Anda di halaman 1dari 14

REFERAT

HUBUNGAN KONSUMSI TEH DAN KOPI DENGAN


PENINGKATAN TEKANAN INTRAOKULER

Fabella Khairina Pertiwi


Aurina Imah Haryoko
Enrika Tunjung Puspita
Juniar Faiz Musafich
Prima Ufiyantama A.S
Latar Belakang
Tekanan intraokular merupakan salah satu indikator untuk menilai penyakit
glaukoma. Studi prospektif selama 20 tahun terakhir menunjukkan sekitar 0.5 – 1
% pasien dengan peningkatan TIO akan berkembang menjadi glaukoma dalam
kurun waktu 5-10 tahun.

Kafein merupakan salah satu faktor risiko meningkatnya tekanan intraokuler.


Kafein dapat dijumpai secara alami pada biji kopi dan teh. Di Asia, kafein yang
paling banyak dikonsumsi adalah teh.
TEKANAN INTRAOKULER

Definisi

Tekanan intraokular adalah suatu tekanan pada bola mata yang diakibatkan
dari adanya kecepatan produksi aqueous humor, tahanan terhadap aliran
keluarnya dari mata dan tekanan vena episklera.
TEKANAN INTRAOKULER

Faktor Resiko

USIA JENIS KELAMIN VARIASI DIURNAL


Efek meningkatnya usia Pada malam hari, karena
terhadap tekanan intraokular Wanita memiliki TIO yang
perubahan posisi dan berdiri
sebagian dapat akibat dari lebih tinggi dibandingkan
menjadi berbaring, terjadi
peningkatan tekanan darah, pria, terutama pada usia
peningkatan episklera
peningkatan nadi, dan diatas 40 tahun dikarenakan
sehingga tekanan intraokular
obesitas. Dengan peningkatan faktor hormonal seperti
meningkat. Kondisi ini
usia pengeluaran aliran menopause.
kembali normal pada siang
aqueous humor menurun hari sehingga tekanan
intraokular kembali turun
TEKANAN INTRAOKULER

Faktor Resiko

GENETIK ALIRAN KE BADAN


RAS
SILIAR
Tekanan Intraokular memiliki
kecenderungan lebih tinggi Pada orang kulit hitam,
Penurunan aliran plasma
pada keluarga yang menderita seperti Afrika mempunyai
yang sedikit menuju prosesus
glaukoma tekanan intraokular yang lebih
siliaris tidak menurunkan
tinggi dibandingkan orang
produksi aqueous humor
kulit putih
secara bermakna. Tetapi
vasokonstriksi yang kuat
mengurangi laju aliran
aqueous humor.
TEKANAN INTRAOKULER

Faktor Resiko

GANGGUAN FRAKSI
Dengan bertambahnya panjang
sumbu bola mata dapat
menyebabkan meningkatnya TIO
TEKANAN INTRAOKULER

Metode Pengukuran TIO

Tonometer Schiotz Tonometer Applanasi


Tonometer Perkins
Goldmann
TEKANAN INTRAOKULER

Metode Pengukuran TIO

Tonometer Non Kontak Tono Pen


KAFEIN
Definisi

Kafein ialah alkaloid yang tergolong dalam methylxanthine bersama senyawa


tefilin dan teobromin, berlaku sebagai perangsang sistem saraf pusat

Kafein ialah senyawa kimia yang dijumpai secara alami di didalam makanan,
contohnya biji kopi, teh, biji kelapa, buah kola (cola nitide) guarana, dan mate.

Teh mengandung setengah dari kafein yang dikandung kopi. Teh mengandung
sedikit jumlah teobromine dan sedikit lebih tinggi theophyline dari kopi
EFEK JANGKA EFEK JANGKA
PANJANG KAFEIN PENDEK KAFEIN

Pemakaian lebih dari 650 miligram dapat


menyebabkan insomnia kronik, gelisah, dan Frekuensi pernafasan, urin, asam lemak
ulkus. Efek lain dapat meningkatkan denyut dalam darah, asam lambung bertambah
jantung dan berisiko terhadap penumpukan disertai peningkatan tekanan darah.
kolesterol, menyebabkan kecacatan pada anak
yang dilahirkan Kafein juga dapat merangsang otak (7.5- 150
miligram) dapat meningkatkan aktifitas
neural dalam otak serta mengurangi
keletihan), dan dapat memperlambat waktu
tidur
Kafein

Kopi Teh

Penurunan Mengurangi lelah Menghambat Peningkatan


Rangsang vagal
denyut phospodieste rase tekanan darah
nadi/jantung
Tingkat intraselular yang
tinggi di cAMP badan siliaris

Memungkinkan
meningkatkan produksi
aqueous humor

Peningkatan tekanan hidrostatik


Mengkonsumsi obat
sulfat
Peningkatan Tekanan
Degenerasi makula Intraokular

Pasca Operasi Glaukoma


Hubungan Kafein dengan Tekanan Intraokuler

Asupan kafein yang sangat tinggi menunjukkan respon meningkatnya


risiko primary open angle glaucoma dengan TIO tinggi.

Beberapa pendukung untuk kemungkinan ambang batas dosis kafein


dengan efek akut yaitu mengkonsumsi kafein rata – rata lima atau lebih
cangkir kopi berkafein per hari selama beberapa tahun, yang konsisten
dengan penelitian mekanistik yang menunjukkan bahwa tinggi kadar
kafein dalam satu hingga tiga cangkir kopi, menyebabkan kenaikan
sementara tekanan intraokular 1 – 4 mmHg yang berlangsung selama
kurang lebih 2 jam
Kesimpulan
Tekanan intraokular (TIO) adalah suatu tekanan pada bola mata yang diakibatkan dari adanya kecepatan produksi
aqueous humor, tahanan terhadap aliran keluarnya dari mata dan tekanan vena episklera. Tekanan intraokular
merupakan salah satu indikator untuk menilai penyakit glaukoma.

Kafein ialah senyawa kimia yang dijumpai secara alami di didalam makanan, contohnya biji kopi, teh, biji kelapa,
buah kola (cola nitide) guarana, dan mate.

Asupan kafein yang sangat tinggi menunjukkan respon meningkatnya risiko primary open angle glaucoma dengan
TIO tinggi

Tinggi kadar kafein dalam satu hingga tiga cangkir kopi, menyebabkan kenaikan sementara tekanan intraokular 1 –
4 mmHg yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam
TERIMA KASIH