibu./ibu terlihat lega dengan keadaannya.


. Menjelaskan kembali mengenai suntik kb 1 bulan/ibu mantap menggunakan kb suntik 1 bulan
. Menganjurkan ibu untuk tetap memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa memberikan
makanan pendamping/ibu paham penjelasan bidan.
. Memberitahu untuk memastikan ibu bahwa ibu belum mendapat menstruasi jika Ibu ingin
menggunakan kb suntik 1 bulan/Ibu paham mengenai penjelasan bidan
. Memberitahu ibu untuk menyusui secara penuh (full brast feeding), lebih efektif bila pemberian
8x sehari atau setiap 2 jam./Ibu menyusui setiap 2 jam sekali.
. Menganjurkan kepada ibu untuk datang kembali bila telah siap menggunakan kb suntik 1
bulan/Ibu bersedia untuk dating kembali bila telah memenuhi syarat untuk suntik kb
BAB III
PEMBAHASAN

Manajemen Asuhan Kebidanan yang dilakukan pada kasus ini menggunakan dengan catatan
perkembangan menggunakan metode SOAP Pada klien Ny.Amalia G 3P3A0

Kehamilan

Kunjungan Kehamilan
Ny A telah melakukan ANC di Puskesmas Wara Selatan sejak usia kehamilan 12 minggu ANC
yang dilakukan pada trimester 1 sebanyak 1 kali, ANC trimester 2 dilakukan sebanyak 3 kali
dan trimester ke 3 dilakukan ANC sebanyak 3 kali. Total ANC yang dilakukan 7 kali
Persalinan

Kala I
Pada tanggal 8 April 2021 pukul 15.00 WITA, Ny. A datang didampingi oleh suami dan ibunya
ke Rumah Sehat ZamZam dengan keluhan mulas teratur sejak pukul 20.00 WITA, belum keluar
lendir darah dan air – air. Saat ini gerakan janin masih dirasakan aktif.

Pada pemeriksaan fisik dan tanda – tanda vital tidak ditemukan adanya kelainan. Tekanan
darah100/70 mmHg, Nadi 78 kali per menit, pernapasan 19 kali per menit dan suhu 36,4 oC.
Kemudian dilakukan pemeriksaan kebidanan dengan pemeriksaan leopold didapatkan TFU
30cm, Leopold 1 dibagian atas teraba bokong, Leopold II dibagian kanan teraba punggung dan
kiri teraba ekstremitas, Leopold III bagian terendah janin teraba kepala, tidak dapat digoyangkan.
Leopold IV sudah masuk PAP divergen teraba 3/5 bagian. DJJ positif (+) 142 kali per menit.
Pada pemeriksaan kontraksi didapatkan His 3 kali dalam 10 menit selama 30 detik.

Dilakukan pemeriksaan dalam dengan hasil vulva vagina tidak ada kelainan, tidak ada varises,
tidak ada pembesaran kelenjar bartolini dan kelenjar skene, portio tipis lunak, pembukaan 5 cm,
ketuban utuh, presentasi kepala, posisi ubun – ubun kecil depan, penurunan Hodge I, dan tidak
ada penyusupan.

Dari hasil anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan kebidanan yang dilakukan terhadap Ny.
A maka disimpulkan diagnosa yaitu G1P0A0 hamil 36 minggu inpartu kala 1 fase aktif, janin
tunggal hidup intrauterine dengan presentasi kepala.
Pada kala 1 fase laten penulis melakukan asuhan kebidanan dengan metode alamiah dalam
mengurangi rasa nyeri, seperti teknik relaksasi pernapasan, dan menyarankan ibu untuk
melakukan gerakan atau perubahan posisi seperti posisi tidur. Ny.A melakukan teknik relaksasi
pernapasan disaat mulai kontraksi, pernapasan menjadi lebih teratu dan rasa sakit mulai
berkurang. Ibu juga berjalan – jalan selama 15 menit. Penulis mengajarkan keluarga massase
sekaligus memberikan afirmasi positif melalui sentuhan / pijat punggung dan
mengkomunikasikan pesan – pesan positif seperti memberi dukungan kepada ibu.

Pada pukul 18.00 WITA ibu mengeluh keluar air-air dan mules semakin sering. Dilakukan
pemeriksaan tanda – tanda vital tidak ditemukan adanya kelainan. Tekanan darah 100/80 mmHg,
Nadi 72 kali per menit, pernapasan 20 kali per menit dan suhu 36,4 oC, DJJ positif (+) 148 kali
per menit. Pada pemeriksaan kontraksi didapatkan His 3 kali dalam 10 menit selama 42 detik.

Dilakukan pemeriksaan dalam dengan hasil vulva vagina tidak ada kelainan, tidak ada varises,
tidak ada pembesaran kelenjar bartolini dan kelenjar skene, portio tipis lunak, pembukaan 8 cm,
ketuban pecah spontan pukul 19.30 WIB berwarna jernih, presentasi kepala, posisi ubun – ubun
kecil depan, penurunan Hodge II, dan tidak ada penyusupan.
Menurut buku asuhan kebidanan persalinan normal. Ny. A G3P3A0 hamil 36 minggu telah masuk
dalam kala 1 fase aktif persalinan, karena berdasarkan teori, pada kala 1 fase aktif frekuensi dan
lama kontraksi uterus akan meningkat secara bertahap. Dari pembukaan 4 cm hingga 10 cm,
akan terjadi dengan kecepatan rata – rata perjam pada multipara atau 1 – 2 cm pada primipara
dan terjadi penuruan bagian terbawah janin.

Kala II
Tanggal 8 April 2021 pukul 20.15 WITA, Ny. A mengatakan mules semakin kuat dan ada
dorongan ingin meneran, mengatakan keluar lender darah dan air – air, ketuban pecah pukul
19.20 WITA. Ny.A menunjukan tanda gejala kala II.
membuka, peningkatan pengeluaran lendir dan darah.
Dilakukan pemeriksaan DJJ dan Kontraksi, didapati DJJ 140 x/m dan kontraksi 4 kali dalam 10
menit selama 45 detik. Kemudian melakukan pemeriksaan dalam didapati portio tidak teraba,
pembukaan 10 cm, ketuban negative pecah spontan, warna jernih, presentasi kepala, posisi UUK
kiri depan, penurunan H III+, molase 0.

Kala II berlangsung selama 20 menit, hal ini sesuai dengan buku asuhan kebidanan persalinan
normal, yakni kala II berlangsung 2 jam pada primigravida dan 1 jam pada multigravida. Pukul
20.30 WITA bayi lahir spontan, langsung menangis kuat, warna kulit kemerahan, tonus otot aktif,
jenis kelamin laki-laki.
Kala III
Pukul 21.00 WITA melakukan pemeriksaan abdomen tidak didapatkan janin kedua, kontraksi
uterus baik, TFU setinggi sepusat. Lalu memberikan oksitosin 10 IU injeksi secara IM 1/3 paha
Ny. A. melakukan klem 2 menit setelah bayi lahir, jepit tali pusat diurut kearah ibu dan klem
kedua diurut ke arah bayi lalu potong tali pusat.

Pada pukul 21.10 WITA plasenta lahir kesan lengkap, kemudian dilakukan masase uterus selama
15 detik, didapati hasil kontraksi uterus baik. Setelah dipastikan kontraksi baik, memeriksa kedua
sisi plasenta (maternal maupun fetal) dan dipastikan bahwa selaput lengkap dan utuh. Lalu
memeriksa adanya laserasi pada perineum, dan didapati hasil pemeriksaan tidak terdapat laserasi.

Kala IV
Setelah Plasenta lahir lengkap dan utuh dan dipastikan kontraksi uterus baik dan mengobservasi
perdarahan yang keluar selama persalinan kira – kira ± 200 cc. Dilakukan pemantauan Kala IV
pada Ny. A melalui partograf selama 2 jam . Ny. A dan suami diajari masase uterus secara
melingkar agar kontraksi baik.

Bayi Baru Lahir


Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
Bayi Ny. A lahir tanggal 8 April 2021 pukul 20.30 WITA, jenis kelamin perempuan, dan tanpa
komplikasi. Setelah itu melakukan pemotongan tali pusat dan dilakukan IMD dengan meletakan
bayi diatas dada ibu. IMD dilakukan selama 1 jam
Asuhan bayi baru lahir normal

Hal pertama kali dilakukan adalah penimbangan dan pengukuran bayi. Dari hasil pemeriksaan
yang dilakukan didapati hasil berat badan 3800 gram, panjang badan 49 cm, lingkar kepala 33
cm, lingkar dada 33 cm. Berat badan bayi Ny. A dalam kategori normal karena berat badan bayi
normal tidak kurang dari 2500 gram

Melakukan penilaian tanda – tanda vital pada bayi, didapatkan suhu 36,5 oC, Denyut Jantung
Bayi 151 x/m, Pernapasan 48 x/m. Menurut Buku buku asuhan kebidanan bayi baru lahir,
neonatal dan pra sekolah., pernapasan normal 40 – 60 kali/menit, serta suhu tubuh bayi normal
36,5 – 37,5 oC, lalu detak jantung bayi normal adalah 120 – 160 kali/menit.

Lalu diberikan salep mata serta injeksi vit k

NIFAS
Masa Nifas (puerperium) dimulai sejak 2 jam setelah kelahiran plasenta sampai dengan 6 minggu
(42 hari) atau sampai alat – alat reproduksi kembali seperti keadaan sebelum hamil. Dengan
pemantaian ase taking in, taking on, dan letiing go(Sarwono. 2016)

Pengambilan Keputusan Kontrasepsi


Pada masa nifas Ny. A merupakan akseptor KB suntik 1 bulan dan akan melanjutkan setelah
masa nifas berakhir
Thank you