Anda di halaman 1dari 13

PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL

SASAK DALAM MENINGKATKAN


KEMAMPUAN KOMUNIKASI VERBAL ANAK TK

OLEH:
Fauzan Nugrahutama
BA
PENDAHULUA
B
Tujuan
N I
penelitian MANFAAT
PENELITIAN

KERANGKA
Rumusan
TEORI
masalah

KERANGK
A KONSEP
Latar
belakang METODOLOGI
PENELITIAN
Anak bermain
komunikasi LATAR gadget
BELAKANG
Komunikasi pada anak Kecanduan dan menjadi
kontraproduktif serta kemampuan
•Memahami informasi komunikasi tidak berkembang
•Mengemukakan pendapat
•Memenuhi rasa ingin tahu
Hasil evaluasi semester awal
2019/2020 TK Mutiara Hati:
GOLDEN AGE 60% anak dari seluruh siswa di TK
tersebut mengalami kesulitan
komunikasi verbal
Bermain

•Interaksi •Sulit memahami perintah guru


•Meniru yang dilihat dan dan sulit menyaimpaikan ide
di dengar •Prestasi belajar rendah
•Komunikasi •Perkembangan tidak optimal
Mengembangkan Meningkatkan
kecerdasan kemampuan
intelektual, sosial sosialiasi

PERMAINAN
TRADISIONAL

Membina empati, Membina


toleransi dan kerja hubungan baik
sama antar teman, guru

Permainan Tradisional Sasak Lung-Lung Se dan Meong Begang


RUMUSAN
MASALAH
bagaimana pemanfaatan permainan
tradisional sasak dalam meningkatkan
kemampuan komunikasi verbal anak TK?
MANFAAT
PENELITIAN
TEORITIS

PRAKTIS
Sumber referensi
meningkatkan kemampuan
komunikasi verbalnya Anak
referensi dalam rangka
menstimulasi perkembangan
Guru kommunikasi anak

Sekolah

Masyarakat
Evaluasi pembelajaran
melestarikan permainan tradisional sesuai prinsip belajar
yang mengandung nilai-nilai sambil bermain
kearifan loka
KERANGKA TEORI

DEFINISI
sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan
dan dapat merangsang pikiran, perasaan,
MEDIA • VISUAL dan kemauan audien sehingga dapat
MEDIA
PEMBELAJARAN MACA • AUDIO mendorong terjadinya proses belajar pada
PEMBELAJARAN
M • diri anak
AUDIOVISUAL

sesuatu yang dapat dipergunakan untuk


DEFINISI mendukung dan memudahkan terjadinya
• MANUSIA proses belajar
SUMBER
SUMBER • BAHAN,
BELAJAR ANAK
BELAJAR ANAK •
USIA DINI JENIS LINGKUNGAN
USIA DINI
• ALAT DAN
PERLENGKAPAN
• AKTIVITAS
aktivitas sebagai sumber PERMAINAN
belajar adalah aktivitas
yang mendukung
pencapaian tujuan
pembelajaran
KOMUNIKASI
KOMUNIKASILISAN
LISAN
PADA
PADAANAK
ANAK

komunikasi lisan pada anak sangat penting,


karena dengan komunikasi lisan anak dapat
mengekspresikan apa yang sedang
dirasakannya.
DEFINISI PERMAINAN
PERMAINAN TRADISIONAL DI
salah satu bentuk yang
PERMAINAN
TRADISIONAL
TRADISIONAL LOMBOK
berupa permainan anak-
anak, yang beredar
secara lisan di antara
anggota kolektif
tertentu, berbentuk
tradisional dan diwarisi
turun-temurun, serta MEONG BEGANG
banyak mempunyai 1) Anak-anak saling bergandengan tangan secara kuat membuat
lingkaran
variasi 2) Guru meminta seorang siswa menjadi tikus berada dalam
lingkaran dan soerang siswa lain menjadi kucing berada di luar
LUNG-LUNG SE lingkaran
1. Dua anak berpegangan tangan ke atas membentuk 3) Kucing harus berusaha menangkap tikus dengan cara
terowongan menerobos lingkaran gandengan tangan penyelamat tikus yang
berusaha melindungi tikus
2. Anak lain membuat barisan dan berputar melewati
MANFAA 4) Jika kucing berhasil menerobos masuk lingkaran, maka para
terowongan sambil menyanyikan lagu tikus diberi kesempatan untuk menyelamatkan diri dengan cara
T 3. Dua anak yang menjadi jembatan menangkap diberi jalan keluar
• tidak memerlukan biaya seorang anak dalam barisan saat lagu selesai 5) Saat tikus berada diluar ataupun didalam lingkaran harus
untuk memainkannya 4. Anak yang ditangkap memilih salah satu kategori menjauh dari kucing
• melatih kreativitas anak, dan akan menjadi kelompok yang mana, hingga 6) Tikus yang berhasil di sentuh kucing maka dinyatakan mati
seluruh pemain dalam barisan memilih kelompok 7) permainan dapat diakhiri dengan waktu misalnya 5 menit atau
• engembangkan diakhiri ketika semua tikus sudah berhasil ditangkap kucing
5. Setiap kelompok saling memegang pinggang kawan
kecerdasan sosial dan 8) jika dalam 5 menit kucing belum bisa menyentuh tikus maka
di depannya seerat mungkin.
emosional anak dianggap pemenangnya adalah tikus, dan yang kalah adalah
6. Pemain paling depan pada kedua kelompok tarik
• mendekatkan anak-anak kucing, dan sebaliknya
menarik sampai seorang lawan atau seluruh lawan 9) selama bermain, semua siswa yang menjadi lingkaran dapat
pada alam jatuh ke tanah dan melewati garis batas yang di
• sebagai media bersorak, memberi semangat (tetapi tidak boleh mengejek)
tentukan. baik pada kucing maupun tikus
pembelajaran nilai-nilai
Teori Soicial Learning

 Fase Perhatian/Attention
 Fase Pengingat/Retention
 Fase Reproduksi
Motoric/Reproduction
 Fase Motivasi/Motivation
Kerangka Konsep

Permainan Komunikasi
Tradisional Lisan Komunikasi lisan yang
bersifat instruksional
Lung-Lung Se dan
(guru kepada murid
Meong Begang
untuk mencapai
tujuan pembelajaran)

Kemampuan
Mudah,
komunikasi anak
Menyenangkan,
dalam menyampaikan
kerjasama, interaksi
pesan secara verbal
komunikasi satu sama
dengan indikator yang
lain
telah ditentukan
METODOLOGI PENELITIAN
Jenis penelitian Verifikasi Data
Deskriptif kualitatif Triangulasi Data
dengan metode (hasil wawancara dan hasil
analitis observasi)

Lokasi Penelitian Teknik Analisis Data


TK Mutiara Hati, Metode Hubberman and Miles
Mataram 1. Reduksi Data
2. Penyajiad Data
3. Verifikasi
Metode Pengumpulan Data
Instrumen Penelitian
a. Jenis Data Pengumpulan Data
Deskriptif kualitatif a. Observasi
a. Peneliti Sendiri
dengan kisi-kisi
b. Sumber Data b. Wawancara
pedoman
Guru, Kepala Sekolah semi
wawancara, dan
terstruktur
observasi
c. Dokumentasi
TERIMA KASIH