Anda di halaman 1dari 31

Perubahan Anatomi dan

Adaptasi Fisiologi
Kehamilan Trimester - 1
Dosen Pengampu : Sundari Fatimah, S.Tr.Keb.,M.Tr.Keb
Disusun Oleh :
Kelompok 1
• Dela Ayu Pratiningsih (1052201008)
• Irna Destriyani (1052201002)
• Modesta Ina Beke (1052201012)
• Selma Rahangirit (1052201010)
• Siti Nur Fadillah K (1052201006)
Mata Kuliah : Biologi Reproduksi
Topic Pembahasan
Fisiologi Kehamilan

Perubahan Alat Eksternal dan


Internal

Perubahan pada Payudara


01
Fisiologi
Kehamilan
Kehamilan merupakan suatu proses fisiologis
yang terjadi pada wanita, dimulai dari konsepsi
dan berakhir sampai awal terjadinya
persalinan. Kehamilan biasanya berlangsung
selama 40 minggu. Kehamilan terdiri dari 3
trimester, antara lain TM – 1 usia 0-13 minggu,
TM-2 usia 14-27 minggu dan TM-3 usia 28 -40
minggu.
-Definisi
Kehamilan
Definisi Fisiologi
Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari faal atau pekerjaan dari tiap-tiap
jaringan atau bagian alat-alat tubuh. Berkaitan dengan sel atau organ agar
dapat beraktivitas. Fisiologi berasal dari kata physis, berarti "asal-usul"
atau "hakikat" dan logia, yang berarti "kajian"
Fisiologis Kehamilan
Terdapat beberapa peristiwa prinsip pada terjadinya kehamilan dan peritiwa tersebut
merupakan mata rantai yang berkesinambungan dari adanya proses kehamilan ( fisiologi
kehamilan ), yaitu :

0 pembuahan ( fertilisasi ) yaitu bertemunya sel telur pada


03 Nidasi/implantasi zigot tersebut ke dinding lapisan
1 wanita ( ovum ) dengan sel mani pada pria
( spermatozoa ).
endometrium dinding kavum uteri.

02 Pembelahan sel ( zigot ) yang merupakan


04 Pertumbuhan dan perkembangan zigot, embrio, janin
hasil pembuahan. sampai menjadi bakal individu baru.

Kehamilan dipengaruhi oleh beberapa hormone, antara lain estrogen,


progesterone, human chorionic gonadotropin ( HCG), human
somatomammotropin, proklatin, dsb. HCG merupakan hormone aktif khusus

05 yang berperan selama kehamilan dan berfluktasi kadarnya selama kehamilan.


Gejala Tidak Pasti Kehamilan
Amenore Pusiang, mual dan
Dapat diperkirakan dengan menanyakan HPHT Sering pusing, pingsan dan mudah muntah
muntah. Hal ini
untuk mengetahui tuanya kehamilan. terjadi saat awal kehamilan.
Diluar negeri angkat ketepatan sekitar 30-40%

Nausea Anoreksia
Mual dengan atau tanpa vomitus/emesis ( muntah ). Berkurang dan hilangnya nafsu makan saat awal
Sering terjadi dipagi hari pada awal kehamilan. kehamilan.

Mengidam dan Berkemih


Mengidam pada awal kehamilan Konstipasi
dan konstipasi yang Sering merasa ingin buang air berlebihan
kecil dan frekuensi
disebabkan menurunnya peristaltik oleh hormon buang air kecil lebih sering.
steroid.
Tanda Kehamilan Tidak Pasti
Pigmentasi dan Perubahan Pelviks
Leukorea
Pigmentasi kulit, sekitar minggu ke-12 kehamilan. Leukorea Perubahan pada pelviks, antara lain :
dan secret vagina meningkat karena pengaruh hormon 1. Tanda chadwick : terdapat livide pada porsio, vagina,
progesteron. vulva dan terjadi pada mg ke – 6.
2. Tanda hegar : pada palpasi istmus lunak, memanjang,
Epulis segemn bawah uterus lembek.
3. Tanda piscaseck : uterus membesar keslaah satu arah.
Epulis ( hipertrofi papila ginggivae ) terjadi pada kehamilan 4. Tanda braxton – hick : bila uterus dirangsang mudah
TM-1 kontraksi, tanda khas.

Perubahan Tes Kehamilan


Perubahan payudara ( tegang, Payudara
membesar, pigmentasi )
Pemeriksaan HCG / seperti tes kehamilan strip yang
pembesaran abdomen setelah kehamilan 14 mg.
menunjukan hasil positif.

Suhu basal dan


Suhu basal meningkat antara 37,2 – 37, Varises
8 derajat celcius.
Varises sering tampak pada TM-3 karena pembesaran
uterus
Gambar Perubahan Pelviks
Tanda
Hegar

Tanda Chandwick Tanda Braxton-Hicks

Tanda Piscaseck
Tanda Pasti Kehamilan
Leopold Terdengar
Pada saat palpasi, dirasakan bagian janin, balotemen DJJ
Pada auskultasi terdengar denyut jantung janin. Baik
dan gerak janin. menggunakan stetoskop maupun doppler.

USG Sinar X
Dengan ultrasonographi atau scanning dapat melihat Pada pemeriksaan sinar X tampak kerangka janin.
janin didalam uterus. Namun, kini tidak diperbolehkan ragi dengan sinar X
02
Perubahan Alat
Eksternal dan Internal
Perubahan
Alat Internal
Sistem Reproduksi ( Vulva dan Vagina )

Vulva
Warna merah kebiruan (tanda
chadwik ) pada vagina dan vulva
merupakan hipervaskularisasi / Vagina
livide ( peningkatan pembuluh
darah ) akibat pengaruh hormone
estrogen dan progesterone. Namun,
yang lebih mendominasi hormone Vulva
estrogen.
Vagina
Hormon kehamilan mempersiapkan vagina supaya
distensi selama persalinan dengan memproduksi
mukosa vagina yang tebal. Sel vagina yang glikogen
terjadi akibat stimulasi estrogen. Selama kehamilan
eksresi Ph vagina menjadi asam, menjadikan lebih
rentang terhadap infeksi vagina terutama vagina.
Sistem Reproduksi ( Servik Uteri dan Istmus Uteri )

Serviks Uteri Istmus Uteri


Serviks uteri mengalami hipervaskularisasi akibat Bagian dari serviks, namun batas anatomi sulit ditentukan.
stimulasi estrogen dan perlunakan akibat progesterone Pada minggu pertama, istmus mengalami hipertrofi menjadi
( tanda Hegar ), warna menjadi kebiruan (livide). lebih panjang dan lunak. Disebut tanda Hegar. Sedangkan pada
masuk TM-1 istmus menjadi memanjang dan kuat.

Serviks bertambah vaskularisasinya dan menjadi soft


disebut tanda Goodell.

Kelenjar endoservikal membesar dan mengeluarkan


banyak cairan mucusm karena pembesaran dan pelebaran
pembuluh darah warna menjadi biru (livide), disebut
tanda Chadwick.

Tanda Hegar Tanda


Sistem Reproduksi ( Uterus )
Uterus
Dengan adanya kehamilan, uterus tumbuh membesar
primer maupun sekunder akibat pertumbuhan isi konsepsi
intrauterine. Estrogen menyebabkan hiperplasi jaringan
dan progesterone berperan untuk elatisitas/kelenturan
uterus. Berat uterus terus bertambah dari 30 gram sampai
1000 gram. Pembesaran uterus digunakan untuk
mengetahui usia kehamilan tafsiran tinggi fundus uteri
TM-1 yaitu :
1. Kehamilan 8 minggu : sebesar telur bebek
2. Kehamilan 12 minggu : sebesar telur angsa ( 3 jari
diatas simfisis pubis ).

Pada bulan pertama kehamilan bentuk rahim seperti buah


alpukat. Pada kehamilan 2 bulan seperti telur bebek.
Sedangkan saat usia kehamilan 3 minggu sebesar telur
angsa. Saat awal kehamilan letak dalam antefleksi atau
retrofleksi, sedangkan pada usia 4 bulan rahim tetap berada
dalam rongga pelvis.
Sistem Reproduksi ( Ovarium )
Ovarium
Saat terjadi kehamilan, ovulasi di ovarium akan terhenti
sementara. Pada saat awal kehamilan masih terdapat
luteum gravidatum berdiameter kira – kira 3 cm,
kemudian korpus mengecil setelah plasenta terbentuk.

Selama kehamilan, ovarium tenang atau beristirahat.


Tidak terjadi pembentukan dan pematangan folikel baru,
tidak terjadi ovulasi dan tidak terjadi siklus hormonal
menstruasi.
Sistem Reproduksi ( Endometrium )
Endometriu
mmembesar
Untuk akomodasi pertumbuhan janin, rahim
akibat hipertrofi dan hiperplasi otot polos rahim.
Endometrium menjadi desidua. Ukuran pada kehamilan
cukup bulan yaitu 30 x 25 x 20 cm dengan kapasitas lebih
dari 4000 cc.
Perubahan Alat
Eksternal
Sistem Endokrin
Metabolisme
Mekanisme kerja sistem endokrin meningkat
Hormon utama yang dihasilkan oleh plasenta adalah HCG
menyebabkan hipertrofi tiroid . Endokrin dalam TM-1
dapat mempertahankan kehamilan, pertumbuhan normal berperan mencegah ovulasi dan merangsang
pembentukan estrogen serta progesteron oleh ovarium.
janin dan nifas. Kebutuhan kalori meningkat selama
Plasenta juga menghasilkan melanocyte stimulating
kehamilan dan laktasi. Oleh sebab itu, ibu sering
hormone membuat warna kulit lebih gelap.
merasakan haus, nafsu makan meningkat dan sering
BAK.

Dalam kehamilan, pengaruh kelenjar endokrin agak


kerasa seperti, somatomamoropin, plasma insulin dan
hormon adrenal ketosteroid. Wanita hamil membutuhkan
makanan yang bergizi dan harus mengandung protein.

Khusus untuk metabolisme karbohidrat, pada kehamilan


normal terjadi kadar glukosa plasma yang lebih rendah
secara bermakna, karena Efek gestasional seperti HPL,
hormon ovarium, hipofisis, pankreas, adrenal, growth
factor, dll.
Sistem Urinaria
Urinaria
Selama kehamilan, ginjal bekerja lebih berat. Sirkulasi darah
ginjal meningkat menyebabkan wanita hamil sering mengalami
poliuria. Pada awal kehamilan, kandung kemih tertekan dengan
uterus yang mulai membesar sehingga sering berkemih.

Ginjal pada saat kehamilan betambah besar 1 – 1,5 cm dengan


volume meningkat 60 ml. Protein urine disekresikan 200-300
mg/hari. Namun, jika melebihi perlu dicurigai.

Kadar kreatin urea dan asam urat dalam darah mungkin


meningkat. Namun, masih dianggap normal.
Sistem Gastrointestinal
Gastrointesti
Pada awal kehamilan atau nal estrogen
TM-1, hormon
meningkat menyebabkan nausea (mual) bahkan dapat
muntah dipagi hari / morning sickness. Selain hormon
estrogen, mual muntah juga dipengaruhi oleh HCG.
Uterus yang semakin besar menekan rektum dan usus
bagian bawah dapat menyebabkan konstipasi.

Wanita hamil sering mengalami heartburn (rasa panas


dada) dan sendawa. Selain itu wanita hamil juga
mengalami perubahan peristaltik dengan gejala sering
kembung, konstipasi dan lebih sering lapar / mengidam
serta peningkatan asam lambung. Wanita hamil juga
mengalami hipersalivasi.
Sistem Kardiovaskular
Kardivaskul
Perubahan firiologi pada kehamilan ar
normal yang terutama yaitu
perubahan hemodinamik maternal, meliputi :
1. Curah jantung meningkat 30-50%
2. Volume darah ibu secara keseluruhan meningkat >25%
3. Volume plasma meningkat lebih cepat pada awal hemailan.
4. Pompa jantung mulai naik 30% setelah usia kehamilan 6 mg,
puncaknya 16-28 mg.
5. Resistensi perifer menurun sehingga tampak adanya varises
ditungkai.

6. Curah jantung meningkat, denyut jantung juga meningkat


(70x/menit).
7. Terjadi sirkulasi ke plasenta, uterus, mammae, dll meningkat maka
volume darah juga meningkat, karena terjadi pencairan darah
(hidremia).
8. Volume eritrosit meningkat 18% dan plasma meningkat 30% disebut
anemia fisiologik.
9. Jika leukosit jumlahnya >15.000 perlu dicurigai adanya infeksi.
10. Jumlah trombosit meningkat sampai 300.000 untuk hemostasis.
Sistem Respirasi
Respirasi
Lingkar dada wanita hamil melebar. Wanita hamil sering
Ruang yang diperlukan oleh rahim yang membesar dan
mengalami sesak nafas dan nafas pendek karena usus yang
meningkatnya pembentukan hormon progesteron tertekan kearah diafragma. Lapisan saluran pernafasan
menyebabkan paru – paru berfungsi lain dari biasanya. menerima lebih banyak darah dan menjadi tersumbat (kongesti).
Tekanan dan kualitas suara ibu hamil berubah. Wanita hamil
bernafas lebih dalam dan yang menonjol pernafasan dada.

Wanita hamil bernafas lebih cepat dan lebih dalam,


karena memerlukan lebih banyak oksigen untuk dirinya
dan janin. Kebutuhan oksigen meningkat sampai 20%.

Diafragma terdorong kearah kranial, menyebabkan :


1. Hiperventilasi dangkal akibat kompliansi dada
menurun.
2. Kapasitas vital menurun.
3. Volume residu menurun dan volume tidal meningkat.
Kulit, Tulang dan Gigi
Kulit Tulang dan
Terdapat deposit pigmen dan hiperpigmentasi Gigi
Perubahan fisiologis pada wanita hamil di area gigi
karena hormon hipofisis, yaitu MSH dan tulang, antara lain :
( Melanosphore Stimulating Hormone ) 1. Persendian panggul terasa longgar karena ligamen
February
meningkat, menimbulkan keluhan kulit antara
lain :
March
melunak (seftening )
2. Pelebaran sedikit persendian.
1. Melasma atau keloasma gravidarum ( bintik apabila kebutuhan gizi terutama kalsium tidak
kecoklatan dikening/dahi, pipi, hidung dan terpenuhi, maka kalsium maternal pada tulang
leher ). panjang akan berkurang.
2. Peningkatan pigmen disekeliling puting susu. Akan terjadi gingivitis kehamilan karena hygiene
3. Striae gravidarum ( tampak retak kulit perut yang buruk di mulut.
ibu hamil )
4. Spider angioma ( pembuluh darah kecil
seperti laba – laba diarea pinggang )
5. Pelebaran pembuluh darah kecil disekitar
tungkai.
Peningkatan Berat Badan
Keinaikan
BB
Kenaikan berat badan saat hamil, pada wanita
yang memiliki ukuran rata – rata 12,5 – 15 kg
berkisar 1 – 1,5 bulan. Kenaikan berat badan
dipicu oleh pertumbuhan isi konsepsi dan
Legend
volume berbagai organ/cairan intrauterine.

Kenaikan berat badan yang terlalu banyak


ditemukan pada keracunan kehamilan (pre-
eklampsia ddan eklampsia ). Berat badan yang
tidak bertambah, dicurigai terjadi kelainan atau
pertumbuhan terlambat pada janin.
03
Perubahan
pada Payudara
Perubahan Payudara Trimester ke - 1
Mammae Mammae
Selama trimester pertama, volume darah akan meningkat Terjadi hiperpigmentasi sistem duktus dan jaringan
untuk memenuhi kebutuhan perkembangan janin yang interstisial payudara. Hormon laktogeni ( diantaranya
sedang tumbuh. Hal ini menyebabkan pembuluh darah somatommaotropin ) menyebabkan hipertrofi dan
ibu lebih besar, lebih biru dan lebih terlihat. pertambahan sel asinus payudara, meningkatnya produksi
kasein, laktoglobulin, laktoalbumin, sel lemak dan
klostrum.

Perubahan payudara trimester pertama ditandai dengan Mammae tegang, membesar, tetapi tidak keluar ASI saat
payudara yang lunak dan bengkak. Tanda ini sering awal kehamilan. Pada kehamilan 12 mg, keluar cairan
datang dan hilang dalam beberapa minggu awal putih jernih mirip klostrum. Klostrum. Klostrum ada
kehamilan. Selain itu, ibu akan merasa sakit tepat di area tetapi pengeluaran susu belum berjalan karena ada
ketiak. Daerah tersebut memiliki jaringan payudara yang proclatine-inhibiting hormoon ( dikeluarkan
disebut Tail of Spence. hipotalamus ). Namun, puting susu membesar dan
menonjol.
Perubahan Payudara Trimester ke - 1
Kesimpulan

Kehamilan merupakan suatu proses Perubahan anatomi dan adaptasi


fisiologis yang terjadi pada wanita, fisiologi kehamilan trimester pertama
dimulai dari konsepsi dan berakhir dalam organ internal yaitu pada organ –
sampai awal terjadinya persalinan. organ reproduksi, seperti perubahan
Kehamilan biasanya berlangsung selama rahim yang membesar, ovarium yang
40 minggu. fisiologi kehamilan tidak memproduksi ovum saat
mencakup 5 aspek dimulai sejak kehamilan, vagina dan vulva yang
konsepsi, pembelahan zigot, nidasi, membiru. Sedangkan perubahan dalam
pertumbuhan dan perkembangan janin, organ eksternal yaitu seperti organ
serta hormon yang berperan dalam pencernaan ( produksi saliva yang
kehamilan. meningkat ), sistem pernafasan ( nafas
lebih pendek dan lebih dalam ), dll.
Sedangkan perubahan pada payudara
yaitu payudara yang membesar,
membiru tegang dan mulai
mengeluarkan cairan.
Referensi
● Maryunani, A. (2014). Biologi Reproduksi dalam Kebidanan. Jakarta: Trans
Info Media.
● https://www.orami.co.id/magazine/perubahan-payudara-saat-hamil-per-trime
ster/
● https://lmsspada.kemdikbud.go.id/pluginfile.php/69518/mod_resource/content
/1/Perubahan%20Adaptasi%20Fisiologi%20%20kehamilan.pdf
● https://sinta.unud.ac.id/uploads/dokumen_dir/1a74c91bb21a7c8cec9247a2350
8208e.pdf
Terimakasih
Semoga materi yang disampaikan dapat
dipahami yah teman - teman