Anda di halaman 1dari 7

TEMPUYUNG

(Sonchus arvensis L)
Nama Daerah :
Jombang, lalakina, lempung, galibug, rayana.
Bagian yang digunakan
Daun
Deskripsi tanaman
Akar
• besar dan lurus, tangkainya berbentuk silinder dan mengeluarkan getah, akar
tunggang.

Daun
• Daunnya berbentuk tombak dan rasanya pahit, biasanya daun mudanya di makan
sebagai sayuran (lalab/celur), berbentuk bongkol berwarna putih kekuningan dan
mudah diterbangkan angin.
• Daun tunggal, Helai daun berbentuk lanset atau lonjong, ujung runcing, pangkal
bentuk jantung, tepi berbagi menyirip tidak teratur, panjang 6-48 cm, lebar 3-12
cm, warnanya hijau muda

Bunga
• Berbentuk bonggol yang tergabung dalam malai, bertangkai, mahkota bentuk
jarum, warnanya kuning cerah, lama kelamaan menjadi merah kecokelatan.

Buah
• kotak, berusuk lima, bentuknya memanjang sekitar 4 mm, pipih, berambut,
cokelat,kekuningan
Kandungan Kimia :
 Alfa-laktoserol, mannitol, inositol, silica, kalium, taraksasterol.

 Flavonoid (Apigenin 7- glukosida dan luteolin 7-glukosida) → mamp


u melarutkan batu ginjal berkalsium

 Antioksidan → menghambat oksigen reaktif (ROS) dan radikal bebas


dalam tubuh → menanggulangi kerusakan sel dan berbagai macam ke
adaan patologik seperti penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, ate
rosklerosis, respiratorik, karsinogenesis, inflamasi, penuaan sel

 Temputung juga memiliki Kandungan kalium yang cukup tinggi. K


alium inilah yang membuat batu ginjal berupa kalsium karbonat
tercerai berai.
• Data Keamanan :
LD50 ekstrak methanol akar per oral pada mencit: > 3,2 g/kg BB. LD50 pada
tikus: > 5000 mg/kg BB.

• Kontraindikasi :
Gangguan hati, gangguan ginjal berat, kehamilan, laktasi, dan anak.
Uji Preklinik dan Uji Klinik Efek Samping
 Pada mencit (galur swiss) yang  tidak memiliki spektrum toksik
diberikan larutan calcusol dalam yang berarti
air suling dengan kadar 5% lalu
diberikan ekstrak tempuyun yang
dibagi dalam pemberian 200
mg/kgBB, 400 mg/kgBB, dan 800
mg/kgBB memberikan hasil
berupa pemberian pada dosis 200
dan 400 mg/kgBB dapat
menurunkan hablur dalam sediman
urin sebaliknya pada pemberian
800 tidak terjad perubahan hablur.
Dosis dan Cara Penyajian Interaksi obat
 daun tempuyung dikeringkan  belum diketahui
dibuat teh, pengunaan yang
optimum pada 2 gram/500 mL,
diminum 1-2x perhari