Anda di halaman 1dari 23

KERJA

PRAKTIK
RAHEL EGI GARETNO
2016310009

Biro Klasifikasi Indonesia


Cabang Utama Tanjung Priok
JURUSAN TEKNIK PERKAPALAN
FAKULTAS TEKNOLOGI
KELAUTAN
UNIVERSITAS DARMA PERSADA
Daya Radar Utama Unit 1 Jakarta
JAKARTA
• PENDAHULUAN
1
• BIRO KLASIFIKASI
INDONESIA CABANG
SISTIMATIKA 2 UTAMA TANJUNG PRIOK

KERJA PRAKTIK • DAYA RADAR UTAMA


3 UNIT 1 JAKARTA

• PENUTUP
4
PENDAHULUA 3
N
Kerja praktik merupakan salah satu kurikulum
wajib yang harus ditempuh oleh Mahasiswa jurusan
Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan
Universitas Darma Persada (FTK UNSADA) Jakarta.
Selain itu kegiatan ini diharapkan dapat menambah
pengetahuan tentang aktivitas yang terjadi di Industry
dunia maritim. Biro Klasifikasi Indonesia
Cabang Utama Tanjung Priok
Pemahaman tentang permasalahan didunia
industri maritim diharapkan dapat menunjang
pengetahuan secara teoritis yang didapat dari materi
perkuliahan sehingga mahasiswa dapat menjadi salah
satu SDM yang siap menghadapi tantangan era Daya Radar Utama Unit 1 Jakarta
globalisasi.
PENDAHULUAN 4

BENTUK KEGIATAN

PT. Biro Klasifikasi Indonesia Cabang Utama Tanjung Priok


Waktu : 5 Agustus 2019 – 5 September 2019

PT. Daya Radar Utama Shipyard – Unit 1 Jakarta


Waktu : 9 September 2019 – 9 Oktober 2019
5

BIRO KLASIFIKASI INDONESIA (BKI) MERUPAKAN SATU-


SATUNYA BADAN KLASIFIKASI NASIONAL YANG
BERTUGAS UNTUK MENGKLASKAN KAPAL-KAPAL NIAGA
BIRO KLASIFIKASI INDONESIA
(BKI) BERBENDERA INDONESIA DAN KAPAL BERBENDERA ASING

CABANG UTAMA TANJUNG PRIOK YANG SECARA REGULER BEROPERASI DI PERAIRAN


INDONESIA. KAPAL YANG DIDESAIN DAN DIBANGUN
BERDASARKAN STANDAR BKI AKAN MENDAPATKAN
SERTIFIKAT KLASIFIKASI DARI BKI, DIMANA PENERBITAN
SERTIFIKAT DILAKUKAN SETELAH BKI MENYELESAIKAN
SERANGKAIAN SURVEI KLASIFIKASI YANG
DIPERSYARATKAN. TAMBAH CABANG PUSAT DAN MADYA
STRUKTUR ORGANISASI BKI CABANG TANJUNG PRIOK 6
SURVEY 7

2
• Annual • Class
Survey • Intermediate Renewal
Survey Survey

1 3

1. Damage 2. Voyage Repairs


3. Conversion 4. Occasional
and Repair and Maintainance
Survey Survey Survey
Survey
8
Pelaksanaan Kegiatan Kerja Praktik

Special Survey Commisioning Survey Annual Survey


KM Lawit Kapal Riset BPPT ( Baruna Jaya IV) Kapal General Cargo (Sriwijaya Raya).

Pemeriksaan Plat Bagian Lambung, Pemeriksaan ME, AE, Emergency Stop, Alarm, Rudder, Lampu Navigasi, Fire
Rantai Jangkar, Kamar Mesin , Inspeksi Nozzle and Fire Hose, Emergency Fire Extiguisher, Alarm pada CO2 Room,
Sea Valve, MPI Shaft Propeller Pump, Emergency Steering Gear, Rantai Jangkar, Ruang Bosun, Cargo
Windlass Hold, Daily Tank, Auxiliary Engines,
Main Engine, Coller Fresh Water.
9
Pelaksanaan Kegiatan Kerja Praktik

Survei Penerimaan Kelas Bangunan Baru Docking Survey


Kapal Pandu Alumuium Kapal Patroli 55 m dan 63 m Kapal Tongkang Pemancang

Main Engine, pompa, serta Fresh Water Alignment Test inspeksi sea chest yang akan di Pressure
Test, pemeriksaan hasil doubling plat.
Tank dan Fuel Oil Tank, dan Void Space
Leak Test Skeg
secara visual. Dan dokumen ITP
(inspection and test plan)
10
Pelaksanaan Kegiatan Kerja Praktik

Visual Scantling (DRU) Survey Material (GRP) Survey Poros Baling Baling
Pengujian pada material ini seperti uji Pemeriksaan Untuk mengetahui terjadi
Pengukuran dimensi tarik dan kemudian di sertifikasi oleh kerusakan seperti Crack atau Porosity
berdasarkan gambar yang sudah di BKI menggunakan Color check

Approve oleh BKI, Jarak Frame,


Tinggi dan Lebar Girder,
11
Magnetic Particle Inspection Shaft Propeller Pada Kapal Penumpang
KM LAWIT

Magnetic Particle Inspection (MPI) merupakan Non


Destructive Test (NDT) atau biasa disebut dengan
pengujian material tanpa merusak benda, pengujian
ini dilakukan untuk menjamin bahwa material yang
digunakan masih aman dan belum melewati batas
toleransi kerusakan.
Dengan menggunakan metode ini, cacat permukaan
(surface) dan bawah permukaan (subsurface) suatu
komponen dari bahan ferromagnetik dapat diketahui.
Prinsipnya adalah dengan memagnetisasi bahan yang
akan diuji
12
Magnetic Particle Inspection Shaft Propeller Pada Kapal Penumpang
KM LAWIT

Cleaning White Contras Paint Yoke


Cleaner untuk membersihkan Shaft Berfungsi untuk memudahkan Berfungsi untuk membangkitkan
Propeller yang akan diuji. mendeteksi adanya cacat. Karena warna medan magnet pada benda uji yang
dari WCP lebih kontras akan di inspeksi
13
Magnetic Particle Inspection Shaft Propeller Pada Kapal Penumpang
KM LAWIT

Wet Particle Inspection


Berfungsi untuk memudahkan Dimaksudkan untuk meneliti bentuk
mendeteksi adanya cacat, digunakan
cacat yang terdapat pada benda uji.
pada metode wet visible ( serbuk
magnet tipe basah).

.
14
PT DAYA RADAR UTAMA UNIT 1 JAKARTA

 Sejarah PT Daya Radar Utama (DRU) berawal pada tahun 1972 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
DRU memulai bisnis sebagai sebuah perusahaan jasa dan perdagangan umum, termasuk di dalamnya
usaha galangan kapal (shipyard).
 Awalnya, perusahaan ini lebih fokus kepada kegiatan perdagangan umum atas komponen kapal. Bisnis
galangan kapal baru  benar-benar digeluti pada tahun 1989 dengan proyek perdana berupa
pembangunan kapal baru jenis pilot boat untuk penunjang operasi lepas pantai (offshore) minyak dan
gas bumi.
 Pada tahun 2008, DRU mengembangkan bisnisnya ke sejumlah daerah di Indonesia dalam rangka
memantapkan visi  sebagai galangan kapal nasional yang terdepan. Provinsi Lampung menjadi daerah
pertama tujuan investasi dengan  mempertimbangan potensi daerah tersebut sehingga saat ini telah
berdiri galangan kapal unit Lampung. Turut dioperasikan  galangan kapal unit Lamongan yang
dibangun sebagai bagian dari grand strategic dalam mendukung program kemaritiman  nasional.
15
Layout PT Daya Radar Utama Unit 1 Jakarta

 Luas = 2, 7 ha (daratan)

 Water front = 1200 m2

 Building Birth = 3948 m2


16
Struktur Organisasi PT Daya Radar Utama
Unit 1 Jakarta
Struktur Organisasi PT Daya Radar Utama 17
Unit 1 Jakarta
Departemen Engineering
• Departemen engineering bekerja dalam bidang desain, keseluruhan desain dari rancangan umum sampai key plan
dari sebuah sistem perkapalan (sistem kelistrikan dan sistem perpipaan) merupakan tanggung jawab dari divisi
engineering

Departemen Produksi
• Departemen produksi adalah departemen yang bertanggung jawab atas segala proses produksi. Mulai dari
penerimaan gambar dari PPC yang kemudian dijadwalkan dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, proses
fabrikasi, proses sub-assembly, proses assembly, proses erection, dan proses outfitting.

Departemen PPC (Plan and Project Control)


• Seluruh perencanaan ini biasanya ditangani oleh Plan & Production Control Department (PPC Dept), yang
merupakan otak dari sebuah proyek.

Departemen QC (Quality Control)


• Salah satu departemen yang memiliki tugas dalam hal inspeksi pada pembangunan kapal. Tugas utama QC
melakukan inspeksi dan koreksi terhadap pengerjaan bangunan yang berada dilapangan.
18
Kegiatan Praktek

Divisi
• Gambar (Lines plan, GA, Midship, dll)
Engineering

Divis Produksi
• Lapangan

Divisi PPC
• Kantor

Divisi QC
• Kantor
19
PEMASANGAN PELAT PADA KONSTRUKSI KAPAL PATROLI KLAS A 75 M
PADA BLOK 4

 Sistem block adalah sistem pembuatan


kapal dimana badan kapal terbagi
beberapa block, dimana tiap-tiap block
sudah siap pakai. (lengkap dengan sistem
perpipaannya. Cara ini biasanya
diterapkan untuk kapal-kapal yang
berukuran besar dimana konstruksi
masing-masing blok dapat dibangun
dalam waktu yang bersamaan dan
dilakukan ditempat yang terpisah serta
baru digabung setelah masing masing
blok selesai dibangun.
20
PEMASANGAN PELAT PADA KONSTRUKSI KAPAL PATROLI KLAS A 75 M
PADA BLOK 4

1. 2. 3.
Menyiapkan pelat yang akan dipasang Memasang kupingan dengan cara Setelah memasang kupingan maka tali
pada konstruksi , kemudian diberi pengelasan untuk pada sisi kanan dan diikat pada kupingan tersebut, lalu
pengikat dengan cara dilas kiri dari pelat tersebut dengan jarak 3 pelat kapal diangkat menggunakan
meter antar kupingan crane, kemudian dipasang pada
konstruksi kapal tersebut
21
PEMASANGAN PELAT PADA KONSTRUKSI KAPAL PATROLI KLAS A 75 M
PADA BLOK 4

4. 5. 6.
Setelah semua pelat sudah dipasang Setelah dibuat slot maka dilakukan
Setelah pelat diangkat kemudian
untuk menyambungkan antara pelat pengelasan baik dalam maupun luar
mulai dipasang pada konstruksi, dan beri slot , untuk menambah dari konstruksi. Jarak pengelasan tidak
kekuatannya dan untuk penyetelan saat boleh pas pada frame space
diberi pengelasan slot agar pelat tidak akan dierection dengan block lainnya
bergeser
22
Kesimpulan
 Mengenal ruang lingkup kerja seorang Surveyor
 Jenis survei, item survei dan waktu pelaksanaannya.
 Prosedur klasifikasi BKI untuk suatu kapal, baik
bangunan baru ataupun bangunan lama.
 Dalam melakukan pembangunan kapal, perlu di
diadakan koordinasi dari setiap divisi guna Biro Klasifikasi Indonesia
Cabang Utama Tanjung Priok
menghasilkan produk (kapal) yang benar-benar
sesuai dengan rencana pembuatan produk.
Perhitungan dan analisis sangat dibutuhkan dalam
pengerjaan sebuah kapal baik itu bangunan baru,
Daya Radar Utama Unit 1 Jakarta
reparasi maupun konvensi
23

Terima Kasih
THANK YOU
ARIGATOU GOZAIMASU
rachelegi293@gmail.com