Anda di halaman 1dari 35

UNSUR HARA

Irnawati
Tanaman, termasuk semua jazad hidup,
membutuhkan makanan untuk energi dalam
proses-proses pertumbuhan
Darimana tanaman mendapatkan makanan
/ nutrisinya?
 Sebagian besar biomasa tanaman
TIDAK diperoleh dari tanah, umumnya <
5% berat kering tanaman berasal dari
hara mineral di dalam tanah
 Sekitar 95% berat kering tanaman
berasal dari
• Udara (O2, CO2, & H2O)
• Air (H2O).
Klasifikasi Unsur Esensial untuk
pertumbuhan tanaman
 Atas dasar jumlah yang diperlukan tanaman
(bukan jumlahnya dalam tanah )
• Unsur Makro
 Dari Udara dan Air: C, H, O
 Dari Tanah: N, P, K, Ca, Mg, S

primer sekunder

• Unsur Mikro (dari tanah)


 Fe, B, Mn, Cu, Zn, Mo, Cl
Unsur hara esensial
 Produktivitas tanaman dipengaruhi:
• defisiensi unsur hara  pembatas utama
• kelebihan unsur harapada kondisi tertentu (misalnya
lingkungan tanah masam), konsentrasi unsur hara
esensial dan unsur hara lain dalam tanah dapat bersifat
toksik untuk pertumbuhan beberapa tanaman.
Unsur Hara Esensial
Unsur Simbol Bentuk tersedia Konsentrasi
Relatif
Hidrogen H H2O 60.000.000
Oksigen O CO2, H2O, O2. 30.000.000
Karbon C CO2 30.000.000
Nitrogen N NH4+ dan NO3- 1.000.000
Kalium K K+ 400.000
Kalsium Ca Ca 2+ 200.000
Magnesium Mg Mg2+ 100.000
Fosfor P H2PO4- dan HPO4 2- 30.000
Sulfur S SO4 2- 30.000
Khlorin Cl Cl - 3.000
Besi Fe Fe2+ dan Fe 3+ 2.000
Boron B H2BO3 2.000
Mangan Mn Mn2+ 1.000
Seng Zn Zn2+ 3.00
Tembaga Cu Cu + dan Cu2+ 100
Molibdenum Mo MoO4 2- 1
Kriteria Esensial
1. Tanaman tidak bisa menuntaskan
siklus hidupnya jika tidak ada unsur
esensial.
2. Unsur esensial berperan spesifik yang
tidak bisa diganti unsur lain.
3. Unsur hara harus terlibat langsung
dalam nutrisi tanaman; berperan
dalam metabolisme atau paling tidak
diperlukan untuk aktivitas enzim.
Bagaimana Unsur hara tanah
masuk ke tanaman?
1. Intersepsi Akar – Ion di ‘ambil’ oleh akar ketika
akar tumbuh di dalam tanah
2. Aliran Masa – Ion diangkut ke akar dalam aliran air
yang saling berhubungan. Aliran air ini ada di dalam
tanah disebabkan oleh tanaman yang
menstranspirasikan air (yang semula diserap oleh akar)
melalui daun via stomata
3. Difusi – Pergerakan ion disepanjang kisaran
konsentrasi dari titik konsentrasi tinggi ke titik
konsentrasi rendah
Mekanisme Aliran Massa
Mekanisme Difusi

Concentration
Root surface
Nutrient

high

Diffusion away from root

Bulk soil

Diffusion toward root


low
Mekanisme kontak akar
Proses penyerapan unsur hara oleh tanaman berkaitan dengan transfer ion-
ion unsur hara menyeberangi permukaan akar tanaman masuk ke dalam
sel.
Suatu unsur hara dianggap esensial jika:

1. defisiensi unsur hara tersebut menyebabkan


tanaman tidak mungkin dapat menyelesaikan
stadium vegetatif dan reproduktifnya
2. defisiensi adalah bersifat spesifik pada unsur
yang dimaksudkan dan hanya dapat dihindari
atau diperbaiki dengan menambahkan unsur
tersebut
3. unsur tersebut terlibat langsung dalam nutrisi
tanaman
Tetapi:
 definisi di atas sangat terbatas, karena dapat
juga terjadi bahwa unsur tidak esensial dapat
mengganti esensialitas unsur tersebut:
• Contoh, pada konsentrasi yang tinggi, bromin dapat
menggantikan klorin, sehingga berdasar definisi butir
(2) diatas, klorin tidak dekelompokkan dalam kelas
esensial.
UNSUR HARA MAKRO PRIMER N,P,K
NITROGEN

Bentuk N tanah
1. Anorganik - NO3-, NH4+
2. Organik – tidak tersedia bagi tanaman: 97-98% total N
tanah dalam bentuk organik. 1-2% per tahun di mineralisasi
Nitrogen (N): 1-5%

 Digunakan dalam jumlah besar, melebihi


unsur lainnya
• mobil dalam tanaman
 Fungsi dalam tanaman
• Komponen molekul klorofil
• Komponen asam nukleat (DNA dan RNA)
• Terus menerus digunakan karena protein
digunakan
Nitrogen (N): 1-5%
 Gejala Defisiensi
• Tanaman menjadi kerdil
dan/atau menjadi kuning
pada daun yang tua
• N bersifat mobil dalam
tanaman, jadi daun baru
dapat tetap hijau
• Kelebihan N menghambat
pemasakan, tanaman
mudah terserang
hamapenyakit
Mineralisasi N organik
 mineralisasi terjadi dalam tiga tahap - aminisasi,
amonifikasi dan nitrifikasi
 Faktor penting perlu diingat sehubungan dengan nitrifikasi
• Nitrifikasi memerlukan oksigen.
• Reaksinya melepaskan H+ yg menyebabkan kemasaman
• Melibatkan mikroorganisme, oleh karena itu proses ini
dipengaruhi kondisi lingkungan tanah
Faktor Mempengaruhi Konversi NH4+ ke
NO3-
 Suhu tanah
 pH tanah (nitrifikasi lambat pada pH 5.8 -
6.0)
 Aerasi tanah - O2 diperlukan untuk konversi
 Air tanah – tdk terjadi nitrifikasi jika tanah
jenuh air atau sangat kering.
 Konsentrasi NH4+ dan adanya organisme
nitrifikasi
 Rasio C/N tinggi.
Kehilangan N Tanah
 Pencucian NO3- -- penting pada tanah berpasir di Indonesia.
 Denitrifikasi – kehilangan N pada kondisi tergenang (tidak
ada O2)
 NO3- => NO2- => N2
 Disebabkan oleh mikroorganisme anaerobik
 Volatilisasi – N hilang dalam bentuk gas, masalah tanah
berpasir

Urea

NH4+ fertilizers

Anhydrous Ammonia (NH3)


Reaksi N Organik dalam Tanah
1. Amonium - NH4+ - kation yang dijerap oleh
kompleks pertukaran dalam tanah (BO dan liat).
Tahan pencucian selama dalam bentuk NH4+ .
Tapi, pada kondisi tertentu amonium dikonversi
menjadi nitrat.
2. Nitrat - NO3- - anion dan tidak dijerap dan
bergerak dalam air tanah; dapat tercuci
menyebabkan kehilangan N tanah dan masalah
pencemaran
Fiksasi Nitrogen
1. Secara Biologi
• Fiksasi N simbiosis- mikroorganisme yang tumbuh beraosiasi
dengan tanaman, keduanya memperoleh manfaat .
• Fiksasi N non-simbiosis- bakteri dan ganggang hijau biru yang
hidup bebas dalam tanah
2. Secara Fisikokimia
• Oksidasi alami – panas petir mengkombinasikan N2 dan O2.
Dibawa ke tanah oleh hujan atau salju
• Industri – pabrik pupuk
 N2 + 3H+ ==> 2NH3
 Nitrogen dari udara
 Hidrogen dari gas alam – harga minyak bumi mempengaruhi
harga pupuk
Fosfor
Karakteristik dalam Tanah
 P bergerak lambat dalam tanah; pencucian bukan

masalah, kecuali pada tanah yang berpasir.


 P lebih banyak berada dalam bentuk anorganik

dibandingkan organik
 Di dalam tanah kandungan P total bisa tinggi tetapi

hanya sedikit yang tersedia bagi tanaman.


 Tanaman menambang P tanah dalam jumlah lebih

kecil dibandingkan N dan K


Bentuk P tanah
 P organik
• 30 - 50% dari P total dalam tanah dalam bentuk bahan organik
• Rasio C:N:P dalam bahan organik tanah sekitar 100 - 10 -1.
 P anorganik
• Mineral tanah - apatit [ Ca3(PO4)2] * CaF2
• Hidroksida Fe dan Al – pada tanah masam, P bereaksi dengan Fe dan
Al  tidak larut dan tidak tersedia bagi tanaman; “fiksasi P “ (problem
utama pada tanah masam)
• Kalsium Phosphate dibentuk dalam tanah dengan pH > 7.
• Phosphor dalam larutan tanah
 Konsentrasi rendah 0.05 to 0.2 ppm
 Konsentrasi larutan dipengaruhi oleh kelarutan dan jumlah fase padat
Faktor Mempengaruhi Kapasitas
Fiksasi P
 Jumlah dan tipe liat – liat kaolinit biasanya
berasosiasi dengan kandungan oksida Fe dan Al yang
tinggi.
 Kemasaman Tanah – pada pH dibawah 5 ada
sejumlah besar Al dapat dipertukarkan
 Level P dalam tanah. Jika telah terbentuk bertahun-
tahun, kapasitas fiksasi P sudah mantap.
Fosfor (P) : 0.1-0.5 % P
 Bentuk diserap tanaman
• H PO - - orthophosphate primer
2 4
• H PO = - orthophosphate sekunder
2 4
• Mobil dalam tanaman
 Fungsi dalam tanaman
• Memacu pemasakan, merangsang pertumbuhan akar yg
baik, meningkatkan toleransi thd kekeringan,
meningkatkan daya kecambah biji, penting untuk
pembentukan biji dan buah
• Penting dalam cadangan dan transfer energi (ADP+ATP)
• Komponen asam nukleat (DNA dan RNA)
Fosfor (P) : 0.1-0.5 % P
 Gejala Defisiensi
• Reduksi pertumbuhan,
kerdil
• Warna hijau tua – bercak
ungu pada daun jagung,
• Menunda pemasakan
• Penbentukan biji gagal
KALIUM

Soil K

 Origin of soil K is primary minerals from which soil is


formed.
• K-feldspars
• mica
• clay- illite, vermiculite and chlorite
 Plants take up K in the ionic form (K+)
Kalium (K): 0.5-6% K
 Bentuk diserap tanaman:
• K+
• Mobil dalam tanaman
 Fungsi dalam tanaman
• Katalisator berbagai reaksi; metabolisme karbohidrat,
pati dan N
• Membantu resistensi terhadap penyakit
• Meningkatkan kualitas buah dan sayuran
• Penting dalam serapan dan kesimbangan air melalui
pengaruhnya terhadap potensiual osmotik
• Kesimbangan kation untuk transpor anion
Kalium (K): 0.5-6% K
 Gejala defisiensi
• Ujung dan tepi daun
menjadi coklat, terutama
pada daun bagian bawah.
• Jerami tanaman berbiji
menjadi lunak
TERIMA KASIH
Kuis
1. Sebut dan jelaskan macam jaringan meristem
berdasarkan letaknya.
2. Sebutkan susunan struktur akar dikotil dari luar
ke dalam
3. Jelaskan knp unsur hara dikatakan esensial