Anda di halaman 1dari 19

Manajemen

Persediaan
Produk Padat
di Industri
Tekstil PT. New
Suburtex
Kelompok 3A:
Yesi Kurniawati
Mirza Muhammad Faizal
(40040118650004)
(40040118650027) 06 01
Zulfa Wulandari.R
Bagus Satriyo (40040118650028) 07 02 (40040118650005)

Muhammad Yusuf Nur Ramadani.F


08 03 (40040118650012)
(40040118650036)

Alihsan Rahmawati 04 Anggrek Sinar.P


(40040118650044) 09 (40040118650014)

Ardimas Fauzan.H 05 Nadya Permata.K


(40040118650045)
10 (40040118650026)
PROFIL PERUSAHAAN

PT. New Suburtex merupakan


perusahaan yang bergerak dibidang
industri tekstil, yang kegiatan
utamanya adalah memproduksi kain
printing. Bahan baku yang
digunakan dalam proses produksi
tekstil ini adalah kain dan dalam
pelaksanaan proses produksinya
bahan baku tersebut selalu tersedia
untuk kelancaran proses produksi.
Pengertian Manajemen Persediaan

Persediaan (inventory) adalah bahan-


bahan atau barang (sumber daya-
sumber daya organisasi) yang disimpan
dan akan dipergunakan untuk
memenuhi tujuan tertentu, misalnya:
untuk proses produksi atau perakitan,
dalam suku cadang dari peralatan,
maupun untuk dijual.
Jenis – Jenis Manajemen Persediaan Menurut Fungsi :
Batch Stock
Memproduksi barang lebih dari
01 yang dibutuhkan pada saat itu

Fluctuation Stock
Produksi yang diadakan untuk
02 menghadapi fluktuasi yang tidak
dapat diramalkan

Anticipation Stock
Produksi yang diadakan untuk
03 menghadapi fluktuasi yang
dapat diramalkan
Jenis – Jenis Manajemen Persediaan menurut Jenis dan
Posisi Barang :

01
Raw Material 04
Work in Process
02
Purchased Parts
05

03 Finished Goods

Supplies
Manfaat Manajemen Persediaan Produk Padat :

2. Menghindari Out of 4. Peningkatan


Stock Tingkat Pelayanan
Untuk menghindari Kecepatan tingkat
adanya kekurangan pengantaran, ketepatan
bahan. dan meningkatkan
kepercayaan
konsumen.

1. Memanfaatkan 3. Manfaat
Diskon Kuantitas Pemasaran
Diskon ini diperoleh Memenuhi keinginan
jika perusahaan pelanggan dan
membeli dalam meningkatkan untung
kuantitas yang besar. perusahaan.
Fungsi Manajemen Persediaan Produk Padat :

01 03
Fungsi Decoupling Fungsi Antisipasi
Bertujuan untuk
Perusahaan dapat
menghadapi fluktuasi
mengadakan persediaan
permintaan konsumen
musiman (Seasional
yang tidak dapat
Inventories).
diperkirakan.

02
Fungsi Economic Lot
Sizing Perusahaan melakukan pembelian
dalam kuantitas yang lebih besar
sehingga perusahaan harus
mempertimbangkan penghematan.
METODE MANAJEMEN PERSEDIAAN PRODUK PADAT:

2. Recorder Point 3. Safety Stock

Persediaan mencapai titik Untuk melindungi atau menjaga


dimana perlu dilakukan kemungkinan terjadinya
pemesanan kembali. kekurangan bahan.

Sistem ABC
1. Metode EOQ (Economic
Order Quantity Teknik manajemen
Untuk menentukan persediaan dengan
beberapa jumlah membagai
pesanan yang paling persediaan
ekonomis untuk satu kedalam tiga
kali pesan. golongan.
Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Persediaan :
SECARA KHUSUS : SECARA UMUM :

1. Bahanproduksi,
Perkiraan Baku sifat
1. Lead time
musiman produk dan
efisiensi penjualan.

2. Barang dalam Proses 2. Jumlah dana yang


tersedia
Dipengaruhi oleh
lamanya waktu produksi.

3. Barang Jadi
Masalah koordinasi 3. Daya tahan material
produksi dan penjualan.
1. Pengadaan Bahan Baku di PT. New Suburtex

 PT. New Suburtex melakukan


pengadaan bahan kain jenis flanel
dengan pemesanan sebulan sekali
dari supplier di Kabupaten
Karanganyar yang telah menjadi
rekanan selama ini.

 Data yang diperoleh dari perusahaan


tersebut tentang kebutuhan bahan
baku tahun 2008 dapat dilihat pada
tabel dibawah ini :
Tabel Kebutuhan Bahan Baku Kain Flanel dari Tahun 2008
(meter)
2. Perhitungan Total Inventory Cost (TIC) Perusahaan dan
EOQ
A. Biaya Pemesanan
Yaitu biaya yang dikaitkan
dengan usaha untuk mendapatkan Rincian Biaya Pemesanan PT New
bahan baku atau barang dari luar. Suburtex

03
2. Perhitungan Total Inventory Cost (TIC) Perusahaan dan
EOQ
B. Biaya Penyimpanan
Rincian Biaya Penyimpanan PT New
Suburtex Yaitu biaya yang memiliki
komponen utama yaitu biaya modal,
biaya simpan, dan biaya resiko.
2. Perhitungan Total Inventory Cost (TIC) Perusahaan dan
EOQ
C. Perhitungan Biaya Pesan dan Biaya Simpan

Biaya pemesanan setiap kali pesan (S) Biaya penyimpanan persatuan bahan
baku (H)

03
2. Perhitungan Total Inventory Cost (TIC) Perusahaan dan EOQ

D. Kebijakan Perusahaan

1. Pembelian Bahan Baku

Besarnya jumlah pembelian bahan baku


pada PT New Suburtex ini dalam sekali
pemesaanan adalah sebesar 94770,4 meter

2. Total Biaya Persediaan


Dimana diketahui :
 Total kebutuhan bahan baku (D) = 1.137.245
meter.
 Pembelian rata-rata bahan baku (Q) =
94.770,4 meter
 Biaya pemesanan sekali pesan (S) = Rp
620.833,-
 - Biaya simpan per meter (H) = Rp 9-/ meter
2. Perhitungan Total Inventory Cost (TIC) Perusahaan dan EOQ

E. Metode EOQ

1. Pembelian Bahan Baku yang ekonomi

Dimana didasarkan pada :


• Total kebutuhan bahan baku(D) = 1137245
meter.
• Biaya pemesanan sekali pesan (S) =Rp
620.833,-
• Biaya simpan per meter (H) = Rp 9,-/ meter

Maka didapat :
2. Perhitungan Total Inventory Cost (TIC) Perusahaan dan EOQ

2. Frekuensi Pemesanan Bahan Baku 3. Total Biaya Persediaan


Dimana didasarkan pada :
• Total kebutuhan bahan baku(D) = 1137245 meter
• Biaya pemesanan sekali pesan (S) =Rp 620.833,-
• Biaya simpan per meter (H) = Rp 9,-/ meter
• Pembelian bahan baku yang ekonomis (Q*) = 396
meter.
Maka didapat :
THANK
YOU