Anda di halaman 1dari 16

Uji Hipotesis

Topik Pembahasan:
1. Konsep dasar hipotesis
2. Langkah-langkah pengujian hipotesis
3. Cara membaca tabel normal
4. Uji Hipotesis satu sisi
5. Uji hipotesis dua sisi

Designed by : YUKI DWI DARMA


Konsep Dasar Hipotesis

Hipotesis: Kesimpulan sementara atau dugaan logis tentang keadaan


populasi yang perlu dibuktikan dengan data empiris
Hipotesis menyatakan parameter populasi dari suatu variabel yang
terdapat dalam populasi dan dihitung berdasarkan statistik sampel
Karena merupakan dugaan sementara, maka hipotesis mungkin
benar tetapi mungkin juga salah
Tujuan pengujian hipotesis adalah ingin mendapatkan kesimpulan
mengenai suatu populasi berdasarkan sampel yang dimiliki
Langkah-langkah Pengujian Hipotesis

1. Menetapkan hipotesi nol (Ho) dan hipotesis alternatif (Ha)


2. Pilih tingkat signifikansi, yaitu α
3. Pilih statistik pengujian yang sesuai
4. Rumusan sebuah aturan keputusan
5. Buatkan keputusan mengenai hipotesis nol berdasarkan informasi
sampel tersebut
Langkah-langkah Pengujian Hipotesis

Hipotesis nol (Ho)


adalah hipotesis yang diartikan sebagai tidak adanya perbedaan antara
ukuran populasi dan ukuran sampel, misalnya : Ho:gaji karyawan pria
(Gp) sama dengan gaji karyawan wanita (Gw)
Ho: Gp = Gw

Hiptesis alternatif (Ha)


diartikan sebagai adanya perbedaan antara ukuran populasi dengan ukuran
sampel, misalnya: Ha: Gaji karyawan pria tidak sam dengan kaji
karyawan wanita
Ha: Gp # Gw → uji dua sisi (two-sided test)
Langkah-langkah Pengujian Hipotesis

Tingkat signifikansi, adalah probabilitas penolakan hipotesis nol


ketika hipotesis tersebut benar. Tingkat signifikansi ditandai
dengan huruf Yunani alpha (α)
Kemungkinan yang dapat terjadi waktu melakukan uji hipotesis
adalah

Kenyataan Ho diterima Ho ditolak


Hipotesis Nol
Ho benar Keputusan yang benar Kesalahan tipe I
Ho salah Kesalahan Tipe II Keputusan yang benar

Kesalahan tipe I adalah penolakan hipotesis nol, ketika hipotesis itu benar
Kesalahan tipe II adalah penerimaan hipotesis nol, ketika hipotesis
tersebut salah
Langkah-langkah Pengujian Hipotesis

Pilih statistik pengujian


Yaitu sebuah nilai yang ditentukan dari informasi sampel yang
digunakan untuk mengetahui apakah kita akan menolak atau tidak
menolak hipotesa nol.
Dalam Pengujian rata-rata (μ) apabila (σ) diketahui, statistik pengujian
z dhitung
Langkah-langkah Pengujian Hipotesis

Rumuskan aturan keputusan


Adalah sebuah pernyataan kondisi spesifik di mana kondisi tersebut hipotesi nol
ditolak dan kondisi-kondisi di mana dalam kondisi tersebut hipotesis nol tidak
ditolak
Titik kritis, yaitu titik pemisah antara daerah di mana hiptesis nol ditolak dan
daerah di mana hipotesis tersebut tidak ditolak

tkritis μ tkritis
Daerah Ho tidak Daerah
penolakan ditolak penolakan
Uji Hipotesis Satu Sisi
Lakukanlah uji hipotesis pada masalah tabung televisi di mana diketahui  = 1.200
jam dan  = 300 jam. Prosedur yang dilakukan dalam menguji hipotesis adalah
sebagai berikut:
Langkah 1. Tentukan Hipotesis nol dan hipotesis alternatif
Ho : μ ≤ 1200
Ha : μ > 1200

Langkah 2. Pilih tingkat signifikasi, misalnya : α = 5%. Artinya derajat


kepercayaan adalah 95%. Dengan melihat tabel kurva normal baku diperoleh z
batas/kritis = 1,69
Ho ditolak bila z observasi > 1,69 da Ho diterima bila z observasi ≤ 1,69

Langkah 3. Hitung z observasi, yaitu: Misalkan = 1265


Uji Hipotesis Satu Sisi

Langkah 4. ambil kesimpulan uji


karena z observasi adalah 2,167 lebih besar dari z kritis yaitu sebesar 1,69
sehingga Ho ditolak (Ha diterima)

Langkah 5. Ambil kesimpulan


Karena Ho ditolak maka dari uji statistik dapat ditarik kesimpulan bahwa proses
baru dalam pembuatan tabung televisi menghasilkan rata-rata umur lebih lama
dibandingkan cara-cara lama, dengan derajat kepercayaan 95%
Membaca Tabel Normal
0.5000 0.5000

0,4950 0,4950

-2,58 0 2,58
Daerah Ho tidak ditolak Daerah
penolakan penolakan

Cara membaca: Jika α = 1% = 0,01, artinya derajat kepercayaan adalah 99%


Karena kurva normal terbagi atas dua bagian yang sama besar, maka sisi sebelah kiri 0
dan sisi sebelah kanan 0 adalah sama yaitu 0,5000. Untuk melihat nilai batas/kritis,
kurangkan 0,5000 – α/2= 0,5000 – 0,005 = 0,4950. Kemudian lihat angka 0,4950 dalam
kurva normal, dan didapat 2,58. batas antara -2,58 sampai dengan 2,58 adalah daerah
penerimaan (Ho tidak ditolak)
Uji Hipotesis Dua Sisi

Sebuah biro perjalanan menyatakan bahwa rata-rata pendapatan penduduk di


Kabupaten “AB” adalah Rp15.000,00/bulan dan simpangan bakunya sebesar
Rp2.000,00 /bulan. Sebuah pusat pertokoan baru hendak didirikan di kabupaten
tersebut. Untuk hal tersebut dibutuhkan data rata-rata pendapatan penduduk di
sekitar lokasi. Setelah dilakukan penelitian dengan sampel sebesar 15 orang didapat
data bahwa rata-rata pendapatannya sebesar Rp14.000,00. Ujilah kebenaran
pendapat Biro Penelitian tersebut dengan memakai  = 5%

Dari soal diketahui:


μ = 15. 000 n = 15 = 14.000
σ = 2.000 α = 5%
Uji Hipotesis Dua Sisi

Langkah 1: Rumuskan hipotesa


Ho : μ = 15.000
Ha : μ = 15.000

Langkah 2: Pilih tingkat signifikansi


Dengan α = 5% dan n = 15, maka nilai t kritis pada tα/2,n-1 = 2,14 (lihat tabel t
pada saat 1- α/2 = 1- 0,025 = 0,975 dan pada derajat kebebasan (degree of
freedom) n – 1 = 15 – 1 = 14. atau selengkapnya ditulis t0,025;4 = 2,14)

Langkah 3. Rumuskan aturan keputusan


Ho diterima, jika -2,145 ≤ tobservasi ≤ 2,145
Ho ditolak, jika tobservasi < -2,145 atau tobservasi > 2,145
Uji Hipotesis Dua Sisi

0.5000 0.5000

0,4975 0,4975

-2,145 μo -2,145
Daerah Ho tidak ditolak Daerah
penolakan penolakan
Uji Hipotesis Dua Sisi

Langkah 4. Hitung t observasi ,dengan rumus

Langkah 5. Ambil Kesimpulan


Karena tobs berada didaerah penerimaan Ho, maka hipotesis nol (Ho) diterima,
atau Ha ditolak

Bagaimana kalau sampel yang digunakan 200 orang? Coba


uji hipotesisnya
Uji Hipotesis Dua Sisi

Jika n= 200, Maka tobservasi adalah:

Sedangkan : tn-1,α/2 = t199, 0,025 = 1,96

Jadi tobservasi lebih kecil dari ttabel (atau tobs < ttabel ), yaitu tobs lebih kecil dari -1,96
Sehingga disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima
Kesimpulannya: karena Ho ditolak maka pendapat bahwa rata-rata pendapatan
penduduk di kabupaten “AB” adalah 15000 rupiah adalah tidak benar. Dengan
memperbesar sampel maka Ho akan berubah statusnya.
Sekian dan…