Anda di halaman 1dari 11

IPA TERPADU

“Sistem Ekskresi Pada


Manusia”

DISUSUN OLEH :
NURMIKA POHI (201741057)

AMBON. Sabtu, 19 Juni 2021


Latar Belakang

Pada tubuh manusia terjadi metabolisme yang


mengkoordinasi kerja tubuh. Proses metabolisme
selain menghasilkan zat yang berguna bagi tubuh
tetapi juga menghasilkan zat-zatsisa yang tidak
berguna bagi tubuh.

Organ pengeluaran zat sisa pada manusia berupa ginjal, kulit, paru-paru dan hati.
Setiap organ-organ pengatur metabolisme untuksistem ekskresi memiliki suatu
faktor pengaruh. Seperti pada kulit, pembentukan dan pengeluarankeringat
dipengaruhi oleh faktor hormon ADH, cuaca, dan lingkungan disekitar.
Rumusan Masalah

 Apakah pengertian dan fungsi sistem Ekskresi pada Manusia ?


 Bagaimana anatomi dan fungsi organ sistem Ekskresi pada Manusia ?
 

Tujuan

 Untuk mengetahui pengertian dan fungsi sistem Ekskresi pada Manusia ?


 Untuk memahami anatomi dan fungsi organ sistem Ekskresi pada Manusia ?
Sistem ekresi merupakan sistem yang berperan dalam proses
pembuangan zat-zat yang sudah tidak diperlukan (zat sisa)
ataupun zat-zat yang membahayakan bagi tubuh dalam
bentuklarutan
Anatomi dan fungsi organ
ekskresi pada manusia

KULIT Lapisan kulit

fungsi kulit antara lain sebagai berikut:Mengeluarkan keringat,Pelindung


tubuh,Menyimpan kelebihan lemak,mengatur suhu tubuh, dan Tempat pembuatan
vitamin D dari pro vitamin D dengan bantuan sinar maatahari yang mengandung
ultraviolet.
Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan
manusia karena tanpa paru-paru manusia tidak dapat hidup.
Dalam Sistem Ekskresi, paru-paru berfungsi untuk
mengeluarkan KARBONDIOKSIDA (CO2) dan UAP AIR (H2O).
Hati terbagi menjadi dua lobus, kanan dan kiri. Hati mendapat suplai darah
dari pembuluh nadi (arteri hepatica) dan pembuluh gerbang (vena porta) dari
usus. Hati dibungkus oleh selaput hati (capsula hepatica).

Fungsi
Hati
 Membantu dalam metabolisme karbohidrat
 Membantu metabolisme lemak
 Membantu metabolisme Protein HATI
 Menetralisir obat-obatan dan hormon
 Mensekresikan cairan empedu
 Mensintesis garam-garam empedu
 Sebagai tempat penyimpanan
 Sebagai fagosit
 Mengaktifkan vitamin D
 Menghasilkan kolesterol tubuh
filtrasi

Reabsorbsi

Augmentasi

Bagian-bagian Ginjal

Fungsi Ginjal
 Menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme tubuh
 Mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan
 Reabsorbsi (penyerapan kembali) elektrolit tertentu yang dilakukan oleh
bagian tubulusginjal.
 Menjaga keseimbanganan asam basa dalam tubuh manusia.
 Menghasilkan zat hormon yang berperan membentuk dan mematangkan sel-
sel darahmerah (SDM) di sumsum tulang
Rektum
adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar
(setelah kolonsigmoid) dan berakhir di anus. Biasanya rektum
ini kosong karena tinja disimpan di tempat yanglebih tinggi, yaitu
pada kolon desendens. Jika kolon desendens penuh dan tinja
masuk ke dalam rektum, maka timbul keinginan untuk buang air
besar (BAB).

Anus
Anus merupakan lubang di ujungsaluran pencernaan, dimana bahan
limbah keluar dari tubuh. Sebagian anus terbentuk daripermukaan
tubuh (kulit) dan sebagian lannya dari usus. Suatu cincin berotot
(sfingter ani)menjaga agar anus tetap tertutup.
Kesimpulan
 Ekskresi merupakan pengeluaran zat sisa hasil metabolisme yang sudah
tidak diperlukan lagi bagi tubuh organism. Pada dasarnya peranan sistem
ekskresi adalah untuk memelihara homeostasis tubuh.

 System ekskresi pada manusia berupa ginjal, kulit, paru-paru, hati,


rectum dan anus. Masing-masing organ tersebut, bisa mengeluarkan
sisa metabolisme dari dalam tubuh.
SEKIAN
&
TERIMAKASIH

Any Question…..?