Anda di halaman 1dari 7

Hipotermia

Hipotermia

Suhu dibawah 36.5 C

Hipotermia Ringan

Hipotermia Sedang

Hipotermia Berat
BLL mengalami hipotermi melalui
beberapa mekanisme :

Peningkatan panas yang


hilang:
• Konduksi
Penurunan Produksi Panas
• Konveksi
• Radiasi
• Evaporasi
Penurunan suhu tubuh

Apabila terjadi paparan dingin, tubuh akan menghasilkan respon untuk


menghasilkan panas:

Shivering thermoregulation (ST) Vasokontriksi Perifer

Non- shivering thermoregulation


Neonatus yang
terpapar dingin

NST Saraf simpatis Untuk menstimulasi


lemak coklat

Menghasilkan Panas
Persisten Hipotermia akan menyebabkan :
• ASIDOSIS METABOLIK
• Hipoglikemia
• SEPSIS
AKTIFIKASI
CADANGAN
GLIKOGEN
Respon terpapar
dingin terjadi terus
menerus

HIPOGLIKEMIA

Perubahan
Meningkatkan
metabolism -
konsumsi oksigen dan ASIDOSIS METABOLIK
peningkatan produksi
metabolism rate
asam laktat

SEPSIS