Anda di halaman 1dari 22

Laporan Kasus

` ` Skabies
Raditya Prasidya
1102014217

Pembimbing :
Dr. Evy Aryanti, Sp.KK.
BAB I
LAPORAN KASUS
IDENTITAS PASIEN
• Nama : An. A
• Jenis Kelamin : Laki-laki
• Usia : 3 tahun
• Agama : Islam
• Alamat : Kampung Cibuntu, RT.02/RW.05
• Suku : Jawa
• Tanggal datang ke RS : 23 Desember 2020
ANAMNESIS

Keluhan Utama
Keluhan Tambahan

Pasien datang dengan keluhan Minggu lalu pasien demam


ada bintil yang gatal, dirasakan selama dua hari
sejak 4 minggu yang lalu.
Riwayat Penyakit Sekarang
> 4 minggu SMRS 4 Minggu SMRS 1 Minggu SMRS 23 Desember

• Pasien punya • Bintil yang muncul


kebiasaan untuk • Bintil sering digaruk
pada lengan bawah,
bermain dipasir jari tangan, sela jari pasien hingga luka.
tangan, lutut,
• Pasien demam dua Datang ke
punggung kaki, dan
jari kaki poliklinik RSUD
hari
• Gatal yang Kab. Bekasi
• Pasien berobat ke
meningkat di malam
hari, pada lengan klinik, diberikan
bawah, jari tangan,
sela jari tangan, obat, belum
lutut, punggung sembuh.
kaki, dan jari kaki.
Riwayat penyakit Riwayat Sosial ekonomi
Keluarga
• Pasien tinggal
Ayah pasien Riwayat Pengobatan Bersama kedua
Riwayat kebiasaan
Riwayat Penyakit memiliki keluhan orangtuanya,
Dahulu • Pasien dibawa • Pasien mandi
yang serupa: ibu pasien
• Gatal pada berobat ke sekali sehari
• Pasien tidak adalah IRT dan
malam hari. klinik dekat • Suka bermain
pernah bapak pasien
• Bintil (-) rumah pasien 1 pasir
menderita menjual bahan
minggu yang
penyakit yang bangunan.
lalu, belum
serupa. sembuh
• Riwayat Alergi
(-)
PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan umum : Tampak Sakit Ringan


Kesadaran : Composmentis
Tanda-tanda vital
• Tekanan darah : Tidak diperiksa
• Nadi : 92 x/ menit
• Respirasi : 20 x/ menit
• Suhu : 36,7°C
• Status gizi : Berat badan : 26 kg
Tinggi badan : 108 cm
Kesan : Normal (22,2)

Status Generalis:
Kepala :
• Mata : Konjungtiva tidak hiperemis, sklera tidak ikterik
• Hidung : Deviasi septum (-/-), secret (-/-)
• Mulut : Bibir tidak pucat
• Leher : Tidak ada pembedaran KGB
Thoraks : Vesikular seluruh lapang paru, BJ 1 dan 2 normal
Abdomen : Datar
Ekstremitas : Akral hangat (+), CRT <2 detik
• Kulit : Lihat status dermatologikus
Status Dermatologis

• Regio lokalis, pada regio antebrachii, bagian volar, dan metacarpal, untuk
dextra dan sinistra, terdapat multiple papul eritematosa, berbatas tegas,
penyebaran konfluens dan vesikel eritematosa berbatas tegas, penyebaran
konfluens.

Gambar 1. Lesi pada regio antebrachii, volar, dorsum manus, dan interdigitalis manus
dextra.
• Pada regio interdigitalis manus dextra et sinistra, terdapat gambaran papul
eritematosa berbatas sirkumskrip dengan krusta hiperpigmentasi berbatas difus
ukuran numular polimorfik.

Gambar 2. Lesi pada regio antebrachii, volar, dorsum manus dan interdigitalis manus sinistra.
Gambar 3. Lesi pada regio Gambar 4. Lesi pada regio Gambar 5. Lesi pada regio Gambar 6. Lesi pada regio
genus anterior dan regio dorsum pedis sinistra genus anterior dan regio dorsum pedis dextra
cruris anterior sinistra. cruris anterior dextra
Menurut Boediardja dan Handoko. diagnosis skabies dapat dibuat dengan menemukan dua dari
empat kriteria tanda kardinal sebagai berikut:
1. Pruritus Nokturna
2. Adanya individu yang tinggal satu lingkungan dengan penderita dan mempunyai gejala yang
sama dengan penderita.
3. Adanya terowongan/kunikulus pada tempat predileksi yang berwarna putih atau keabu-
abuan, berbentuk garis lurus atau berkelok, rata-rata panjang 1 cm, pada ujung terowongan
ditemukan papul atau vesikel.
4. Menemukan tungau.
Pada pasien ditemukan kriteria nomor 1 dan 2, gejala pasien mengarah ke infeksi skabies
PEMERIKSAAN DIAGNOSIS KERJA
DIAGNOSIS BANDING PENUNJANG
• Skabies • Mencari
Skabies
• Dermatitis A.scabiei
dewasa, larva, dengan
Atopi
telur, atau infeksi
• Creeping
skibala sekunder
Eruption • Ink burrow test
PENATALAKSANAAN

Nonmedikamentosa

• Menjelaskan bahwa scabies adalah penyakit menular


• Menerangkan pentingnya menjaga kebersihan perseorangan dan lingkungan tempat tinggal
• Menjemur kasur, batal, dan guling secara rutin
• Bila gatal sebaiknya jangan menggaruk terlalu keras karena dapat menyebabkan luka dan resiko infeksi
• Menjelaskan pentingnya mengobati anggota keluarga yang menderita keluhan yang sama
• Memberi penjelasan bahwa pengobatan dengan penggunaan krim yang dioleskan pada seluruh baban tidak boleh
terkena air, jika terkena air harus diulang kembali. Krim dioleskan ke seluruh tubuh saat malam hari menjelang tidur
dan didiamkan selama 8 jam hingga keesokan harinya. Obat digunakan 1x seminggu dan dapat diulang seminggu
kemudian.
• Memberi penjelasan bahwa pasien harus memberikan cream ke seluruh tubuh anak pasien secara rutin seminggu
sekali sampai obat yang diberikan habis, bahkan jika gejala sudah terasa hilang. Karena gejala ruam dan gatal-gatal
menetap sampai kurang lebih 4 minggu.
PENATALAKSANAAN
Medikamentosa

Topikal Sistemik
• Cream Permetrin 5%
• Antihistamin :
dioleskan ke seluruh tubuh
pada malam hari dan Cetirizine 1x5 mg
dibiarkan selama 8 jam, • Antibiotik Amoxicilin
sekali dalam seminggu Sirup 125ml/5ml
2x3
RESUME
• An. A, Laki-laki, 3 tahun
• Keluhan bintil kemerahan dengan koreng pada lengan bawah, pergelangan tangan,
jari tangan, sela-sela jari tangan, lutut, kaki, dan jari kaki sejak 4 minggu yang lalu.
• Gatal pada daerah bintil, memberat pada malam hari, mengganggu tidur sejak 4
minggu yang lalu.
• Demam dua hari 1 minggu yang lalu.
• Pasien suka main di pasir.
• Ayah pasien menderita gejala serupa.
• Menurut kriteria cardinal scabies boediardja dan handoko, pasein menderita infeksi
parasit skabies.
PROGNOSIS
Quad ad vitam : Ad Bonam
Quad ad Functionam : Ad Bonam
Quad ad Sanactionam : Ad Bonam
PEMBAHASAN

• Dari anamnesis dan PF, diagnose pasein adalah skabies


• Skabies = penyakit kulit oleh infestasi dan sensitasi terhadap Sarcoptes scabiei
var hominis.
• Lesi yang ditimbulkan parasit suka kondisi yang lembab dan hangat, sering
muncul di lipatan.
• Gatal pada malam hari karena aktivitas tungau.
• Masa inkubasi 4 sampai 6 minggu.
• Menular dengan kontak fisik atau dengan fomites.
PEMBAHASAN

Menurut Boediardja dan Handoko. diagnosis skabies dapat dibuat dengan


menemukan dua dari empat kriteria tanda kardinal sebagai berikut:

Pada pasien ini ditemukan 2 kriteria, yaitu pruritus nokturna dan adanya anggota
keluar yang positif menderita keluhan yang serupa.
PEMBAHASAN

Diagnosis Banding :
• Dermatitis Atopi -> Predileksi pada pasien mirip, dan efloresensi yang
ditimbulkan pada kulit hampir sama, termasuk jumlah lesi dan
predileksinya.
• Insect Bite Reaction -> Ditemukannya papula eritem dengan rasa
gatal
PEMBAHASAN
• Agen yang bersifat Skabisidal untuk penggunaan topikal seperti
• Permetrin
• Lindane
• Ivermectin
• Terapi antibiotik oral jika pada infeksi sistemik ataupun topikal jika ada infeksi
sekunder, seperti
• Amoxicilin
• Klindamisin
• Gentamisin
• Untuk rasa gatal dapat diberikan antihistamin oral
• Hidroksizin HCl
• Difenhidramine HCl
• Cryptoheptadin HCL
KESIMPULAN

Telah diperiksa seorang pasien anak laki-laki 3 tahun, dengan status dermatologis pada regio antebrachii
bagian anterior dan posterior dextra dan sinistra, bagian volar, dan metacarpal dextra dan sinistra, terdapat multiple
papul dan vesikel eritematosa, dan pada regio interdigitalis manus dextra et sinistra, terdapat gambaran krusta. Pada
regio genus anterior, cruris anterior dorsum pedis dextra dan sinistra dan interdigitalis pedis ditemukan papula.
Menurut Boediardja dan Handoko ditemukan dua dari empat kriteria tanda kardinal dan pasien tersebut termasuk
dalam Infeksi Parasit Skabies. Penatalaksanaan pada pasien menggunakan obat topical skabisid yaitu Cream Permetrin
5%, dan anti histamin cetirizine untuk mengatasi gatal-gatalnya, diberikan antibiotik amoxicillin karena adanya infeksi
sekunder.
DAFTAR
PUSTAKA

1. Menaldi SL, dkk. 2018. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Edisi 7. Jakarta: Badan Penerbit FKUI. Hlm. 167-183.
2. Craig N. Burkhart & Craig G. Burkhart. 2019. Scabies, Other Mites, and Pediculosis. In: Goldsmith LA, et. al.
Fitzpatrick’s Dermatology in General Medicine. 9th Edition. NewYork: McGraw-Hill Companies. Pp. 2569-2572.
3. Scabies. Diunduh dari: https://emedicine.medscape.com/article/1109204-overview#a1
4. Tim editor PB IDI. Buku Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.
Cekatakan Kedua. Jakarta: PB IDI. 2017
5. James WD, Berger TG, Elston DM, Neuhaus IM. 2016. Andrews Diseases of the Skin: Clinical Dermatology. 12th
Edition. Philadelphia: Elsevier. Pp 62-9.
THANKS