Anda di halaman 1dari 21

MODUL

PELAPORAN KEUANGAN
SEGMEN DAN INTERIM

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS TERBUKA
CAPAIAN PEMBELEJARAN KHUSUS
• MENJELASKAN BAGAIMANA PENDEKATAN MANAJEMEN
DIGUNAKAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI SEGMEN OPERASI
1 TERLAPORKAN POTENSIAL

• MENGHITUNG UJI AMBANG BATAS (THRESHOLD) UNTUK


2 MENGIDENTIFIKASI SEGEMEN OPERASI TERLAPORKAN

• MENJELASKAN JENIS INFORMASI YANG MUNGKIN DIUNGKAPKAN


DALAM LAPORAN SEGMEN DAN PENYEBAB TINGKAT PENGUNGKAPAN
3 YANG BERBEDA ANTARA SATU PERUSAHAAN DENGAN YANG LAIN

• MENJELASKAN PERSAMAAN & PERBEDAAN DALAM PELAPORAN


KEUANGAN INTERIM DAN PELAPORAN KEUANGAN TAHUNAN
4

• MENJELASKAN KARAKTERISTIK PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN


INTERIM
5
KEGIATAN BELAJAR 1:
PELAPORAN &
PENGUNGKAPAN
SEGMEN

KEGIATAN BELAJAR 2:
PELAPORAN &
PENGUNGKAPAN
SEGMEN
PELAPORAN SEGMENTASI

MENURUT PSAK 5

SEGMEN OPERASI SEBAGAI TERLIBAT DALAM BISNIS


SUATU KOMPONEN DIMANA PENDAPATANNYA
ENTITAS MENIMBULKAN BEBAN

TERSEDIA INFORMASI HASIL OPERASINYA DIKAJI


KEUANGAN YANG DAPAT ULANG SECARA REGULER
DIPISAHKAN OLEH PENGAMBIL
KEPUTUSAN OPERASIONAL
SEGMEN OPERASI,PELAPORAN SEGMEN BAGI PERUSAHAAN PUBLIK

MENURUT PSAK 3

PERUSAHAAN YANG
PERUSAHAAN PUBLIK MENGAJUKAN
ADALAH PERUSAHAAN YG PERNYATAAN
MENERBITKAN PENDAFTARAN/DALAM
INSTRUMEN PROSES PENGAJUAN
UTANG/EKUITAS YG PERNYATAAN
DIPERDAGANGKAN DI PENDAFTARAN PADA
PASAR PUBLIK REGULATOR PASAR
MODAL/REGULATOR
LAINNYA
UNTUK TUJUAN
MENERBITKAN
INSTRUMEN UTANG ATAU
INSTRUMEN EKUITAS
DIPASAR PUBLIK.
IDENTIFIKASI SEGMEN OPERASI & SEGMEN
TERLAPORKAN

MENURUT PSAK 5

HASIL OPERASINYA
SEGMEN OPERASI
DIKAJI ULANG SECARA
MENGKAREKTERISASI
REGULER OLEH MEMILIKI
SEGMEN OPERASI
PENGAMBIL
SEBAGAI SUATU
KEPUTUSAN INFORMASI
KOMPONEN
PERUSAHAAN YG
OPERASIONAL (CODM) KEUANGAN
UNTUK MENGAMBIL
TERLIBAT AKTIVITAS
KEPUTUSAN TTG
YANG DAPAT
BISNIS,DIMANA DIPISAHKAN
SUMBER DAYA PADA
PENDAPATANNYA
SEGMEN TSB DAN
MENIMBULKAN BIAYA
MENILAI KINERJANYA
PENGIDENTIFIKASIAN SEGMEN OPERAS

1. KARAKTERISTIK
AKTIFITAS BISNIS DARI
SETIAP OPERASI
PERUSAHAAN

2. KEBERADAAN
3.INFORMASI YANG MANAGER YANG
DISAJIKAN PADA BERTANGGUNGJAWAB
DEWAN DIREKSI ATAS AKTIVITAS BISNIS
TSB
PENGIDENTIFIKASIAN SEGMEN TERLAPORKAN

LANGKAH-LANGKAH:

MENENTUKAN APAKAH
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI SEGMEN
SEGMEN MENINJAU SEGMEN OPERASI
TERDAPAT SEGMEN OPERASI
INDENTIFIKASI & AGREGASI DARI
OPERASI
OPERASI YANG MEMENUHI KRITERIA
BEBERAPA SEGMEN OPERASI
AGREGASI

MENINJAU APAKAH SEGMEN


PERIKSA APAKAH SEGMEN OPERASI TERLAPORKAN YANG
OPERASI/AGREGASI ADA YANG SUDAH DIIDENTIFIKASI
TIDAK MEMENUHI AMBANG MEMPRESENTASIKAN 75%/
BATAS KUANTITATIF MEMENUHI LEBIH DARI PENDAPATAN
SEBAGIAN BESAR KRITERIA PERUSAHAAN YANG BERASAL
AGREGASI DARI PIHAK EKSTERNAL
KRITERIA AGREGASI

PENGAGREGASIAN KONSISTEN DENGAN PRINSIP


UTAMA PSAK 5

SEGMEN OPERASI YANG DIAGREGASIKAN MEMILIKI


KARAKTERISTIK EKONOMI YANG SERUPA
MENURUT PSAK
NO.5 SEGMEN OPERASI YANG DIAGREGASIKAN SERUPA
DALAM SETIAP HAL: KARAKTERISTIK PRODUK DAN
JASA, SIFAT PROSES PRODUKSI,JENIS/KELOMPOK
KONSUMEN UNTUK PRODUK DAN JASANYA, METODE
YANG DIGUNAKAN UNTUK MENDISTRIBUSIKAN
PRODUK DAN PENYEDIAAN JASANYA, JIKA DAPAT
DITERAPKAN SIFAT LINGKUNGAN PENGATURAN
MISALNYA PERBANKAN ASURANSI JASA UTILITAS
PUBLIK
KRITERIA AMBANG BATAS KUANTITATI

Pendapatan yang dilaporkan dari segmen


termasuk penjualan ke pelanggan
eksternal dan penjualan atau transfer
antar segmen adalah 10% atau lebih dari
gabungan pendapatan internal dan
eksternal dari semua segmen operasi

Memiliki aset 10% atau lebih


Jumlah absolut dari laba rugi yang dari gabungan aset seluruh
dilaporkan dari segmen adalah 10% atau segmen operasi
lebih dari jumlah yang lebih besar antara:
1. Jumlah absolut gabungan laba yang
dilaporkan dari seluruh segmen operasi
yang tidak meleporkan kerugian dengan
2.Jumlah absolut gabungan kerugian yang
dilaporkan dari seluruh segmen operasi
yang melaporkan kerugian
PENGUNGKAPAN SEGMEN TERLAPORKAN

PENGUNGKAPAN YANG
LEBIH DETAIL MENGENAI
INFORMASI UMUM LABA ATAU RUGI SEGMEN
MENGENAI BAGAIMANA OPERASI TERLAPORKAN
SEGMEN OPERASI DAN ASET SERTA
TERLAPORKAN KEWAJIBAN SEGMEN
DIIDENTIFIKASI OPERASI TERLAPORKAN

REKONSILIASI ANTARA
JUMLAH YANG
DILAPORKAN DALAM
SEGMEN TERLAPORKAN PENGUNGKAPAN ATAS
DENGAN JUMLAH YANG DASAR PENGUKURAN
DILAPORKAN DALAM YANG DIPAKAI
LAPORAN KEUANGAN
PENGUNGKAPAN PADA LEVEL PERUSAHAAN

MENURUT PSAK 5

1.INFORMASI 2.INFORMASI 3.INFORMASI


TENTANG TENTANG TENTANG
PRODUK DAN WILAYAH KONSUMEN
JASA GEOGRAFIS UTAMA
KEGIATAN BELAJAR 2:
PELAPORAN &
PENGUNGKAPAN
SEGMEN
PELAPORAN KEUANGAN INTERIM

 LAPORAN KEUANGAN YG BERISI LAPORAN KEUANGAN


LENGKAP/LAPORAN KEUANGAN RINGKAS UNTUK SUATU
PERIODE INTERIM (KUARTAL/SEMESTERAN)

 MENYEDIAKAN INFORMASI KEUANGAN TTG


PERUSAHAAN DALAM PERIODE ANTARA PELAPORAN
LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR S.D TGL PENGUMUMAN
KINERJA KEUANGAN PERIODE SEKARANG

 DASAR PENYUSUNA LAPORAN KEUANGA INTERIM YAITU


PSAK 3 : LAPORAN KEUANGAN INTERIM
KONTEN LAPORAN KEUANGAN INTERIM

KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN


INTERIM

PENGUNGKAPAN DALAM CALK &


KOMENTAR MANAJEMEN
KONTEN LAPORAN KEUANGAN INTERIM
(PSAK 3)
PENGAKUAN & PENGUKURAN
LAPORAN KEUANGAN INTERIM

PROSES KETIGA DILANJUTKAN


HINGGA TERSISA HANYA SALDO
SEKUTU YANG PALING TIDAK RENTAN
MENGALAMI KERUGIAN
KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN INTERIM
SESUAI PSAK NO.3 KOMPONEN
MINIMAL DALAM LAPORAN KEUANGAN
INTERIM

LAPORAN LAPORAN
LAPORAN
POSISI LABA RUGI LAPORAN
PERUBAHAN CATATAN
KEUANGA KOMPREH ARUS KAS
EKUITAS PELENGKAP
N ENSIF RINGKAS
RINGKAS
RINGKAS RINGKAS
PENGUNGKAPAN DALAM CALK & KOMENTAR MANAJEMEN

PERNYATAAN KEBIJAKAN PENERIBITAN,PEMBELIAN KEMBALI &


AKUNTANSI & METODE PEMBAYARAN EFEK UTANG DAN EFEK
PERHITUNGAN EKUITAS

DIVIDEN YANG DIBAYARKAN


KETERANGAN PENJELAS TENTANG (AGREGAT ATAU PER SAHAM)
SIFAT MUSIMAN DAN SIKLUS SECARA TERPISAH UNTUK SAHAM
OPERASI INTERIM BIASA DAN SAHAM LAIN

SIFAT & JUMLAH POS-POS YANG INFORMASI SEGMEN DAN


MEMPENGARUHI PERISTIWA MATERIAL SETELAH
ASET,LIABILITAS,EKUITAS,PENGHASIL AKHIR PERIODE INTERIM
AN NETO ARUS KAS TIDAK BIASA

DAMPAK PERUBAHAN KOMPOSISI ENTITAS


SIFAT & JUMLAH PERUBAHAN DALAM ESTIMASI SELAMA PERIODE INTERIM DAN PERUBAHAN
JUMLAH YANG DILAPORKAN DI TAHUN BUKU LIABILITAS KONTIJENSI/ASET KONTIJENSI
SEBELUMNYA,JIKA MEMILIKI DAMPAK YANG SEJAK AKHIR PERIODE PELAPORAN TAHUNAN
MATERIAL PADA PERIODE INTERIM KINI
TERAKHIR
PENGAKUAN & PENGUKURAN LAPORAN KEUANGAN INTERIM

PENDEKATAN
PERIODE
TERPISAH
(DISCRETE
PERIO
APPROACH)
2 PENDEKATAN
DALAM PENYAJIAN
LAPORAN
KEUANGAN INTERIM

PENDEKATAN
INTEGRAL
PENDAPATAN & BIAYA DITERIMA SCR TDK TERATUR SELAMA 1 PERIODE

MENURUT PSAK NO.3


MENYATAKAN BAHWA
PENDAPATAN & BIAYA
TAHUNAN TIDAK BOLEH
DIANTISIPASI/DITANGGUHKAN
PADA TGL PELAPORAN INTERIM
APABILA PENGANTISIPASIAN
/PENANGGUHAN TSB TIDAK
AKAN TEPAT PADA AKHIR
TAHUN BUKU PERUSAHAAN
CONTOH TERKAIT PENERAPAN PRINSIP PENGAKUAN & PENGUKURAN ITEM LAPORAN
KEUANGAN DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN INTERIM

PERAWATAN/
PROVISI DAN
PERBAIKAN BONUS
LIABILITAS
UTAMA YANG KARYAWAN
KONTINJEN
DIRENCANAKAN

PENGGUNAAN
ESTIMASI DALAM
DEPRESIASI DAN
PENURUNAN PENYUSUNAN
AMORTISASI LAPORAN KEUANGAN
NILAI ASET
INTERIM
GOOD LUCK
AND
KEEP YOUR SPIRIT