Anda di halaman 1dari 32

BAB 8 KOMPETENSI INTI DAN

STRATEGI PERUSAHAAN

Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu :


1. Memahami perkembangan strategi perusahaan
dalam konteks persaingan
2. Menggambarkan bagaimana strategi generik dan
keunggulan bersaing dalam perusahaan
3. Mengidentifikasi kompetensi inti yang diperlukan
bagi kelangsungan hidup perusahaan
4. Menjelaskan konsep “the New 7’s” dalam
memasuki persaingan
Mengapa perlu kompetensi inti
dan strategi bersaing?

Adanya
Adanya pergeseran
pergeseran strategi
strategi perusahaan
perusahaan
strategi
strategi untuk
untuk memaksimalkan
memaksimalkan memaksimalkan
memaksimalkan keuntungan
keuntungan bagi
bagi
keuntungan
keuntungan semua yang
pemegang semua yang
pemegang saham
saham berkepentingan
berkepentingan
dalam
dalam perusahaan
perusahaan
MICHAEL PORTER (1980) COMPETITIVE STRATEGY: MEMILIKI
POSISSI TAWAR MENAWAR YANG KUAT DALAM PERSAINGAN.

“DYNAMIC THEORY OF STRATEGY “ DARI PORTER (1991) DAPAT


MENCAPAI KEBERHASILAN BILA ………

1. Tujuan perusahaan dan kebijakan fungsi-fungsi manajemen harus


secara kolektif memperlihatkan posisi yang terkuat dipasar.
2. Tujuan dan kebijaksanaan tersebut ditumbuhkan berdasarkan
kekuatan perusahaan, serta diperbaharui terus (dinamis) sesuai
dengan perubahan peluang dan ancaman lingkungan eksternal.
3. Perusahaan harus memiliki dan menggali kompetensi khusus sebagai
pendorong (drivers) untuk menjalankan perusahaan, misalnya
dengan “reputasi merek” (brand-namereputation) dan biaya
produksi yang rendah (low cost).
Didukung
dengan
menumbuhkan
kapabilitas inti

Sesuai dengan Sesuai dengan


ancaman kemampuan

meningkatkan
KEUNTUNG
AN
Tidak akan
Jika, kompetensi inti tidak
meningkatkan
diubah
KEUNTUNGAN

Gery Hamel dan C.K. Paraheled, karyanya “Competing for The Future”
(1994)
1) Kompetensi inti menggambarkan kemampuan kepemimpinan dalam
serangkaian produk atau jasa.
2) Kompetensi adalah sekumpulan keterampilan dan teknologi yang
dimiliki perusahaan untuk bersaing.
3) Kompetensi inti adalah keterampilan yang memungkinkan
perusahaan memberikan manfaat fundamental kepada pelanggan.
4) Sumber-sumber kompetensi secara kompetitif merupakan suatu
keunikan bersaing dan memberikan konstribusi terhadap nilai biaya
konsumen.
8.1. KOMPETENSI INTI KEWIRAUSAHAAN
 Strategi perusahaan adalah cara perusahaan menciptakan nilai melalui konfigurasi dan
aktivitas multimarketing.
 Laba perusahaan merupakan cermin dari kinerja manajemen strategik yang berhasil
memuaskan stakeholder. Salah satu tugas manajemen strategik adalah menciptakan laba
yang bisa dipergunakan sebagai sumber dana untuk investasi dan meningkatkan manfaat.
 Teori competitive strategy mengemukakan bahwa perusahaan harus menciptakan daya
saing khusus agar memiliki posisi tawar menawar yang kuat dalam persaingan
 Suatu perusahaan dapat mencapai keberhasilan bila tiga kondisi ini terpenuhi, yaitu :
1. tujuan perusahaan dan kebijakan fungsi-fungsi manajemen harus memperlihatkan
posisi yang terkuat di pasar
2. tujuan dan kebijaksanaan tersebut ditumbuhkan berdasarkan kekuatan perusahaan, dan
diperbaharui sesuai dengan perubahan ancaman lingkungan eksternal
3. perusahaan harus memiliki kompetensi khusus sebagai pendorong untuk menjalankan
perusahaan
 Kompetensi inti adalah keterampilan yang memungkinkan perusahaan
memberikan manfaat fundamental kepada pelanggan
 Dalam konteks persaingan global seperti saat ini, perhatian utama harus
diletakkan pada keunggulan daya saing melalui potensi SDA lokal yang ada
dan kapabilitas SDM, sesuai dengan teori resource-base strategy.
 Ada beberapa langkah untuk mengembangkan resource-base strategy,
antara lain :
 Mengidentifikasi dan mengklasifikasi sumber daya
 Mengidentifikasi dan mengevaluasi kapabilitas. Dimana kapabilitas

adalah kemampuan perusahaan untuk mengintegrasikan ide,


keterampilan, dan pengetahuan menjadi kunci berpikir kreatif
 Menyortir dan mengembangkan kapabilitas untuk mencapai keuntungan

secara berkesinambungan yang sulit ditiru atau disaingi


 Memformulasikan strategi pengembangan sumber daya inti dan

kapabilitas pada semua kegiatan manajemen


10 KOMPETENSI YANG HARUS DIMILIKI WIRAUSAHAWAN, YAITU:

 Knowing your business


 Managing people

 Klowing the basic


 Statisfying customer by
proManaging time
business management
efficiently
 Having the proper attitude
 iding hight quality product
 Having adequate capital
 Knowing hozu to compete
 Managing finances
 Copying with relgulations
effectiely
and paperwork
SUMBER DAYA INTI

Sumber
Sumber Daya
Daya
Finansial
Finansial

Sumber Sumber
Sumber Daya
Daya
Sumber Daya
Daya
Fisik Manusia
Manusia
Fisik
Barang
Barang dan
dan
Jasa
Jasa Unggul
Unggul

Sumber
Sumber Daya
Daya Sumber
Sumber Daya
Daya Reputasi
Reputasi
Teknologi
Teknologi Perusahaan
Perusahaan
8.2. STRATEGI BERSAING DALAM
KEWIRAUSAHAAN
 Penelitian dan pengembangan kewirausahaan merupakan strategi utama karena
berkaitan dengan kreativitas dan inovasi. Di dalamnya termasuk penelitian dan
pengembangan produk, penelitian dan pengembangan harga, penelitian dan
pengembangan tempat, dan penelitian dan pengembangan promosi.
 Wirausaha yang berhasil justru karena memiliki kemampuan penelitian dan
pengembangan yang memadai
 Dalam manajemen strategi baru terdapat 5P :
1. Strategi adalah Perencanaan. Perencanaan merupakan acuan untuk mencapai sesuatu
di masa depan
2. Strategi adalah Pola. Terdapat 2 jenis pola, yaitu pola strategi yang belum terlaksana
dan berorientasi ke masa depan dan pola strategi yang telah dilakukan oleh perusahaan
3. Strategi adalah Posisi. Yaitu memposisikan produk tertentu ke pasar tertentu yang
dituju.
4. Strategi adalah Perspektif. Strategi ini cenderung lebih melihat ke dalam organisasi,
dan pada grand vision perusahaan
5. Strategi adalah Permainan. Dimana strategi merupakan manuver tertentu untuk
memperdaya pesaing.
Teori strategi menurut Schoemacker (1980) atau
“resource-based strategy “ :
1. Pola organisasi dan administrasi yang baik
2. Perpaduan asset fisik yang “tangible” seperti
sumber daya manusia dan alam serta asset
“intangible” seperti kebiasaan berfikir kreatif dan
keterampilan manajerial.
3. Budaya perusahaan
4. Proses kerja dan penyesuaian yang segera atas
tuntutan baru.
LANGKAH UNTUK MENGEMBANGKAN
RESOURCE-BASED STRATEGY, GRANT (1991) :

1. Mengidentifikasi dan mengklasifikasi sumber daya.


2. Mengidentifikasikan dan mengevaluasi kapabilitas
3. Menyortir dan mengembangkan kapabilitas untuk
diaplikasikan di pasar dan mencapai keuntungan yang
tinggi secara berkesinambungan yang sulit ditiru atau
disaingi
4. Mempormulasikan strategi pengembangan core resources and
capability seefektif mungkin pada semua kegiatan
manajemen.
8.2.1. TEORI GENERIK STRATEGI DAN
KEUNGGULAN BERSAING

 Beberapa aspek teori strategi yang dipergunakan perusahaan untuk bersaing antara
lain :
1. Persaingan merupakan inti keberhasilan dan kegagalan.
2. Keunggulan bersaing menggambarkan cara memilih dan mengimplementasikan
strategi generik (biaya rendah, diferensiasi, dan fokus) untuk keunggulan bersaing.
3. Dua jenis dasar keunggulan bersaing, yaitu biaya rendah (low cost) dan diferensiasi
(differentiation)
4. Keunggulan bersaing di atas, menghasilkan tiga strategi generik. Dimana strategi
generik itu sendiri adalah strategi perusahaan yang menekankan pada biaya rendah,
diferensiasi, dan fokus.
5. Low cost strategy (biaya rendah). Strategi ini mengandalkan keunggulan biaya
yang relatif rendah dalam menghasilkan produk
6. Differentiation. Diferensiasi merupakan kemampuan untuk menghasilkan barang
dan jasa yang memiliki nilai lebih dalam kualitas, sifat khusus, dan pelayanan
7. Focus strategy. Strategi fokus berusaha mencari keunggulan dalam segmen pasar
tertentu.
1. Teori Strategi Generik dan Keunggulan Bersaing

Michele P Porter , strategi bersaing yaitu:


1. Persaingan merupakan inti keberhasilan dan kegagalan

2. Keunggulan bersaing berkembang dari nilai yang mampu


diciptakan oleh perusahaan bagi pelanggan atau pembeli.
3. Ada dua jenis dasar keunggulan bersaing (biaya rendah dan
diferensiasi)
4. Ke dua jenis dasar keunggulan bersaing di atas,
menghasilkan tiga strategi generic
a. Low cost strategy.

b. Diffeerentiation

c. Focus strategy
TIGA STRATEGI GENERIK

Biaya Rendah Diferensiasi


LINGKUP BERSAING

Target 1. Kepemimpinan dalam 2. Diferensiasi


Luas biaya

3. Fokus Biaya 4. Fokus Diferensiasi


Target
Sempit
RISIKO STRATEGI GENERIK

Biaya Rendah Diferensiasi Fokus


Pesaing meniru Pesaing meniru Strategi fokus ditiru
Teknologi berubah Basis diferensiasi kurang Segmen sasaran menjadi
penting bagi pembeli tidak menarik
Keunggulan biaya tidak Diferensiasi tidak berlaku Struktur rudak, permintaan
bertahan lama lama tidak muncul
TEORI STRATEGI BERBASIS SUMBER DAYA
Perusahaandapat meraih keuntungan melalui
penggunaan sumber daya yang lebih baik, yaitu dengan:

a. Pola organisasi dan administrasi yang baik

b. Perpaduan aset fisik berwujud seperti sumber daya


manusia dan alam, serta aset tidak berwujud seperti
kebiasaan berfikir kreatif dan keterampilan manajerial.
c. Budaya perusahaan
d. Proses kerja dan penyesuaian yang cepat atas tuntutan
baru.
CONTOH SOAL

 Mengapa teori strategi berbasis sumber daya


dianggap lebih cocok bagi perusahaan yang
menghadapi gejolak dan krisis ekonomi?
JAWABAN
karena perhatian utama dari teori strategi berbasis sumber daya
diletakkan pada keunggulan daya saing untuk menciptakan nilai
tambah yang tinggi melalui potensi sumber daya alam (lokal)
yang ada dan kapabilitas sumber daya manusia yang dibekali
dengan ilmu pegetahuan dan keterampilan yang tinggi sehingga
tidak lagi terlalu mengandalkan strategi kekuatan pasar seperti
monopoli dan fasilitas pemerintah. Selain itu, strategi ini labih
murah dan ampuh karena usaha kecil bisa memanfaatkan sumber
daya alam dan tenaga kerja lokal.
STRATEGI BERSAING DALAM KEWIRAUSAHAAN
 Terdapat istilah bauran pemasaran
(marketing mix)

5P
4P 1. Probe
1. Product 2. Product
2. Price 3. Price
3. Place 4. Place
4. Promotion 5. Promotion
5P MENURUT MINTZBERG

 Strategi adalah Perencanaan


 Strategi adalah Pola
 Strategi adalah Posisi
 Strategi adalah Perspektif
 Strategi adalah Permainan
DALAM MANAJEMEN STRATEGIS YG BARU, MINTZBERG MENGEMUKAKAN 5 P YANG SAMA
ARTINYA DENGAN STRATEGI, YAITU : PERENCANAAN (PLAN), POLA (PATTERN), POSISI
(POSITION), PERSPEKTIF (PERSPECTIVE) DAN PERMAINAN/TAKTIK (PLAY).

STRATEGI adalah PERENCANAAN


Konsep strategi tdk lepas dr perencanaan, arahan/acuan gerak langkah perush utk
mencapai tujuan di masa dpn. Akan tetapi tdk selamanya strategi adl perencanaan
ke masa depan yg blm dilaksanakan.

STRATEGI adalah POLA


Menurut Mintzberg, strategi adl pola, yg selanjutnya disebut sbg intended strategy,
krn blm terlaksana & berorientasi ke masa dpn, atau disebut jg sbg realized
strategy krn telah dilakukan oleh perush.
STRATEGI adalah POSISI
Definisi strategi ke-3 menurut Mintzberg adl posisi yaitu
memposisikan produk tertentu ke pasar tertentu.

STRATEGI adalah PERSPEKTIF


Jika dalam P yang ke-2 & ke-3 cenderung melihat ke bawah
dan keluar, maka sebaliknya dalam perspektif cenderung
lebih melihat ke dalam, yaitu ke dlm organisasi & ke atas,
yaitu melihat visi utama dr perusahaan.

STRATEGI adalah PERMAINAN


Strategi
Strategi adl
adl suatu
suatu manuver
manuver tttttt utk
utk memperdaya
memperdaya
lawan/pesaing. Suatu merek, misalnya, meluncurkan
merek kedua agar posisinya tetap kukuh & tdk tersentuh
krn
krn merek-2
merek-2 pesaing
pesaing akan
akan sibuk
sibuk berperang
berperang melawan
melawan merek
merek
kedua tadi.
CONTOH SOAL

 Berikan satu contoh perusahaan yang


menerapkan strategi pemasaran, “strategi adalah
posisi”!
JAWABAN

 perusahaan rokok Marlboro dan Sampoerna Mild.


Mereka masing-masing mempunyai strategi posisi yang
berbeda di pasaran. Marlboro memosisikan diri sebagai
rokok kaum pria sejati yang menyukai tantangan alam
seperti digambarkan melalui iklan-iklannya, sedangkan A
Mild lebih ditujukan kepada kaum muda sehingga
produk rokoknya dibuat berkadar tar dan nikotin ringan.
TEORI STRATEGI GENERIK DAN KEUNGGULAN BERSAING

Michael P. Porter , strategi bersaing yaitu:

1. Persaingan merupakan inti keberhasilan dan kegagalan


2. Keunggulan bersaing berkembang dari nilai yang mampu
diciptakan oleh perusahaan bagi pelanggan atau pembeli.

3. Ada dua jenis dasar keunggulan bersaing


4. Kedua jenis dasar keunggulan bersaing menghasilkan tiga
strategi generik, yaitu: Biaya rendah, Diferensiasi, dan Fokus
8.2.2. STRATEGI THE NEW 7-S’S

Untuk menghadapi kondisi yang semakin dinamis seperti saat ini,


Richard A. D’Aveni mengemukakan ide dasar bahwa perusahaan
harus menekankan pada strategi yang memfokuskan pada
pengembangan kompetensi inti, pengetahuan, keunikan
untuk mencapai keunggulan. Kunci utama dari The New 7-S’s
adalah menggunakan inisiatif untuk merebut persaingan.
1. Superior Stakeholder Satisfaction

Bertujuan memberikan kepuasan jauh diatas rata-2


kpd org-2 yg berkepentingan thd perush, tdk hanya
pemegang saham, ttp juga pemasok, karyawan,
manajer, konsumen, pemerintah & masyarakat
sekitar.

2. Soothsaying
Strategi ini berfokus pd sasaran, artinya perusahaan
hrs mencari posisi yg tepat bg produk & jasa-2 yg
dihasilkan perush.
3. Positioning for speed
Strategi ini memosisikan perush scr cepat di
psr. Perush hrs segera mengkomunikasikan
produk yg dihasilkannya ke psr agar segera
dikenal konsumen.

4. Positioning for surprise


Membuat posisi yg mencengangkan melalui brg
& jasa-2 baru yg lebih unik & berbeda serta
memberikan nilai tambah baru shg konsumen
lbh menyukai brg & jasa yg diciptakan perush.
5. Shifting the role of the game
Strategi ini mengubah pola persaingan perush
yg dimainkan shg pesaing terganggu dg pola-2
baru yg berbeda.

6. Signaling Strategic Intent


Strategi ini mengutamakan perasaan.
Kedekatan dg para karyawan, relasi &
konsumen mrpkn strategi yg ampuh utk
meningkatkan kinerja perush.

7. Simulatanous & sequential strategic thrust


Mengembangkan faktor-2 pendorong /
penggerak startegi scr simultan & berurutan
melalui penciptaan brg & jasa yg selalu
memberi kepuasan kpd konsumen.
POKOK DASAR THE NEW 7-S’S
Memberi
Memberi kepuasan
kepuasan yang
yang istimewa
istimewa kepada
kepada seluruh
seluruh unsur
unsur kepentingan
kepentingan
1. dalam
dalam perusahaan
perusahaan (stakeholder)
(stakeholder)
Memfokuskan
Memfokuskan pada
pada sasaran,
sasaran, dimana
dimana perusahaan
perusahaan harus
harus mencari
mencari
2. posisi
posisi yang
yang tepat
tepat bagi
bagi produk
produk yang
yang dihasilkan
dihasilkan perusahaan
perusahaan
Memposisikan
Memposisikan perusahaan
perusahaan secara
secara cepat
cepat di
di pasar
pasar agar
agar segera
segera dikenal
dikenal
3. oleh
oleh konsumen
konsumen

4. Membuat
Membuat posisi
yang
posisi yang
yang unik
yang mencengangkan
unik dan
mencengangkan melalui
dan berbeda
berbeda serta
melalui barang
serta memberikan
barang dan
memberikan nilai
dan jasa
nilai tambah
jasa baru
tambah baru
baru
baru

sehingga
sehingga konsumen
konsumen lebih
lebih tertarik
tertarik

5. Merubah
Merubah pola
pola persaingan
persaingan perusahaan
perusahaan yang
terganggu
yang berbeda
berbeda sehingga
sehingga pesaing
pesaing
terganggu dengan
dengan pola
pola tersebut
tersebut

Mengutamakan
Mengutamakan perasaan.
perasaan. Pentingnya
Pentingnya kedekatan
kedekatan antara
antara karyawan,
6. relasi,
relasi, dan
dan konsumen
konsumen
karyawan,

7. Mengembangkan
Mengembangkan faktor
yang
faktor penggerak
yang selalu
penggerak strategi
selalu memberi
strategi melalui
memberi kepuasan
kepuasan pada
melalui barang
barang dan
pada konsumen.
konsumen.
dan jasa
jasa
SEKIAN. TERIMA KASIH.

Anda mungkin juga menyukai