Anda di halaman 1dari 38

PENGELOLAAN RSD PASCA PP 72/2019

dan Tantangan dampak Covid 19


Pelatihan On Line Menyusun Anggaran RSD BLUD,
Tanggal 5 – 7 Agt 2020
Dr. R. Heru Ariyadi, MPH
087711321174; heru_ariyadi@yahoo.com

Alumnus Fak. Kedokteran S2: Alumnus College of Public


Universitas Airlangga Health, UP Manila

Ketua Umum Ketua Kompartemen


Pengurus ARSADA Pusat Organisasi PERSI

Komite Nasional Ketua Kompartemen Pembinaan


Keselamatan Pasien Pengembangan Organisasi IKKESINDO

Surveior Akreditasi Asesor Kompetensi


Komite Akreditasi RS Lembaga Sertifikasi Profesi BNSP
PELAYANAN RSD

FUNGSI UMUM FUNGSI TEKNIS

Ketentuan umum Ketentuan teknis


dari Kemendagri dari Kemenkes
MENGELOLA RSD

1 2 3 4
• Kualitas • APBD • Umum
• APBN • Umum
• Kuantitas • Jasa Layanan • Alat Khusus • Profesi: medis,
• Kewenangan • Kerjasama pelayanan prwt, farmasi,
klinis • Hibah gisi.
• Lain – lain • IPC
• Diklat • Belanja • Yan New Normal
PENGELOLAAN FUNGSI

FUNGSI UMUM (Kemendagri) FUNGSI TEKNIS (Kemenkes)


SD M
Perencanaan Pedoman-2 (NSPK)
Pengangkatan Kualifikasi tenaga
Pemindahan Kewenangan klinis
Pemberhentian
Pembinaan
PENGELOLAAN FUNGSI

FUNGSI UMUM (Kemendagri) FUNGSI TEKNIS (Kemenkes)


ANGG ARAN
Perencanaan Kendali Mutu Kendali Biaya
Pelaksanaan Standar biaya pelayanan
Pertanggungjawab 1/3 Anggaran (UU 36/2009)
PENGELOLAAN FUNGSI

FUNGSI UMUM (Kemendagri) FUNGSI TEKNIS (Kemenkes)


BARANG MI LIK DAERAH
Perencanaan Standar alat
Pengadaan PMI & PME
Pertanggungjawab Kalibrasi
PENGELOLAAN FUNGSI

FUNGSI UMUM (Kemendagri) FUNGSI TEKNIS (Kemenkes)


PE LAYANAN
Pendukung Pelayanan Standar Pelayanan (new
normal)
Mutu Pelayanan
Keselamatan Pasien
(Audit Pelayanan)
KELEMBAGAAN – PENGELOLAAN
RSD – MUTU LAYANAN

PP 23/2005
PP 8/2003 PP 41/2007 PP 18/2016 PP 72/2019
RSD SBG RSD SBG RSD SBG RSD SBG RSD SBG OBK +
UPT LTD LTD + BLUD UPT + BLUD BLUD
• Proses • Proses • Direktur =
• Pengelola

?
Pengelola Pengelola jabfung
an 3M
an 3M an 3M lbh • Pengelola
otonom &
panjang & pendek & an 3M
fleksibel
baku baku panjang &
• Mutu
• Pelayanan • Mutu otonomi
Pelayanan
terganggu Pelayanan hilang
meningkat
•5K mendekati • Pelayanan
standar terganggu
PENJELASAN PASAL PP 72/2019

• RSD adalah fasyankes yg memp karakteristik &


organisasi yg sangat kompleks, memerlukan
kebijakan khusus.
• PP 18/2016 belum mampu menjamin terwujudnya
tata kelola RS & tata kelola klinis yg bersifat otonom
dalam pengelolaan 3M  menurunnya mutu
layanan
PP 72/2019 Psl 21; 43

(1) RSD sebagai unit organisasi bersifat khusus yang


memberikan layanan secara profesional.
(2) RSD memiliki otonomi dalam pengelolaan
keuangan dan barang milik Daerah serta bidang
kepegawaian.
PP 72/2019 Psl 21A; 44

(1) Direktur RSD bertanggung jawab kepada kepala


dinas
(2) Pertanggung jawaban dilaksanakan melalui
penyampaian laporan pelaksanaan pengelolaan 3M
PP 72/2019 Psl 21B; 44A

(1) Otonomi meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan


pertanggungjawaban keuangan serta penggunaan dan
penatausahaan barang milik Daerah
(2) Direktur RSD sebagai KPA dan KPB
(3) Sebagai KPA/KPB mempunyai wewenang seperti PA/PB
(4) dan (5) RKA/RBA & DPA disampaikan kpd TAPD melalui
PPKD untuk diverifikasi
PP 72/2019 Psl 21C; 44B

(1) Belanja sesuai DPA


(2) Direktur bertanggung jawab atas pelaksanaan
anggaran pendapatan dan belanja rumah sakit
yang dipimpinnya
PP 72/2019 Psl 21D; 44C

(1) Direktur menyusun laporan pertanggungjawaban


keuangan yang merupakan bagian dari laporan
kinerja
(2) Laporan pertanggungjawaban keuangan disajikan
dalam laporan keuangan dinas dan laporan
keuangan Pemerintah Daerah
PP 72/2019 Psl 21E; 44D

(1) Direktur RSD mengusulkan pengangkatan,


pemindahan dan pemberhentian pegawai ASN
kepada PyB
(2) Direktur RSD berwenang menyelenggarakan
pembinaan pegawai aparatur sipil negara dalam
pelaksanaan tugas dan fungsi dalam jabatan
(3) Direktur RSD memiliki wewenang dalam
pengelolaan dan pembinaan pegawai di lingkungan
rumah sakit Daerah
PP 72/2019 Psl 21F; 44E

(1) RSUD kelas A; B; C dan D


(2) RSKD Kelas A dan B
(3) Jenis & Klasifikasi RS menentukan besaran
organisasi RS
PP 72/2019 Psl 65A; 84A

RSUD Kelas A:
(1) RSUD kelas A paling banyak 4 wadir
(2) Wadir paling banyak 3 bidang
(3) Wadir umum paling banyak 4 bagian
(4) Bidang paling banyak 2 seksi
(5) Bagian paling banyak 3 sub bagian
PP 72/2019 Psl 65A

RSUD Kelas B:
(1) RSUD kelas B paling banyak 3 wadir
(2) Wadir paling banyak 3 bagian/bidang
(3) Bagian paling banyak 3 sub bagian
(4) Bidang paling banyak 2 seksi
PP 72/2019 Psl 65A

RSUD Kelas C:
(1) RSUD kelas C paling banyak 1 bagian dan 3 bidang
(2) Bagian paling banyak 3 sub bagian
(3) Bidang paling banyak 2 seksi
PP 72/2019 Psl 65A

RSUD Kelas D:
(1) RSUD kelas D paling banyak 1 sub bagian dan 2
seksi
PP 72/2019 Psl 65B

RSKD Kelas A:
(1) RSKD kelas A paling banyak 3 wadir
(2) Wadir paling banyak 3 bagian/bidang
(3) Bagian paling banyak 3 sub bagian
(4) Bidang paling banyak 2 seksi
PP 72/2019 Psl 65B

RSKD Kelas B:
(1) RSKD kelas B paling banyak 1 bagian dan 2 bidang
(2) Bagian paling banyak 2 sub bagian
(3) Bidang paling banyak 2 seksi
an PP 72/2019: MEMPERKUAT
kas KELEMBAGAAN & OTONOMI RSD
n g
Ri
1 2 3
PENGUATAN OTONOMI YANG
JABATAN DIREKTUR
KELEMBAGAAN DIBERIKAN

JABATAN STRUKTURAL 1. PENGELOLAAN


SESUAI KELAS RSD KEUANGAN,
UNIT ORGANISASI BARANG & JASA
(psl 94 & 95)
YANG BERSIFAT
2. PENGELOLAAN
KHUSUS KEPEGAWAIAN
(psl 21; 43) DIREKTUR RSD
BERTANGGUNGJAWAB
KEPADA KEPALA DINAS
KESEHATAN

DALAM BENTUK
LAPORAN
PERTANGGUNGJAWABAN
PELAKSANAAN
PENGELOLAAN 3M

1.PERENCANAAN;
2.PELAKSANAAN;
3.PERTANGGUNGJAWABAN

DIREKTUR PENGELOLAAN KEPALA DINAS


RSD KEUANGAN KESEHATAN
SELAKU
SELAKU KUASA
KUASA PENGGUNA
PENGGUNA
ANGGARAN
ANGGARAN & & PENGELOLAAN DALAM BENTUK
KUASA
KUASA PENGGUNA BARANG
PENGGUNA BARANG BARANG MILIK DAERAH LAPORAN
(PASAL
(PASAL 21B AYAT (2) PP
21B AYAT (2) PP 72
72 PERTANGGUNGJAWABAN
TAHUN
TAHUN 2019)
2019) PELAKSANAAN
PENGELOLAAN
BIDANG KEPEGAWAIAN Digunakan untuk
sinkronisasi pembangunan
kesehatan daerah
WEWENANG DIREKTUR

Disampaikan
Disampaikan kepada
kepada
1. Menyusun rencana kerja dan anggaran. Tim
Tim TAPD
TAPD melalui
melalui
Pejabat
Pejabat Pengelola
Pengelola
2. Menyusun dokumen pelaksanaan anggaran. Keuangan
Keuangan Daerah
Daerah untuk
untuk
diverifikasi
diverifikasi
3. Menandatangani surat perintah membayar. Pasal 21B ayat (4)
DIREKTUR
RSD 4. Mengelola utang dan piutang daerah yang
menjadi tanggung jawabnya.
5. Menyusun dan menyampaikan laporan keuangan
unit yang dipimpinnya.
6. Menetapkan pejabat pelaksana teknis kegiatan
dan pejabat penatausahaan keuangan.
7. Menetapkan pejabat lainnya dalam unit yang
dipimpinnya dlm rangka pengelolaan keuangan daerah.

BERLAKU
BERLAKU JUGA
JUGA BAGI
BAGI RSD
RSD YANG
YANG TELAH
TELAH
MENERAPKAN
MENERAPKAN POLA
POLA KEUANGAN
KEUANGAN BLUD
BLUD
TANGGUNG JAWAB
PELAKSANAAN ANGGARAN

MELAKSANAKAN BERTANGGUNG-
BELANJA SESUAI JAWAB SECARA
DOKUMEN FORMAL DAN
DIREKTUR PELAKSANA MATERIAL ATAS
RSD ANGGARAN (DPA) PELAKSANA
ANGGARAN DAN
BELANJA RSD
OTONOMI PENGELOLAAN SDM

LINGKUP KEWENANGAN
MENGUSULKAN PENGANGKATAN

MENGUSULKAN PEMINDAHAN

DIREKTUR
MENGUSULKAN PEMBERHENTIAN
PyB
RSD PEMBINAAN

SESUAI KETENTUAN PERATURAN


PERUNDANG-UNDANGAN

ASN
KEKHUSUSAN RSD
PP 72/2019 Psl 21; 43; 44
RSD sbg “Unit OBK”
Perencanaan
Pelaksanaan
Memiliki otonomi Pertanggungjawaban
Penggunaan
Penatausahaan

Pengelolaan SDM Pengelolaan Keuangan Pengelolaan BMD

Pertanggungjawaban melalui penyampaian


laporan pelaksanaan pengelolaan
Tantangan Dampak
Covid 19

Standar PPI Jaga jarak  PD, SD ………………


Budaya PPI Wajib masker Standar baru ?
Cuci tangan Budaya baru ?
• Cuci tangan 5 momen
• Air mengalir, sabun cair dan tisu
• Sanitizer • APD semua level pelayanan
• APD pada tindakan tertentu dan pelayanan • Tata kelola organisasi
tertentu  Batuk, PIE • Tata kelola klinis
• Etika batuk • Pembiayaan
• PHBS • Risiko tertular dan menularkan
• Kebersihan fasilitas
• Germas

COVID-19

NORMAL PANDEMI TRANSISI NEW NORMAL ?


TANTANGAN DAMPAK COVID 19

MANAJEMEN MANAJEMEN SDM SARANA - PRASARANA


MANAJEMEN
PELAYANAN KEUANGAN

• Sistem Pelayanan • Perubahan RBA


• PEMBAGIAN TUGAS SDM  sesuai
a. Continuum of Care
kompetensi, schedule tugas
• PERUBAHAN MASTERPLAN (Bussiness Plan)
Menjamin kesinambungan dari BERDASARKAN ZONASI DAN
Pembatasan Jam pelayanan, • Perubahan Sistem
akses pendidikan dan penelitian TITIK KRITIS pembiayaan pasien 
N

masuk sampai pemindahan • JUMLAH SDM  ABK (Analisis Beban


LASI

- Zona merah  dilengkapi


BAHA

pasien Kerja), sesuai jenis SDM


Tekanan
Unit cost dan
terimplementasi optimal • PENINGKATAN KOMPETENSI SDM penentuan tarif
REGU

Melalui : Negative (IGD, ICU, Klinik, OK,


Access to care
• Perubahan Sistem
U

b. Pembagian zoning (merah, kuning, - PELATIHAN MANAJEMEN RANAP,


R

PIE  Capacity Building : KAMAR JENAZAH ) Remunerasi  ABK


E

hijau) dengan titik-titik kritis


P

Pembentukan TIM - Zona kuning  Ventilasi baik, • Pembiayaan


pembagian perawatan PIE dan
 Manajemen Perubahan Hefa filter
non PIE, berperan menentukan
Budaya/ Manajemen Risiko
pemakaian level APD (AREA CSSD DAN LAUNDRY, Gizi,
Perilaku  petugas, pasien Farmasi, Pemeriksaan - Pembiayaan
ASPEK

c. Triase primer dan sekunder


memisahkan PIE dan non PIE dan/ Penunjang) risiko SDM
atau keluarga pasien dg cuci - Area Pelayanan Pasien non PIE, terinfeksi
• Manajemen Mutu :
tangan, Area
- PPI - Pembiayaan
LEGAL

pemakaian Masker, APD


- Kesematan Pasien Pendidiksn dan Riset komplain
sesuai level
- Patient centeredness - Zona hijau  ventilasi baik (area
- Indikator mutu
dan sesuai zonasi
Manajemen )
pelanggan
 Acces to care 
- Manajemen Risiko • Letak Area pelayanan PIE
Patient Centeredness
• Sistim Pendidikan dan  Patient Safety terpisah dengan Non PIE
Penelitian  PPI • TT Rawat inap 60% untuk PIE,
• Sistem Inovasi Yankes dan - FELLOW  UPDATE PENYAKIT 40% non PIE
Penguatan Rujukan : PIE • Sarana Cuci tangan
 Pedoman/PPK • Ruang Tunggu pasien/keluarga
Telemedicine, SISRUTE,
(penatalaksanaan PIE) metode Social Distancing
Sistim Pengampuan
PENGARUHNYA PADA
ANGGARAN

ZONASI Kelompok
PELAYANAN rentan
FASYANKES

PENDIDIKAN
PENGUATAN DAN
PRA HOSPITAL PENELITIAN
EDUKASI-PE-SKRINING
PENYIAPAN
SDM

TITIK .KRITIS
Sistem
Monev dan PENYIAPAN SARANA-
pelaporan PRASARANA

PENYELIDIKAN PERUBAHAN
EPIDEMIOLOGI/SURVEILENS
SATUAN BIAYA PENGUATAN PELAYANAN
PENUNJANG
KEBUTUHAN ANGGARAN

PRA HOSPITAL
Zonasi pelayanan SKRINING, EARLY DETECTION,
PE/SURVEILENS, EDUKASI

INTRA HOSPITAL
PEMERIKSAAN SWAB RT/PCR TRIASE PRIMER PASIEN LAMA
SKRINING PASIEN BARU

ZONA HIJAU ZONA KUNING


TRIASE SEKUNDER TRIASE SEKUNDER
KANTOR MANAJEMEN
KLINIK I GD KLINIK

RUANG RAWAT INAP BIASA DAN RUANG ISOLASI TEK NEGATIVE




PELAYANAN GIZI/DAPUR
LOGISTIK FARMASI
ISOLASI TEKANAN POSITIF O K BAYI, ANAK, DEWASA
RUMAH DINAS,

 GAS MEDIK BAYI, ANAK, DEWASA ICU, ICCU


 AIR BERSIH ICU, ICCU LABORA TORIUM
 GENSET
ASRAMA

PEMULASARAN JENAZAH PEMULASARAN JENAZAH


PENUNJANG Lainnya
LAINNYA
LAUNDRY- CSSD,.limbah
;, LIMBAH
PENGELOLAAN ANGGARAN

PERUBAHAN RBA/ PEMBIAYAAN


BUSSINES PLAN MANAJEMEN RISIKO
 Pembiayaan risiko SDM
terinfeksi
 Pembiayaan komplain
PERUBAHAN SISTEM pelanggan
PEMBIAYAAN PASIEN PERUBAHAN SISTEM
 UNIT COST
REMUNERASI
 TARIF RS
ANALISIS BEBAN KERJA
SIMPULAN (1)
• RSD sebagai unit organisasi bersifat khusus merupakan
hal baru, banyak stakeholders yang kurang paham
• Ketentuan Umum dari Kemendagri; Ketentuan teknis
dari Kemenkes
• Kelembagaan dan pengelolaan RSD: pasal 21; pasal 43
dan pasal 44
• Organisasi RSD: pasal 65 dan pasal 84
• Baca Penjelasan pasal: 21B; 44A
SIMPULAN (2)
• Yang perlu diatur lebih lanjut dalam Perkada:
 Pengelolaan 3M secara rinci (menterjemahkan
pasal 21; pasal 43 dan pasal 44)
 Meskipun RKA/RBA disampaikan ke TAPD; dinas
perlu diberi tembusan
 Struktur organisasi RSD beserta tusinya
 Laporan pertanggungjawaban untuk sinkronisasi
Program Pembangunan Kesehatan  PERAN RSD
SIMPULAN (3)

NEW NORMAL
Kondisi dimana RS harus beradaptasi dalam memberikan Karena RS harus tetap
pelayanan sehari-hari utk mengantisipasi penularan
melayani pasien apakah
Covid-19 baik kepada petugas, pasien dan lingkungan
tanpa atau dgn Covid-19
(berlaku untuk seluruh RS)

 Kepatuhan terhadap standar PPI


 Kebutuhan kapasitas RITN & Lab meningkat
 Kebutuhan Alat diagnostik meningkat: Rapid Test, PCR, TCM dll.
 Kebutuhan APD meningkat: Masker, face shield, Hazmat, Pasien, petugas & lingkungan
Kacamata Google, Handscoon dll.
 Kebutuhan Peralatan meningkat; swab chamber, Strecher Isolation,
masyarakat
dll Terlindungi
 Rekomendasi re-disain sarpras
RS aman, nyaman
Terimakasih