Anda di halaman 1dari 20

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL

USIA < 20 TAHUN TENTANG RESIKO


KEHAMILAN DINI DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS PAHANDUTKOTA
PALANGKA RAYA 2021

Oleh
DERIANTY
2019.A.10.0798
Latar Belakang
Kehamilan usia muda merupakan faktor risiko pada seorang ibu hamil dan dianggap sebagai masalah kesehatan. Factor
resiko dari keadaan ini dapat menyebabkan bahaya kemungkinan terjadinya komplikasi persalinan

Berdasarkan data BPS 2019 data pernikahan dini di Indonesia berjumlah 11,21 %,

sedangkan di Kalimantan Tengah berjumlah 20,2% orang (Data BPS, 2019).

Berdasarkan buku register diruang KIA Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya pada tahun 2020 jumlah ibu hamil usia
< 20 Tahun berjumlah 25 orang,

Tahun 2021 berjumlah 30 orang, dan sejak bulan Januari sampai dengan Mei 2021 ibu hamil dengan kunjungan sebanyak
40 orang ibu hamil usia < 20 Tahun.
Pengertian
Pengetahuan
Jadi tingkat pengetahuan
adalah sesuatu yang
didapatkan dengan cara
melihat, mendengar, dan
merasakan suatu kejadian
Pengetahuan (knowledge) merupakan baru. Sehingga seseorang
hasil rasa keingintahuan manusia dari tidak tahu menjadi
terhadap suatu dan harsat untuk tahu dan mempunyai
pengetahuan baru
mengingatkan harkat hidup sehingga
kehidupan menjadi lebih baik dan
nyaman yang berkembang sebagai upaya
untuk memenuhi kebutuhan manusia baik
dimasa sekarang maupun dimasa depan
Untuk mengukur tingkat pengetahuan seseorang secara rinci terdiri
dari enam tingkatan

01 02 03
Tahu (know) Memahami (comprehesion) Aplikasi (application)
diartikan sebagai mengingat Kemampuan untuk menjelaskan tentang Aplikasi diartiakan sebagai
objek yang diketahui dan kemampuan untuk menggunakan
sesuatu yang dipelajari menginterprestasikan materi tersebut materi yang telah dipelajari pada
sebelumnya secara benar suatu kondisi atau situsi nyata.

04 05 06
Analisis (analysis) Evaluasi
Sintetis (synthesis)
Kemampuan untuk menjabarkan materi Kemampuan meletakan atau
(evaluation)
Evaluasi ini berkaitan dengan
kedalam komponen-komponen, tapi menghubungkan bagian-bagian didalam
kemampuan untuk melakukan
masih dalam suatu struktur tersebut dan suatu bentuk keseluruhan yang baru.
Atau menyusun formulasi baru dari
justifikasi/penilaian terhadap suatu
masih ada kaitannya satu sama lain
formulasi yang ada materi/objek.
Cara Memperoleh Pengetahuan ada 2 jenis
yaitu

Cara Memperoleh Cara Modern atau


Pengetahuan Non Ilmiah Cara baru Ilmiah
atau modern dalam
memperoleh pengetahuan pada
Cara kuno atau tradisional ini saat ini lebih sistematik, logis, dan
dipakai orang untuk memperoleh ilmiah. dilakukan dengan cara
kebenaran pengetahuan, sebelum mengadakan observasi langsung
ditemukannya metode ilmiah atau dan membuat pencatatan terhadap
metode penemuan secara semua fakta sehubungan dengan
sistematik dan logis objek penelitian.
Faktor-faktor yang
mempengaruhi pengetahuan
1. Pendidikan
2. Usia
3. Lingkungan
4. Pekerjaan
5. Keahlian
6. Sumber informasi
Pengukuran Pengetahuan
Pengaturan pengetahuan dapat dilakukan dengan wawancara
atau kuesioner, yang menyatakan tentang isi diukur dari subyek
penelitian atau responden

Pengukuran bobot pengetahuan seseorang ditetapkan dengan


hal-hal berikut :

Bobot 1 : Tahap tahu dan pemahaman.


Bobot 2 : Tahap tahu, pemahaman, aplikasi, dan analisa.
Bobot 3: Tahap tahu, pemahaman, aplikasi, analisis, sinetis,
danevaluasi
Konsep
Kehamilan
Pengertian
Kehamilan
Kehamilan merupakan proses fisiologis yang
memberikan perubahan Pada ibu maupun
lingkungannya. Kehamilan merupakan suatu
peristiwa yang penting dalam kehidupan
seorang wanita dan keluarga pada pada
umumnya, walaupun perubahan besar yang
akan terjadi sangat mempengaruhi semua orang
terutama wanita jadi kehamilan merupakan
suatu proses yang fisiologis terjadi pada
kehidupan wanita karena adanya pertemuan
ovum dan sperma didalam ampula tuba
Tanda-tanda Kehamilan
1. Tanda Tidak Pasti
Menurut Dian Nirmala Sari tanda tidak pasti pada kehamilan yaitu:

 Amenore (Tidak adanya menstruasi)


 Morning sikness (Mual dipagi hari)
 Mengidam (Menginginkan makanan atau minuman tertentu)
 Sering BAK
 Payudara Membesar dan Tegang
 Anoreksia (tidak nafsu makan)
 Konstipasi dan Obstipas
 Pigmentasi Kulit
Tanda Mungkin
Menurut Sem Hutahaean tanda mungkin kehamilan yaitu sebagai berikut :

 Pembesaran abdomen (12 minggu)


 Tanda piskacek, yaitu pertumbuhan rahim tidak sama kesemua arah, tetapi
terjadi pertumbuhan yang cepat didaerah implantasi plasenta sehingga bentuk
Rahim tidak simetris ( usia 4-6 minggu )
 Tanda hegar yaitu perubahan pada istmus uteri yang menyebabkan isthmus
uteri menjadi lebih panjang dan lunak ( usia 6 minggu )
 Tanda doogel yaitu perlunakan pada leher rahim akibat peningkatan
vaskularisasi ( 8 minggu )
 Tanda chadwik yaitu warna merah tua atau kebiruan pada vagina akibat
peningkatan vaskularisasi ( usia 6-8 minggu)
 Kontraksi Braxton hicks yaitu kontraksi uterus yang datangnya sewaktu-waktu
Tanda Pasti
Menurut Serri Hutahaean tanda pasti pada
kehamilan sebagai berikut:

Adanya denyur jantung janin ( DJJ )


Adanya pergerakan janin ( usia 19 minggu )
Visualisasi fetus dalam USG ( usia 5-6
minggu )
Tanda Bahaya Kehamilan
Tanda bahaya kehanilan yang perlu
diperhatikan pada kehamilan yaitu
perdarahan pervaginam, sakit kepala yang
hebat, pandangan kabur, bengkak muka
dan kaki, nyeri perut yang hebat, dan
gerakan bayi yang berkurang
Pengertian Kehamilan Usia Muda
Kehamilan usia muda merupakan kehamilan yang terjadi
saat usia ibu hamil dari 20 tahun. Kehamilan usia muda
merupakan factor resiko pada seorang ibu hamil dan
dianggap sebagai masalah kesehatan. Faktor resiko dari
keadaan ini dapat menyebabkan bahaya kemungkinan
terjadinya komplikasi persalinan, dan merupakan suatu
mata rantai yang mengakibatkan kematian, kesakitan,
kecacatan, ketidak nyamanan, ketidakpuasan pada iu dan
janin
Risiko Kehamilan Pada Usia Muda Terhadap
Bayi
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)

Hipoglikemia Neonatus

Syndrom gawat nafas

Asfiksia Neonatorum

Sepsis Neonatorum

Kelainan Kongenital
Komplikasi Pada Kehamilan Usia
Muda
● Anemia kehamilan;
● Hyperemisis gravidarum;
● Abortus atau keguguran;
Kerangka konsep pada penelitian ini adalah
Kerangka kerja dalam penelitian
ini sebagai berikut
Populasi, Sampel, Sampling

Populasi yang Pengambilan sampel Dalam penelitian ini


digunakan dalam pada penelitian ini teknik yang digunakan
penelitian ini adalah dilakukan dengan adalah menggunakan
seluruh ibu hamil usia teknik Accedental teknik Accidental
di bawah 20 tahun Sampling yaitu metode Sampling yaitu peneliti
yang berkunjung di pengambilan sampel langsung menetapkan
Puskesmas Pahandut dengan memilih siapa subjek dijadikan
saja yang kebetulan sampel karena
ada atau dijumpai kebetulan dijumpai
(sesuai masalah yang
diteliti)
Pengumpulan Data dan Analisa
Data

Alat ukur pengumpulan data pada Analisa data merupakan kegiatan


penelitian ini adalah kuesioner yang sangat penting dalam suatu
yaitu kuesioner adalah salah satu penelitian, karena dengan
bentuk instrumen pengumpulan analisislah data dapat mempunyai
data yang memerlukan banyak arti/makna yang dapat berguna
persiapan sebelum alat tersebut untuk memecahkan masalah
dinyatakan sah dan reliable untuk penelitian Tahap pengolahan data
dipakai kusioner dalam bentuk yang dipergunakan meliputi
benar salah beberapa tahap yaitu

1.Penyuntingan Data (Editing)


2.Penyuntingan Data (Editing)
3.Scoring
4.Tabulating
5.Keterbatasan
6.Etika Penelitian