Anda di halaman 1dari 11

SUMBER AJARAN ISLAM

Al-Hadits

Muhammad Shaufi.MT, S.Pd.I, MA, M.CB


PENGERTIAN AL-HADITS
 Segala sesuatu yang
dikaitkan kepada Muhammad
saw, baik ucapan, perbuatan,
dan ketetapannya.
Pengertian Al-
Sunnah
 Segala sesuatu yang dikaitkan
kepada Nabi Muhammad saw,
baik ucapan, perbuatan, dan
ketetapannya; baik sifat fisik dan
UNSUR-UNSUR HADITS
o Rawi : seseorang yang menerima dan
menyampaikan berita

o Sanad : rangkaian orang-orang yang


menerima dan menyampaikan berita

o Matan : materi berita/kandungan berita


yang diterima dan disampaikan
‫ض َي هللاُ تَ َعال َى َع ْنهُ قَا َل‪:‬‬
‫َع ْن َعلِ ٍّي َر ِ‬
‫صلَّي هللاُ َعلَ ْي ِه َو َسلَّ َم َع ِن‬
‫نَهَى َر ُس ْو ُل هللاِ َ‬
‫ال ُم ْت َع ِة َعا َم َخ ْيبَ ِر‬

‫ارى َو ُم ْسلِ ٌم‪.‬‬


‫ِ‬ ‫َ‬
‫خ‬ ‫ُ‬ ‫ب‬ ‫ل‬ ‫ْ‬
‫ا‬ ‫‪َ -‬ر َواهُ‬
SYARAT – SYARAT SANAD
 Kajian yang berhubungan dengan sanad.
o Ittisal as-sanad (persambungan sanad). Dalam hal ini tidak
dibenarkan adanya rangkaian sanad yang terputus, tersembunyi, tidak
diketahui identitasnya ( wahm) atau samar .
o Tsiqah as-sanad, yakni sifat 'adl (adil), dabit (cermat dan kuat), dan
siqah (terpercaya) yang harus dimiliki seorang periwayat.
o Syai'i, yakni kejanggalan yang terdapat atau bersumber dari sanad.
Misalnya, hadis yang diriwayatkan oleh seorang yang siqah tetapi
menyendiri dan bertentangan dengan hadis yang diriwavatkan oleh
periwayat-periwayat siqah lainnva.
o 'Illah, yakni cacat yang tersembunyi pada suatu hadis yang
kelihatannya baik atau sempurna. Syazz dan 'illah adakalanya terdapat
juga pada matan dan untuk menelitinya diperlukan penguasaan ilmu
Syarat – Syarat Matan
 Kajian yang berhubungan dengan matan (kritik matan) atau kritik
intern. Disebut demikian karena yang dibahasnya adalah materi hadis
itu sendiri, yakni perkataan, perbuatan atau ketetapan Rasulullah SAW

o Rakakah al-lafz yakni kejanggalan-kejanggalan dari segi redaksi

o Fasad al-ma 'na, yakni terdapat cacat atau kejanggalan pada makna
hadis karena bertentangan dengan al-hiss (indera) dan akal,
bertentangan dengan nas Al-Qur' an, dan bertentangan dengan fakta
sejarah yang terjadi pada masa Nabi SAW serta mencerminkan
fanatisme golongan yang berlebihan

o Kata-kata garib (asing), yakni kata-kata yang tidak bisa dipahami


berdasarkan maknanya yang umum dikenal.
MACAM – MACAM HADIST
 Mutawatir : hadis  Shahih: berita yang
yang diriwayatkan diriwayatkan oleh rawi yang
oleh banyak rawi adil, sempurna daya ingatnya,
bersambung sanadnya, tidak
pada setiap tercela prilakunya (illat), dan
generasinya/thabaqa tidak asing/syadz terhadap al-
Quran dan nilai universal.
h, yang mustahil  Hasan: berita yang
semuanya sepakat diriwayatkan oleh rawi yang
berdusta adil, kurang sempurna daya
ingatnya, bersambung
 Ahad : hadis yang
sanadnya, tidak tercela
diriwayatkan oleh prilakunya (illat), dan tidak
asing/syadz terhadap al-
seseorang atau Quran dan nilai universal.
beberapa yang tidak  Dhaif : berita yang
mencapai derajat
Klasifikasi Hadits (Kuantitas)
kehilangan salah satu dari
Klasifikasi Haditsmaupun
(Kualitas)
kriteria hadis shohih
Kitab-kitab hadits yang menghimpun
hadits shahih
1) Shahih Al-Bukhari (w.250 H).

2) Shahih Muslim (w. 261 H).

3) Shahih Ibnu Khuzaimah (w. 311 H).

4) Shahih Ibnu Hiban (w. 354 H).

5) Mustadrok Al-hakim (w. 405).

6) Shahih Ibn As-Sakan.

7) Shahih Al-Abani.
KEDUDUKAN HADIST ZAMAN NABI
MUHAMMAD SAW
1. Masa Nabi  Sebagai sumber
Muhammad SAW. ajaran kedua Islam

 Periwayatan al-Quran
2. Masa bersifat qathiy al-wurud
kekhalifahan
 Periwayatan al-Hadis
3. Masa kerajaan- bersifat zhanniy al-wurud
kerajaan Islam

Sejarah Hadits Kedudukan Hadits


SEE YOU NEXT WEEK