Anda di halaman 1dari 22

KONSEP KEPERAWATAN

KESEHATAN SEKOLAH

NS.NURUL HIDAYAH.MKEP
• Pelayanan keperawatan ditingkat
sekolah à pendídikan pencegahan
penyakit, peningkatan derajat
kesehatan dan pendidikan seks.
• Pelayanan kesehatan di sekolah
diutamakan
• Peningkatan kesehatan
(promotif), à dilaksanakan melalui kegiatan
intra kurikuler dan penyuluhan kesehatan
serta latihan keterampilan oleh tenaga
kesehatan disekolah,
Contohnya
è kegiatan penyuluhan gizi,
è kesehatan pribadi,
è penyakit menular,
è cara menggosok gigi yang benar,
è cara mengukur tinggi dan berat badan
è cara memeriksa ketajaman penglihatan.
Pencegahan (preventif) à dilaksanakan melalaui kegiatan peningkatan
daya tahan tubuh.
Contohnya
è Imunisasi oleh petugas puskesmas,
è pemberantasan sarang nyamuk,
è pengobatan sederhana oleh dokter kecil,
è kegiatan penjaringan kesehatan bagi siswa kelas I yang baru masuk dan
pemeriksaan berkala setiap 6 bulan bagi seluruh siswa
Penyembuhan dan pemulihan (kuratif dan rehabilitatif),
 à dilakukan melalui kegiatan mencegah komplikasi dan kecacatan
akibat proses penyakit dan untuk meningkatkan kemamapuan peserta
didik yang cedera atau cacat agar dapat berfungsi normal.
Kegiatan
è pengobatan ringan untuk mengurangi derita sakit
è pertolongan pertama di sekolah serta rujukan medik ke puskesmas.
è Kasus kecelakaan, keracunan atau kondisi lain yang membahayakan
nyawa dan kasus penyakit khusus.
Peran perawat kesehatan sekolah
a.      Sebagai pelaksana askep di sekolah, perawat
mempunyai peran :
1)      Mengkaji masalah kesehatan dan keperawatan peserta didik
dengan melakukan pengumpulan data, analisis data serta
perumusan dan prioritas masalah
2)      Menyusun perencanaan kegiatan UKS bersama Tim Pemina
Usaha Kesehatan di Sekolah (TPUKS)
3)      Melaksanakan kegiatan UKS sesuai dengan rencana kegiatan
yang disusun
4)      Menilai dan memantau kegiatan UKS
5)      Mencatat dan melaporkan sesuai dengan prosedur yang
ditetapkan
• Sebagai pengelola kegiatan UKS, perawat
kesehatan yang bertugas di puskesmas menjadi
salah seorang anggota dalam TPUKS atau dapat
juga ditunjuk sebagai seorang koordinator UKS I
tingkat puskesmas. Bila perawat kesehatan
ditunjuk sebagai koordinator makan pengelolaan
pelaksanaan UKS menjadi tanggung jawabnya
atau paling tidak ikut terlibat dalam tim
pengelola UKS.
• Sebagai penyuluh dalam bidang
kesehatan, peranan perawat kesehatan dalam
memberikan penyuluhan kesehatan dapat
dilakukan secara langsung melalui penyuluhan
kesehatan yang bersifat umum dan klasikal atau
tidak langsung sewaktu melakukan pemeriksaan
kesehatan peserta didik perseorangan.
Fungsi perawat sekolah
a.       Memberikan pelayanan serta meningkatkan kesehatan individu
dan memberikan pendidikan kesehatan kepada semua populasi yang
ada di sekolah
b.      Memberikan kontribusi untuk mempertahankan dan
memperbaiki lingkungan fisik sekolah
c.       Menghubungkan program kesehatan sekolah dengan program
kesehatan masyarakat yang lain.
Cara melaksanakan pendidikan kesehatan di
sekolah
Tujuan penkes
è memiliki pengetahuan ttg isu kesehatan,
è memiliki nilai dan sikap positif terhadap prinsip hidup sehat,
è memiliki keterampilan dalam pemeliharaan, pertolongan dan
perawatan kesehatan,
è memiliki kebiasaan hidup sehat, mampu menularkan perilaku
hidup sehat, peserta didik tumbuh kembang secara harmonis,
è menerapkan prinsip-prinsip pencegahan penyakit,
è memiliki daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari luar
è memiliki kesegaran jasmani dan kesehatan yang optimal
Cara melaksanakan pendidikan kesehatan di sekolah
è Cara penyajian à pendidikan lebih menekankan peran aktif
peserta didik melalui kegiatan ceramah, diskusi, demonstrasi,
pembimbingan, permainan, dan penugasan.
è Cara penanaman kebiasaan à penugasan untuk melalukan cara
hidup sehat sehari-hari dan pengamatan terus menerus oleh guru dan
kepala sekolah.
Materi pendidikan kesehatan di sekolah
è demam berdarah,
è flu burung,
è pelayanan gizi,
è kesehatan gigi dan mulut,
è pengelolaan sampah,
è pengelolaan tinja,
è sarana pembuangan limbah,
è pengelolaan air bersih,
è penyediaan air bersih, air dan sanitasinya,
è pegenalan pada penyakit menular dan pencegahannya.
Khusus untuk peserta didik SMP/MTs dan
SMA/SMK/MA
è kesehatan reproduksi,
è bahaya rokok
è deteksi dini penyalahgunaan narkotika, obat
terlarang, minuman keras, dan bahan-bahan yang
berbahaya serta zat adiktif (NAPZA) dan HIV/AIDS.
Peran sekolah dalam meningkatkan kesehatan
è fasilitas dan program pendidikan jasmani atau olah raga memadai dan
terprogram dengan baik, di sekolah dan di lingkungan masyarakat sekitar.
è menciptakan dan meningkatkan kesehatan peserta didik.
Upaya yang dilakukan à menciptakan lingkungan Sekolah Sehat
(Health Promoting School/HPS) melalui UKS.
PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH
(UKS)
1.     Pengertian usaha kesehatan sekolah
Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan Usaha Kesehat
an Sekolah à upaya membina dan mengembangkan
kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terpadu melalui program
pendidikan dan pelayanan kesehatan di sekolah, perguruan agama ser
ta usaha-usaha yang dilakukan dalam rangka pembinaan
dan pemeliharaan kesehatan lingkungan sekolah
Tujuan usaha kesehatan sekolah
a.      Tujuan umum
1)      Meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik
2)      Menciptakan lingkungan yang sehat
b.      Tujuan khusus
1)      Menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat,
2)      Meningkatkan pengetahuan,
3)      Mengubah sikap dan membentuk perilaku masyarakat sekolah yang
sehat dan mandiri.
4)      Meningkatkan peran serta peserta didik dalam usaha peningkatan
kesehatan di sekolah dan rumah tangga serta lingkungan masyarakat,
5)      Meningkatkan keterampilan hidup sehat agar mampu melindungi diri
dari pengaruh buruk lingkungan.
Sasaran usaha kesehatan sekolah
a.      Primer à peserta didik sebagai sasaran primer,
b.      Sekunder à guru pamong belajar atau tutor orang tua, pengelola
pendidikan dan pengelola kesehatan serta TP UKS disetiap jenjang
c.       Tertier à lembaga pendidikan mulai dari tingkat pra
sekolah/TK/RA sampai SLTA/MA, termasuk satuan pendidikan luar
sekolah dan perguruan tinggi agama serta pondok pesantren beserta
lingkungannya.
d.      Sasaran lainnya à sarana dan prasarana pendidikan kesehatan
dan pelayanan kesehatan.
3 kualitas sumber daya manusia
è pendidikan berkaitan dgn berapa lama mengikuti pendidikan,
è kesehatan berkaitan sumber daya manusianya,
è ekonomi berkaitan dgn daya beli.
Ruang lingkup kegiatan usaha kesehatan sekolah
Trias UKS
a.      Pendidikan kesehatan (Health Education in School)
Tujuan
è peserta didik memiliki pengetahuan tentang  kesehatan,
è mengembangkan teknologi tepat  guna tentang kesehatan,
è mampu bertahan hidup dari segala ancaman yang membahayakan fisik maupun  
b.      Pelayanan kesehatan (School Health Service)
1)      kegiatan peningkatan (Promotif), à latihan keterampilan teknis pemeliharaan kesehatan dan pembentukan peran serta aktif  peserta di
dik dalam pelajaran kesehatan,
Cth : kader kesehatan sekolah, olahraga, kesenian, berkebun dan lomba.
2)      Kegiatan pencegahan (Preventif), à memelihara kesehatan bersifat umum dan khusus, penjaringan kesehatan  bagi  anak,  monitoring 
 peserta  didik,  melakukan  usaha  pencegahan penyakit menular.
3)      Kegiatan penyembuhan dan pemulihan (Kuratif), à mendiagnosa dini terhadap suatu penyakit, melakukan pengobatan terhadap
penyakit, imunisasi, melaksanakan P3K dan tindakan rujukan
ke puskesmas serta pemberian makanan tambahan anak sekolah  (Delawati, 2007).
c.       Pembinaan lingkungan sekolah sehat à kesehatan lingkungan fisik, psikososial, dan budaya
Masalah Kesehatan yang dapat dikurangi melalui UKS
a.      Imunisasi,
b.      Kesehatan gigi,
c.       Sanitasi dan air bersih,
d.      Masalah gizi dan anemia,
e.      Kekerasan dan kecelakaan,
f.        Gangguan kesehatan mental,
g.      Kebersihan diri maupun lingkungan,
h.      Masalah kesehatan reproduksi remaja,
i.        Merokok, alkohol dan penyalahgunaan narkoba,
j.        Penyakit   infeksi  (malaria, gangguan  saluran  nafas).

Anda mungkin juga menyukai