Anda di halaman 1dari 27

UNSUR-UNSUR &MODEL-MODEL KOMUNIKASI

UNSUR-UNSUR DAN MODEL-MODEL KOMUNIKASI

-EMRI YULIZAL ARDI


-RATNA JUWITA SARI

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2014
UNSUR-UNSUR &MODEL-MODEL KOMUNIKASI

UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI
Menurut Lasswell
 Komunikator (Communicator, Source, sender)
 Pesan (Massage)

 Media (Channel, media)

 Komunikan (Communicant, Communicatee, receiver, recipient)

 Efek (effect, impact, influence)

 Tambahan terhadap unsur-unsur komunikasi diatas, yang luput dari Laswell adalah
unsur feedback dan unsur lingkungan

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
UNSUR-UNSUR &MODEL-MODEL KOMUNIKASI

UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI
a. Komunikator/Sumber (Source)

Semua pristiwa komunikasi akan melibatkan sumber sebagai


pembuat atau pengirim informasi. Dalam komunikasi antar
manusia, sumber bisa terdiri dari satu orang, tetapi bisa juga dalam
bentuk kelompok misalnya, partai, organisasi atau lembaga.
Sumber sering disebut pengirim, komunikator atau dalam bahasa
inggrisnya Source, sencer atau encoder.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
UNSUR-UNSUR &MODEL-MODEL
LANDASAN KOMUNIKASI
TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI
b. Pesan (Massage)
Pesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah sesuatu yang
disampaikan pengirim kepada penerima. Pesan dapat disampaikan dengan
cara tatap muka atau melalu media komunikasi. Isinya bisa berupa ilmu
pengetahuan, hiburan, informasi, nasehat atau propaganada. Dalam bahasa
inggris pesan biasanya diterjemahkan dengan kata message, cantent atau
information.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
UNSUR-UNSUR &MODEL-MODEL KOMUNIKASI

c. Media (Channel)
 Media yang dimaksud disini ialah alat yang digunakan untuk
memindahkan pesan dari sumber kepada penerima.
Terdapat beberapa pendapat mengenai saluran atau media
– Dalam komunikasi antarpribadi, pancaindra, telepon, surat, telegram
d. Penerima/Komunikan (receiver)
 Penerima adalah pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh
sumber. Penerima bisa terdiri satu orang atau lebih, bisa dalam bentuk
kelompok, partai atau Negara.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
UNSUR-UNSUR
LANDASANKOMUNIKASI
TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

e. Pengaruh atau efek komunikasi (effect)


Efek komunikasi adalah situasi yang diakibatkan oleh pesan
komunikator oleh diri komunikannya. Efek komunikasi ini berupa
afek psikologis yang terdiri dari tiga hal:
 Pengaruh kognitif yaitu bahwa komunikasi, seseorang menjadi
tahu tentang sesuatu (memberikan informasi),
 Pengaruh efektif yaitu bahwa dengan pesan yang disampaikan
terjadi perubahan perasaan dan sikap.
 Pengaruh kognitif yaitu pengaruh yang berupa tingkah laku dan
tindakan.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
UNSUR-UNSUR
LANDASANKOMUNIKASI
TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

f. Tanggapan Balik
Ada yang beranggapan bahwa umpan balik sebenarnya adalah salah
satu bentuk daripada pengaruh yang berasala dari penerima. Akan
tetapi sebenarnya umpan balik bisa juga berasal dari unsur yang
lain seperti pesan dan media, meski pesan belum sampai pada
penerima. Misalnya sebuah konsep surat yang memerlukan
perubahan-perubahan sebelum dikirim, atau alat yang digunakan
untuk menyampaikan pesan itu mengalami gangguan sebelum
sampai ke tujuan. Hal-hal seperti itu menjadi tanggapan balik yang
diterima oleh sumber.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
UNSUR-UNSUR
LANDASANKOMUNIKASI
TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

g. Lingkungan
Lingkungan atau situasi ialah factor-faktor tertentu yang dapat memengaruhi jalannya
komunikasi. Factor ini dapat digolongkan atas empat macam, yakni:
a) Lingkungan fisik adalah lingkungan yang menunjukkan bahwa suatu proses komunikasi
hanya bisa terjadi kalau tidak terdapat rintangan fisik, misalnya geografis. Komunikasi
sering kali sulit dilakukan karena factor jarak yang begitu jauh, di mana tersedia fasilitas
komunikasi seperti telepon, kantor pos atau jalan raya.
b) Lingkungan social budaya adalah lingkungan yang menunjukkan factor sosial budaya,
ekonomi dan politik yang bisa menjadi kendala terjadinya komunikasi, misalnya
kesamaan bahasa, kepercayaan, adat istiadat, dan status social.
c) Lingkungan psikologis adalah pertimbangan kejiwaan yang digunakan dalam
berkomunikasi, misalnya menghindari kritik yang menyinggung perasaan orang lain,
menyajikan materi yang usia khalayak, dan
d) Sedangkan dimensi waktu menunjukkan situasi yang tepat untuk melakukan kegiatan
komunikasi.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

Model Stimulus – Respons


Model ini menunjukan komunikasi sebagai sebuah proses
aksi reaksi

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

MODEL ARISTOTELES
 Aristoteles menerangkan tentang model komunikasi dalam bukunya
Rhetorica, bahwa setiap komunikasi akan berjalan jika terdapat 3 unsur
utama : pembicara (speaker), pesan (message), dan pendengar
(listener). Model ini lebih berorientasi pada pidato.

Setting

Pembicara Pesan Pendengar

Setting

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
MODEL LASSWELL LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model ini menggambarkan komunikasi dalam ungkapan who, says what, in which


channel, to whom, with what effect atau dalam bahasa Indonesia adalah, siapa,
mengatakan apa, dengan medium apa, kepada siapa, pengaruh apa?
 Model ini menjelaskan tentang proses komunikasi dan fungsinya terhadap
masyarakat.
 Lasswell berpendapat bahwa di dalam komunikasi terdapat tiga fungsi.

- pengawasan lingkungan, yang mengingatkan anggota – anggota masyarakat akan


bahaya dan peluang dalam lingkungan.
- Korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespon lingkungan.

- Transmisi warisan sosial dari suatu generasi ke generasi lainnya.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
KOMUNIKASI
MODEL SHANNON DAN WEAVER LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model ini membahas tentang masalah dalam mengirim pesan berdasarkan tingkat
kecermatannya. Model ini mengandaikan sebuah sumber daya informasi (source
information) yang menciptakan sebuah pesan (message) dan mengirimnya dengan
suatu saluran (channel) kepada penerima (receiver) yang kemudian membuat
ulang (recreate) pesan tersebut.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
MODEL SCHRAMM LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model pertama
- model komunikasi manusia yang sederhana

- Mirip dengan model komunikasi Shannon & Weaver

 Model kedua

- model komunikasi yang lebih rumit yang memperhitungkan pengalaman dua individu
yang mencoba berkomunikasi. Kesamaan dalam bidang pengalaman yang dimiliki
sumber dan sasaran yang sebenarnya dikomunikasikan
 Model ketigamodel yang menganggap komunikasi sebagai interaksi kedua pihak yang
menyandi, menafsirkan, menyandi-balik, mentransmisikan, dan menerimasinyal. Ada
proses yang berkelanjutan dalam memberikan umpan balik atau berbagi informasi

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

MODEL SCHRAMM
 Ada3 unsur komunikasi menurut Schramm:
 Sumber(source) individu/ organisasi

 Pesan(message) verbal/ nonverbal/ setiap tanda yang dapat ditafsirkan

 Sasaran(destination) individu/ kelompok

 Catatan: dalam model schramm dikenal istilah umpan balik(feedback), yang


memainkan peran penting dalam komunikasi

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
MODEL SCHRAMM LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model Pertama dan kedua Schramm

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
MODEL SCHRAMM LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model ketiga Schramm

Message

Encoder Decoder
Interpreter Interpreter

Decoder Encoder

Message

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
MODEL SCHRAMM LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model Newcomb

Model ini juga dikenal dengan nama model ABX. Model ini


menggambarkan bahwa seseorang (A) mengirim informasi
kepada orang lain (B) tentang sesuatu (X). Model ini
mengasumsikan bahwa orientasi A ke B atau ke X tergantung
dari mereka masing-masing. Dan ketiganya memiliki sistem
yang berisi empat orientasi.
• Orientasi A ke X, yang meliputi sikap terhadap X
sebagai objek yang didekati atau dihindari dan atribut
kognitif.
• Orientasi A ke B, dalam pengertian yang sama
• Orientasi B ke X
• Orientasi B ke A

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model Westley dan Maclean

Menurut pakar ini, perbedaan dalam umpan balik inilah yang membedakan
komunikas iantar pribadi dengan komunikasi massa. Umpan balik dari
penerima bersifat segera dalam komunikas iantar pribadi, dalam komunikasi
massa bersifat minimal atau tertunda.
Sumber dalam komunikas iantar pribadi dapat langsung memanfaatkan
umpanbalik dari penerima sedangkan dalam komunikasi massa sumber
misalnya penceramah agama, calon presiden yang berdebat dalam rangka
kampanye politik tidak dapat secara langsung mengetahui bagaimana
penerimaan pesannya oleh khalayak

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model Westley dan Maclean

Terdapat lima bagian : orientasi objek


(object orientation), pesan (messages),
sumber (source), penerima (receiver),
dan umpan balik (feedback). Sumber
(A) melihat objek atau aktivitas lainnya
di lingkungannya (X). Yang lalu
membuat pesan tentang hal itu (X') dan
kemudian dikirimkan kepada penerima
(B). Pada kesempatan itu, penerima
akan memberikan umpan balik kepada
sumber.
PROGRAM PASCA SARJANA
Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model Westley dan Maclean

Sedang komunikasi massa pada model


ini mempunyai bagian tambahan, yaitu
penjaga gerbang (gate keeper) atau
opinion leader (C) yang akan menerima
pesan (X') dari sumber (A)atau dengan
melihat kejadian disekitarnya (X1, X2.
Lalu opinion leader membuat pesannya
sendiri (X") yang akan dikirim kepada
penerima (B). Sehingga proses
penyaringan telah terbentuk.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model Gerbner

Model ini merupakan perluasan dari model komunikasi milik Lasswell,


terdiri dari model verbal dan model diagramatik.
Model Verbal : Seseorang (sumber) mempersepsi kejadian dan
bereaksi dalam situasi melalui suatu alat (saluran, media, rekayasa
fisik, fasilitas administrative, dan kelembagaanuntuk distribusidan
control) untuk menyediakan materi dalam suatu bentuk dan konteks
yang mengandung isi dengan konsekuensi yang ada.
Model Diagramatik : Seseorang mempersepsi kejadian dan
mengirim beberapa pesan untuk pemancar yang akan mengirim
sinyal kepada penerima. Pada transmisi ini, sinyal akan menghadapi
gangguan dan menjadi SSSE untuk si tujuan.
PROGRAM PASCA SARJANA
Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model Berlo

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
MODEL DEFLEUR LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model ini merupakan model komunikasi massa. Dengan menyisipkan perangkat


media massa (mass medium device) dan perangkat umpan balik (feedback device).
Model ini menggambarkan sumber (source), pemancar (transmitter), penerima
(receiver), dan tujuan (destination) sebagai fase yang terpisah dalam proses
komunikasi massa, serupa dengan fase – fase yang digambarkan Schramm. Fungsi
dari penerima dalam model Defleur adalah menerima informasi dan
menyandikannya. Menurut Defleur, komunikasi bukanlah sebuah pemindahan
makna. Komunikasi terjadi dengan seperangkat komponen operasi di dalam sistem
teoritis, dengan konsekuensinya adalah isomorpis diantara internal penerima kepada
seperangkat simbol kepada sumber dan penerima.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
MODEL TUBS LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

 Model ini sepenuhnya berbicara tentang komunikasi antara 2 orang. Model ini sesuai dengan konsep
komunikasi sebagai transaksi. Yang mengasumsikan bahwa 2 orang komunikator sebagai pengirim
pesan (sender) dan sekaligus sebagai penerima pesan (receiver). Saat kita berbicara (mengirim pesan),
sebenarnya kita sekaligus mengamati tingkah laku lawan bicara kita dan kita bereaksi terhadap itu.
Proses itu bersifat timbal balik dan juga spontan dan serentak. Pesan di dalam model ini dapat berupa
verbal maupun non verbal. Dapat disengaja maupun tidak. Salurannya berupa panca indera. Ada dua
jenis gangguan di model ini :teknis dan semantik. Gangguan teknis adalah faktor yang membuat
penerima merasakan perubahan di dalam sebuah informasi. Gangguan semantik adalah pemberian
makna yang berbeda tentang representasi yang dikirim oleh sumber.
Singkatnya, walaupun di model ini komunikator 1 dan 2 mendapatkan aspek yang sama : masukan,
penyaringan, pesan, saluran, dan gangguan. Aspek-aspek itu berbeda isinya.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN

MODEL GUDYKUNST DAN KIM


 Model komunikasi ini adalah model komunikasi antar budaya yakni komunikasi
antar orang-orang yang berasal dari budaya berlainan, atau komunikasi dengan
orang asing (stranger).
 Model ini pada dasarnya sesuai untuk komunikasi langsung, khususnya untuk
dua orang. Meskipun disebut komunikasi anatar budaya atau model komunikasi
dengan orang asing, model komunikasi tersebut dapat merepresentasikan
komunikasi antara siapa saja. Karena pada dasarnya tidak ada dua orang di dunia
ini yang memiliki budaya, budaya sosial dan budaya psikologi yang sama persis

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIAKAN
MODEL INTERAKSIONAL
 Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang
menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator.
Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua arah: dari pengirim dan kepada
penerima dan dari penerima kepada pengirim. Proses melingkar ini
menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung. Para peserta komunikasi
menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi
manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran
orang lain (role-taking). Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber
dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang penting
bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan
terhadap suatu pesan.

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
LANDASAN TEKNOLOGI
PENDIDIKAN
UNSUR-UNSUR &MODEL-MODEL KOMUNIKASI

PROGRAM PASCA SARJANA


Program Studi Teknologi Pendidikan
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2014