Anda di halaman 1dari 9

PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT

ANGGOTA KELOMPOK 8 :

1. AZZAHRA RABI FARANDIKA


2. SABRINA SALSABILA ATASKA
3. RIZKI AMALIA
4. ZAHRO NAZIFA
PENGERTIAN FILSAFAT

 Kata Filsafat berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari


kata philein/philos yang berarti “cinta” dan sophia yang berarti
“kebijaksanaan”. Secara etimologis, filsafat berarti cinta
kebijaksanaan (love of wisdom). Sehingga seorang filosof adalah
pencinta, pendamba atau pencari kebijaksanaan.
Objek filsafat

 1. Objek material
Objek material adalah hal atau bahan yang diselidiki (hal yang
dijadikan sasaran penyelidikan). Atau segala sesuatu yang ada.
 2. Objek formal
Objek formal adalah metode untuk memahami objek material tersebut.
Hal yang dijadikan dalam objek formal merupakan objek material yang
dikaji secara khusus.
PENGERTIAN PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT

 Pancasila sebagai sistem filsafat adalah suatu kesatuan yang saling


berhubungan untuk satu tujuan tertentu,dan saling berkualifikasi yang tidak
terpisahkan satu dengan yang lainnya. Jadi Pancasila pada dasarnya satu
bagian/unit-unit yang saling berkaitan satu sama lain,dan memiliki fungsi
serta tugas masing-masing.
PENGERTIAN FILSAFAT PANCASILA SEBAGAI FILOSOFI
MENURUT PARA AHLI
 Filsafat Pancasila Menurut Ruslan Abdulgani
Menurut Ruslan Abdulgani berpendapat bahwa pengertian filsafat pancasila adalah sebagai
filsafat negara yang lahir sebagai ideologi kolektif atau cita-cita bersama.  Yang tentunya berasal
dari kebudayaan seluruh bangsa Indonesia.  Dari pengertian filsafat pancasila menurut para
ahli Ruslan Abdulgani bisa ditarik kesimpulan Filsafat Pancasila sebagai sebuah falsafah negara
asli dari negara Indonesia.
 Filsafat Pancasila Menurut Notonagoro
Pengertian filsafat pancasila sebagai filosofi menurut para ahli Notonagoro berpendapat filsafat
pancasila memberikan pengetahuan dan pengertian ilmiah mengenai hakikat Pancasila.  Yang
mana Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sudah seharusnya dipahami sebaik mungkin dan
diwujudkan dalam kehidupan nyata.  Tentunya oleh seluruh rakyat dan bangsa Negara Republik
Indonesia.
KESATUAN SILA-SILA PANCASILA SEBAGAI SUATU SISTEM
FILSAFAT

 1. Dasar Ontologis Sila-sila Pancasila


Pancasila sebagai suatu kesatuan sistem filsafat tidak hanya menyangkut sila-silanya saja melainkankan juga
meliputi hakikat dasar dari sila-sila Pancasila atau yang disebut juga dengan dasar ontologis sila-sila
Pancasila. Pancasila yang terdiri dari lima sila memiliki satu kesatuan dasar ontologis. Selain itu, Dasar
ontologis Pancasila pada hakikatnya adalah manusia, yang memiliki hakikat mutlak monopluralis, oleh
karena itu hakikat dasar ini juga disebut sebagai dasar antropologis.
 2. Dasar Epistemologis sila-sila Pancasila
Dasar epistemologis Pancasila pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan dari dasar ontologisnya. Pancasila
sebagai suatu ideologi bersumber pada nilai-nilai dasarnya yaitu filsafat Pancasila. Terdapat tiga persoalan
yang mendasar dalam epistemologi yaitu: pertama tentang sumber pengetahuan manusia, kedua tentang teori
kebenaran pengetahuan manusia, ketiga tetang watak pengetahuan manusia.
 3. Dasar Aksiologis Sila-sila Pancasila
Yang dimaksud dengan dasar aksiologis sila-sila Pancasila sebagai suatu sistem filsafat
yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada hakikatnya juga merupakan
kesatuan (Kaelan, 2012: 18). Dalam kehidupan, terdapat banyak sekali jenis nilai yang
disampaikan atau dikemukan oleh para ahli. Notonagoro mengatakan bahwa nilai-nilai
Pancasila tergolong niali-nilai kerohanian, tetapi nilai-nilai kerohanian yang mengakui
adanya nilai material dan nilai vital. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila yang
tergolong ke dalam nilai kerohanian juga mengandung nilai-nilai lain yang lengkap dan
harmonis, baik itu nilai material, nilai vital, nilai kebenaran, nilai keindahan atau estetika,
nilai kabaikan atau moral, maupun nilai-nilai kesucian.
FUNGSI DAN TUJUAN FILSAFAT PANCASILA

 Fungsi Filsafat Pancasila


1. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia
2. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia
3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia

 Tujuan Filsafat Pancasila


1. Untuk menciptakan bangsa yang religius dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Menjadi bangsa yang menjunjung keadilan, baik secara sosial maupun ekonomi.
3. Menjadi bangsa yang menghargai hak asasi manusia (HAM), seperti yang dirangkum dalam hubungan
HAM dengan Pancasila sebagai dasar negara kita.